![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
💫💫💫💫💫
" Lo gak perlu lagi vel manjain Regan dengan cara seperti itu" tanpa basa-basi Fay langsung mengutarakan unek-unek nya. Mendengar itu Marvel langsung menaikan satu alisnya
" Maksudnya manjain gimana. Dengan gue beliin mainan untuk anak gue sendiri gitu? apa salahnya sih Fay gue mau bahagian Regan dan asal Lo tau yah Fay gue akan lakuin apa aja demi kebahagiaan Regan termasuk menuruti kemauan terbesar dia" jelas Marvel
" Maksudnya " tanya Fayza
" Lo gak bisa lihat kalau Regan itu pengen orang tuanya bersatu Fay. Dia pengen banget punya orang tua lengkap " ucap Marvel menjelaskan lagi
Fayza paham betul akan kearah mana percakapan yang diutarakan Marvel. Ia langsung mengehela nafas sepenuh dada dan membuang nya perlahan. Detik selanjutnya ia menatap Marvel lekat.
" Apa yang akan Lo rencanakan" tanya Fayza langsung ke intinya
" Gue gak merencanakan apa-apa gue cuma perduli sama kebahagiaan Regan itu aja " kilah nya
" Vel sebelum Lo hadir dikehidupan Regan. Dia udah bahagia apa lagi saat dia kenal sama Kenzo itu jauh membuat nya bahagia. Jadi please jangan membuat Regan bimbang " ujar Fayza dengan raut wajah serius
Tanpa mereka berdua sadari. Ternyata sudah ada Kenzo yang berdiri memperhatikan dua orang yang sedang duduk. Menyadari ada Kenzo Fayza langsung berjalan menghampiri Kenzo dengan senyum canggung dan dibalas senyum juga oleh lelaki itu.
" Kamu mau Dateng ko gak ngabarin dulu sih Ken " Tanya Fayza kikuk sejujurnya ia merasa tidak enak pada kenzo yang melihatnya sedang duduk bersama dengan Marvel.
" Aku sengaja biar surprise. Aku kangen sama Regan " jelas Kenzo tersenyum dan langsung mencium lembut kening Fayza.
Melihat adegan tadi. Marvel menatap tajam kearah keduanya dengan tatapan yang sulit untuk dijelaskan. Dada Marvel terasa panas walaupun ruangan cafe tersebut menggunakan AC namun agak nya tidak berpengaruh justru lelaki itu makin terasa terbakar kala mendapati Fayza dan Kenzo makin bercengkrama dengan mesra.
Tanpa mau berlama-lama Marvel memutuskan untuk segera pergi dari tempat tersebut. Dan memanggil Karel yang sedang asik mengobrol dengan indah disamping meja kasir. Menyadari itu Karel pun langsung berlari menghampiri Fayza dan Kenzo untuk berpamitan dan langsung mengejar marvel yang sudah keluar dari cafe terlebih dahulu.
Sepanjang jalan menuju hotel. Karel memperhatikan Marvel yang nampak uring-uringan tidak jelas. Entah apa yang membuatnya demikian bahkan lelaki itu nampak acuh saat ponselnya beberapa kali Terdengar berdering. Karel sempat melihat seseorang yang tadi terus menghubungi ponsel Marvel ialah Wilona.
__ADS_1
" Vel Lo gak ada niatan mau angkat telfon dari Wilona " suara Karel yang menyadarkan Marvel dalam kegundahannya.
" Rel kayanya gue mulai suka deh sama Fayza. Dari kemarin pikiran gue cuma ada Fayza Fayza dan Fayza aahh sial " gerutu Marvel dengan meraup wajah nya sendiri menggunakan kedua tangannya.
Mendengar pengakuan dari sahabatnya sekaligus bos nya. Tentu saja karel mengerutkan kening nya heran ia sama sekali tak habis pikir dengan sikap Marvel.
" Vel Lo jangan nyari gara-gara deh. Lo kan tau Fayza itu udah punya Kenzo bahkan kabarnya mereka akan menikah sebentar lagi. Ayo lah bro jangan lemah begitu dong " ucap karel namun hanya dibalas dengan hembusan nafas kasar yang di keluarkan oleh mulut Marvel
Sesampai nya dihotel tempat dimana mereka menginap. Marvel sangat kaget saat mendapati ada Wilona yang sudah duduk diatas ranjang kamar yang dihuni oleh lelaki tampan itu. Sedangkan Karel juga sudah masuk kedalam kamar hotel nya sendiri
" Wilona kamu kapan datang "
" Baru aja. Aku hubungin kamu tapi gak pernah kamu angkat " jelas Wilona sembari menghampiri Marvel dan satu tangannya mengusap lembut dada bidang Lelaki itu.
" Wil aku capek. Aku butuh istirahat " ucap Marvel pada akhirnya. Dan langsung melangkah menuju kamar mandi berniat untuk berendam agar bayang-bayang Fayza turut lenyap dipikirannya.
💫💫💫💫
Sedangkan Kenzo dan Fayza malam ini berada disebuah restoran dengan nuansa outdoor dengan lampu temaram membuat kesan romantis. Awalnya Kenzo mengajak Regan turut ikut serta namun nampak nya dengan dipengaruhi oleh indah Regan menolak ajakan papa nya. Ia bilang tidak mau mengganggu makan malam antara kedua orangtuanya.
" Kamu suka gak sama makanan nya " tanya Kenzo
" Suka lah apa lagi ini kamu yang traktir hehe " jawab Fayza terkekeh
" Fay aku mau minta persetujuan dari kamu. Gimana kalo kita menikah secepatnya dua Minggu lagi gimana " ujar kenzo serius
" Apa gak terlalu cepat Ken. Maksudnya apa kita gak terlalu terburu-buru "
" Lebih cepat kaya nya akan lebih baik sayang " jawab Kenzo yang langsung menyentuh pipi fayza dengan satu tangannya
Dengan salah tingkah dan malu-malu pada akhirnya Fayza dengan mantap mengangguk kan kepala tanda setuju. Tentu hal itu disambut senyum gembira oleh Kenzo.
__ADS_1
" Nanti aku akan kabarin mamah. Pasti dia seneng banget denger kabar ini " beritahu Kenzo sedangkan Fayza langsung tersenyum lembut
Satu tangan Kenzo terulur meraih satu tangan Fayza. Setelahnya ia membawa tangan wanita itu untuk ia cium. Tanpa Kenzo sadari Fayza sedang berusaha mati-matian mengendalikan debaran jantungnya yang berdetak tidak beraturan itu karena perlakuan manis Kenzo yang membuatnya demikian.
Setelah dirasa waktu sudah cukup malam. Kenzo memutuskan untuk menyudahi acara makan malam dengan Fayza. Dan setelah itu ia langsung mengantarkan wanita kesayangan nya pulang kerumahnya.
*****
Pagi-pagi sekali Marvel keluar dari dalam kamar hotel nya meninggalkan Wilona yang nampak masih tidur terlelap. Lelaki itu langsung menuju parkiran hotel menuju mobilnya dan mengarahkan kerumah Fayza. Ia berniat akan mengantarkan Regan pergi kesekolah.
Sesampai nya disana benar saja sudah ada Regan yang terlihat sudah siapa dengan balutan seragam sekolah serta tas yang sudah ia Gendong.
" Morning boy wah kayanya anak ayah udah siap nih. Gimana kalau ayah aja yang antar kamu ke sekolah " ajak Marvel dengan posisi yang sudah membungkukkan badan agar sejajar dengan Regan.
" Morning juga ayah beneran ayah mau antar aku kesekolah. Asiikk aku mau " jawabnya girang. Dan setelahnya nampaklah Fayza yang keluar dari arah dalam rumahnya membawa bekal makanan untuk ia serahkan pada Regan.
" Fay gue ijin hari ini mau antar Regan sekalian gue mau ajak Regan jalan. Gak masalah kan " tanya Marvel. Namun Fayza tidak menjawab ia malah terlihat sibuk memasukan kotak bekal kedalam tas putranya.
Dan setelahnya Marvel merangkul pundak Regan menunutun nya untuk masuk kedalam mobil. Perlahan mobil itu menjauh dari pandangan Fayza.
Tak lama sebuah mobil datang dan berhenti tepat didepan rumah sederhana milik Fayza dengan sang empunya yang juga keluar dari dalamnya. Kenzo tersenyum lembut kearah Fayza dan langsung menghampiri nya. Sebenarnya Fay kali ini merasa tidak enak kenapa untuk saat ini Kenzo juga ikutan datang dirinya merasa tidak enak jikalau Kenzo menanyakan soal Regan.
" Pagi sayang aku mau antar Regan ke sekolah. Regan belum berangkat kan " benar dugaan Fayza lelaki ini juga ingin mengantar Regan. Namun sangat disayangkan dia kalah cepat oleh Marvel.
" Tapi Ken Regan udah berangkat barusan " jelas Fayza
" Berangkat sama siapa "
" Sama Ma-marvel " jawabnya terbata sungguh Fay merasa tidak enak dengan situasi sekarang ini. Ia jadi serba salah
Kenzo langsung menunduk dan kembali tersenyum kearah Fayza. Lalu mengusap lembut kepala wanita itu.
__ADS_1
" Kamu gak perlu merasa canggung begitu dong. Aku gak marah ko " jelas nya tentu hal itu membuat Fayza bernafas lega.
Bersambung. .