Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 24


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Braaakkk


Suara bantingan pintu terdengar sangat kencang. Fayza gadis malang itu langsung merosot bersandar dibalik pintu kamar nya. Seketika itu juga tangis nya langsung pecah ia menangis meraung-raung dengan wajah yang ia sembunyikan diantara tekukan lututnya.


Sepulang kuliah dan sesaat pertengkarannya dengan Marvel dikampus. Fay benar-benar memutuskan untuk pulang kembali kerumah peninggalan mendiang ayah nya.


Suara tangis pilu menggema didalam kamar Fayza. Sesekali ia akan menjambak kuat rambutnya dan memukuli tangannya sendiri.


" Tangan sialan gara-gara Lo nampar cowok bajingan itu sekarang hidup gue hancur '"


" Kalau tahu gue bakal kaya gini. Gue rela terlahir dengan tangan buntung. Biar tidak akan pernah ada cerita tamparan yang berdampak petaka "


Fayza terus mengucapkan kata-kata kalimat penyesalan. Andai saja dulu dirinya tidak menampar pipi Marvel. Mungkin sampai sekarang hidup nya akan tenang. Ia sekarang benci dengan dirinya sendiri yang mudah termakan bujuk rayu oleh laki-laki siluman itu


Dengan masih berderai air mata. Ia terus berteriak-teriak kedua tangan nya menjambak kuat rambutnya sendiri. Fay merasa depresi dengan hidup nya rasanya ia ingin sekali pergi selama lamanya dari dunia ini.


'' ayah, ibu tolong bawa aku '' gumam Fayza yang masih terisak


Tak lama Fay bangkit dari duduknya. Ia mencari-cari gunting yang dulu pernah pakai untuk menyayat nyayat lengan tangan nya sendiri. Namun Fay tidak bisa menemukan gunting tersebut. Aneh gunting itu bagai bersembunyi hilang entah kemana. seakan tau dirinya tidak ingin digunakan untuk hal yang negatif


Frustasi mencari gunting yang entah kemana. Tanpa pikir panjang Fay langsung memecahkan kaca meja rias nya menggunakan kepalan tangannya sendiri. Tentu saja darah segar langsung mengucur disela-sela jarinya.


Fay langsung mengulas senyum kala melihat sudah ada serpihan kaca yang berserakan. Tangan nya mengambil satu potong pecahan kaca tersebut. Niat nya ingin ia arah kan ke urat nadi nya sendiri. Tanpa pikir panjang lagi


Sreett


Tes


Tes


Darah langsung menetes keluar dari guratan nadi tangan Fayza. Seketika tubuh gadis itu ambruk dan ia tak sadarkan diri.


Bruaakkkkk. Suara pintu yang terbuka terdengar

__ADS_1


" Ya Tuhan FAYZAA " teriakan suara Kenzo terdengar panik. Bagai super Hero yang dibutuhkan saat situasi genting kenzo pun melakukan hal serupa. Dengan dibantu satu teman nya bernama satria . Ia membantu Kenzo untuk segera melarikan Fayza kerumah sakit.


Raut wajah Kenzo nampak panik bukan main. Dengan membantu para petugas rumah sakit. Lelaki itu ikut berlarian membantu petugas yang sedang mendorong brankar. Tubuh Fayza langsung masuk ruang ICU untuk melakukan tindakan operasi.


" Apa anda pihak keluarga nya atau suaminya " tanya perawat yang mendatangi Kenzo.


" Bukan sus saya teman kuliah " jawab Kenzo jujur


" Bisa saya hubungi keluarga pasien atau menyuruh nya untuk segera datang kerumah sakit. Agar bisa menandatangani berkas persetujuan untuk tindakan operasi "


" Kalo saya aja yang tanda tangan bisa gak sus "


" Maaf mas. Sesuai prosedur hanya pihak keluarga lah yang harus menandatangani.


Tanpa pikir lama Kenzo meraih ponsel nya. Kemudian ia mendial nomor Marvel. Namun sial sudah beberapa kali ia mencoba ponsel nya tidak aktif Kenzo menghela nafas sepenuh dada dan membuang nya kasar.


Sus nanti saya akan balik lagi kesini untuk menjemput suami pasien. Dengan satria yang ditinggal sebagai jaminan. Kenzo dengan langkah lebar menghampiri motor sport nya dan melesat kencang menuju apartemen Marvel.


******


Dengan tidak sabar jari Kenzo terus menerus memencet bel rumah Marvel. Cukup lama tidak dibukakan pintu. Awal nya Kenzo pikir Marvel tidak ada dalam unit nya. Namun saat kaki nya baru satu langkah ingin pergi. Pintu unit itupun akhirnya terbuka


" Gue saat ini lagi gak pengen basa-basi atau adu bacot sama Lo. Karna kondisi Fayza lah yang harus diselamatkan terlebih dahulu ''


" Lo Dateng kesini cuma mau bahas Fayza?Tapi maaf gue lagi gak pengen denger tentang dia saat ini "


" Bajingan. Lo tau sekarang Fayza kenapa. Dia nyoba bunuh diri vel. Dan sekarang dia lagi dirumah sakit. Dan dokter lagi nunggu tanda tangan Lo sebagai suami. Karena dokter akan segera melakukan tindak operasi "


" Tapi sorry aja nih. Gue lagi banyak kerjaan. Lo suruh aja orang buat ngaku sebagai pihak keluarga nya "


" Bajingan Lo " bugghh satu pukulan mendarat diwajah Marvel sampai dirinya terhuyung kebelakang. Kali ini Marvel tak tinggal diam. Ia maju dearah Kenzo dan balik memukul ketua BEM itu. Adu fisik tak bisa terelakkan lagi. Situasi nya makin chaos


" Woi Lo berdua apa apaan setan " suara Karel menginterupsi kegiatan brutal yang dilakukan Kenzo dan Marvel. Seketika karel langsung melerai keduanya.


" Lo bakal nyesel vel. Kalau sampe ada apa-apa sama Fayza Lo orang pertama yang gue cari " ucap Kenzo


" Fayza? Emang kenapa dia " tanya Karel

__ADS_1


" Dia sekarang di ICU. Dia nyoba bunuh diri "


" Ayo Ken gue ikut Lo "


Akhirnya Kenzo dan Karel bergegas pergi menuju rumah sakit. Meninggalkan Marvel yang masih berdiri menatap dua pemuda yang makin jauh berjalan. Detik itu juga Marvel langsung masuk kembali kedalam apartemen nya. Menutup pintu dengan keras


FLASHBACK ON


Salah seorang mahasiswa bernama satria berlarian mencari keberadan Kenzo. Ternyata orang yang dicari sedang mengadakan rapat anggota BEM.


" Ken bisa ikut gue bentar "


" Oke "


Kenzo mengajak satria keluar dari ruangan tersebut.


" Kenapa "


" Tadi gue liat Fayza sama Marvel berantem. Kaya nya menyangkut hal serius. Sampa Fayza nangis terus lari "


Seketika perasaan Kenzo mendadak tidak enak. Bagaimana pun lelaki itu masih mengkhawatirkan kondisi Fayza. Karna diam-diam Kenzo pun mengawasi Fay dari jauh. Itu semata ia lakukan karna ia sangat khawatir pada gadis itu. Kenzo takut sell farm Fay akan kambuh.


Akhirnya Kenzo minta tolong pada satria agar ia mau mengantarkan nya menggunakan mobil satria kerumah Fayza. Karena Kenzo yakin gadis itu pasti pulang kerumah. Dan ternyata benar saja sesuai dugaannya.


Sesampai nya didepan rumah Fay. Kenzo dan satria langsung turun dari mobil dan mengarah masuk kedalam rumah Fayza. Beruntung Pintu yang tidak terkunci sehingga memudahkan Kenzo dan satria dengan gampang masuk kedalam.


Kedua lelaki itu terus mengedarkan pandangannya. Mencari keberadaan Fay ditengah tengah kedua lelaki itu mencari. Tiba-tiba suara pecahan kaca terdengar nyaring dari dalam kamar fay. Tanpa pikir panjang Kenzo langsung menerjang pintu kamar Fay. Dan disitulah netra nya menemukan tubuh Fay yang sudah tergeletak dengan darah yang mengalir dipergelangan tangannya.


FLASHBACK OFF


💫💫💫💫


Setelah selang beberapa saat. Fayza berhasil masuk ruang operasi itu karena ada tanda tangan dari dokter Melinda ibu dari Kenzo. Lelaki itu meminta ibunya untuk segera datang agar meminta tolong agar wanita itu mau menjadi jaminan untuk Fay yang akan menjalankan operasi.


Kenzo, Karel, satria dan melinda nampak cemas yang sedari tadi menunggu dokter keluar dari ruang operasi tersebut. Apa lagi Kenzo dirinya benar-benar sangat mencemaskan keadaan Fayza dan bayi nya. Berulang kali ia menghela nafas panjang dan membuang nya perlahan


Setelah dua jam menunggu akhir nya dokter keluar dari ruangan tersebut. Kenzo, Karel, satria dan melinda sontak langsung menghadap kearah sang dokter seakan menuntut penjelasan.

__ADS_1


Terlihat raut wajah sendu dari dokter itu. Dengan menghela nafas sepenuh dada lalu membuangnya. Dokter itu menatap kepada empat orang dihadapan nya dengan raut wajah yang masih terlihat sendu dokter itu dengan tenang mengatakan kalau Fayza telah.


Bersambung. .


__ADS_2