Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]

Terjerat Pria Manipulatif [ TAMAT ]
Bab. 55


__ADS_3

Happy reading ✓


💫💫💫💫💫


Perjalanan kenzo dan yang lainnya nampak lancar dan mulus tak ada halangan ataupun arah melintang. Fayza maupun Kenzo masih terdiam seakan sedang fokus menelisik jalanan didepan. namun tidak dengan seseorang yang berada di bangku belakang nampak indah dan regan asik bercanda ketawa ketiwi.


Kenzo memilih meminggirkan mobilnya kesebuah warung yang menjual aneka makanan dan minuman.


" Kita istirahat dulu yah sambil makan takut kalian pada lapar " ujar Kenzo tersenyum lembut. Kemudian ia langsung turun dan seperti biasa ia langsung membukakan pintu untuk Regan dan membantu bocah kecil itu turun.


Kenzo dan Regan nampak jalan berdampingan. Sementara Fayza dan indah mengekori dibelakangnya


" Ka Kenzo baik yah. Dia keliatan tulus sayang sama Regan dan ka Fayza. Kapan yah aku bisa dapetin cowok kaya ka Kenzo " ucap indah yang hanya dibalas dengan senyum oleh Fayza.


" Gue doain Lo secepatnya dapetin cowok yang tulus dan mau Nerima Lo apa adanya " jawab Fayza dan langsung menggamit lengan adik perempuan nya untuk segera menyusul Kenzo dan Regan yang sudah masuk kedalam kedai tersebut.


Setelah cukup lama menghabiskan waktu di kedai itu. Kenzo memutuskan untuk beranjak berniat akan melanjutkan perjalanan nya kembali. Karena dirasa juga perjalanan nampak masih jauh dan panjang.


Setelah keluar dari kedai tersebut. Nampak dipinggir jalan ada ramai-ramai orang berkerumun. Dengan rasa penasaran Fayza lari terlebih dahulu guna melihat ada apa.


Sesampai nya di TKP ia langsung terlonjak kaget mulut nya ia tutup menggunakan satu tangannya.


Fayza begitu jelas melihat ada seorang perempuan dengan kondisi hamil besar sedang mendapat perlakuan kasar dari seorang laki-laki. tanpa belas kasih lelaki itu terus menerus memukuli tubuh wanita yang sudah jatuh tersungkur dengan terus memegangi perutnya. Sedangkan orang-orang sekitar mencoba melerai dan berusaha menyudahi pertikaian tersebut.

__ADS_1


Fayza sangat amat terkejut melihat perempuan yang tadi. Fay langsung mengucek kedua netranya memastikan bahwa dirinya tidak salah lihat. Perempuan tersebut terlihat masih menangis meraung-raung. Dengan bibir bergetar Fayza memberanikan diri memanggil si perempuan tersebut.


" Amanda " panggil Fayza dan benar saja perempuan tadi langsung menolehkan wajahnya yang nampak sudah memar kearah Fayza. Mata keduanya saling menatap satu sama lain.


Dan tanpa diduga Amanda langsung merangkak cepat dan bersimpuh dikaki Fayza. Ia menangis sejadi-jadinya


" Fay to-tolongin gue " ujarnya dengan suara Isak tangis. Namun detik itu juga tangan kekar seorang laki-laki yang tadi menghajar Amanda meraih tubuh wanita hamil itu. Lagi-lagi ia terus memukuli Amanda tanpa ampun.


Pekikan suara amanda yang merintih membuat Fayza tidak tega. Dengan cepat Fayza mendorong laki-laki yang masih asik menganiaya tubuh ringkih Amanda.


" Lo gak punya otak yah. Apa Lo gak liat dia lagi hamil " seloroh Fayza membentak kearah lelaki tersebut.


" Lo siapa jangan ikut campur. Dia emang pantes dapetin itu " jawabnya kemudian


" Sialan Lo "


PLAAAKK. Wajah Fayza tertoleh kesamping ia meringis menahan perih yang menjalari pipinya. Ia langsung mengarahkan tatapan nya sembari memegangi pipinya menggunakan satu tangan.


" Lo masih mau nantangin gue hah " ucap lelaki itu karena melihat tatapan yang dilayangkan Fayza sangat tajam kearahnya. Detik berikutnya tangan lelaki itu akan kembali melayangkan tamparan kedua namun hap. Tangan itu berhasil digenggam oleh Kenzo yang juga sudah melotot kearah nya.


Dengan cepat Kenzo menghempaskan tangan tersebut dan tanpa aba-aba lagi.


Buughhhh bugghh Kenzo melayangkan tinjuan keras kewajah pria tersebut. Sampai-sampai si pria jatuh terjungkal. Kenzo langsung menerjang tubuh si pria itu dan terus menerus memberikan pukulan dan tinjuan.

__ADS_1


Kilat amarah tergambar jelas terpancar dimatanya. Bagaimana tidak marah ia melihat lelaki ini dengan sadis menampar pipi Fayza. Melihat itu Fay panik melihat Kenzo menghajar lelaki itu dengan membabi buta. Dengan dibantu oleh orang-orang yang berada disitu. Keduanya berhasil dipisahkan.


Dan detik berikutnya Kenzo langsung mengeluarkan ponselnya dan menghubungi polisi. Kenzo akan membuat lelaki itu dijebloskan ke penjara baginya hal itu sangat mudah untuk nya.


Dan benar saja tak lama datanglah mobil polisi dan dengan semua bukti polisi langsung meringkus si lelaki kasar tersebut. Dan detik selanjutnya Kenzo merangkul bahu Fayza dan ingin membawanya pergi dari tempat itu. Namun langkahnya terhenti kala Amanda memegang kaki Fayza terlihat wanita itu sudah menangis.


" Fay maafin gue. Ampuni gue Fay " ucap Amanda dengan Isak tangis.


Fayza menatap Amanda dengan perasaan campur aduk. Ada rasa benci, kecewa, marah dan prihatin campur menjadi satu. Ia langsung mengehela nafas panjang dan membuang nya perlahan.


" Gue nyesel Fay udah jahat sama Lo gue bener-bener minta maaf " ucapnya lagi. Namun Fayza masih tidak bergeming seakan mulut nya susah untuk berkata. Sedangkan Amanda masih tetap dengan isakan tangisnya.


Dan fakta yang terjadi ialah. Keluarga Amanda beberapa tahun silam sempat mengalami kebangkrutan. ayahnya memilih bunuh diri karena merasa terguncang mengalami hal demikian dan ibunya pada akhirnya terkena gangguan mental. Tinggalah Amanda dengan saran pamannya ia dinikahkan dengan seorang pria yang menurutnya bisa membantu perekonomian untuk menunjang hidup Amanda.


Namun sangat disayangkan. Ternyata si pria tersebut adalah tipe manusia tempramen ia tak segan-segan untuk menganiaya Amanda bahkan hinaan dan cacian adalah makanan sehari-hari yang Manda rasakan. Seperti saat ini disaat dirinya sedang hamil pun sang suami masih terus saja tega memukulinya. Dengan alasan yang tidak jelas. Ataupun masalah sepele


" Fay gue udah gak punya siapa-siapa lagi. Tolong bawa gue Fay gue takut " ujar Amanda merengek sesenggukan


" Sorry Manda. Kali ini gue melarang Fayza nolongin Lo. Gue cuma bisa bantu lo ini ambil dan gunain dengan baik " kali ini Kenzo yang menjawab. Tak hanya itu Kenzo juga memberikan beberapa lembar uang untuk ia berikan pada Amanda. Dari tampilannya yang terlihat compang camping Kenzo bisa menilai Kalau Amanda sedang kesusahan urusan finansial.


Dan setelah memberikan paksa pada Manda. Kenzo langsung bergegas pergi dengan tetap merangkul bahu Fayza dan masuk dalam mobil yang sudah ada indah dan regan. Tak lama mobil itu melaju meninggalkan TKP dengan Amanda yang menatap nya sendu.


Bersambung. .

__ADS_1


__ADS_2