![Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]](https://asset.asean.biz.id/terjerat-pria-manipulatif---tamat--.webp)
Happy reading ✓
💫💫💫💫💫
Langkah Fayza terhenti didepan sebuah pintu bercat coklat. Dengan menghela nafas sepenuh dada. satu tangan nya mengetuk papan kokoh didepannya.
Sekali ketukan dua kali ketukan tak ada respon dan ketiga kalinya. Netra nya bertubrukan dengan netra milik seorang wanita yang sangat Fay kenal.
Amanda menegang saat melihat Fayza ada diambang pintu kamar hotel. Sedangkan Fayza menatap kearah Amanda dengan sorot amarah yang siap meledak saat itu juga.
PLAAAKKK
Satu tangan Fayza melayang kepipi Amanda yang membuat wajah gadis cantik itu menoleh kearah samping.
Sedangkan Fayza Langsung menetes kan airmata menatap nyalang kearah sahabat yang sudah berhasil menorehkan luka dihatinya.
" Gue kira Lo beneran sahabat. Ternyata Lo musuh dalam selimut. Gue gak nyangka Lo sepicik ini dibelakang gue "
Dengan bibir bergetar Setengah mati Fayza mengucapkan itu. Sontak saja hal itu membuat Amanda balik menatap tajam kearah Fay detik kemudian satu sudut bibir Amanda terangkat keatas.
" Semua yang sedang Lo pikirkan tentang gue dan ka Marvel itu benar adanya. Gue emang berhubungan sama ka Marvel dibelakang Lo. Dan asal Lo tahu hubungan gue sama Marvel udah lumayan lama " ucap Amanda kemudian
" Apa Lo bangga sama apa yang udah Lo lakuin man " Fay bertanya dengan nada mengejek
" Asal Lo tahu ya Fay. Gue gak pernah sama sekali menyesal atau apapun itu udah ngelakuin ini dibelakang lo. Karena memang ini tujuan gue. Gue cinta sama ka Marvel dan gue gak perduli dengan siapa Lo Fay. Oh iya "
__ADS_1
Amanda menjeda ucapannya sejenak lalu kemudian tersenyum miring.
" Berhubung Lo udah tau tujuan gue. Gue mau kasih tau Lo kalo sebenernya yang udah nyebarin video asusila lo ke forum gosip kampus itu gue. Dan Lo tau pada saat itu gue udah berhubungan sama marvel. Gue berhasil ngambil video mesum Lo dari ponsel Marvel. Dan gue juga yang sering kirimin foto lo diem-diem saat lagi bareng Kenzo "
Mendengar semua pernyataan yang terucap dari lisan Amanda. Fay tak mampu lagi menahan serangan rasa sakit dan kecewa yang begitu dalam. Sampai-sampai bulir air asin sudah menjalar di pipinya. Fay tak sanggup untuk berkata-kata baginya hal ini sungguh amat sangat menyakitkan dikhianati oleh sahabatnya sendiri
Perut Fayza terasa semakin sakit. Sesekali ia meringis dan mencengkram kuat perutnya yang sudah membesar. Namun dirasakannya rasa sakit itu semakin menjadi jadi. Hingga membuat keringat jagung menyumbul dipelipisnya .
" Akkhh sakit " ucap Fay merintih, namun sialnya Amanda justru acuh dengan rintihan Fayza. Justru wanita itu malah masuk kembali kedalam kamar dan menutup pintu meninggalkan Fay yang mulai limbung.
Fayza tidak mampu lagi menahan rasa sakit yang ia rasakan. Rasa nya untuk melangkah saja sudah tidak kuat. Ia menjatuhkan diri dilantai lorong hotel lorong tersebut. Sembari terus menerus memegangi perutnya.
" Fayza astaga Lo kenapa " ya itu suara Karel. Lelaki itu nampak nya datang tepat waktu.
" Ayo kita kerumah sakit " ujar karel dan langsung membopong tubuh Fayza. Dengan susah payah lelaki itu membawa tubuh ringkih itu keluar dari gedung hotel tersebut dan membawanya masuk kedalam mobil. Beruntung nya lokasi hotel dan rumah sakit tak begitu jauh. Dengan secepatnya Karel melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat.
" Dokter, suster tolong " teriak Karel panik, sembari membopong tubuh Fayza, sedangkan gadis itu nampak sudah lemas hanya deru nafasnya yang naik turun. Tak berselang lama Fayza berhasil masuk keruang pemeriksaan.
Langkah Karel mondar mandir tak tentu arah. Ia terlihat cemas sedari tadi ia menghubungi Marvel pun tak tersambung. Jujur saat ini Karel begitu sangat marah pada lelaki itu. Karel bersumpah sampai ada apa-apa dengan Fayza ia tak segan-segan untuk mematahkan leher pemuda itu.
" Dokter bagaimana keadaan nya" tanya Karel saat melihat seorang dokter keluar dari ruangan yang fayza tempati
" Apa anda suaminya " tanya dokter tersebut
" Bukan saya temannya. Saya sudah menghubungi suaminya untuk datang kesini. Sekiranya ada tindakan yang harus dilakukan, lakukan saja dok kalau untuk kebaikan Pasien " jelas karel
__ADS_1
" Begini , saat ini pasien Sepertinya akan melahirkan awal. Usia kandungan nya baru 8 bulan. Namun pasien mengalami kontraksi hebat. Jadi mau tidak mau dia harus melahirkan saat ini juga " dokter menjelaskan
" Lakukan saja dok. Apa yang sekiranya baik " ujar karel. Setelah ada keputusan persetujuan. Fayza pun ditindak lanjuti. Ya gadis itu terpaksa harus melahirkan dengan usia kandungan yang masih 8 bulan. Banyak faktor yang membuat hal itu terjadi. Bisa karena penyakit yang disebabkan bakteri, gaya hidup seperti peminum alkohol atau makanan tidak sehat, dan faktor lain seperti. Stres dan tekanan psikis
Karel kembali menghubungi marvel namun sial lagi-lagi ponsel nya tidak dapat dihubungi " **** " umpat Karel kesal. Tak putus asa karel terus mencoba lagi dan lagi menghubungi sahabatnya itu. Dan pada akhirnya oons nya terhubung dan detik itu juga Marvel menjawab panggilan dari Karel.
" Hmm apa " ucap Marvel diseberang sana
" Lo dimana anjing. Gue minta Lo sekarang kerumah sakit xx sekarang juga. Istri Lo melahirkan dan Lo susah banget dihubungi bajingan Lo "
sambungan segera diputus oleh Karel. Terlihat jelas air wajah lelaki itu yang sudah merah padam akibat rasa emosi nya yang tertahan. Kalau saja bukan didalam rumah sakit. Sudah dipastikan ia akan berteriak mengumpati Marvel. Namun sayangnya karel harus menahan semua itu untuk ketenangan lingkungan rumah sakit.
Dengan nafas naik turun Marvel menghampiri Karel. Dan detik itu juga.
Bugghh Bughh. Tanpa basa-basi lagi Karel melayangkan tinjuan kewajah Marvel. Lelaki itu terhuyung akibat serangan dadakan yang diberikan oleh Karel.
" Laki-laki pecundang Lo. F u c k " umpat Karel
Namun Marvel hanya diam. Ia tidak berkutik sama sekali.
" Kalo Lo emang gak cinta sama Fayza. Setidaknya Lo pikirin bayi yang ada diperut Fayza vel. Itu darah daging Lo bangsat " ucap karel dengan nada penuh emosi
Marvel tidak mengeluarkan suara. Dirinya justru sibuk mencerna ucapan karel barusan. Iya benar kenapa dirinya sama sekali tidak pernah memikirkan anak yang ada dalam kandungan Fayza. Seketika ia seperti sadar dengan dirinya. Kenapa disaat sudah seperti ini naluri kebapakan nya muncul. Mata Marvel mulai berkaca-kaca sontak ia mendongakan wajah keatas mencegah agar air matanya tidak jatuh. Lalu ia menghela nafas panjang dan membuang nya kasar.
Bersambung. .
__ADS_1