![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
💫💫💫💫💫
Marvel sedang mencoba membuka pintu kamar Fayza yang terkunci. Dengan segala menggunakan cara pada akhirnya pemuda itu berhasil membuka pintu kamar itu. Terlihat Fayza yang tak menghiraukan Marvel yang bisa masuk kedalam kamarnya.
Gadis itu tetap diam duduk meringkuk dipinggiran ranjang. Seketika itu Marvel berjalan mendekati gadis itu
Marvel ikut duduk disebelah Fay. Dengan segera lelaki itu mendaratkan bibirnya ke kening Fayza. Namun Fay masih tetap diam. Saat itu juga Marvel langsung membawa tubuh ringkih Fayza untuk masuk kedalam dekapan lelaki tampan itu.
Detik itu juga tangis Fayza pecah. Bahu nya bergoncang hebat ia menangis tersedu-sedu didalam dekapan Marvel. Satu tangan Marvel terus mengusap lembut punggung Fayza
" Yang sabar sayang, kamu masih punya aku mulai sekarang kamu harus bergantung sama aku " ujar Marvel lembut. Bibirnya terus menerus mengecup puncak kepala Fayza yang masih menangis
" Dengerin aku Fay. Kita buka lembaran baru yah. Jujur aku menyesal selama ini sudah menyakiti hati dan perasaan kamu. Aku baru sadar Mulai sekarang aku akan berubah menjadi pacar yang lebih baik buat kamu yah aku janji " ungkap Marvel dengan nada menyesal masih dengan memeluk tubuh Fayza
Seketika Fay mulai tenang mendengar ucapan yang dilontarkan Marvel. Entah kenapa ada rasa damai dihatinya dirinya menyadari walaupun ia membenci Marvel namun sebenarnya didalam hati kecil nya juga ada rasa cinta yang terselip karena dari awal Fayza mengakui sudah jatuh dalam pesona seorang Marvel Lazarus
*
*
💫💫💫💫
DUA MINGGU KEMUDIAN
Sesuai ucapan nya Marvel benar-benar menepati janji nya pada saat itu sewaktu dirinya berada dikamar Fayza. Sikapnya berubah sangat manis setiap hari nya ia akan menjemput dan mengantar kuliah Fayza. Tak hanya itu Marvel juga memberikan kartu ATM nya untuk memenuhi kebutuhan Fayza awal nya Fay menolak namun dengan sedikit pemaksaan dari lelaki itu akhirnya ia mau menerima.
Tak bisa dipungkiri Fayza juga membutuhkan uang. Niatan dirinya ingin bekerja pun dilarang oleh Marvel yang maka dari itu Marvel langsung memberikan kartu ATM nya kepada Fayza. Dan tak hanya itu Marvel juga sudah berubah tidak terlalu mengekang Dirinya. Bahkan Marvel sudah membolehkan Fayza untuk makan apapun yang fayza mau
Marvel juga membebaskan Fay untuk memakai pakaian yang ia suka kalau pergi ke kampus. Tentu saja hal itu membuat Fay sedikit lega dan senang seperti nya Marvel sungguh-sungguh akan berubah. Pikir fayza
Seperti saat ini Fayza dan Marvel sedang ada disebuah restoran. Sepulang nya kuliah mereka memutuskan untuk makan terlebih dahulu. Dan sampai saat ini pun Marvel masih memperlakukan Fay dengan sangat baik.
" Vel terimakasih yah kamu mau berubah buat aku " ucap Fay tulus
Mendengar itu Marvel langsung tersenyum lembut dan mengusap lembut rambut Fayza. " Karena aku sayang sama kamu Fay " jawab Marvel kemudian sontak Fayza langsung mengulum senyum dan menunduk ia takut Marvel akan mengetahui wajah nya yang sudah memerah dan salah tingkah
💫💫💫💫
__ADS_1
Pagi ini Fay ada kelas dikampus. Sedari tadi ponsel Marvel sama sekali tidak bisa dihubungi. Pasalnya Marvel berpesan tidak boleh berangkat sendiri kalau bukan dirinya yang mengantarkan. Sedari tadi Fay menimbang nimbang antara dirinya yang akan menunggu ponsel marvel aktif atau dirinya akan nekat berangkat sendiri karena mengingat juga waktu yang sudah mepet Fay juga takut terlambat.
Keputusan Fay akhirnya ia memilih berangkat sendiri. Kalau pun nanti Marvel akan marah Fay akan mencoba menjelaskan nya. Fay berangkat menggunakan ojek pangkalan yang berada tak jauh dari ujung rumah nya
Setelah dirinya sudah sampai depan kampus dan membayar ongkos ojek. Ia langsung berjalan memasuki area kampusnya. Namun dari kejauhan Fay melihat samar-samar sosok pemuda yang mirip dengan Marvel
Fay pun segera menghampiri sosok itu. Kala jarak nya sudah berdekatan tidak salah lagi sosok itu memanglah Marvel terlihat juga ada Dante dan Karel Sabahat Marvel
tapi tunggu. Fay juga melihat seorang perempuan dengan wajah yang sangat cantik ia mempunyai kulit putih bersih, hidung mancung, mata indah , rambut panjang kecoklatan. Terlihat sangat sempurna. Namun mata fay menangkap tangan gadis tadi yang sedang bertautan dengan tangan milik Marvel. Melihat itu Fay mengerutkan kening bingung
" Eh hai Fay kebetulan Lo ada disini " mendengar ucapan Marvel yang menggunakan kata Lo kembali membuat Fayza makin dibikin bingung
" Kenalin ini Diona Natasha tunangan gue " ungkap Marvel enteng
Deg!!
Tubuh Fay menegang kaku sesaat mendengar pengungkapan yang keluar dari mulut Marvel. Fay menggigit bibir bawahnya kuat menahan agar dirinya tidak meneteskan air mata
" A-apa tunangan? " Tanya Fay terbata raut wajah kaget masih terpancar
" Iya Diona ini tunangan gue dia baru balik dari Jerman. Kita tunangan saat gue masih SMA. Dan setelah itu Diona langsung terbang ke Jerman untuk kuliah disana " ucap Marvel lagi
Sebelum benar-benar pergi Karel sempat melirik kearah Fay yang ternyata sudah meneteskan air mata. Jujur saja Karel sangat kasihan dengan gadis di sampingnya dan detik itu juga Karel pun ikut pergi menyusul Marvel.
💫💫💫💫💫
Setelah mata kuliah nya selesai. Fay berniat akan menemui Marvel saat ini juga. Tadi nya Amanda menawari akan ikut menemani namun hal itu ditolak halus oleh Fayza. Dan pada akhirnya Amanda juga bergegas pulang kerumahnya.
Langkah lebar Fayza mengarah menuju gedung fakultas Marvel. Gadis itu mengedarkan pandangan nya mencari keberadaan lelaki itu. Dari kejauhan Fay melihat Marvel yang sedang berbincang bincang dengan teman-temannya sontak Fay berlari kecil untuk mendekat kearah marvel.
Marvel mengerutkan kening saat melihat Fay berada di gedung fakultas nya. Memahami itu teman Marvel yang tadi lagi asik mengobrol pun memutuskan untuk pergi. Dan menyisakan hanya ada Marvel dan Fayza.
" Ada apa " tanya Marvel ketus
" Lo jelasin sama gue sekarang juga siapa perempuan tadi " ucap Fay mata nya mulai memanas
" Udah gue bilang dia itu tunangan gue masih belum paham " ujar Marvel yang sedikit tersulut emosi. Sedangkan Fayza setelah mendengar ucapan Marvel ia hanya bisa terkekeh namun air matanya lagi-lagi jatuh menetes
" Begitukah terus Lo anggap gue apa hah. Dasar brengsek " umpat Fayza pelan namun tajam. Bulir air mata nya pun masih mengalir deras
__ADS_1
" Ya terus mau Lo apa. Lo mau tunangan juga sama gue hah. Inget Fay Diona hadir lebih dulu dari Lo dan jangan coba-coba rusak hubungan gue sama Diona " Marvel berucap dengan menatap Fay tajam
" Lantas sekarang Lo anggap gue apa vel " tanya Fayza lirih
" Gue anggap Lo tetap pacar gue. Tapi disisi lain gue juga tunangan diona " ucap Marvel kemudian
" Ha ha ha " Fayza seketika tertawa namun dibarengi dengan tetesan air mata mendengar kata yang baru saja Marvel ucapkan. Entah kenapa terasa sangat sesak
Detik itu juga tanpa mengatakan apapun Fayza berbalik arah pergi dari hadapan Marvel. Ia sedikit berlari kecil tujuan nya saat ini adalah ketaman belakang kampus yang nampak lumayan sepi. Disana dirinya menangis sesenggukan
" udah gak usah nangis. Mending gue Anter Lo pulang yuk " suara lembut dari Kenzo membuat Fay terjengit kaget gadis itu buru-buru mengusap air matanya asal menggunakan lengan
Tanpa menjawab Fay pun menyetujui ajakan Kenzo dengan cara mengangguk. Dan saat itu juga mereka berjalan beriringan menuju parkiran . Sesampai diarea parkir Fay langsung naik keatas motor sport Kenzo detik itu juga motor itu melesat membelah jalanan.
Namun Kenzo tidak membawa Fay pulang kerumah nya. Lelaki itu membawa Fayza masuk kedalam salah satu mall yang berada di ibukota.
" Fay kita jalan-jalan dulu bentar yah sekalian makan " ujar Kenzo
" Terserah Lo Ken " jawab Fay kemudian. Sebenarnya Fay juga saat ini merasa senang Kenzo mengajak nya jalan-jalan ia berfikir saat dirumah malah yang ada dirinya akan terus menangis.
Sesampai nya didalam mall tersebut. Kenzo mengajak Fay ke area Timezone. Pemuda itu mengajak Fay untuk bermain apa saja yang sekiranya seru
Benar saja sudah beberapa permainan yang mereka mainkan. Fay terlihat tertawa saat dirinya memainkan pump it up baik Kenzo maupun Fay seketika tertawa saat menggerakkan badan dan kaki mereka berdua diatas area dance tersebut
Namun tanpa mereka sadari. Ada tangan seseorang yang berhasil merekam kegiatan mereka dan memfoto keduanya menggunakan ponsel seseorang tadi. Setelah berhasil merekam si seseorang itu langsung mengirimkan nya ke nomor bertuliskan Marvel. Seketika itu senyum miring terukir disatu sudut bibir nya
" Ken berhenti dulu gue cape banget " ujar Fay ke Kenzo.
" Ah payah baru gitu aja udah cape. Ya udah mending kita cari makan yuk " ajak Kenzo kemudian lantas Fay pun hanya menuruti
" Howek howek. Ken makanan ini bikin gue mual " Fay seketika menutup mulut dan hidung nya menggunakan satu tangan. Dari tadi dirinya merasa mual kala mencium aroma sop iga yang tadi ia pesan
" Serius Lo mual. Sop iga kan menu favorit Lo Fay " ucap Kenzo . Benar yang diucapkan pemuda itu bagaimana Fay bisa mual nyatanya sop iga adalah makanan kesukaan nya sejak dulu
*
*
Pagi-pagi sekali Fay berada didalam kamar mandi. Dirinya merasa sangat mual. Dirinya juga merasa tidak enak badan. Fay keluar dari kamar mandi lantas matanya melihat kalender yang tertempel diatas tembok segera ia mendekati. Seketika ia baru sadar kalau dirinya sudah terlambat datang bulan Fay mulai gusar
__ADS_1
Bersambung. .