![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
💫💫💫💫💫
Kedua kaki Fayza nampak mondar mandir tak tentu arah. Ada kecemasan yang nampak pada air wajahnya bagaimana tidak sudah sore menjelang namun Regan belum menampakkan batang hidungnya. Dari pihak sekolah mengatakan kalau ada seorang laki-laki dan perempuan yang menjemput Regan pulang dari sekolah.
Fayza berfikir kalau orang tersebut adalah Marvel. Tapi kemana pria itu membawa Regan kenapa dirinya sama sekali tidak mengabarinya Fayza benar benar dibuat cemas olehnya.
" Fayza gimana Regan udah ada kabar " tanya kenzo yang baru datang dan langsung memeluk tubuh Fayza
Fay memang sengaja menghubungi Kenzo setelah menyadari kalau Regan tak kunjung pulang. Dan saat ini Kenzo sebisa mungkin menenangkan Fayza. Dirinya juga yakin betul kalau Regan saat ini berada bersama Marvel.
Namun sial nya ponsel lelaki itu tidak dapat dihubungi sedari tadi. Itulah sebabnya Fayza maupun Kenzo sama-sama saling khawatir. Mengingat saat ia akan menanyakan hal itu pada Karel lelaki itu justru masih berada di hotel. Dia sendiri tidak tau keberadaan Marvel dimana. pasalnya disaat dirinya akan mengecek kamarnya sudah tidak ada lagi Marvel disana. Laki-laki itu sudah cek out dari hotel tersebut.
Kenzo meraih benda pipih milik nya. Jari-jari nya nampak sibuk mencari kontak nama yang menurutnya bisa membantu disaat-saat seperti ini.
Dan setelahnya Kenzo langsung mendial nomor kontak tersebut dan setelah telfon nya terhubung.
" Halo Indra gue butuh bantuan Lo. Gue kirim nomor seseorang dan tolong Lo lacak keberadaan nya dimana. Terus Lo kirim ke gue. Tapi gue butuh secepatnya oke "
Setelah seseorang diseberang Telfon mengiyakan. Kenzo kembali mengantongi ponselnya. Dan tak lama datanglah Karel yang memang dirinya ditinggalkan oleh Marvel.
" Gimana udah ada kabar " tanya Karel menghampiri Fayza dan Kenzo.
" Gue lagi coba ngelacak dimana Marvel berada" jelas Kenzo. Dan benar saja setelah itu tak lama ponsel nya kembali berbunyi kali ini adalah suara notifikasi pesan yang masuk.
__ADS_1
Dengan sigap lelaki itu membuka isi pesan tersebut. Sebuah pesan yang dikirimkan oleh Indra si ahli dalam bidang IT. Dirinya memberi tahukan keberadaan Marvel.
" S h i t " umpat Kenzo kesal
" Kenapa Ken ada kabar apa " tanya Fayza panik
" Marvel membawa Regan ke Jakarta " Jawab Kenzo
" Ayo Ken kita kejakarta sekarang " ajak Fayza dengan perasaan panik yang semakin menjadi. Kenzo langsung mengangguk tanda setuju. Sebenarnya lelaki itu ada banyak janji pada pasien yang sudah jauh-jauh hari ingin berkonsultasi. Namun nyatanya ia lebih mengutamakan Fayza tentunya.
" Rel gue bisa minta tolong sama Lo. Tolong Lo tetap stay disini yah temenin indah. Nanti Lo bisa nyusul " Titah Kenzo respon Karel langsung mengangguk tanda mengiyakan
Dan langkah selanjutnya Kenzo dan Fayza langsung menuju ke Bandara. Ya seperti nya kali ini ia harus menggunakan pesawat agar cepat sampai ke Jakarta.
💫💫💫💫
" Wah aku bisa rasain rumah ayah pasti bagus " ucap Regan dengan tersenyum manis. Mendengar ucapan putranya Marvel langsung mengusap lembut rambut anak laki-laki itu
" Ini rumah kamu juga sayang. Semua yang ayah punya akan jadi milik kamu " jelas Marvel masih dengan senyuman nya. Sedangkan Wilona masih terdiam ia lebih memilih menjadi pengamat tentang kedekatan ayah dan anak tersebut.
" Oke kalo gitu aku pulang dulu yah. Jangan lupa nanti malam datang kerumah ada mami sama papi juga kita makan malam. Ajak Regan juga " ucap Wilona pada Marvel. Dirinya memberi tahu kalau nanti malam ada acara makan Malam itu biasa terjadi kalau orang tuanya pulang dari luar negeri . Lelaki itu hanya mengangguk dan tersenyum.
*****
Sesuai janji Marvel sudah bersiap rapi dengan pakaian yang terlihat simpel namun berkelas. Tak hanya itu ia juga sudah mendandani Regan dengan busana yang tergolong mewah dan pastinya mahal. Tentu saja hal itu tidak pernah Fayza lakukan pada Regan mengingat status ekonomi nya saja sudah berbeda.
__ADS_1
Setelah sudah dirasa cukup. Marvel merangkul pundak putranya untuk digiring masuk kedalam mobil. Setelahnya kendaraan beroda empat itu melaju pelan menuju kediaman milik keluarga Wilona .
Rumah yang begitu mewah dan megah. Banyak sekali guci maupun lukisan klasik yang ditaksir dengan harga miliaran rupiah. Sungguh keluarga kaya raya. Apa jadinya kalau Marvel dan Wilona bersatu. Mungkin secara otomatis mereka menempati urutan orang terkaya di negaranya menurut majalah Forbes.
" Halo Marvel selamat datang mari mari " sambutan dari keluarga Wilona saling bersahutan. Mempersilahkan Marvel untuk segera memasuki meja makan. Dan tatapan kedua orangtua Wilona menelisik kearah Regan
" Ini Regan anak saya " ungkap Marvel pada ayah dan ibu nya Wilona . Mereka awalnya kaget namun segera dihalau dengan kekehan canggung
Hidangan mewah nampak sudah tersaji diatas meja makan. Dengan lahap mereka semua amat sangat menikmati begitu pula dengan Regan bocah itu nampak sangat lahap memakan hidangan yang tadi Marvel ambilkan.
" Ayah aku pengen ke toilet sebentar. Aku bisa sendiri ko " ucap Regan berbisik pada Marvel
'' Beneran kamu bisa gak mau ayah temani " tawar lelaki itu. Namun Regan langsung menggeleng dan bangkit dari duduknya ia mengarahkan tongkat nya sebagai penunjuk arah jalan. Dan akhirnya mereka kembali menikmati sajian sembari berbincang bincang namun tak lama terdengar suara
PRAANGGG!!
Marvel dan yang lainnya langsung bangkit dari kursi makan mereka masing-masing. Mencari sumber suara tersebut. Dan setelahnya reaksi kedua orang tua dan Wilona langsung kaget sembari melotot kerah guci Cristal yang sudah pecah berserakan dilantai.
Siapa lagi pelaku nya kalau bukan Regan. Anak laki-laki itu sama sekali tidak sengaja saat dirinya ingin ke kamar mandi ia menyenggol guci tersebut menggunakan tangannya. Karena dari suku Regan sering sekali tidak sengaja memecahkan apa saja yang dekat dengan jangkauan tangan atau kakinya. Maka tak heran jika barang-barang milik Fayza sudah mulai habis karena Regan yang sering sekali memecahkan nya.
" Hei nak kamu gapapa " ucap Marvel yang langsung membungkuk dihadapan putranya. Terlihat tubuh dan bibir Regan yang sudah bergetar karena takut.
" It's oke boy gapapa gak usah takut " jelas Marvel menenangkan. Namun tidak dengan ibu dari Wilona. Ia nampak berulangkali menghirup nafas panjang dan membuang nya kasar. Ia menatap guci kesayangan nya dengan nanar. Bagaimana tidak guci Cristal yang baru saja Regan pecahkan adalah guci langka hanya ada 3 didunia dan sudah dipastikan harganya sangatlah mahal karena sudah termasuk barang antik.
Awalnya emosi wanita paruh baya itu akan meledak. namun hal itu langsung dicegah oleh Wilona mengingat ada Marvel jadi ia mau tidak mau harus tegak terlihat baik-baik saja. Dan setelah Marvel mengucapkan permintaan maaf. Lelaki itu memutuskan untuk pamit dari kediaman keluarga Wilona. Pasalnya ia juga melihat Regan yang masih saja ketakutan. Jadi dirinya memilih untu mengakhiri acara makan malam nya.
__ADS_1
Dan setelah mobil nya sudah berhenti tepat dihalaman rumah nya. Ternyata Marvel bisa melihat sudah ada Kenzo dan Fayza yang sudah duduk dibangku teras rumah nya.
Bersambung. .