![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
Kendaraan roda empat milik Marvel melesat cepat membelah jalanan ibu kota. Didalam mobil itu hanya ada Marvel dan juga Fayza yang masih diam tak ada suara. Sesekali Marvel akan melirik kearah Fay. Yah setelah kejadian drama yang Marvel ciptakan saat dikampus. Kini Marvel berniat mengantarkan Fay pulang.
" Kamu kenapa sih diem aja " tanya Marvel sembari mengelus kepala Fayza
" Gue benci sama Lo vel " ucap Fay tajam
Mendengar jawaban Fay. Marvel menaikan satu alisnya. Dan seketika itu ia mengulas senyum miring
" Gak usah naif Fay. Kamu cuma harus nurut sama aku. Maka masa depan kamu bakal aman aku cinta sama kamu " ujar Marvel masih dengan menampakan senyuman
" Berhenti Lo bilang cinta ke gue bajingan " teriak Fayza tangis nya tak bisa tertahan lagi. Marvel pun langsung menatap tajam kearah Fay
" Lo kalo masih bersikap kaya anak kecil lagi. Siap-siap aja bokap Lo besok bakal gue depak dan gue pastiin gak ada tempat yang bakal Nerima bokap Lo kerja lagi " ancam Marvel dengan tatapan yang tertuju kearah depan
Seketika Fay mengepal kan tangan kuat. Air mata nya masih terus terjun bebas. Melihat hal itu Marvel menghentikan laju mobil nya pemuda itu meminggirkan mobil nya ditepi jalan. Seketika itu juga Marvel langsung menghadap kearah Fayza. Dan meraih wajah gadis itu untuk menghadap ke arahnya tangan Marvel dengan lembut mengusap air mata Fay dan menarik wajah Fay untuk lelaki itu cium keningnya
Tangan Marvel menggenggam tangan Fayza detik itu juga lelaki itu mencium punggung tangan gadis itu. Namun Fay hanya diam ia seakan tidak perduli dengan apa yang Marvel lakukan. Entah kenapa yang ada saat ini dirinya makin membenci lelaki yang kini sedang menciumi tangan nya
" Denger Fay sampai kapanpun. aku gak akan pernah lepasin kamu. Jadi bersikaplah manis dan jangan membantah oke honey " ujar Marvel tangan nya mengusap rambut Fayza dan tersenyum lembut. Sedangkan Fayza masih tetap terdiam seolah-olah ia menjadi manusia gagu
" Besok aku jemput yah. Kita ke kampus bareng oke " ucap Marvel. Namun Fayza tidak menjawab dirinya langsung turun dari mobil dan bergegas masuk kedalam rumah dan mengunci pintu kamar nya.
Fayza kembali menangis ia mengingat lagi tentang video asusila dirinya. Ia tak habis pikir kenapa Marvel sangat tega melakukan hal itu kepada nya.
Terbesit dipikiran nya apa ia harus melarikan diri dari Marvel dan harus menghilang dari kehidupan nya.
Tak lama ada suara ayahnya yang baru datang pulang kerja. Fay pun lantas menemui sang ayah guna menawari nya minum
'' ayah mau minum teh " Fay menawari. Namun ayah nya hanya memasang wajah lemas campur sedih
Menyadari itu Fay langsung menghampiri Heru dan ikut duduk di kursi dekat meja makan
__ADS_1
" Ayah kenapa ada apa " tanya Fay kepada Heru
" Maafkan ayah Fay. Mulai besok ayah sudah tidak boleh kerja ditempat perusahaan itu lagi " ujar Heru yang langsung memasang wajah sedih
" Ko bisa menangnya kenapa " Fay bertanya
" ayah juga tidak tau. Mereka bilang akan merekrut pekerja yang masih muda. Sedangkan ayah sudah berumur "
Mendengar penuturan ayahnya
Seketika Fay merasa kasihan. Lantas dipikirannya seketika ingat dengan Marvel ia berfikir apa ini jangan-jangan ulahnya. Tapi kenapa padahal ia sudah menuruti kemauan lelaki itu. Batin fayza
Detik itu juga Fayza mengutarakan sebuah ide. " Ayah lebih baik kita jual saja rumah ini lalu kita pulang ke Surabaya. Kita mulai hidup baru disana ya yah aku mohon "
Mendengar usulan dari putri nya. Heru pun mengernyit heran. " Lalu kuliah kamu gimana Fay. Dan kenapa kamu punya usul semacam itu "
" Aku mau kerja aja ayah. Ayo kita pindah ke surabaya. Aku putuskan akan berhenti kuliah dan akan mencari pekerjaan di Surabaya. Mau ya yah aku mohon " ujar Fayza dengan mata yang sudah berkaca-kaca
" Jangan berfikiran seperti itu Fay. Kamu harus lanjutkan terus kuliah mu. Kamu jangan khawatir ayah akan tetap berusaha cari kerjaan lain. Kamu gak usah mikirin kebutuhan hidup " ucap Heru. Fayza sedari tadi sudah menangis dalam hati nya berkata sesungguhnya bukan itu yang fayza maksud. Ia ingin sekali kabur ke Surabaya untuk menghindari Marvel. Namun dirinya tak mampu berkata jujur kepada ayah nya maksud dari keinginannya
*
*
Fayza duduk meringkuk diatas ranjangnya sembari mengigiti kuku tangannya sendiri. ia masih kekeh mencari cara supaya bisa pergi dari kehidupan Marvel. Ia semakin merasa tertekan saat mengingat ancaman yang terlontar dari mulut lelaki itu
Samar-samar dirinya mendengar dari arah luar ada suara teriakan yang diucapkan dari ayahnya dan satunlagi suara teriakan dari suara perempuan. Detik itu juga Fay bangkit dari ranjangnya dan keluar kamar guna melihat ada apa gerangan
Sesampai nya diruang tengah ternyata ada indah yang sedang bertengkar dengan ayahnya.
" Gak indah ayah gak ijinin kamu pergi . Apa lagi kamu bilang akan menikah dengan pria bangkotan itu " bentak Heru yang ditunjukan oleh indah
Melihat itu Fayza terkejut. Ia juga melihat dipojok sofa terlihat pria yang sudah cukup berumur mungkin usia nya tidak beda jauh dengan ayah nya.
__ADS_1
" Ayah gak usah ngatur-ngatur hidup aku. Aku kesini datang baik-baik dan minta sama ayah biar ijinin aku nikah sama pilihan aku sendiri. Biar ayah tau selama ini aku hidup senang karena mas fandi yang biayain aku dan terserah ayah mau restuin atau tidak aku akan tetap nikah sama mas fandi dan aku akan menetap diluar negeri ikut sama suami aku " ujar indah dengan nada yang meninggi
" Indah Lo udah kelewat batas keterlaluan Lo " seloroh Fayza dengan raut geram. Namun nampak nya remaja perempuan itu tak menghiraukan ucapan kakak nya ia malah justru berbalik arah menggandeng tangan pria dewasa yang katanya akan menikahinya dan berlalu pergi meninggalkan Fay dan Heru.
Sepeninggal nya indah. Heru langsung jatuh berlutut tubuhnya gemetar dan mata nya nampak memerah. Seketika itu juga Heru meremas dada sebelah kirinya sambil meringis detik itu juga pria paruh baya itu tumbang tak sadarkan diri. Fayza panik ia beberapa kali mencoba mengguncang tubuh ayah nya.
" Ayah bangun ayah " ucap Fayza menangis histeris ia masih menggoyang goyangkan tubuh heru
*
*
" Maaf saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun serangan jantung yang dialami bapak Heru membuatnya tidak bisa tertolong " ucap seorang Dokter yang tadi menangani ayah Fayza. Mendengar penuturan dari dokter itu seketika tangis Fayza pecah ia menangis tersedu sedu
Tangan kekar Marvel pun merangkul tubuh Fayza dan membawanya masuk untuk dibawa kepelukan nya. Pemuda itu nampak berusaha menenangkan Fayza.
Saat Heru tidak sadarkan diri didalam rumah nya. Orang yang terbesit dipikiran pertama kali adalah Amanda. Gadis itu dengan panik langsung menghubungi sahabatnya itu bermaksud meminta tolong agar datang kerumahnya dan membawa ayah nya kerumah sakit. Namun tanpa disangka Amanda nampak datang bersama Kenzo. Dengan segera mereka bertiga membopong tubuh heru untuk dibawa kerumah sakit.
Dan pada saat dirumah sakit inilah. Marvel datang dan menemui Fayza. Pemuda itu nampak bagai seorang pahlawan yang berusaha menenangkan Fay. Fayza Kenzo dan Amanda juga bingung dari mana Marvel tahu kalau dirinya ada di rumah sakit padahal dari awal Fay sama sekali tidak menghubungi Marvel
Fayza sedari tadi hanya diam meringkuk duduk dipojokan ranjang Pandangan nya nampak kosong. Selesai acara pemakaman ayah nya Fay mengurung diri di dalam kamarnya. Gadis itu terlihat sangat kacau. Matanya sembab, wajahnya pucat , dan hidung yang memerah dikarenakan dirinya yang terus menerus menangis
" Fay ini gue Amanda, buka pintu nya Fay Lo belum makan dari tadi makan dulu yuk " ucap Amanda yang mengetuk pelan pintu kamar Fayza namun gadis yang berada didalam nya tak menyahut seruan dari Amanda
" Udah sini biar gue aja yang kasih makan buat Fay. Oh ya kalau Lo berdua mau pulang. Pulang aja gapapa biar Fay gue yang urus " itu suara Marvel yang mencoba menjelaskan dengan ramah kalimat itu kepada Amanda dan Kenzo yang memang masih berada dirumah Fayza.
" Serius gapapa kalau ka Marvel kita tinggal " ucap Manda kemudian. Dan seketika Marvel mengulas senyum
" Gapapa man. Biar Fay jadi urusan gue " ujar Marvel masih menampilkan senyuman manis. Tapi tidak dengan Kenzo pemuda itu nampak nya enggan untuk meninggalkan Marvel berdua saja dengan Fayza. Marvel yang menyadari itu sontak menatap kearah Kenzo.
" Lo juga boleh pergi ko. Gue tau Lo cape dari kemarin Lo udah bantuin Fayza. Dan sekarang biar gue yang urus dia karena gue pacarnya dan gue yang akan urusin Fay " ucap Marvel dengan nada yang terdengar santun yang ditujukan kepada Kenzo.
Setelah mendengar penuturan marvel. Kenzo balik menatap Marvel seakan menyiratkan sesuatu hal. Dan tanpa mengatakan apapun Kenzo langsung beranjak pergi dari rumah Fayza.
__ADS_1
Dan sekarang ini hanya ada Marvel seorang diri sedangkan Fay berada didalam kamar nya yang terkunci.
Bersambung. .