![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
💫💫💫💫💫
Bruuggghh
Fayza melotot kaget saat melihat Marvel yang sudah jatuh tersungkur tak sadarkan diri. Ia mengidarkan pandangannya kesekeliling bermaksud mencari bantuan. Namun tampak nya suasana saat itu terbilang sepi sehingga tak ada siapapun yang dapat dimintai pertolongan.
Gadis itu bingung harus apa. Awal nya ia akan menghubungi Kenzo namun hal itu ia urungkan mengingat Fay takut mengganggu kegiatan yang Kenzo sedang lakukan . Dan pada akhirnya Fayza dengan sekuat tenaga menyeret tubuh Marvel masuk kedalam rumah
Dengan nafas naik turun Fay berhasil menaikan tubuh lelaki itu keatas sofa ruang tamu. Iya lebih baik Marvel dibiarkan saja disofa entah kenapa ia juga enggan membawanya kedalam kamar.
Marvel terlihat menggumam bibirnya menggigil. Tanpa pikir panjang Fayza pun menempelkan punggung tangan nya ke dahi suaminya. Terasa sangat panas itu artinya lelaki itu sedang demam tinggi. Sontak Fay menggigit jari tangannya
Ia langsung menuju dapur dan menyiapkan baskom berisi air hangat dan lap kecil untuk ia gunakan sebagai alat mengompres kening suaminya.
Dengan telaten dan cekatan tangan mungil Fayza bolak balik memeras dan menempelkan handuk kecil itu ke kening marvel. Sedangkan lelaki itu masih belum sadarkan diri hanya gumaman kecil yang keluar dari bibirnya.
Kalau boleh jujur sebenarnya Fay merasa risih ada Marvel dirumahnya. Walaupun Fay sadar tidak ada yang salah toh mereka suami istri. Akan tetapi ia merasa tidak enak pada kenzo jikalau ia tahu ada keberadaan Marvel disini.
Fay takut membuat sedih perasaan kenzo. Pasalnya selama ini hanya Kenzo lah sosok yang sangat perduli padanya. Dan satu lagi Fay juga sadar tentang perasaan Kenzo terhadapnya. Lelaki itu sampai detik ini masih menyimpan rapi rasa suka nya untuk Fayza. Maka dari itu saat ini ia benar-benar tidak enak dengan situasi sekarang.
*****
Malam harinya Fayza benar-benar dibikin repot oleh Marvel. Lelaki itu masih demam tinggi tubuhnya menggigil padahal Fay sudah menyelimuti tubuh lelaki itu. Mau tidak mau ia yang mengurusnya
Gadis itu masih setia duduk disamping sofa tempat dimana Marvel berada. Tangan nya terlihat sibuk mengganti air kompresan dan memeras handuk kecil dan ia letakan di dahi Marvel
Gerakan fayza mendadak berhenti kala mendengar suara mengigau yang suami nya gaungkan. Dirinya tercenung saat Marvel terus menerus memanggil namanya. Fayza melirik kearah wajah suaminya yang mata nya yang terpejam namun bibirnya masih bergumam.
__ADS_1
Seperti terhipnotis entah kenapa Fay tidak mau mengalihkan pandangannya. Seakan ia masih ingin berlama-lama memandangi wajah tampan marvel.
Gadis itu masih bertanya tanya apakah yang dilakukan dan dikatakan Marvel semua itu tulus. Atau hanya tipu muslihatnya saja
Namun Fay melihat ada keseriusan di bola matanya saat lelaki itu mengucapkan kata permintaan maaf. Apakah dirinya harus bisa memaafkan lelaki ini. Apakah dirinya harus menutup buku lama dan membuka lembaran baru dengan Marvel kembali demi anak yang sedang ia kandung.
Fayza bimbang. Ia juga tidak yakin dengan pemikiran nya sendiri. Pasalnya ia sudah paham betul dengan segala Tabiat buruk yang dimiliki Marvel. Bagaimana dengan teganya lelaki itu terus menerus menyakiti hati dan perasaan nya bahkan mental nya
Dirasa cukup dengan urusan Marvel. Fay berniat pergi kekamar nya dirasa ia juga sudah mengantuk. Gadis itu segera beranjak dan meninggalkan suaminya yang masih terpejam lelap.
*
*
Pagi-pagi sekali dari dalam kamar. Fay mendengar suara gaduh dari arah luar. Sontak ia menautkan kedua alisnya bertanya tanya ada apa. Tanpa pikir panjang ia segera beranjak dari ranjang dan keluar kamar mengecek ada apa.
" Lo lagi ngapain vel '' tanya Fayza
" Hai kamu udah bangun. Aku lagi masak dong buat istri ku tercinta " jawab Marvel masih sibuk dengan wajan penggorengan nya
" Maksud gue Lo ngapain repot-repot masak segala. Gue gak minta "
" Aku kan udah janji sama kamu Fay. Akan berubah dan mau jadi suami yang baik buat kamu "
Fay tidak meladeni lagi ucapan Marvel. Dirinya lebih memilih pergi dari dapur dan menuju kamarnya kembali. Rencananya hari ini Fayza akan pergi ke kampus. Mengingat kandungan nya yang sudah terlihat membesar jadi ia akan mengajukan cuti akademik.
Tak berselang lama dari arah luar pintu kamarnya Marvel memangil namanya. Lelaki itu meminta Fayza agar mau sarapan bersama. Jujur saja ia sangat malas dan jengah dengan sikap tiba-tiba yang Marvel tunjukan. Berlaga sok baik dan lembut
Dengar rasa malas. Fay akhirnya mau juga untuk duduk berdua dengan Marvel dan menyantap sepiring nasi goreng hasil masakan suaminya. Walaupun rasanya tak seenak buatan nya. Namun didalam hati ia masih menghargai niat baik lelaki itu
__ADS_1
" Fay Lo udah siap bel- "
Tiba-tiba Kenzo datang. Hal itu sontak membuat Fayza tersedak oleh makanan yang sedang ia telan. Dengan sigap Marvel memberikan segelas air putih kepada Fayza.
Disisi lain pandangan Kenzo masih terpaku dengan posisi Marvel yang sedang duduk bersama dengan Fayza.
" Lo ngapain disini " tanya Kenzo yang ditujukan kepada Marvel
" Lo gak liat gue lagi makan bareng istri gue " jawab Kenzo
" Oke . Setelah ini Lo langsung pergi " usir kenzo pada Marvel, mendengar itu Marvel menaikan satu alisnya
" Kenapa gue harus pergi. Yang harusnya pergi itu Lo. Gue ini kan suaminya jadi gue berhak dong atas Fayza dia istri gue kalau Lo lupa "
Mendengar penuturan marvel. Seketika emosi Kenzo menyeruak. Sialan berani sekali bajingan itu dengan tidak tau dirinya berkata seperti itu. Batin Kenzo
Kenzo mendadak kesal dengan dirinya sendiri. Tahu akan seperti ini ia tidak akan pernah mau menyuruh Marvel menikahi Fayza saat itu. Kenzo baru menyadari tindakan nya kala itu benar-benar bodoh
Fayza langsung bangkit dari duduknya nya. Gadis itu langsung menghampiri Kenzo dan mencoba menenangkannya supaya emosi pemuda itu reda. Fay takut kalau saja kedua lelaki itu nekat untuk Adu jotos disini
Melihat perlakuan Fayza kepada Kenzo yang begitu akrab. Satu tangan marvel sudah terkepal kuat dibawah meja. Rahang nya seketika mengeras. Ia merasa kesal pada Kenzo. Beraninya ia memperlakukan Istri orang dengan sangat intens.
Tak berselang lama. Fay sudah terlihat rapi. Ia mengenakan celana bahan kulot dan Hoodie dengan Tote bag yang terselip diantara ketiak nya. Rencananya ia akan kekampus bareng dengan Kenzo.
" Fay aku ijinin kamu berangkat bareng dia. Nanti pulang nya sama aku yah "
Marvel berucap. Namun hal itu tidak ditanggapi oleh Fayza. Ia lebih memilih berlalu pergi dengan disusul oleh Kenzo dan segera masuk kedalam mobil pemuda itu.
Bersambung. .
__ADS_1