Terjerat Cinta Perawan Tua

Terjerat Cinta Perawan Tua
CH-21


__ADS_3

Reyhan menyandarkan tubuh nya di sofa. Melingkarkan ikatan dasi yang melingkar di lehernya. Dirinya melepaskan rasa lelah karna seharian bekerja.


“Kamu baru pulang?” tanya Felly kepada Reyhan. Dirinya sedang menuruni anak tangga.


Reyhan menoleh ke arah wanita itu. “Tidak ada pertanyaan lain? Pertanyaan mu tidak berbobot,” kata Reyhan. Pria itu merasa kesal. Felly sudah tau dengan jelas, jika dirinya baru saja pulang kerja. Kenapa harus melontarkan pertanyaan seperti itu. Pikir Reyhan.


‘Hhhuuuffftttt.’ Felly membuang nafasnya dengan kasar. Dirinya harus bisa lebih sabar menghadapi pria yang berwatak keras seperti pria yang berada di hadapan nya saat ini.


“Kamu mau ngapain?” tanya Reyhan saat tiba tiba Felly menunduk dan ingin membuka sepatu kerja milik nya.


“Aku hanya ingin membantu mu. Bukan kah kamu sangat lelah karna seharian bekerja!” jawab wanita itu.


“Menyingkir lah... kamu tidak perlu melakukan hal ini terhadap ku. Jangan terlalu berlebihan.” Reyhan menahan tangan Felly yang ingin menyentuh lagi sepatu milik nya.


Felly menepis tangan pria itu. Dirinya tidak menggubris apa yang di ucapkan oleh Reyhan. Dengan cekatan, Felly sudah membuat sepatu kerja Reyhan terlepas dari kakinya.

__ADS_1


“Mau makan atau mandi?” tanya Felly. Reyhan diam, dirinya menatap wajah wanita yang berada di hadapan nya saat ini.


“Kenapa diam? Aku bertanya. Kamu mau makan atau mandi terlebih dahulu?”


“Mandi,” ucap Reyhan.


“Baiklah... Aku akan menyiapkan air hangat untuk mu.” Felly beranjak pergi menuju kamar. Menyediakan air hangat untuk Reyhan. Sementara Reyhan mengikuti Felly dari belakang.


“Sudah selesai. Sekarang kamu bisa mandi!” kata Felly.


Setelah selesai mandi. Reyhan pergi ke dapur untuk menyantap makan malam. Lagi dan lagi Felly dengan telaten menyediakan makan malam untuk Reyhan.


“Siapa wanita yang berada di kantor mu tadi pagi?” tanya Felly sambil membereskan meja makan.


“Kenapa kamu menanyakan hal itu. Ingat!!! Tidak boleh mencampuri hal pribadi!” kata Reyhan.

__ADS_1


“Apakah wanita itu kekasih mu?” tanya Felly.


Reyhan terdiam. Matanya menatap wanita itu dengan intens. “Jika dia kekasih ku kenapa? Apa kamu cemburu?”


Mendengar ucapan yang di lontarkan oleh Reyhan. Felly diam sejenak. Raut wajah nya datar, tidak mengekspresikan apapun.


“Kamu bisa lihat dengan mata mu sendiri. Apakah wajah ku terlihat sedang men cemburui seseorang?”


“Tentu tidak bukan. Aku tidak cemburu jika kamu dekat dengan wanita manapun. Tetapi, aku minta jaga nama baik Perusahaan terlebih... jaga nama baik mu dan Papa mu Reyhan,” nasehat Felly.


“Aku bisa menerima jika kamu mengecewakan ku karna pernikahan yang kita jalani itu bukan keinginan mu. Tetapi, kamu jangan sampai mengecewakan Papa mu Reyhan. Karna dirinya mempunyai harapan besar terhadap mu,” lanjut Felly.


Reyhan terdiam mendengar ucapan Felly. ‘Ada benar nya apa yang di katakan wanita ini. Tetapi, bagaimana bisa dia menjelma menjadi penasehat setelah kejadian yang baru saja di lihat nya. Dan lihat lah, wajah nya sama sekali tidak terlihat terluka atas perlakuan ku. Dasar wanita tua aneh,’ batin Reyhan.


“Itu bukan urusan mu. Aku lebih tau jalan hidup ku. Dan kamu... jangan sekali sekali mencoba untuk menasehati ku. Karna kamu bukan siapa siapa di hidup ku. Kamu hanya orang asing yang dipaksa masuk dalam hidup ku. Ingat itu!!!” kata Reyhan meninggalkan Felly.

__ADS_1


Felly menghela nafasnya dengan kasar. Stok kesabaran nya harus di tambah lagi saat berhadapan dengan Reyhan.


__ADS_2