Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 10


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Hari ini adalah hari Sabtu. Dirinya pun tak ada kelas hari ini Fay sedari malam sudah ada janji dengan Amanda sahabat karib nya. Rencana nya hari ini Amanda akan datang kerumah Fayza meminta nya untuk menemani gadis itu membeli beberapa barang yang Manda butuhkan.


Pasal nya Amanda akan mengadakan pesta ulangtahun pas malam minggu. Dengan rencana ia akan mengundang beberapa teman kampus nya yang ia kenal


Disisi lain Fay pagi itu nampak sudah terlihat bersiap tinggal menunggu Amanda datang menjemput nya.


Ia menghampiri ayah nya yang nampak sedang membuka sesuatu bingkisan


" Itu bingkisan apa ayah " tanya Fay


" Oh ini kemarin dikantor semua karyawan, OB , security , semua mendapat bingkisan ini. Ayah kagum sama keluarga Lazarus mereka memiliki hati yang baik. Mereka selalu memikirkan kesejahteraan pegawainya" ungkap Heru


Mendengar penuturan ayahnya. Fay hanya diam ia berfikir benar kah keluarga Lazarus sebaik itu. Tin tin suara klakson mobil terdengar fay bisa memastikan itu mobil Amanda. Segera ia berpamitan dengan sang ayah setelah mendapat ijin barulah Fay berlari keluar menghampiri mobil Amanda.


" Hai man " sapa Fay yang hanya dibalas senyum oleh Manda


Mobil Amanda kemudian melaju menyusuri jalanan pagi yang nampak masih senggang. Rencana nya Fayza dan Amanda akan kesebuah pusat perbelanjaan yang biasa disebut mall


" Eh Fay emang nya bener yah Lo lagi Deket sama ka Marvel " tanya Amanda yang masih fokus menyetir


Sontak Fay tiba-tiba saja mengingat kembali aksi panas nya yang ia lakukan dengan Marvel kala itu. Seketika ia mengulum senyum


" Fay jawab Lo lagi mikirin apaan sih " tanya Amanda mengulangi


" Iya gue lagi Deket. Pas kejadian gue nampar dia. eh dia malah pengen gue jadi cewek nya " jawab Fay mendengus. Sedangkan Manda malah tersenyum lebar


" Wah gila demi apa Lo bisa jadian sama ka Marvel. Siapa sih yang gak mau sama dia udah baik, sopan, pintar paket komplit deh perasaan. Pantes aja Lo di musuhin Sandra sama para fans fanatik nya " ucap Amanda sembari terkekeh


Mendengar itu Fay melirik Amanda sekilas. Dalam batin nya ia sedikit tidak setuju dengan penilaian Amanda kepada Marvel. Pasalnya Fay sudah membuktikan sendiri Marvel tidak sebaik itu. Menurut nya Marvel tipe cowok yang sangat posesif dan kasar . Tapi Fay hanya diam


Beberapa saat kemudian mobil Amanda pun sudah sampai di parkiran mall tersebut. Segera kedua gadis cantik itu saling bergandengan memasuki pusat perbelanjaan yang tampak sangat ramai ya dikarenakan mungkin week end. Kedua gadis itu menyusuri toko-toko yang menjual barang yang Amanda butuhkan

__ADS_1


Setelah sekian lama berputar dan berkeliling mall. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengisi perut mereka yang nampak sudah keroncongan. Amanda dan Fay pun memutuskan makan di restoran Jepang tentu saja Amanda yang akan membayarnya.


Namun langkah kedua nya berhenti saat mereka berpapasan dengan Kenzo si ketua BEM dikampus mereka tak hanya sendiri Kenzo bersama dengan dua orang teman nya yang diketahui bernama Dino dan Lena mereka berdua juga para anggota BEM.


" Eh hai ada ka Kenzo " sapa Amanda


" Eh ada Lo. Kebetulan banget kita ketemu. Lo mau kemana nih sekarang " tanya Kenzo kemudian. Sembari melirik kearah Fayza


" Kita mau makan ka. Biasa perut udah keroncongan cape juga abis keliling nyari barang " ucap Amanda sembari tersenyum. Kenzo pun hanya mengangguk angguk kan kepala


" Kalo gitu kita bareng aja. Kebetulan kita juga mau cari makan " ujar Kenzo


Dan pada akhirnya mereka berlima pun memutuskan untuk bergabung memasuki restoran yang sudah disepakati. Sembari menunggu pesanan menu yang sudah dipesan. Tampak mereka bercengkrama membicarakan tentang perkuliahan mereka atau apapun itu.


Begitu juga dengan Kenzo yang duduk bersebelahan dengan Fay. Mereka berdua mengobrol kesana kemari sedangkan Amanda ia mengobrol dengan kedua teman Kenzo.


" Fay gue denger-denger Lo lagi Deket yah sama Marvel " tanya Kenzo dengan nada pelan. Mendengar itu Fay langsung menoleh kearah Kenzo


" Ya gitu deh " jawab Fay yang seperti kurang bersemangat


" Pasti Marvel maksa Lo kan Fay gue cuma mau ingetin. Lo harus hati-hati sama Marvel. Gue bukanya mau menjelekan dia karna hubungan gue sama Marvel gak akur. Tapi gue bisa ngerasa Marvel itu orang yang sangat egois, tocix , dan juga manipulatif orang yang seperti itu sangat berbahaya Fay bisa ngancurin mental orang "


Seketika Fay tersenyum " Dari mana Lo bisa menyimpulkan prasangka Lo terhadap Marvel " tanya Fay


" Fay mamah gue seorang psikolog. Dan dia pernah dapet pasien yang mental nya sampai sakit itu sebab dari pasangan nya yang toxic juga orang yang manipulatif. Dan ciri-ciri orang yang seperti itu gue bisa liat pada diri Marvel. Dia terlihat sangat overly friendly, ingin selalu terlihat baik Dimata orang pokok nya gue minta Lo hati-hati Fay kalo Lo butuh bantuan gue jangan segan yah " ujar Kenzo serius. Mendengar penuturan lelaki itu Fay pun mengulas senyum


" Terimakasih yah Ken Lo udah Perduli sama gue " kata Fay tulus


💫💫💫💫


*


*


Mobil Amanda berhenti tepat di depan rumah Fayza. Segera gadis itu turun Amanda dari dalam mobil menurunkan kaca setengah

__ADS_1


" Fay gue tunggu tar malam jangan sampai gak Dateng awas Lo " ucap Amanda sembari terkekeh


" Iya Lo tenang aja gue pasti Dateng " jawab Fay dan detik itu juga mobil Amanda berjalan menjauhi Fay. Sontak langkah nya mendadak terhenti ia berfikir akankah dirinya mengabari Marvel yang malam ini akan pergi kepesta ulang tahun Amanda


Setelah dipikir kan Fay memutuskan untuk memberi tahu Marvel. Dirinya tidak mau lagi kalau sampai Marvel marah karena dirinya pergi tanpa bilang. Tangan gadis itu langsung merogoh tas nya mencari benda pipih sejuta umat jari nya terlihat menekan nomor Marvel.


Satu kali dua kali tak ada jawaban. Baru pada panggilan ketiga dijawab oleh lelaki diseberang sana Fay bisa mendengar dari nada bicara Marvel nafas pemuda itu nampak memburu, seperti habis lari maraton Beratus meter tak hanya itu Fay juga bisa mendengar seperti sedang banyak orang yang berada ditempat Marvel.


" Halo vel maaf kalo aku ganggu. Aku cuma mau kasih tau kamu. aku nanti malam mau pergi ke acara ulang tahun Amanda . Boleh kan " ujar Fay


Setelah agak lama bersabar menunggu jawaban Marvel dan pada akhirnya " ya udah aku ijinin tapi satu syarat kamu harus pake baju yang nanti aku kasih. Bentar lagi aku kirim baju buat kamu pake melalui kurir " ucap Marvel. Sontak hal itu membuat Fayza sangat senang. Gadis itu pikir Marvel tidak mengijinkan nya pergi namun nyata nya pikiran nya salah malah pemuda itu akan memberikan nya Baju untuk ia pakai ke pesta Amanda. sedari tadi Fay terus mengembangkan senyum


Dan benar saja tak berselang lama ada kurir yang mengetuk pintu. Segera Fay berjalan menghampiri kurir tersebut. Ia menerima bingkisan dan berjalan menuju kamar. Fay sungguh merasa takjub pasal nya kali ini ia sangat menyukai dress pemberian Marvel.


Dress yang hanya sepanjang lutut dengan warna baby blue dan sedikit hiasan yang membuat dress itu nampak elegan. Seketika itu ponsel gadis itu berdering terlihat nama Marvel langsung saja Fay menempelkan benda pipih itu ketelinga nya


" Kamu udah terima dress nya " tanya Marvel


" Udah vel makasih yah aku suka banget " jawab Fayza sembari tersenyum walaupun Marvel tak melihatnya


" Ya sudah kamu bersiap siap aja dulu. Nanti aku jemput kamu aku yang akan antar kamu ke pesta nya Amanda " ucap Marvel diseberang sana


Mendengar itu Fay lagi lagi merasa senang. Ia langsung mengangguk cepat dan tersenyum walau lagi-lagi Marvel tak dapat melihatnya. Setelah sambungan terputus Fay berniat mandi dan juga berdandan secantik mungkin tentu saja Dirinya harus terlihat cantik itu demi menghormati acara sahabat terbaiknya pikir Fayza


💫💫💫💫


Fayza duduk dibangku teras rumah nya. Ia terlihat sudah siap dan rapi dirinya terlihat sangat cantik dengan balutan dress yang Marvel berikan. Ia sudah menghubungi Marvel memberi tahu bahwa dirinya sudah siap. Dan pemuda itu hanya mengatakan menyuruh fay bersabar dan jangan mencoba pergi sendiri tanpa dirinya.


Sudah satu jam lebih Fay menunggu kedatangan Marvel. Dilihat jam sudah menunjukan waktu pukul delapan malam. Fay mulai gusar pasalnya ia berfikir pasti pestanya sudah dimulai. Gadis itu nampak cemas hati nya tidak tenang.


Ia berkali-kali mencoba menelfon Marvel namun tak ada jawaban. Sampai tak terasa waktu sudah menunjukkan jam sembilan malam. Pikiran Fayza benar benar kacau awal nya ia punya niatan untuk berangkat sendiri namun ia takut kalau sampai Marvel marah besar. Ia pun mencoba menghubungi Marvel kembali dan syukur nya panggilan nya dijawab.


" Halo vel kamu dimana . Ini udah jam berapa aku nungguin kamu udah dua jam lebih. Aku rasa pesta nya juga udah mulai dari tadi " ucap Fay dengan mata yang sudah berkaca-kaca


" Batalin aja. Kamu gak usah pergi cepet kamu masuk kamar. Jangan punya niatan kamu buat pergi ke pesta itu Fay. Jangan bikin aku marah " ucap Marvel yang langsung memutuskan panggilan telpon nya

__ADS_1


Fay langsung meremas kuat ponsel digenggaman nya. bibirnya ia gigit kuat. Detik itu juga bulir air asin meluncur deras dipipinya gadis itu beranjak masuk kembali kedalam rumah dan masuk kedalam kamar ia menangis sesenggukan dengan posisi yang tidur terlungkup bahu nya bergoncang. Fay benar benar sangat marah sekaligus kecewa pada Marvel tapi dirinya seakan tidak punya power untuk sekedar melawan.


Bersambung. .


__ADS_2