Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 33


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Tiga hari kemudian


Fayza mengucek kedua netranya. Kemudian satu tangan nya mengulur menggapai gawai yang tergeletak diatas nakas. Gadis itu membuka satu notifikasi pesan yang masuk dan detik itu juga mata nya membulat sempurna. Bagaimana tidak ada satu pesan yang dikirimkan oleh kenzo


Lelaki itu dengan mendadak mengabarinya kalau hari ini ia akan terbang ke Australia karena ada pemindahan mahasiswa. Tanpa berpikir panjang Fayza langsung bangkit dan keluar kamar. Dengan gerakan terburu-buru ia sampai menabrak Marvel yang baru keluar dari arah dapur


" Astaga Fay kamu ngapain buru-buru begini " tanya Marvel


" Vel gue harus cepet-cepet ke bandara. Gue mau nemuin Kenzo " ujar Fayza dengan air wajah nya yang panik, Marvel melihat itu hanya menaikan satu alisnya


" Ngapain kamu ketemu Kenzo, oh soal dia yang dipindah ke Australia "


" Lo tau. Ko gak ngomong sama gue "


" Buat apa gak penting "


" Gak penting buat Lo vel. Tapi penting buat gue " Fay berucap wajah nya masih menunjukan raut panik


PRAAAAANNGG


Marvel melemparkan piring yang tadi ia pegang. Niat nya pagi ini Marvel akan mengajak Fayza untuk sarapan bersama. Namun yang ia dapati pagi-pagi sang istri sudah kalang kabut karna memikirkan Kenzo yang akan pergi.


" Cukup Fayza. Jangan pernah kamu sebut nama dia lagi. Kamu sadar gak sih Fay. Saat ini ada aku yang selalu ada buat kamu. Tapi apa kamu gak pernah hargain aku justru sibuk mikirin laki-laki lain " Marvel berucap dengan nada yang terkesan membentak


Fayza yang mendengar itu. Menggeleng gelengkan kepala. Bulir air asin sudah lolos menyusuri pipinya.


Fayza sama sekali tak habis pikir dengan marvel. Apa dia tidak berfikir kalau Kenzo lah orang yang paling berperan penting disaat Fayza sedang terpuruk. Lalu sekarang apa Fayza merasa jadi manusia yang tidak tau terimakasih. Bahkan ia sendiri tidak mengetahui tentang rencana Kenzo yang akan terbang ke negara kanguru itu.


" Terserah Lo vel. Gue tetep mau ke bandara sekarang " kekeh Fayza


Gadis itu langsung berlalu pergi dari hadapan Marvel. Namun langkah nya segera dicegah oleh lelaki itu ia menghadang jalan Fayza.


" Percuma Fay. Pesawat Kenzo udah lepas landas " beri tahu Marvel

__ADS_1


" Bohong " ucap Fayza tak percaya


Detik kemudian Marvel memperlihatkan layar smartphone nya kearah Fayza. " Rio yang kasih kabar ke aku dia juga salah satu mahasiswa yang dipindah kesana bareng Kenzo dia bilang pesawat nya sudah lepas landas 15 menit yang lalu "


Mendengar penjelasan Marvel. Fayza langsung terduduk lemas. Lelaki itu langsung mengehela nafas panjang dan membuang nya kasar. Marvel langsung berjongkok dan meraih tubuh mungil istrinya untuk ia bawa masuk kedalam dekapannya.


'' kamu masih punya aku Fayza " ucap Marvel sembari menciumi kepala istrinya, sedangkan Fayza tetap diam namun air matanya terus menerus mengalir.


💫💫💫💫💫


Hari demi hari terus mereka lewati. Dengan sikap Marvel yang semakin lebih baik Fayza perlahan menerima kembali lelaki itu. Tidak ada salahnya ia memberi kesempatan sekali lagi untuk suaminya siapa tau ia benar-benar berubah kali ini. Pikir fayza


Beginilah yang dilakukan Marvel tiap harinya. Ia sama sekali tidak mengijinkan istrinya untuk mengurus kerjaan rumah. Karena hal itu akan dikerjakan oleh Marvel, dari memasak, mencuci, dan beres-beres, jujur saja hal itu membuat Fayza tertegun ia merasa kali ini Marvel sudah benar berubah.


Seperti saat ini setelah mereka selesai sarapan. Fay disuruh untuk istirahat duduk diam disofa. Sementara itu Marvel sibuk berkecimpung membersihkan rumah dari mencuci piring menyapu dan mengepel.


" Ya ampun Marvel sayang, kamu ngapain " itu suara Maria yang tiba-tiba saja datang tanpa permisi


Tentu saja wanita paruh baya itu kaget, melihat putra kesayangannya terlihat sangat kelelahan saat mengepel rumah Fayza. Sedangkan gadis itu hanya duduk ongkang-ongkang kaki.


" Kamu benar-benar ya Fay jadi istri ko ngelunjak banget. Bahkan saya saja ibunya gak pernah loh nyuruh-nyuruh Marvel apa lagi ngerjain tugas pembantu kaya barusan, kamu ko kurang ajar banget sih " ucap Maria dengan nada tinggi


Fayza seperti terpaku. Dirinya dibuat tidak berkutik oleh ibu mertua nya. Memang benar apa yang dikatakan Maria namun itu semua bukan keinginan Fayza. Marvel sendiri lah yang mau. Batin Fay


" Udah ma gapapa ini aku sendiri ko yang mau ngerjain " Marvel mencoba menjelaskan


" Diam kamu Marvel. Kamu gak usah belain istri kamu. Kali ini dia udah keterlaluan. Denger Fayza kali ini mama maafkan tapi besok-besok jangan bersikap kurang ajar lagi sama suami masa kamu suruh Marvel melakukan kerjaan kaya tadi ngaco kamu "


" I-iya ma maaf " ucap Fayza pada akhirnya


" Mama kesini cuma bawain keperluan rumah. Ini buat satu Minggu yan nanti Minggu depan mama kesini lagi "


Lantas Maria menunjuk beberapa kantong kresek yang berisi bahan makanan, tentu saja Maria akan melakukan itu mengingat ada Marvel yang tinggal dirumah Fayza jadi wanita itu tidak akan membiarkan anak laki-laki nya kelaparan. Tak hanya itu Maria juga memberikan beberapa uang tunai untuk kebutuhan yang Marvel perlu.


Tentu saja Maria datang kerumah Fayza dengan cara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan suami nya yakni ayah Marvel. Maria menghampiri Fayza yang sedang merapikan bahan makanan yang tadi ibu mertuanya bawa kedalam kulkas. Wanita paruh baya itu menelisik tiap inci bagian area rumah Fayza yang terbilang sangat kecil dan sempit .


" Dari kecil Marvel tidak pernah membantah keinginan papa nya. Namun demi tinggal disini dia sekali dan pertama kali nya Berani membantah papa nya. Namun sangat disayangkan ternyata anak saya disini diperlakukan tidak baik "

__ADS_1


Setelah mengucapkan kata-kata demikian Maria langsung melenggang pergi begitu saja. Sedangkan Fayza hanya melirik Maria menggunakan ekor matanya. Jujur ucapan Maria barusan membuat kesal Fayza. Lagi pula ia tidak pernah memaksa Marvel untuk tinggal dirumahnya. Fayza membatin


******


Malam harinya saat ini Fayza dan Marvel sedang berada di ruang tengah sembari menonton televisi. Namun Fay merasa suaminya itu sedang sibuk berbalas chat entah dengan siapa.


" Lo chatingan sama siapa sih dari tadi sibuk banget " tanya Fay


" Bukan siapa-siapa. Si Karel " jawab Marvel yang langsung menaruh ponsel nya kembali


******


Fayza bangun dipagi hari. Ia mengernyit heran seketika ia melihat Marvel yang sudah rapi. Bahkan lelaki itu tumben tumbenan tidak menyiapkan masakan untuk mereka biasa sarapan bareng. Ya walaupun Fay sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu namun cukup membuat Fayza bertanya tanya.


" Lo mau kemana vel. Pagi-pagi banget " tanya Fayza


" Kuliah lah. Ada kerja kelompok. Oh iya nanti aku pulang terlambat hari ini ada presentasi " jelas Marvel. Fay hanya mengangguk. Tak lama lelaki itu pun pamit pergi.


Setelah kepergian suaminya. Sejujurnya Fayza bosan hanya dirumah terus menerus. Terlintas ide dipikirannya ia meraih ponselnya dan mendial nomor Amanda.


" Halo man Lo selesai kelas jam berapa hari ini "


" Siang jam duaan mungkin. Emang nya kenapa Fay " tanya Amanda diseberang sana


" Gapapa gue bosen aja dirumah terus. Ajak gue jalan kemana ke " pinta Fayza pada sahabatnya


" Gue gak janji yah Fay. Soalnya hari ini mama minta ditemenin beli kado. Bentar lagi oma gue kan ulang tahun " jelas Manda


" Ya udah kalo Lo bisa kabarin gue yah " ucap Fay akhirnya. Dan hanya di iyakan oleh Amanda setelah itu Fay langsung memutuskan telfonnya


Disisi lain. Setelah kelas mata kuliahnya selesai. Marvel berjalan menuju parkiran mobilnya. Ralat maksudnya mobil Karel .ya begitu keadaan nya setelah semua fasilitas ditarik kembali oleh ayah nya. Marvel terus menerus meminjam mobil Karel untuk ia bawa kemana mana


Sebelum dirinya masuk kedalam mobil. Ia terlihat mengotak Atik ponsel nya dan menelfon seseorang.


" Gimana sayang udah selesai belum. Gue pengen ajak Lo kesuatu tempat. Kita senang-senang oke " ucap Marvel dengan nada ajakan ke seseorang.


Bersambung. .

__ADS_1


__ADS_2