Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 45


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Setelah keberangkatan Regan kesekolah. Seperti rutinitas biasa nya Fayza langsung bergegas menuju cafe. Suasana belum terlalu ramai karena ya memang masih termasuk pagi. Biasanya para mahasiswa akan mampir ketempat itu saat siang hari.


Kegiatan Fay terhenti manakala mendapati ponsel nya yang berdering. Segera ia taruh lap basah yang tadi ia gunakan untuk membersihkan meja kasir. Kedua alis Fayza saling bertautan saat tahu siapa yang telfon. Tanpa pikir panjang Fay langsung menggeser tombol hijau dan menempelkan benda pipih itu.


" Ya halo " seketika tubuh Fayza menegang sesaat dirinya mendapat kabar dari guru sekolah regan. Ia memberi tahu kalau Regan mengalami kecelakaan terserempet mobil.


Tanpa berpikir lagi Fayza langsung lari keluar dari cafe dan menstop taksi kemudian ia memerintahkan supir taksi itu kesebuah rumah sakit yang sebelumnya sudah diberitahu oleh sipenelpon. Sepanjang perjalanan jelas saja Fay merasa gelisah pikiran negatif sudah menyerang kepalanya.


Ia sangat takut jika sesuatu terjadi pada putranya. Fay terus menggigiti kuku tangan nya sendiri. Pikirannya benar-benar kalut . Tak berselang lama taksi yang ditumpangi nya pun sudah berhenti tepat didepan rumah sakit tersebut. Setelah membayar argo wanita itu berlarian menghampiri petugas rumah sakit menanyakan pasien anak kecil yang bernama Regan.


Dari kejauhan Fayza melihat ada beberapa guru dan orang sepertinya memang sengaja mereka semua ikut serta membawa Regan kerumah sakit.


Dengan nafas memburu Fayza langsung menghampiri salah satu guru yang Faza kenal.


" Maaf Bu kondisi Regan bagaimana yah " tanya Fay panik


" Tenang yah ibu Regan. Tadi kata dokter Regan cuma lecet saja " jawab guru tersebut sembari menenangkan. Mendengar itu Fay langsung mengehela nafas lega.


" Ya sudah kami pamit dulu yah ibu Regan. Kami harus kembali lagi kesekolah. Oh iya didalam ruangan sudah ada laki-laki yang tadi menyerempet Regan. Bersyukur nya orang tadi mau bertanggung jawab " ucap guru itu dan setelah nya ia memutuskan untuk pamit undur diri


Tanpa berpikir lama Fayza langsung masuk untuk melihat keadaan putranya. Sekaligus untuk menemui orang yang tadi guru itu bilang sudah menyerempet anak sekecil itu.


Fay membuka ruangan bercat serba putih itu. Pandangan nya mengarah pada satu brankar yang Regan tempati. Benar saja disana sudah ada sosok laki-laki dewasa yang sedang duduk disamping tempat tidur dimana Regan berada. Lalu Fay melangkah lebih dekat lagi.


" Ibu sudah datang yah " panggil Regan. Agak nya Regan mempunyai insting yang kuat walaupun matanya tidak bisa melihat namun ia dapat merasakan kehadiran sang ibu.


Tentu saja sosok laki-laki itu langsung menolehkan arah pandangan nya. Kini kedua netra nya bertemu dengan netra milik Fayza. Keduanya sama-sama membeku seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja dilihat.

__ADS_1


" K-kenzo " ucap Fay terbata


" Fayza " tanya balik si pria tersebut


Ya. Sosok pria itu adalah Kenzo. Mengetahui itu Fay sontak menutup mulutnya menggunakan satu tangan. Ia masih tidak percaya masih dipertemukan kembali pada sosok laki-laki yang dulu selalu ada saat dirinya kesusahan. Detik berikut nya Fay mengeluarkan air mata. Jelas itu adalah air mata haru


Fayza nampak pangling dengan penampilan Kenzo saat ini. Sekarang lelaki itu nampak terlihat dewasa dengan balutan celana panjang bahan dengan kemeja yang lengan nya ia gulung sampai ke siku.


" Ya ampun Ken Lo apa kabar. Kita udah gak ketemu hampir sembilan tahun kan " tanya Fayza, dengan menyeka sisa airmata nya


" Gue baik Fay. Oh iya ini anak Lo . Maaf yah Fay tadi gue benar-benar gak sengaja nyerempet si ganteng ini " ucap Kenzo dengan tangan nya mengusap kepala Regan.


" Iya Ken gapapa namanya juga musibah. Siapa yang mau " jawab Fayza


" Ibu sudah saling kenal yah sama om Kenzo. Tadi sebelum ibu Dateng aku ngobrol-ngobrol banyak oh iya Bu om Kenzo ini dokter loh. Hebat yah Bu " Regan bercerita penuh semangat 45


" Regan juga kalau udah gede bisa ko jadi dokter makanya Regan harus rajin belajarnya oke " ujar Kenzo


" Oke " jawab Regan sembari tersenyum sumringah


💫💫💫💫


" Gue kesini bukan mau nilai rumah Lo Fay " jawab Kenzo kemudian sambil terkekeh.


" Bentar yah gue bikinin minum dulu " setelah mengatakan itu Fay langsung menuju dapur. Meninggalkan Kenzo dan Regan diruang tamu. Dari dapur Fayza bisa mendengar suara canda gurau dari kedua laki-laki yang berada diruang tamu itu.


Nampak nya Regan sudah langsung sangat akrab dengan kenzo. Terbukti dengan dirinya yang terus menerus tertawa lepas. Dan terus mengajak Kenzo berbicara ala obrolan anak-anak


Fayza paham betul dengan sikap dan sifat Regan. Jikalau ia menyukai seseorang ia akan bertingkah sangat ramah dan manis. Namun jika ia tidak menyukai seseorang itu ia akan lebih banyak diam dan terkesan murung.


Fay sendiri tidak tahu kenapa Regan bisa langsung akrab dengan kenzo. Padahal dirinya baru kenal dengannya beberapa jam yang lalu. Mungkin insting nya bekerja dengan baik kalau Kenzo adalah pria yang sangat baik. Pikir fayza

__ADS_1


" Regan istirahat yah nak biar kondisi nya cepat pulih " perintah Fay


" Bentar lagi yah Bu aku masih pengen main sama om Kenzo " rengeknya


" Regan jangan panggil om lagi yah sekarang. Panggil papa Kenzo aja mau kan? " Kali ini Kenzo bersuara memerintah bocah kecil itu untuk memanggil nya dengan sebutan papa. Tentu saja hal itu disambut dengan bahagia oleh Regan.


" Beneran aku boleh panggil papa " tanya Regan dengan masih tersenyum


" Ya tentu boleh dong " jawab Kenzo tangan nya terulur membelai lembut kepala Regan.


" Asikkk aku punya papa "


" Sekarang Regan istirahat yah oke. Nanti malam kita jalan-jalan " ajak Kenzo kemudian. Lagi-lagi Regan dibuat senang bukan main. Karena baru kali ini ia akan merasakan pergi dengan sosok seorang ayah. Yah walaupun bukan ayah kandung namun itu cukup untuk mengobati rasa rindu dirinya yang ingin memiliki seorang ayah.


Setelah Regan sudah masuk kekamar nya. Tinggalah Fayza dan Kenzo yang duduk bersebelahan diruang tamu.


" Ken terimakasih banyak yah Lo udah bikin Regan seneng. "


" Lo kaya sama siapa aja sih Fay pake acara terimakasih segala. Itu emang niat gue pengen bikin Regan seneng "


" Oh iya Lo seriusan buka praktek di Surabaya Ken " tanya Fayza yang hanya diangguki oleh Kenzo. Yang sudah diketahui Kenzo memang berminat menekuni bidang yang digeluti ibu nya yakni seorang dokter psikolog. Dan sekarang Kenzo pun saat ini sudah menjadi seorang dokter psikolog


Lelaki itu pada akhirnya memutuskan untuk buka praktek di Surabaya. Dan membeli apartemen untuk tempat tinggal. Sedangkan dokter Melinda ibu kenzo masih menjalankan praktek nya di ibukota.


" Lo main lama-lama dirumah orang apa gak masalah sama pasangan Lo Ken " ucap Fayza dengan maksud menanyakan apakah Kenzo sudah beristri atau hanya menjalin kasih dengan seseorang


" Gue belum merit kali. Entah kenapa rasanya gue males aja merita sama cewek lain. Karena jujur aja hati gue masih terpatri untuk cewek masa lalu gue " ucap Kenzo tatapan nya masih tertuju pada Fayza.


" Cewek masa lalu Lo siapa " tanya Fayza


Cetaakk dengan gemas Kenzo menyentil kening Fayza. Sembari terkekeh. Sedangkan Fayza langsung mendengus sembari mengusap kening nya yang tadi kena sentilan.

__ADS_1


" Dasar lemot. Ya udah gue balik dulu kebetulan satu jam lagi gue ada janji sama pasien. Nanti malam gue kesini lagi mau ajak jalan-jalan Regan " setelah mengatakan itu Kenzo langsung pamit undur diri berjalan keluar dari rumah Fay dan masuk kedalam mobilnya.


Bersambung. .


__ADS_2