
Sinar mentari menyusup melalui celah jendela kamar yang tertutup tirai putih bersih. Perlahan mengetuk mata Felly hingga kedua kelopak mata wanita itu terbuka perlahan.
Felly menoleh ke samping. Di lihatnya, jika pria yang sudah resmi menjadi suami nya masih tertidur lelap. Dirinya menatap wajah pria itu dalam dalam. Wajah nya sangat tampan dan damai jika dia tertidur lelap seperti ini. Batin Felly.
Felly turun dari tempat tidur. Seperti biasa rutinitas pagi nya di awali dengan membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri, Felly keluar dari kamar mandi sambil membenarkan handuk yang berada di lelangan nya.
Dirinya melihat Reyhan yang masih tertidur lelap, lalu matanya beralih melihat ke arah jam dinding sudah menunjukkan pukul 06.30 pagi.
‘Dasar pria pemalas. Sudah jam segini masih aja tidur!’ batin Felly melangkahkan kaki ke arah Reyhan.
“Reyhan bangun!!” kata Felly menggoyangkan bahu Reyhan.
Reyhan tak terusik. Dirinya masih nyaman dengan alam mimpi nya. “Reyhan... bangun. Ini sudah pagi. Kamu harus mandi dan berangkat bekerja!” ucap Felly menggoyangkan badan Reyhan.
Kelopak mata Reyhan perlahan terbuka. Dirinya melihat tangan Felly yang menyentuh bahu nya. Dengan gerakan cepat, Reyhan langsung menepis tangan wanita yang berada di bahu nya. “Ngapain tangan mu sentuh sentuh tubuh ku. Kamu ingin mengambil kesempatan saat aku tidur. Benar begitu?”
__ADS_1
Reyhan mendudukkan diri nya. “Aku tau aku pria tampan dan pasti kamu terpesona dengan diri ku. Tetapi maaf, aku tidak bisa memberikan sentuhan terhadap mu. Karna kamu jauh dari kriteria wanita idaman ku!”
Dddddeeegggggg....
Bagaikan seribu sembilu yang menancap hati. Niat Felly baik kepada Reyhan. Tetapi, Reyhan selalu berpikir buruk untuk semua yang Felly lakukan. Pria itu selalu saja menghina dirinya.
Felly sangat paham jika pria yang berada di hadapan nya saat ini tidak mencintai diri nya. Tetapi, bisakah pria yang sudah bergelar menjadi suami bersikap lebih baik kepada seorang istri. Pikir Felly.
Tidak ingin merasa terintimidasi oleh perkataan Reyhan. Felly langsung menjawab ucapan Reyhan. “Heh... Tuan Reyhan Sanjaya yang terhormat. Berkali kali sudah aku katakan! Percaya diri mu terlalu tinggi. Aku sama sekali tidak terpesona terhadap mu. Mau kamu itu tampan atau mapan. Aku sama sekali tidak tertarik apapun tentang diri mu. Ingat itu!!!”
“Sekarang kamu bangun. Mandi dan pergilah bekerja!!”
“Yaa memang terserah mu. Tidak ada urusan nya terhadap diri ku.”
“Tetapi kamu harus tau. Jika kamu sudah menikah Reyhan. Kamu harus bisa menjadi pria yang bertanggung jawab dan di siplin. Karna kamu adalah kepala keluarga!”
__ADS_1
“Bagaimana bisa kamu membina rumah tangga dan menjadi suami yang bertanggung jawab. Jika diri mu sendiri saja tidak bertanggung jawab dalam hal pekerjaan!!!”
“Heh... Wanita tua. Kamu berbicara seolah olah kamu adalah istri sesungguh nya. Jangan terlalu percaya diri nona Felly. Aku menikahi mu karna Papa. Jika tidak. Aku tidak sudi menikah dengan mu. Dasar Perawan Tua!!!!”
Dddeegggg.....
Lagi lagi perkataan Reyhan sangat menyakiti hati nya. Ucapan Reyhan Menusuk terlalu dalam. Hingga dirinya merasa sakit dan perih karna Reyhan yang selalu menghina dirinya.
“Terserah apa yang kamu katakan pada diri ku. Aku tidak perduli!!!” kata Felly meninggalkan Reyhan.
Felly memilih untuk mengalah dan meredam ego nya. Sedikit demi sedikit dirinya mulai paham jika Reyhan tidak ingin kalah dalam hal apapun termasuk berdebat dengan dirinya.
Setelah kepergian Felly. Reyhan langsung pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya. Selang beberapa menit, Reyhan selesai membersihkan seluruh tubuh nya.
“Ternyata wanita itu menyediakan pakaian kerja ku,” kata Reyhan melihat pakaian lengkap kerja milik nya berada di atas tempat tidur.
__ADS_1
“Seleranya tidak terlalu buruk. Jadi, tidak ada salah nya aku memakai nya,” ucap Reyhan memakai pakaian kerja milik nya yang di sediakan oleh Felly.
Felly melakukan hal itu adalah sebagai bakti dan kewajiban seorang istri terhadap suami. Tidak perduli bagaimana buruknya perlakuan Reyhan terhadap dirinya. Wanita itu akan melakukan yang terbaik untuk bahtera rumah tangga yang baru saja di bangun bersama pria angkuh itu.