![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
💫💫💫💫💫
Keputusan final akhirnya Fay memberanikan diri masuk kedalam kamar Marvel. Ia akan meminta uang pada lelaki itu toh kalau dipikir-pikir itu memang sudah menjadi kewajiban Marvel yang harus memberikan nya uang sebagai nafkah lahir sebagai seorang suami.
" Vel bangun vel. Gue butuh duit buat bayar ojek sama makan siang "
Dengan beberapa kali Fayza mencoba menggoyang goyangkan tubuh Marvel yang nampak pulas. Gadis itu nampak masih berusaha membangun kan suaminya
" Vel bangun gue minta duit " ucap Fayza mengulang
Tak lama akhirnya Marvel sedikit membuka mata. Ia berdecak kesal kala mendapati Fayza yang dengan lancang membangun kan nya.
" Apa lagi sih Lo. Nyusahin banget " ujar Marvel kesal. Namun dirinya kembali tertidur
Fay menyerah seperti nya memang Marvel tidak ada niatan baik untuk memperdulikan istrinya. Dan pada saat itu juga Fay memutuskan untuk tetap berangkat kekampus walaupun ia tidak punya uang sama sekali. Tapi ya sudahlah ia akan berjalan kaki itung-itung sembari olahraga pikirannya
Fay berjalan santai. Walau tak bisa dipungkiri jarak antara apartemen dan kampus cukup lumayan jauh. Sesekali Fay akan berhenti sejenak mengatur nafas jujur Fay merasa kehamilan nya ini membuat cepat kelelahan.
Dan disaat itulah ada sebuah motor sport yang berhenti tepat disamping Fayza yang sedang mengatur nafas.
Sontak Fay melihat kearah sipengendara tersebut ternyata Kenzo yang dengan segera membuka helm nya manakala melihat Fay yang nampak kelelahan.
" Lo ngapain Fay berhenti pinggir jalan begini "
" Lagi istirahat lah "
" Lo gak bareng sama Marvel "
" Engga dia ada kelas siang "
" Trus Lo ngapain berhenti disini "
" Dibilang lagi istirahat "
" Ya udah ayo naik. "
" Gak usah deh ken Lo duluan aja ''
Mendengar penolakan Fayza. Ken mengernyit heran. Tumben tumbenan Fay menolak ajakan nya.
__ADS_1
" Tar lo telat Fay. Lagian juga masih jauh kampus kita. biasa nya juga Lo pake ojek. Lo gak ada duit yah "
Kenzo bertanya tepat sasaran . Bukanya apa Fay sebenarnya mau-mau saja kalau ditawari tumpangan. Namun ia takut kalau ujungnya hal ini bisa membuat masalah bagi Marvel. Fay sangat muak kalau hal serupa terus menerus terulang. Tapi disisi lain Fay juga mikir omongan Kenzo ada benarnya ia bisa terlambat di jam kuliah pertama. Sedangkan jarak kampus nya juga masih jauh.
" Ayo Fayza Lo bisa telat nanti " paksa Kenzo
Dengan berbagai timbangan akhirnya Fay langsung naik keatas motor Kenzo. Dengan perlahan Lelaki itu mengemudikan motor nya.
Sesampai nya diparkiran. Fayza tidak sengaja melihat keberadaan Amanda. Terlihat tangan Amanda yang mengarah kan ponselnya kearah Kenzo dan dirinya. Seketika Fay langsung berlari menghampiri Amanda.
" Hei man Lo tadi ngapain kaya lagi moto gue diem-diem '' tanya Fay
" E-enggak gue lagi ngecek sinyal aja tadi. Provider Lo gangguan gak sih " ujar Amanda
Fay langsung mengeluarkan smartphone nya dan melihat apa ada gangguan atau tidak.
" Engga ko "
" Oh engga yah. Ya udah yuk ke kelas " ajak Amanda yang langsung diangguki oleh fay
Setelah mata kuliah pertama selesai. Fay dan Amanda saat ini sedang di kantin. Sebenarnya Fay lagi gak selera makan karena ia merasa mual . Namun agar Amanda tidak curiga Fay pun memaksakan diri untuk sekedar makan mie ayam walaupun cuma beberapa suap yang masuk ke mulutnya dan sisa nya hanya ia aduk-aduk
" Man pake duit Lo dulu yah besok gue ganti "
Ucap Amanda yang kembali sibuk dengan ponsel nya. Sesekali Fay menangkap basah kala sahabatnya itu terlihat senyum-senyum sendiri saat memandangi ponsel nya.
" Lo lagi chat sama siapa sih Ampe senyum-senyum gitu " tanya Fay
" Sama orang sepesial " jawab Amanda tersenyum girang
" Oh ceritanya Lo udah punya orang yang spesial siapa? Kenalin dong "
" Belum waktunya " jawab Amanda
Fay lantas mendengus. Ia cukup dibuat penasaran sama sahabatnya yang satu ini pasal nya selama mereka berteman. Amanda sama sekali tidak pernah membahas atau memperkenalkan seseorang yang sedang dekat dengan nya atau juga pacar.
" Ya udah yuk. Bentar lagi kelas berikutnya udah mau mulai " ajak Amanda yang hanya diangguki oleh Fay
Sebenarnya Fay masih merasa risih saat dirinya masih ada dalam lingkungan kampus . Bagaimana tidak para sebagian mahasiswa yang super julid masih menatap dirinya dengan sinis atau jijik. Namun untungnya ada Amanda dan Kenzo yang terus memberikan dukungan moril sehingga Fay mencoba kuat saat menghadapi tatapan tidak suka yang ditunjukan oleh para mahasiswa kepadanya
Jam kuliah Fayza selesai. Ia dan Amanda langsung berjalan menuju parkiran awal nya Amanda ingin mengantar kan Fay pulang namun hal itu tentu saja ditolak oleh Fay. Jelas hal itu Fay lakukan untuk menutupi status nya sebagai seorang istri dari Marvel yang sudah menghamilinya.
__ADS_1
Fay berjalan bersendau gurau dengan Amanda. Pandangan nya sesekali melihat kearah depan. Namun pas detik itu juga ada sorot mata tajam yang sedang menghunus kearah nya. Entah kenapa perasaan Fay mendadak tidak enak. Ia dan Amanda langsung menghampiri Marvel yang sudah berdiri tak jauh dari mobil nya
Marvel masih menatap Fay tajam. Gadis itu bisa melihat ada kobaran amarah yang siap meledak disana.
" Sorry yah man. Gue mau anterin Fay pulang dulu " ujar Marvel kepada Amanda.
" Oh iya ka hati-hati " jawab Amanda tersenyum
Marvel Langsung mencengkram kuat pergelangan tangan Fay. Dan menghempaskan tubuh Fay diatas jok mobil ia pun segera memutari mobilnya dan duduk di kursi penumpang. Sedangkan Fay masih sibuk memijat pergelangan tangannya yang terasa nyeri akibat ulah Marvel barusan sesekali ia meringis. Fay yakin sekali kalau saat ini Marvel sedang marah
Marvel seperti kesetanan dari cara ia membawa mobil yang super ngebut dan kencang. Sampai membuat Fayza memejamkan mata kalau boleh jujur Fay merasa ketakutan disaat Marvel mengendarai mobil nya yang ugal-ugalan. Namun Fay memilih untuk tetap diam
" Gue gak tau harus ngomong dengan cara apalagi sama Lo fay biar Lo ngerti. Stop nyakitin perasaan gue bangsat " bentak Marvel pada akhirnya. Mendengar itu seketika Fay terlonjak kaget mendengar teriakan Marvel
" Lo kalo udah bosen sama gue bilang Pela cur jangan coba-coba main dibelakang gue "
" Lo kenapa sih vel. Maksud Lo apa "
Marvel terkekeh remeh senyum miring pun terulas di satu sudut bibirnya.
" Oh Lo pasti mau marah-marah gak jelas lagi kan. Apa Lo udah tau gue tadi berangkat sama Kenzo. Gue jawab iya tadi Kenzo nganterin gue. Lo tau kenapa karna Lo sebagai suami sama sekali gak bertanggung jawab vel. Lo tau gak gue gak punya duit buat sekedar naik ojek "
" Tutup mulut Lo sialan. Lo bilang apa tadi? gue suami yang gak bertanggung jawab. Oh jadi Lo mulai nyari-nyari kesalahan gue biar Lo bisa bareng sama Kenzo gitu. Dari awal juga gue gak sepenuhnya percaya Lo hamil sama gue ja Lang disitu juga pasti ada campur bening Kenzo kan ngaku sialan " ucap marvel membentak. Terlihat raut wajah murka
" Marvelll " Fayza berteriak sangat kencang menyebutkan nama suami nya dengan lantang
PLAAAKKK
Satu tangan Fayza berhasil mendarat dipipi marvel. Dengan tatapan nyalang Fay mendelik kearah suaminya dengan nafas yang naik turun dan mata yang sudah berkaca-kaca. Seketika wajah Marvel tertoleh kesamping lelaki itu balik menatap Fay tajam bahkan sangat tajam.
" Jangan pernah tunjukin muka Lo lagi dihadapan gue bajingan. Gue gak Sudi bareng sama Lo lagi. Lo bener bener udah kelewatan vel. Gue cape sama Lo "
" Anak Lo lahir gue bakal ceraiin Lo sialan " ucap Marvel
" Gak usah nunggu anak ini lahir vel. Bila perlu sekarang aja kita selesai "
Dengan cepat Fay membuka pintu mobil. Dan lari secepat mungkin menjauhi Marvel . Tak tinggal diam Marvel pun segera turun dan hendak mengejar Fayza. Namun langkah nya terhenti kala dirinya berpapasan dengan salah satu dosen pembimbing
" Marvel kebetulan saya memang ada perlu sama kamu. Bisa ikut saya sekarang " ajak dosen tersebut
" Oh iya pak tentu bisa. Mari pak " jawab Marvel ramah
__ADS_1
Sedangkan disisi lain Fayza langsung bergegas pulang ia akan pergi kerumahnya sendiri. Ia akan putuskan dirinya mau menempati kembali rumah reot peninggalan ayahnya
Bersambung. .