Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 35


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Hari ini Amanda datang kerumah Fayza.


Awalnya kedua nya membuat janji akan menonton atau sekedar jalan-jalan ke mall. Namun hal itu diurungkan dan jadilah Amanda yang datang kerumah Fay.


Dan disinilah sekarang kedua nya berada. Didapur rumah Fayza mereka sepakat akan masak dan membuat cemilan untuk teman nonton. Selama memasak tak henti-hentinya Manda menyunggingkan senyum wajahnya nampak sumringah seakan seperti baru saja mendapatkan lotre.


Menyadari itu Fay sebagai seorang sahabat hanya menggeleng kan kepala.


Ia ikut senang melihat teman baik nya nampak bahagia sumringah.


" Man Bae-Bae kesambet Lo entar. Senyum-senyum sendiri, kenapa sih " Fayza bertanya


Mendengar penuturan Fayza. Manda malah melebarkan senyuman nya. Senyuman yang terdapat kemenangan disana, dan faktanya adalah saat Fayza menghubungi amanda dan meminta untuk hangout bareng. Amanda sengaja menikah permintaan itu. Justru ia malah mengusulkan agar menonton saja dirumah Fayza.


Awal nya Fayza Mengernyit ragu. Dirinya bertanya tanya apa bagus dan serunya nonton dirumahnya yang sempit dan kecil ini. Sedangkan dirumah Amanda jauh lebih baik karena Amanda termasuk keluarga berada. Sudah jelas fasilitas rumahnya yang memadai.


Namun tanpa Fayza sadari. Ada alasan terselubung Amanda memilih opsi nya yang memilih berkunjung kerumah Fay. Apa lagi kalau bukan ingin bertemu dengan Marvel. Ya semenjak keduanya melakukan hubungan intim di hotel tempo hari. Hubungan terlarang mereka semakin erat terjalin. Tentu saja Amanda melakukan itu dengan hati-hati, entah karena sudah termakan cinta buta Amanda sampai rela menusuk Fayza dari belakang.


Bahkan ia berfikir. Dirinya lah yang terlebih dulu menyukai Marvel. Jauh sebelum Fayza masuk kedalam hidup pemuda itu. Jadi saat perasaan nya bersambut Amanda tanpa ragu rela mengkhianati sahabat karibnya. Perduli setan dengan sahabat. untuk saat ini perasaannya lah yang jauh lebih penting. Pikir Amanda


Menu masakan sudah selesai tersaji. Fayza berhasil memasak makanan ala-ala Korean food entah karena bawaan hamil atau memang dasar nya dia yang ingin.


" Astaga Fay Lo gila yah. Ini pedes banget. Nanti Lo sakit perut gimana kasian kan dedek bayinya" omel amanda


" Gak bakalan . Lagian gue pengen banget makan beginian " rengek fayza


" Nah Lo sendiri masak apaan tuh " Fay bertanya

__ADS_1


" Gue bikin spaghetti carbonara" jawab Amanda. Mendengar itu Fay mengerutkan dahi. Ia bertanya tanya sejak kapan gadis itu doyan spaghetti


" Tumben Lo makan spaghetti. Biasanya Lo anti banget, apa lagi dimasak ala carbonara begitu, "


Amanda tidak menjawab. Ia hanya mengulum senyum atas pertanyaan Fayza. Memang benar Manda memang paling tidak suka dengan hidangan makanan yang berbau spaghetti.


" Semenjak gue berhubungan sama DOI. Entah kenapa gue jadi suka. Pokoknya apapun yang dia suka gue juga akan ikut suka "


" Huh bucin Lo " ujar Fay terkekeh


" Oh iya ngomong-ngomong tentang spaghetti, gue baru inget Marvel kan suka banget sama spaghetti carbonara " ungkap Fayza. Memang benar setahu nya Marvel sangat menyukai makanan itu. Dulu saat Fayza masih tinggal dirumah orang tua Marvel. Mama mertua nya sering sekali masakin anak nya itu dengan menu kesukaan Marvel. Yakni spaghetti carbonara


" Oh gitu ya udah nanti kalo ka Marvel pulang kasih ini aja "


" Ya udah deh nanti gue tawarin "


Pada akhirnya Fayza dan Amanda segera memindahkan masakan mereka ke depan ruang televisi. Amanda menyambungkan koneksi televisi itu ke ponsel nya. Agar tayangan film yang akan mereka tonton Sesuai dengan keinginannya.


" Gila Tega banget yah sahabat si pemeran utama wanitanya. Nusuk dari belakang tega ngerebut pacarnya " suara Fayza yang tiba-tiba berkomentar di tengah tengah jalan cerita alur film tersebut. Yang mana melihat adegan sahabat yang menikung pacar milik sahabatnya sendiri.


Mendengar komentar Fayza. Seakan Amanda merasa tertampar, padahal nyatanya komentar itu dilayangkan untuk film yang sedang mereka tonton.


Sebisa mungkin Amanda tetap harus bisa mengontrol dirinya sendiri agar selalu terlihat tenang.


Tak lama berselang dari arah luar suara mobil Marvel terdengar. Itu menandakan lelaki itu sudah pulang. Dan benar saja Fay dan Manda bisa melihat Marvel yang dengan santai masuk kedalam tanpa mengucapkan salam atau apapun itu.


Fay hanya melirik sekilas. Namun tidak dengan Manda. Ia mencuri-curi pandang kearah Marvel. Dirinya langsung salah tingkah. Padahal Marvel tidak berbuat apa-apa. Namun entah kenapa Amanda sangat Berlebihan entah dirinya yang sedang dimabuk cinta atau bagaimana. Hanya ditatap sekilas oleh Marvel pun hal itu mampu membuat hatinya bersorak senang.


" Lo dari mana vel ko jam segini baru pulang " tanya Fayza


" Emang Lo siap dengerin kalo gue jawab jujur dari mana. entar Lo nangis lagi, segala sesuatu gak usah lo tanya ngerti" seloroh Marvel

__ADS_1


Sedangkan mendengar jawaban Marvel Fay langsung menggigit bibirnya. sejujurnya ia malu pada Amanda. Kenapa sih lelaki itu dengan gampangnya berucap hal seperti itu. Fay jadi tidak enak dengan sahabatnya itu. Namun disisi lain justru Amanda dengan sembunyi mengulas senyum tipis, seakan dirinya senang kalau Fay mendapat perkataan kasar dari Marvel.


" Hai ka baru pulang yah. Oh iya tadi gue sama Fay masak-masak ka marvel mau cobain gak " tawar Amanda pada Marvel. Fay hanya melirik sekilas kearah sahabatnya itu


" Nanti aja gue mau mandi dulu " jawab Marvel dan langsung menuju kamar mandi. Amanda hanya mengangguk sembari menampilkan senyuman manis. sekali lagi Fay hanya melirik sekilas kearah sahabatnya. Ia langsung bertanya tanya. Tak biasanya Manda seakrab itu


*****


Fayza sedari tadi sibuk memijat kakinya sendiri terasa sangat pegal dan terlihat sedikit membengkak. Tak terasa kandungan nya sudah memasuki bulan ke delapan. Disaat saat seperti sekarang Fay merasakan banyak keluhan. Dari sakit pinggang, punggung yang terasa panas, rasanya seperti serba salah benar-benar terasa menyiksa.


Sejak kepulangan Amanda sesaat tadi. Fay Langsung merebahkan Tubuhnya didalam kamar. Karena memang sudah merasa sangat lelah. Dan disamping nya juga sudah ada Marvel yang ikut rebahan tangan nya sembari memainkan gawai miliknya.


" Fay Lo bisa diem gak sih dari tadi bolak balik melulu, gue jadi gak fokus " protes Marvel yang merasa terganggu dengan setiap gerakan istrinya.


" Maaf vel. Tapi badan gue ngerasa gak enak, pegel banget " ucap Fay mengeluh. Namun Marvel hanya berdecak kesal sesaat mendengar keluhan Fayza.


'' ngeluh gak enak badan melulu. Padahal kerjaan Lo cuma tiduran doang dirumah " gerutu Marvel namun arah netra nya masih setia menatap ke layar ponsel


" Ya wajar dong vel. Gue kan lagi hamil dimana-mana orang kalo lagi hamil emang begini. Suka ngerasa gak enak badan, Lo gak bakal ngerti " jelas Fayza mulai emosi


" Oh jadi sekarang Lo nyesel hamil, tau gini mah dari awal gugurin aja janin Lo. Fay Fay gimana Lo mau jadi ibu. Cuma kaya gini aja ngeluh terus , emang dasar cewek saiko " ucap Marvel kesal


" Omongan Lo ko jadi kemana mana sih vel. Iya kalo tau akan begini gue nyesel hamil. Lebih nyesel lagi gue kenal sama orang kaya Lo "


ujar Fayza dengan nada terdengar pelan namun tajam. Sedangkan Marvel mendengar ucapan istrinya ia langsung menatap dan merubah posisi nya menghadap Fayza detik itu juga ia langsung menyunggingkan senyum. Kedua tangan nya ia arahkan kepundak Fayza dan mencengkram nya kuat. Sampai-sampai gadis itu meringis kesakitan.


" Ternyata bener yah apa yang dibilang sama nyokap gue. Kalo orang dari kalangan rendahan itu pasti omongan nya juga ikutan rendah. Suka bertingkah kurang ajar sama orang " ungkap Marvel tersenyum miring. Saat itu juga dirinya langsung bangkit dari ranjang dan memutuskan keluar kamar


Sedangkan Fayza hanya terdiam namun kedua telapak tangannya sudah mengepal kuat. Matanya mulai memanas namun ia buru-buru menghalau dirinya agar tidak menangis. Ia lebih memilih untuk tidur dari pada memikirkan hal yang membuatnya tertekan.


Bersambung. .

__ADS_1


__ADS_2