![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
💫💫💫💫💫
Kendaraan roda empat milik Marvel berhenti tepat didepan rumah Fayza. Senyum manis menghiasi sudut bibir pemuda itu saat Fay mencoba berpamitan dengan nya. Saat itu juga fay turun dari mobil dan segera masuk ke dalam rumah.
Seketika itu juga Marvel langsung tancap gas menuju apartemen nya kembali. Karna rencana pada malam ini ia dan teman-temannya akan mengadakan party kecil-kecilan
Saat Marvel sudah berada di apartemen sudah ada Karel dan Dante serta wanita yang sengaja mereka bawa dari luar.
" Gue bisa tebak Lo pasti abis bareng cewek yang waktu itu nampar Lo kan " ucap Dante
" Keliatan nya Lo demen sama tuh cewek siapa sih namanya gue kenal nya sama temen nya yang nama nya si Amanda yang pernah Dante garap " ujar Karel mendengar itu Dante terkekeh
" Gak selera gue sama modelan cewek kaya dia " sahut Marvel
*
*
💫💫💫💫
Penampilan Fayza sangat tampil beda pada hari ini. Ia menggunakan setelan rok gombrong panjang dan kaos oversize kali ini ia terlihat mengenakan masker menutupi wajah nya hanya menyisakan mata dan dahi nya saja.
Gadis itu berjalan gontai menyusuri lorong koridor di gedung fakultas nya. Ia berjalan menuju kelas. Fay sengaja memakai masker dengan rapat karna dirinya takut kejadian kemarin menimpa dirinya kembali menjadi bulan-bulanan yang mengikuti forum gosip itu
Drrrtt drrrtt
Fay merasa ponsel nya bergetar. Ia langsung merogoh dan melihat siapa yang menghubungi nya. Terpampang nama Marvel seketika itu Fay langsung menempelkan smartphone nya ke Indra pendengaran
" Iya vel kenapa "
" Nanti pas jam kuliah kamu selesai kamu tungguin sampai jam kuliah aku juga selesai. Aku mau ajak kamu jalan " perintah Marvel diseberang sana. Mendengar itu Fay mengulum senyum tak bisa dipungkiri hati nya merasa senang. Fay bertanya tanya apakah dirinya memang sudah jatuh hati pada lelaki itu
" Iya vel nanti aku kabarin kamu yah " ujar Fay
" Inget jangan pergi kemanapun kalau bukan aku yang jemput ngerti kan " ucap Marvel
" Iya vel aku ngerti " seketika panggilan terputus gadis itu mulai melangkah kan kaki nya kembali menuju kelas.
💫💫💫💫
Jam mata kuliah Marvel sudah selesai sedari tadi. Ia masih berbincang ramah dengan salah satu dosen pembimbing yang memang sudah ia kenal. Begitu sopan dan ramah pemuda itu berbincang membahas apapun itu. Senyum ramah tak luput dari bibirnya tak ayal Marvel termasuk mahasiswa yang sangat dihormati karna kesopanannya dan image baik yang melekat pada dirinya.
Setidak nya itulah pandangan dari orang-orang yang memang hanya mengenal sisi luar Marvel. Detik itu juga dengan sangat ramah Marvel berniat undur diri dari hadapan bapak dosen tadi.
__ADS_1
Kali ini langkah nya menuju gudang kosong yang berada dibelakang gedung fakultas nya. Tempat itu memang jarang ada yang memasuki atau sekedar melintas. Langkah lebar nya terlihat bersemangat karna didalam gudang itu sudah ada wanita cantik berbody sexy siapa lagi kalau bukan Sandra.
Wanita itu langsung merapatkan tubuhnya memeluk Marvel. Tangan nya ia kalungkan ke leher lelaki itu detik itu juga adegan ciuman panas pun tak terelakkan. Bibir kedua nya semakin intens kala berciuman tak hanya itu Marvel langsung membuka kancing celana Sandra dan menelusup kan tangan nya masuk ke bagian sensitif Sandra. Sontak gadis itu melenguh tubuh nya menggelinjang kala dengan lihai Marvel mengobok-obok pusat inti wanita itu.
" Aakkh emhh " desah Sandra dengan manja
Nampak sangat jelas mata kedua nya sudah diliputi kabut gairah seakan menuntut agar berbuat lebih. Ciuman mereka pun semakin lama semakin dalam saling hisap saling lu mat
Drrrtt drrrtt
Marvel menghentikan permainan nya sesaat. Dirinya tampak sangat kesal merasa kegiatan nya telah diganggu tanpa melihat siapa yang telfon dengan nafas naik turun ia menempelkan ponselnya ketelinga
" Ada apa anjing " umpat Marvel kesal
" Vel kamu kenapa. Ini aku Fayza aku udah selesai katanya kamu mau anterin aku " ucap Fay diseberang sana
Mendengar penuturan Fay . Marvel makin geram kalau tau itu telfon dari Fay. Gak akan Sudi ia angkat panggilan sialan itu. Pikir Marvel
" Lo Telfon gue cuma mau ngomong itu hah. Gak guna banget Lo. Pulang sendiri pakai taxi gue sibuk "
Tutt telfon terputus sepihak. Siapa lagi pelaku nya kalau bukan Marvel. Dengan segera ia memasukan kembali ponsel nya dan melanjutkan lagi aktivitas laknat nya bersama Sandra. Mereka berdua makin dikuasai oleh gelora kabut gairah yang sudah membuncah
Drrrtt drrrtt
Getaran ponselnya kembali terasa. Dengan wajah yang amat sangat kesal ia langsung merutuki sang penelepon. Dengan geram Marvel pun dengan terpaksa langsung menggeser tombol hijau diponsel nya
" Vel ini gue Dani. Tadi gue lihat Fayza pulang bareng sama Kenzo. Dia udah ijin Lo belum " ucap Dani teman sejurusan Fayza. Marvel sengaja membayar Dani guna memata matai atau sekedar memberikan info apa saja yang Fay lakukan.
Mendengar info dari Dani seketika darah nya terasa makin mendidih. Ia remas kuat ponsel nya. Detik itu juga Marvel langsung berlalu hendak pergi . Namun tangan nya dicekal oleh Sandra. Sontak hal itu membuat Marvel melotot kearah Sandra.
" Lepasin san " detik itu juga Sandra langsung melepaskan Pegangan nya wanita itu langsung berdecak kesal saat Marvel sudah pergi dari dalam gudang tersebut
*
*
💫💫💫💫
" Terimakasih yah Ken udah mau nganterin gue " ucap Fay tulus setelah dirinya sudah sampai didepan pintu rumah
" Santai aja kali Fay kaya sama siapa aja " ujar Kenzo
" Ya gue kan gak enak sama Lo padahal bentar lagi Lo ada rapat sama anggota BEM " ucap Fay merasa tak enak
" Gapapa santai aja kali. Ya udah gue langsung aja yah. Anak-anak udah pada nungguin " detik itu juga Kenzo berlalu mengendarai motor sport nya
__ADS_1
Tanpa Fay sadari tak jauh darinya ada sorot mata tajam yang menghunus kearah nya.
Disisi lain Fay yang sudah sampai didalam rumah Langsung menghempaskan tubuh nya diatas ranjang. Saat ini rumah nya tak ada siapapun ayah nya belum pulang dan indah tak tahu berada dimana.
Saat ia akan keluar kamar niat akan kedapur untuk minum. Fay terlonjak kaget mendapati Marvel yang sudah berdiri didepan pintu kamarnya dengan tatapan yang sangat tajam bagai belati yang siap menerjang lawan.
" Ma-marvel kamu ko bisa masuk " tanya Fay terbata efek karena kaget
" Ja lang sialan Lo " umpat Marvel dirinya langsung maju mencengkram dagu Fayza dan mendorong nya ketembok
" Sakit vel lepas " ucap Fay lirih matanya sudah berkaca-kaca
" Lebih sakit mana sama hati gue yang udah Lo khianati hah mau sampai kapan Lo hancurin perasaan gue kaya gini " ucap Marvel dengan nada pelan namun tajam
Dengan sekuat tenaga Fay mencoba berontak dan melepaskan dari cengkraman Marvel. Dan ternyata berhasil. Dengan air mata yang sudah menetes gadis itu seketika menatap balik Marvel
" Maksud Lo apa sih vel. Gue gak ngerti sama jalan pikiran Lo. Lo marah karna gue pulang bareng orang lain. Itu karena Lo sendiri yang nyuruh gue pulang duluan " ucap Fay berteriak sembari berderai air mata
" Sialan Lo gue nyuruh Lo pulang pake taxi bangsat. Tapi apa Lo malah gunain kesempatan lengah gue buat Lo balik bareng sama si ketua BEM itu. Lo seneng kan ngelakuin itu hah " ungkap Marvel dengan nada yang membentak
Fayza tidak menjawab. Ia hanya terkekeh miring namun air mata nya terus mengalir dipipi nya.
" Gue mau putus " ucap Fay kemudian
Seketika itu Marvel langsung mengeluarkan pisau cutter yang ia simpan di ransel nya. Seketika ia mengarahkan pisau itu keurat nadi nya sendiri. Melihat aksi Marvel seketika Fay panik matanya membulat sempurna
" Vel Lo apa apaan sih " teriak Fayza
" Bilang lagi Lo minta putus dari gue . Lo orang yang paling bertanggung jawab atas aksi gue. " Ancam Marvel. Sedangkan Fay makin panik ia menangis memohon agar Marvel jangan berbuat nekat
Dengan nada terpaksa Fay pun menuruti keinginan Marvel yang menginginkan agar gadis itu tak meminta putus darinya
" Ok vel gue gak akan putus dari Lo "
Seketika itu Marvel tersenyum remeh. Kekehan kecil terdengar keluar dari mulutnya. Dan langsung meletakkan pisau itu keatas meja
" Tapi gue mohon sama Lo vel. Please jangan kekang gue. Dan jangan kasar sama gue. "
" Kalo gue gak mau nurutin kemauan Lo gimana hm" ucap Marvel masih dengan kekehan nya. Seketika itu juga Fay langsung meraih pisau yang berada diatas meja tadi dan mengarahkannya ke Urat nadi nya sendiri
" Gue bakal sayat tangan gue sendiri " ucap Fay mengancam
Melihat itu Marvel menaikan satu alisnya masih tetap tersenyum miring.
" Lakuin aja kalo Lo mau " ucap Marvel enteng dengan kekehan yang masih terdengar
__ADS_1
Seketika tangan Fay bergetar. Air matanya kembali menetes. Detik itu juga Marvel balik badan dan melangkah keluar rumah pergi meninggalkan Fay yang masih berderai air mata.
Bersambung. .