Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 61


__ADS_3

Happy reading ✓


Gedung-gedung pencakar langit terlihat menjulang tinggi seakan menjadi pajangan disetiap sisi jalan ibukota yang nampak mulai padat. Marvel duduk dibangku penumpang dengan adanya Regan disamping nya. Sedangkan ada seorang driver yang dengan sigap mengendarai laju mobil tersebut.


Kali ini tujuan nya adalah menuju ke gedung kantor perusahaan milik Lazarus company dimana ada Marvel sebagai sang CEO. Tak lama akhirnya mobil itu terparkir rapi disebuah baseman khusus hanya untuk kendaraan milik Marvel seorang.


Sontak langsung sang driver tersebut buru-buru membukakan pintu untuk Regan dan membantu nya untuk turun. Marvel sedari tadi merasakan ada yang aneh pada sikap putra nya tersebut menurutnya tidak seperti biasanya yang akan nampak ceria. Namun tidak saat ini Regan terlihat lebih pemurung seakan tidak bersemangat.


Setelah menaiki beberapa lantai menggunakan lift. Marvel dan Regan sudah Sampai didalam ruangan kerja milik Marvel. Sedangkan Regan memilih duduk dan masih menunjukan wajah tidak semangatnya.


Hal itu membuat Marvel penasaran. Ada gerangan yang membuat anak laki-laki nya itu nampak tak ceria. Apa yang menyebabkan semua ini. Dengan tersenyum lembut Marvel ikut duduk disamping Regan. Lalu satu tangannya mengusap pucuk kepala putranya.


" Hei ada apa. Dari tadi ayah perhatiin kayanya lagi ada yang jagoan ayah pikirkan " tanya Marvel akhirnya


" Selama ini aku gak pernah mendengar ibu menangis. Baru tadi malam aku mendengar nya. Dan itu semua aku yakin karena ayah kan " ucap nya tentu hal itu membuat senyum yang tadi Marvel sunggingkan lenyap begitu saja.


" Maksud kamu apa sayang " tanya Marvel seolah memastikan


" Aku tahu ibu menangis sedih itu karena ayah. Sebelum ayah datang ibu tidak pernah menangis atau sedih. Tapi sekarang semenjak ayah datang ibu sering menangis dan sedih. Itu bikin aku juga ikut sedih "

__ADS_1


" Ayah tolong jangan pernah sakiti hati ibu. Dia ibu yang baik buat aku. Kalo ada yang sakiti ibu itu artinya dia juga sakitin aku. Aku mohon ayah jangan pernah lagi buat air mata ibu keluar. Kalo ayah mau buat aku bahagia buatlah ibu bahagia juga. Tapi kalo ayah menyakiti ibu itu artinya ayah juga menyakiti aku "


Deg!


Hati Marvel bagai tercubit cubit sesaat setelah mendengar untaian kata yang baru saja anak kecil itu katakan. Marvel dibuat tercenung oleh Regan. Ia merasa dirinya adalah sosok seorang ayah yang begitu sangat jahat pada anak kandungnya sendiri.


Benarkah apa yang selama ini ia perjuangkan justru menyakiti hati Regan. Marvel seakan tersadar dengan tingkah lakunya selama ini. Ia langsung meraup wajahnya dengan kedua telapak tangan.


Detik berikutnya lelaki itu langsung mendekap tubuh kecil Regan untuk ia peluk. Tanpa disadari Marvel menetes kan air matanya. Ia masih memeluk Regan sembari menciuminya Marvel kali ini benar-benar merasa tertampar oleh sebuah kenyataan yang baru saja disadarkan oleh putranya sendiri.


" Maafkan ayah nak. Ayah benar-benar minta maaf udah nyakitin hati kamu " ucap nya dengan air mata yang masih menjalar dipipinya. Sedangkan Regan masih diam tak bergeming.


*


*


Sore harinya Fayza menyambut kedatangan mobil Marvel yang nampak sudah datang. Lalu munculah Marvel dan Regan berjalan menghampiri Fayza dan Kenzo yang sudah berdiri diteras rumah. Fayza langsung memeluk Regan menciumi nya dengan sayang.


Lalu selanjutnya Fay menyuruh agar Regan masuk kedalam kamar untuk mandi dan ganti baju. Hak itu langsung di iyakan oleh bocah laki-laki itu.

__ADS_1


" Ken , Fay boleh gue bicara sama kalian berdua "


" Mau ngomongin apa. Ngomongin tentang Lo yang akan ambil alih hak asuh Regan. Jangan mimpi selagi masih ada gue. Hal itu gak akan terjadi " ucap Kenzo dengan nada suara yang mulai meninggi. Untung saja saat ini Melinda sedang berada diluar negeri urusan dinasnya jadi tidak melihat adanya huru hara dirumahnya.


" Bukan hal itu. Gue mau ngomongin hal yang lain "


Pada akhirnya Kenzo mengijinkan Marvel duduk diruang tamu rumahnya. Dengan berkali-kali menarik nafas lalu kemudian Marvel meraup wajahnya dengan menggunakan kedua telapak tangannya.


" Gue cuma mau bilang sama Lo berdua gue minta maaf sebesar-besarnya. Gue sadar selama ini gue udah salah gue egois dan seenaknya sendiri "


Lagi-lagi Marvel menghela nafasnya panjang dan membuang nya kasar. Lalu arah pandangan nya menatap Fayza dan kenzo bergantian.


" Lo gak usah khawatir lagi Fay. Karena gue gak akan pernah ganggu hidup Lo lagi. Gue pengen lihat Regan bahagia itu artinya Lo juga harus bahagia. Dan gue juga gak akan seenaknya lagi soal Regan gue gak akan buat anak gue bimbang lagi. Dan gue harap lo berdua juga bahagia " ungkap Marvel pada akhirnya


Fayza dan kenzo hanya saling bertatapan. Keduanya masih terdiam Seakan sibuk mencerna ucapan yang dilontarkan oleh Marvel.


" Oke thanks vel gue harap Lo juga terus bahagia " ujar Kenzo kemudian


Dan setelahnya Marvel pamit undur diri dari hadapan kedua orang tersebut. Lagi-lagi Fay dan Kenzo saling menatap seakan tidak percaya dengan yang barusan ia dengar. Apakah itu artinya Marvel sudah tidak akan mengganggu kehidupan nya lagi. Fayza membatin

__ADS_1


Bersambung. .


__ADS_2