Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 27


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Disepanjang perjalanan tak henti-hentinya Marvel mengumpati pengkhianatan yang dilakukan Diona dan Dante rasanya pemuda itu masih merasa geram. Jika saja ia tidak dilerai oleh Karel mungkin ia sanggup menghabisi Dante saat itu juga.


Tanpa sadar kedua tangan Marvel mencengkram kuat stir yang sedang kendalikan. Entah kenapa disaat-saat seperti ini justru ada bayangan Fayza yang tiba-tiba melintas dipikirannya. Kemudian ia kembali mengingat ucapan karel tempo hari yang mengatakan kalau dirinya bisa saja menyesal karna melihat seseorang yang akan menghapus air mata Fayza.


Marvel mulai gusar dengan perasaannya sendiri. Dengan kasar ia menjambak rambutnya. Pasal nya lagi-lagi ucapan karel seakan terus menari nari dikepalanya.


Tak berselang lama mobil Marvel terparkir di garasi rumah orangtuanya. Lelaki itu bisa memastikan kalau Anton ada didalam. Karena terlihat mobil yang biasa Anton gunakan masih terparkir rapi di garasi. Kalau boleh jujur sebenarnya Marvel saat ini malas bertemu ayah nya. Tujuan ia datang kesini hanya ingin menemui Maria ibunya.


Marvel segera melangkah memasuki rumah full marmer tersebut. Dengan pajangan kristal dan guci-guci mahal sebagai hiasan rumah megah itu. Baru saja dirinya sampai. Tatapan tajam dari Anton sudah menghunus kearahnya. Hal itu membuat nyali Marvel ciut ia pun segera menghampiri sang ayah dan ikut duduk diruang keluarga


" Kebetulan kamu ada disini " seloroh Anton


Marvel hanya menunduk. Detik itu juga Anton langsung melemparkan lembaran kertas. Ternyata itu adalah salinan laporan nilai kuliah Marvel


" Kamu bisa jelaskan itu Marvel. Kenapa nilai kamu banyak yang turun "


Ujar Anton. Nada bicara nya mulai meninggi namun Marvel masih saja menunduk kan kepala nya.


" Maaf pa aku udah berusaha keras sebisa mungkin " jelas Marvel singkat


" Usaha keras apa yang kamu udah lakukan Marvel. Kamu pikir papa tidak tahu apa yang kamu lakukan diluar dan apa yang biasa kamu lakukan di apartemen kamu itu. Apa kamu mau mencoba jadi manusia tidak berguna, kapan kamu mau bikin saya bangga Marvel. Papa ingin kamu aktif dalam organisasi dikampus. Dan papa dari dulu ingin agar kamu bisa menjadi ketua BEM dikampus kamu. Tapi apa kamu kalah kamu gak sanggup. Masa anak dari Anton Lazarus ko payah begini "


Ucap Anton dengan panjang kali lebar. Seperti biasa laki-laki paruh baya itu akan berucap tanpa memikirkan perasaan anak-anak nya. Baginya hal itu sebagai cara mendidik agar menjadi anak yang berhasil dan sempurna.


Dari dulu Anton berambisi besar terhadap Marvel. Dirinya ingin supaya anak laki-laki nya itu menjadi sosok yang sempurna dalam segala aspek dan bidang. Namun nampak nya keinginan Anton terlalu muluk-muluk Dimata marvel. Dari kecil ia sudah mengalami didikan yang super ketat hal itu semata-mata untuk memuaskan ambisi besar nya. Maka tak ayal Marvel kadang dibuat kualahan. Contoh kecil nya

__ADS_1


Disaat dirinya masih duduk disekolah dasar. Marvel dipaksa belajar dan terus belajar. tidak boleh ada nilai 90. Bagi Anton kalo masih ada angka 100 disitu harus ada kerja keras untuk mendapatkan nya. Tak jarang hal itu membuat Marvel sering tertekan


Dengan seiring berjalannya waktu. Rasa tekanan itu semakin besar. Dan ia berubah menjadi sosok yang ingin mendominasi sama seperti ayahnya.


" Kalau pun kamu belum mampu membanggakan papa. Setidaknya kamu terus pertahanin nilai-nilai kamu dong Marvel. Mana janji kamu yang akan kasih papa nilai sempurna mana. Kamu terus saja mengecewakan papa. "


Tak tahan dengan semua ucapan Anton. Diam-diam rahang pemuda itu sudah mengatup kuat Telapak tangannya pun sudah mengepal. Rasanya ia sudah sangat muak dengan semua aturan yang diberikan oleh Anton. Ia sudah tidak sabar untuk cepat-cepat lulus dan segera bekerja mendapatkan uang sendiri. Agar tidak ada lagi yang bisa mengatur hidupnya. Marvel membatin


" Mulai sekarang kamu sudah tidak boleh lagi tinggal di apartemen. Kalau publik tau kelakuan kamu yang biasa kamu dan teman-temanmu lakukan bisa tercoreng nama baik keluarga kita


Sekarang kamu pulang kerumah dan ajak istri kamu juga balik kesini lagi "


Pandangan Marvel yang semula menunduk. Kini mengarah ke papa nya


Terlihat jelas mata lelaki itu sudah memerah menandakan kalau dirinya sudah tersulut rasa emosi.


" Papa bisa gak mulai sekarang jangan atur-atur hidup aku lagi. Aku udah dewasa pa. Udah punya istri bahkan bentar lagi aku punya anak " pertama kalinya pemuda itu dengan lantang mengucapkan kalimat himbauan yang ditujukan ke Anton.


" Udah cukup papa ngatur hidup aku dari kecil sampai Sekarang. Mulai detik ini aku gak mau lagi nurutin kemauan papa yang terus-menerus membuat aku tertekan "


" Oh begitu. Jadi kamu merasa kamu sudah besar jadi sudah tidak butuh arahan dari papa lagi. Oke kalo begitu


Papa akan stop transfer uang bulanan ke kamu. Papa akan cabut semua fasilitas yang papa kasih. Dan apartemen yang biasa kamu tempati. Akan papa sita. "


Mendengar untaian kalimat Anton. Marvel sangat geram dibuatnya. Kenapa si tua Bangka itu begitu kejam terhadap nya. Marvel membatin


" Kamu boleh datang lagi kesini dan bersimpuh dikaki papa. Kalau kamu ingin semua fasilitas yang papa tarik tadi ingin kamu ambil kembali tapi dengan syarat kamu ikutin semua kemauan papa "


" Mas kamu apa apaan sih. Tega banget sama anak sendiri '' suara Maria terdengar. Ia segera menghampiri Marvel putra kesayangan nya wanita itu sudah menangis karena mendengar semua ancaman yang dilayangkan oleh suami nya sendiri

__ADS_1


" Ini juga semua gara-gara kamu Maria. Manjain anak berlebihan. Lihat apa yang kamu dapat dia udah berani membangkang " Maria tidak menjawab ia masih terus menangis.


Marvel memeluk ibunya yang terus terisak. Menenangkan Maria sejujurnya tidak ingin marvel pergi. Namun sepertinya keinginan tidak terpenuhi.


" Mama jangan khawatir. Marvel akan baik-baik aja ko '' ucap Marvel dengan tersenyum lembut. Dan detik itu juga Marvel memilih pergi dari rumah orangtuanya. Sesuai ucapannya Marvel sudah tidak bisa lagi menggunakan mobil nya karena itu salah satu fasilitas yang Anton kasih.


Jadi ia memutuskan untuk menggunakan kendaraan ojek online. Saat ini tujuan nya ingin kerumah Karel. Sahabatnya yang ia percaya.


Dengan menempuh jarak yang lumayan. Marvel sampai didepan rumah karel rumah yang cukup mewah walau tak semewah rumah orang tuanya.


" Ada apaan tumben Lo Dateng kerumah gue. Masuk " ajak Karel


Keduanya sudah duduk di gazebo yang berada di sudut pekarangan rumah Karel.


" Rel kaya nya gue harus nemuin Fayza deh. Gue mau minta maaf gimana pun juga dia masih istri gue "


" Tapi Lo serius kan mau minta maaf sama dia. Maksud gue Lo gak ada niatan terselubung kan. "


" Lo ko gak percaya sih sama gue rel. Gara-gara omongan Lo yang waktu itu gue jadi kepikiran "


" Omongan gue yang mana "


" Yang Lo bilang gue bakal nyesel kalo sampe ada seseorang yang menghapus air mata Fayza "


Karel tak menjawab. Ia hanya mengangguk.


" Bawa gue ketemu Fayza rel gue mohon "


Tanpa pikir panjang. Kedua pemuda itu langsung bergegas menuju rumah sakit tempat dimana Fayza dirawat.

__ADS_1


Bersambung. .


__ADS_2