Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 34


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Mobil Marvel berhenti didepan sebuah hotel bintang tujuh. Setelah terparkir Marvel turun dan seseorang yang sedari tadi duduk disebelahnya pun mengikuti hal yang sama.


Marvel dengan mesra langsung merangkul si wanita tersebut untuk segera masuk kedalam lobi hotel tersebut lalu kemudian melakukan reservasi kamar. Ya Marvel kali ini memutuskan untuk check-in bersama dengan seorang wanita cantik nan imut.


Setelah pemesanannya di ACC keduanya menuju kamar yang sudah ditentukan dengan ditemani oleh salah satu petugas hotel tersebut. Sesampainya didalam kamar. Marvel langsung mendekati perempuan yang ia bawa.


Sambil tersenyum tangan nya terulur untuk membelai rambutnya dan menyelipkan kebelakang telinga. Tentu saja hal itu membuat perempuan tadi semakin salah tingkah dibuatnya.


" Gue gak nyangka sama Lo man. Bisa ngejaga perasaan Lo rapat-rapat dari Fayza " ucap Marvel


" Sebenarnya gue setengah mati ka nahan cemburu ngeliat kalian berdua. Apa lagi kalian yang sudah menikah. Tapi gue gak perduli karna dari dulu Kaka tau sendiri gue ada perasaan sama ka Marvel " jelas Amanda, membuat Marvel tersenyum bangga


Iya fakta sebenarnya Amanda sudah naksir berat dengan sosok Marvel. Jauh saat Fayza mengenal Marvel. Namun gadis itu tidak ada nyali untuk mengutarakan perasaannya boleh dibilang cinta nya bertepuk sebelah tangan. Ditambah juga Marvel kala itu digosipkan dekat dengan beberapa pentolan wanita cantik dikampus nya.


Sebenarnya Amanda sangat iri terhadap Fayza. Ia bisa dengan mudah menggaet Marvel. Apa lagi pas dirinya tahu kalau Fayza hamil dan menikah dengan Marvel. Sungguh hal itu membuat hati Amanda panas terbakar namun nampak nya ia sangat lihai dalam berakting jadi seolah olah tidak terjadi apa-apa dengan dirinya.


Namun tidak kali ini. Entah kerasukan setan mana. Marvel yang tahu Amanda menyukainya. Lelaki itu mendekati Amanda dan mengajak nya berhubungan dibelakang Fayza. Jelas saja hal itu langsung disetujui oleh Manda. Itu namanya kesempatan emas bisa berhubungan dengan Marvel. Pikir Amanda


Sore itu dari dalam kamar hotel terlihat diluar sana hujan nampak mengguyur dengan deras. Seakan menjadi moment yang pas untuk kedua pasangan beda kelamin itu akan memadu kasih entah apa yang ada didalam pikiran keduanya. Sehingga mampu berbuat demikian.


Seperti sekarang dengan Amanda dan Marvel yang sedang berciuman bibir dengan panas dan ganas. Dari yang awalnya lembut lalu menyesap lanjut saling Melu mat satu sama lain.


Udara diluar semakin terasa dingin karena hujan yang makin deras mengguyur. Namun tidak dengan suhu yang ada didalam kamar begitu panas dan gerah. Terbukti dengan peluh yang sudah membasahi tubuh mereka.


Mata kedua nya sudah tertutupi oleh kabut gairah penuh nafsu. Keduanya kembali berciuman dengan tangan nakal Marvel yang melucuti pakaian Amanda satu persatu begitupun dengan dirinya ia dengan lihai membuka pakaian nya sendiri.


Tak terasa tubuh kedua nya sudah bertelanjang tanpa sehelai benangpun. Marvel langsung merebahkan tubuh imut Amanda. Keduanya kembali bercumbu saling mengeluarkan kemampuan untuk memuaskan satu sama lain.


Sungguh Marvel tidak menyangka. Ia pikir Amanda gadis yang tidak mengerti banyak soal ***. Ternyata pikiran nya salah. Amanda begitu lihai dan pintar membuat Marvel melayang sampai ke kayangan. Ini sangat berbeda jauh dengan Fayza yang pasif saat dirinya melakukan hubungan intim.

__ADS_1


Setelah cukup lama mereka bermain-main. Tak menunggu lama Marvel langsung menindih tubuh Amanda dan langsung mengarahkan rudal nya yang sedari tadi sudah mengacung keras. Tak perlu waktu lama, rudal Marvel berhasil masuk sepenuhnya kedalam goa milik Amanda


Marvel tidak merasa kesusahan atau merasa ada hambatan. Lelaki itu menyimpulkan jikalau wanita ini sudah tidak perawan lagi. Dengan gerakan dan tempo yang pelan Marvel memompa inti tubuh Amanda. Dengan segala macam gaya dan pose mereka bermain cukup lama suara desa han dan lenguhan terus bersahutan dari mulut kedua nya.


Semakin lama hentakan Marvel semakin cepat. Ia membombardir Amanda habis-habisan. Setelah lahar panasnya keluar Marvel langsung terkulai lemas ambruk diatas tubuh Amanda. Hal itu membuat Amanda sangat senang. Wanita itu merasa sudah memiliki Marvel sepenuhnya.


*****


Fay sedari tadi hanya tiduran di atas ranjang nya. Setelah beberapa saat dirinya berbalas chat dengan Amanda yang memberi tahu kalau Amanda tidak bisa menemaninya jalan karena sahabatnya itu sedang ada keperluan dengan ibunya. Maka dari itu Fayza memutuskan untuk tidur dan rebahan dikamar.


Matanya sesekali melirik kearah jam yang menggantung diatas tembok sana sudah menunjukan pukul sepuluh malam. Ia mencoba menghubungi Marvel pun tidak diangkat. Apa Marvel masih ada tugas kelompok. Pikir fayza


Namun tak berselang lama ia langsung turun dari ranjang dan keluar kamar. Saat mendengar derap langkah seseorang. Betul saja ia mendapati Marvel yang baru sampai dan langsung terduduk diatas sofa.


" Lo dari mana aja vel baru balik, ponsel Lo juga gak aktif, tugas Lo banyak yah hari ini " serentetan pertanyaan dilayangkan Fay kepada Marvel


" Ck berisik banget sih Lo, gue baru Dateng cape, Lo malah nanya Mulu hal yang gak penting " ucap Marvel ketus


" Lo gak masak atau gak nyediain makanan apapun Fay " tanya Marvel


" Ya enggak lah. Gue duit dari mana. Lo aja belum isi gopay gue " jawab Fayza


" Besok gue isi. Gue mau mandi, gue cape " ujar Marvel yang langsung melangkah pergi melewati Fay begitu saja.


Jujur sikap Marvel sekarang membuat Fayza bingung, apa secapek itukah sehingga suaminya berubah sikap. Dan saat Marvel melewati dirinya. Fay dengan jelas mencium aroma parfum yang cukup ia kenal masuk ke Indra penciuman nya.


Ia sangat familiar dengan aroma ini. Otak nya berusaha keras menebak parfum siapa ini. Pasalnya Fay yakin betul itu bukan aroma parfum yang biasa Marvel pakai. Dan detik itu juga otak Fay berhasil mengingat Amanda. Iya itu bau parfum andalan Amanda fay sangat hafal.


Namun Fay langsung menampik. Ia berusaha tidak berpikir jelek tentang sahabatnya itu. Bisa jadi itu parfum yang memang sama dengan milik Amanda yang orang lain pakai dan kebetulan berinteraksi dengan suaminya. Batin fayza


Kali ini Fayza mengijinkan Marvel untuk tidur satu ranjang dengannya. Mengingat Marvel mengeluh cape jadi apa salahnya ia mengijinkan saat Marvel meminta untuk tidur diatas ranjang.


Namun ditengah malam. Fay mendapati suaminya yang belum kunjung tidur. Ia sibuk berbalas chat dengan seseorang yang entah siapa. Namun dirinya enggan untuk menanyakan langsung hal itu padanya. Biarkan saja besok pagi ia akan menanyakan langsung.

__ADS_1


Pagi hari nya Fay sibuk berkutat didalam dapur. Ia akan memasak nasi goreng. Walaupun sebenarnya setengah mati ia menahan rasa mual mencium aroma bumbu nasi goreng yang sedang ia masak. Dengan terburu-buru Fay akhirnya berhasil menyajikan sarapan untuk Marvel.


Pasalnya pagi ini juga ia sudah terlihat rapi. Saat ditanya jawaban nya seperti kemarin. Dirinya ada kerja kelompok yang harus segera diselesaikan.


" Vel tar Lo jangan lupa transferin gopay gue . Buat nanti makan " ujar Fay


" Hem " jawab Marvel, dirinya tidak melihat kerah fay, namun sibuk berbalas chat dengan seseorang


" Lo gue perhatiin akhir-akhir ini lagi demen banget chat-chatan "


Mendengar ucapan Fayza. Marvel langsung menghentikan kegiatannya. Ia menatap tajam Fayza sembari berdecak kesal.


" Berisik banget sih Lo. Apa semua muanya harus Lo tau, ngelunjak banget sih Lo. Apa karena gue kemaren udah bersikap baik makanya Lo jadi nanya-nanya seenaknya hah " ucap Marvel kesal, setelah nya ia langsung pergi begitu saja meninggalkan Fayza yang masih terdiam kaget.


Kendaraan roda empat terparkir disebuah cafe. Marvel turun dan berjalan memasuki tempat tersebut


Marvel duduk di cafe dekat kampus nya. Ia menunggu kedatangan Karel. Tak berselang lama akhirnya yang ditunggu-tunggu datang. Karel berjalan menghampiri sahabatnya dan ikut duduk berhadapan.


" Lo kemarin ngapain di hotel. Yang pasti nya bukan sama Fayza kan. " Tanya Karel tanpa basa-basi


" Sejak kapan Lo ngurusin urusan gue " tanya balik Marvel


" Vel Lo jangan bertingkah lagi dong. Kasian Fayza "


" Gue kayak nya berubah pikiran deh " ucap Marvel


" Maksud Lo "


" Gue ko bosen yah sama Fayza " ucap Marvel enteng


Mendengar itu Karel tidak menjawab. ia lantas langsung meraup wajahnya menggunakan kedua telapak tangan. seakan frustasi mendengar ucapan Sahabatnya yang baru saja terlontar.


Bersambung. .

__ADS_1


__ADS_2