Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 53


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Mobil jenis Bugatti Veyron milik Marvel terparkir di halaman depan rumah mewah Kenzo. Marvel turun terlebih dahulu membukakan pintu untuk sang putra. Begitu pula dengan Wilona wanita cantik itu juga ikut turun dan berjalan mendampingi Marvel.


Nampaknya kedatangan Marvel dan Regan sudah ditunggu oleh Fayza dan Kenzo. Keduanya langsung menghampiri Regan terutama Fayza wanita itu langsung memeluk anak laki-laki nya memastikan kalau ia baik-baik saja.


Tatapan Wilona menelisik Fayza dari ujung kaki naik sampai ujung kepala. Seakan dirinya sedang menilai kenapa bisa Marvel laki-laki dengan sejuta pesona pernah melabuhkan diri pada wanita seperti Fayza. Yang bagi Wilona amat sangat tidak sepadan dengan dirinya yang nyaris sempurna.


" Thanks yah Fay udah ijinin gue buat bawa Regan. Sorry kalau gue agak telat balikin nya " ucap Marvel


" Gapapa yang penting Lo udah bawa Regan dengan kondisi selamat " jawab Fayza


" Regan sayang ayah pulang dulu yah. Besok ayah datang lagi " ujar Marvel


" Tapi sorry vel. Besok Regan dan Fayza udah harus pulang ke Surabaya, jadi besok Lo gak perlu datang lagi kesini " ungkap Kenzo

__ADS_1


" Gak masalah gue juga bisa langsung datang ke Surabaya " ucap Marvel lagi


Detik selanjutnya Marvel menghampiri Regan dan berjongkok didepan nya. Menggenggam dua tangan kecil milik bocah itu lalu kemudian mencium nya tanda sayang.


" Sampai juga lagi disurabaya sayang. Kemanapun kamu pergi ayah akan selalu ada buat kamu " Marvel berkata dengan posisi yang sudah memeluk tubuh kecil Regan


" Iya ayah aku sayang ayah " jawabnya polos Marvel pun langsung mengusap kepala Regan sembari tersenyum. Dan setelahnya ia langsung pergi dari rumah Kenzo memasuki mobil mewahnya dan langsung melesat untuk mengantarkan Wilona pulang kerumahnya.


" Vel ko bisa sih anak kamu sampai buta ehm maksud ku kenapa kondisi nya bisa begitu apa dulu ada yang salah " Wilona bertanya. Sejujurnya marvel tidak nyaman dengan pertanyaan yang dilontarkan perempuan itu namun sebisa mungkin ia bersikap biasa saja.


Kendaraan roda empat milik Marvel sudah berhenti didepan rumah megah milik Wilona. Sebenarnya wanita itu tinggal sendirian sebenarnya tidak benar-benar sendiri ada beberapa pelayanan dan satpam yang berjaga didepan gerbang rumah Wilona. Sedangkan kedua orangtuanya sibuk mengurusi bisnisnya diluar negeri.


" Baby malam ini bisa temenin aku gak " rengek Wilona dengan suara manja. Karena yang sudah-sudah Marvel sering bermalam dirumah tunangannya itu tentu saja ada embel-embel nya. Jikalau hasrat lelakinya ingin minta dituntaskan. Maka dengan senang hati Marvel menerima ajakan wilo. Namun tidak dengan malam ini. Lelaki itu nampaknya sedang malas maka dari itu ia langsung menolak ajakan perempuan cantik itu.


Dengan terpaksa Wilona membiarkan Marvel pergi dari hadapannya. Ia sangat paham betul tabiat lelaki itu jikalau ada yang membantahnya maka siap-siaplah menerima amukannya. Karena Marvel jika sudah marah ia tak main-main. Itu sebabnya Wilona lebih banyak mengalah itu juga karena dirinya yang sangat mencintai Marvel.


*****

__ADS_1


Dengan langkah gontai karena merasa lumayan lelah. Marvel memasuki rumah nya sendiri. Ya saat ini marvel bukanlah Marvel yang dulu Yang masih mengharapkan uang dari orang tuanya. Siapa yang tak kenal Marvel Lazarus Seorang CEO dari perusahaan Lazarus company.


Saat ini dirinyalah pemegang satu-satunya atas perusahaan yang awalanya dikembangkan oleh Anton ayahnya. Namun tidak saat ini Marvel berhasil mengambil alih dan semenjak itu juga Marvel berhasil mengembangkan perusahaan raksasa itu semakin besar lagi tentu itu semua ia lakukan dengan kepintaran dan kecerdasan yang ia miliki.


Oleh sebab itu ia sampai bisa membangun rumah sendiri. Dan sesuai rencananya setelah ia bisa sukses tidak ada lagi yang berani mengendalikan hidupnya termasuk Anton. Laki-laki paruh baya itu sudah mulai menutup mata dan telinga dengan apa yang akan marvel lakukan. Bahkan untuk saat ini Marvel lah yang sudah berhasil mengendalikan hidup Anton. Karena bagaimanapun Anton sudah menyerahkan semuanya kepada Marvel.


Dengan kesuksesan nya sebagai CEO dari perusahaan raksasa yang ia pegang. Tentu saja ia bisa melakukan apa saja yang ia mau. Ibaratnya hanya menjentikkan jari sesuatu itu akan langsung terkabul. Maka dari itu ia begitu sangat bangga pada dirinya sendiri ia juga sangat amat bernafas lega karena tidak ada siapapun yang berani memerintah seenaknya.


Sama seperti Wilona. Marvel juga hanya tinggal sendirian dirumahnya dan langkah kakinya menuju kesebuah ruangan yang ternyata adalah kamar anak. Setelah pintu kamar itu berhasil terbuka kedua sudut bibir Marvel terangkat keatas membentuk senyuman. Pasalnya kamar ini dari awal pembangunan rumah Marvel sudah berencana membuatkan kamar untuk anak nya jikalau suatu saat ia bertemu kembali pada putranya.


Dan ternyata itu semua tidak sia-sia Marvel akan merencanakan gimana caranya agar Regan mau menempati kamar yang sudah terbangun beberapa tahun lalu. Karena pada intinya kamar ini adalah kamar Regan yang Marvel khusus kan untuk nya.


Setelah menutup kembali pintu kamar anak. Kaki nya segera melangkah menuju kamarnya sendiri ia langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur empuk dengan harga puluhan juta itu. Entah kenapa pikiran marvel melayang jauh ketempat Fayza. sial sedari tadi wajah Fayza sudah berhasil mencuri pikiran Marvel seakan terus menari nari didalam otaknya.


Marvel langsung menjambak rambutnya dengan kedua tangannya sendiri. Mencoba menghalau perasaan yang tiba-tiba mengganggunya. Marvel tahu saat ini Fayza dan Kenzo memiliki hubungan. Apa lagi dirinya juga sudah mempunyai tunangan. Tapi kenapa bisa-bisa nya ia malah memikirkan Fayza. Ternyata benar jika ada yang mengatakan seseorang akan terlihat lebih menarik jika sudah menjadi mantan. Hal itu pula yang saat ini Marvel sedang rasakan. Tidak mungkin kan kalau dirinya menyukai Fayza. Itu artinya ia harus bersiap perang dengan seorang Kenzo.


Bersambung. .

__ADS_1


__ADS_2