![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
💫💫💫💫💫
Setelah lama berbincang-bincang. Fayza memutuskan pamit pada Karel untuk masuk kedalam kamarnya
Karena dirinya nya juga sudah merasa letih dan mengantuk.
Dan kini hanya menyisakan Karel dan Marvel yang masih asik berbincang kesana kemari.
" Vel gue harap lo selamanya akan memperlakukan Fayza dengan baik. Jangan berubah lagi vel gue mohon " ujar Karel dengan raut serius
" Fayza aja belum kasih gue maaf. Ya kali gue mau bersikap kurang ajar lagi sama dia " ucap Marvel kesal
" Saran gue Lo tetap memperbaiki sikap Lo. Gue yakin hati Fayza lama kelamaan juga akan luluh "
" Ya udah sono Lo pergi. Jangan lupa besok transferin gue 10juta. Gue belum minta sama nyokap gue " ujar Marvel
" Hah Lo giliran duit aja inget. Iya besok gue transfer. Duit iya mobil gue juga Lo pake. Gak enak banget sih punya temen kere " gerutu Karel
" Eh sialan gue kere juga baru-baru ini " kilah Marvel
Ya semenjak Marvel memutuskan untuk membelot dari aturan ayah nya. Nampak nya Anton tidak main-main dengan ucapannya dengan ia menarik semua fasilitas yang selama ini Marvel rasakan. Dan Anton juga tidak akan memberinya uang bulanan lagi. Namun Anton tetap membiayai pembayaran yang bersangkutan dengan kuliah Marvel.
Maka tak jarang. Marvel dan Maria sering bertemu secara diam-diam dibelakang Anton. Wanita paruh baya itu sering memberikan marvel uang. Jelas saja mana ada seorang ibu yang tega membiarkan putra nya lontang Lantung tanpa mempunyai uang atau tempat tinggal.
Maka dari itu. Marvel sudah tidak sabar untuk segera lulus dan bisa mencari uang sendiri. Agar benar-benar terbebas dari belenggu sang ayah. Karena Marvel sendiri sudah sangat muak dengan segala keputusan ayah nya yang seenaknya ngatur-ngatur
" oke gue balik ya. Salam buat Fayza bilangin jangan cakep-cakep nanti gue naksir " ucap karel menggoda
" Bangsat Lo pergi Sono " umpat marvel sedangkan karel hanya terkekeh.
*****
Marvel nampak gusar sedari tadi. Entah kenapa malam ini ia nampak merasa tidak tenang. Sebenarnya Marvel paham betul hal yang membuat dirinya gusar gundah gulana seperti ini. Apa lagi kalau bukan naluri laki-laki nya yang menginginkan untuk dilepaskan.
Marvel makin tidak tenang. Ia kemudian duduk dan mata nya mengarah ke pintu kamar Fayza. Lantas ia memutuskan untuk berbaring kembali diatas sofa. Sebisa mungkin ia mengalihkan pikiran nya agar lahar panas nya bisa ia redam agar tidak menuntut nya untuk segera diledakan.
Semakin Marvel memejamkan mata. Rasanya semakin tersiksa. Tak tahan lagi ia pun langsung berdiri dan berjalan menghampiri pintu kamar istrinya. Awalnya lelaki itu ragu antara masuk atau jangan. Namun panggilan alam sudah semakin tidak terkontrol lagi rasanya. Detik itu juga dengan nekat Marvel masuk secara perlahan kedalam kamar Fayza.
__ADS_1
Terlihat istrinya nampak sudah tertidur pulas. Marvel lagi-lagi ragu ia sampai menggigit jarinya dengan maksud mengurangi rasa gugupnya. Ini pertama kalinya seorang Marvel terlihat gugup untuk hal seperti ini. Biasa nya dulu kalau dirinya menginginkan akan sangat mudah ia mendapatkan sangkar. tempat rudal nya melepaskan cairan kenikmatan
Dengan segenap keberanian ditambah pula. Dorongan birahinya yang sudah tidak bisa mentolerir lagi. Marvel naik perlahan keatas ranjang reot milik Fayza. Dirinya jadi Dejavu pertama kali ia dan Fayza melakukan hubungan intim dimana lagi kalau bukan diatas ranjang reot yang menjadi saksi bisu.
Marvel mendekat dan merayap bagai tokek buntung yang ingin mendekati betina nya. Ia berbaring miring dibelakang tubuh sang istri. Untung nya Fayza masih terlihat pulas sepertinya ia tidak merasa terusik dengan kehadiran Marvel
Dengan sangat pelan Marvel. Memeluk pinggang Fayza. Dan dengan lembut dirinya mulai menciumi tengkuk istrinya. Hal itu membuat Fayza mengulet dan berbalik posisi menghadap Marvel. Namun matanya masih tetap terpejam. Saat ini posisi kedua nya saling berhadapan jarak antara bibir mereka begitu dekat
Marvel merasa semakin gugup. Begitu juga dengan rasa keinginan nya yang tak sabar menjamah tubuh istrinya. Marvel masih memandangi wajah Fayza dirinya baru menyadari kalau istrinya adalah wanita yang sangat cantik. Hal itu membuat Marvel dengan tidak sadar Semakin mengikis jarak antara keduanya.
Detik itu juga dengan lembut Marvel mencium bibir tipis Fayza. Ciuman nya sesekali berubah menjadi menyesap. Tentu saja hal itu membuat si empunya bangun dan langsung teriak.
" Aaaakkhhh setaaannn " teriak Fayza
" Sssttt jangan berisik Fayza. Ini aku Marvel "
" Lo ngapain disini "
" Fay gue minta maaf sebelumnya. Gue cuma pengen minta jatah "
" Jatah apaan maksud Lo "
" Lo ngomong apaan sih gue gak ngerti "
" Oke aku perjelas. Aku pengen berhubungan badan sama kamu. Yang ada didalam celana aku dari tadi berontak minta keluar. Ngerti kamu sekarang "
Glek. Spontan Fayza menelan Saliva nya susah payah. Apa katanya apa tidak salah dengar. Marvel minta berhubungan badan dengannya owh tentu Fay tidak akan Sudi.
" Udah sana keluar "
" Terus nasib si Joni gimana dong Fay tega banget sih kamu "
" Sana kekamar mandi pake sabun aja "
" Fay aku tuh pengen ML bukan mau mandi. Malah nyuruh pake sabun "
Mendengar jawaban Marvel. Fayza memutar bola mata nya jengah. Harus berkata apa lagi pada lelaki satu ini agar dirinya mengerti kalau ia tidak ingin disentuh atau apapun itu.
" Gue gak perduli mau Lo apain ke. Udah sana keluar " usir Fayza
__ADS_1
Dengan berdecak kesal dan dengan raut wajah kecewa. Mau tidak mau Marvel pun akhirnya menuruti kemauan istrinya. Ia segera turun dari ranjang dan keluar dari kamar Fayza.
Namun sial nya si Joni masih keras kepala. bagaikan bulu ketek terhimpit namun tetap berdiri tegak . Dengan langkah gontai Marvel masuk kedalam kamar mandi. Adegan selanjutnya satu tangannya ia arahkan seperti sedang menumbuk sesuatu dengan bantuan sabun yang disarankan oleh Fayza.
******
Keesokan harinya
Fayza nampak serius menggulirkan benda pipih nya duduk diatas sofa. Ia nampak senang melihat pernak pernik bayi yang super lucu dan imut. Sesekali ia akan tersenyum sembari memandangi gambar tersebut
Marvel dari dapur langsung mendekati istrinya. Tanpa pikir panjang lelaki itu langsung tiduran dengan berbantal paha sang istri. Tentu saja Fayza kaget dirinya juga risih Marvel bersikap demikian
" Vel bangun jangan kaya gini " pinta Fayza
Namun Marvel berlaga tidak perduli. Dirinya malah semakin membenamkan wajah nya pada perut buncit Fayza. Satu tangan Marvel seketika mengelus perut istrinya dengan lembut dan sesekali lelaki itu menciuminya.
" Kira-kira anak kita lagi ngapain yah " pertanyaan konyol Marvel membuat Fayza mengulum senyum
Marvel yang memang masih tiduran dengan memakai paha istri dari tadi terus bergerak dan masih terus berbicara dengan perut Fayza. Sontak saja hal itu membuat Fay geli dan reflek tertawa. Namun disisi lain dari kejauhan ada sorot mata yang melihat kearah keduanya dengan sendu.
Sesekali lelaki itu meremas sebelah dadanya dengan kuat. Entah kenapa melihat itu membuat nya amat sangat sakit. Tak tahan melihat semua itu Kenzo pun memutuskan untuk segera pergi.
*******
Kenzo baru saja keluar dari ruang dosen. Hari ini ia baru diberi tahu kalau dikampus nya akan ada pemindahan beberapa mahasiswa keluar negeri.
Dan ia lah termasuk dari salah satu mahasiswa itu.
Walaupun cuma satu tahun tapi jujur saja Kenzo merasa belum siap. Pasalnya ia harus rela meninggalkan dan berjauhan dengan mamah nya. Temannya dan juga Fayza siapa nanti yang menjaganya. Pikir Kenzo
Pihak kampus akan mengirim beberapa mahasiswa tadi ke Australia dan waktu keberangkatan nya pun hanya tersisa tiga hari lagi. Memikirkan itu Kenzo lantas menghela nafas sepenuh dada dan membuangnya kasar.
Ia berfikir lebih baik sekarang dirinya harus bertemu dengan Fayza. Ia akan menceritakan kepindahan nya ini. Yah hitung-hitung sekalian berpamitan. Kenzo bergegas menuju parkiran mobil detik itu juga ia mengendarai mobil nya perlahan menuju rumah Fayza.
Sesampai nya dirumah yang dituju. Dari kejauhan Kenzo bisa melihat Fayza yang sedang tertawa dengan adanya Marvel dipangkuan nya. Terlihat sangat romantis Dimata Kenzo. Entah kenapa hal itu membuat dadanya sesak tanpa terasa ia sampai meremas dada sebelahnya dengan kuat.
Tak tahan dengan semua itu. Ia memutuskan untuk pergi dan menuju mobilnya. Ia lajukan kendaraan roda empatnya dengan kecepatan diatas rata-rata. Sambil meremas stir kuat.
Kenzo tak bisa menampik perasaan nya. Ia sadar kalau hal yang barusan dilihat sama sekali tidak salah. Ia justru menyalahkan perasaan nya sendiri. Kenapa dirinya masih menyukai Fayza
__ADS_1
Bersambung. .