Terjeret Ranjang Balas Dendam Mr. Lewis

Terjeret Ranjang Balas Dendam Mr. Lewis
Bab 13 ~ Pintu Misterius


__ADS_3

"Aaakh!" teriak Nesha terpeleset hingga terjatuh dengan kening membentur ujung bathub. Nesha masih sadarkan diri sempat merasai darah segar yang mengalir dengan rasa perih yang luar biasa.


Nesha mengerjabkan matanya beberapa kali saat tiba-tiba pandanganya mulai buram, hingga akhirnya Nesha kehilangan kesadarannya di dalam toilet penjara tersebut.


Beruntung teriakan Nesha terdengar oleh seorang pengawal, pengawal itu langsung mengecek apa yang terjadi, dan betapa kagetnya dia saat melihat Nesha yang terbaring tak berdaya di lantai dingin toilet dengan darah yang mengalir deras dari keningnya yang terluka.


Pengawal itu reflek membawa Nesha ke ruangan khusus yang ada di markas, ruangan yang mereka sulap bak ruangan operasi di rumah sakit. Karena di ruangan itulah mereka akan ditangani bila mengalami luka tembak maupun lainnya. Karena rumah sakit adalah pantangan terbesar bagi mereka, kecuali sudah sangat mendesak.


Salah satu dari pengawal adalah mantan Dokter, dia adalah Dokter namun tidak diperlukukan adil. Hingga akhirnya dia pun keluar dari pekerjaannya dan bertemu dengan mister Lewis.


"Bukankah dia tahanan Mister Lewis. Apakah perlu ditangani?" tanya sang pengawal ragu untuk mengobati Nesha.


"Karena tahanan Misterlah kita harus memastikan dia baik-baik saja, karena hanya Mister yang berhak akan nyawa tahanannya. Sekarang cepat kau tangani dia," terang pengawal satunya.


"Baiklah," jawabnya langsung menangani keadaan Nesha.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, Nesha pun selesai diobati dengan perban yang membungkus keningnya yang terluka. Nesha masih beruntung karena luka itu tidak terlalu parah dan hanya merobek kulitnya saja.


Setelah Nesha sudah ditangani, kedua pengawal itu pun membiarkan Nesha yang pingsan untuk beristirahat di dalam ruangan khusus tersebut.


Malam harinya, barulah kedua mata Nesha mengerjab perlahan hingga terbuka. Nesha melihat ke sekeliling, akan tetapi pandangannya masih buram. Sepersekian detik kemudian barulah Nesha dapat memandang dengan jelas, "Aku di rumah sakit?" tanya Nesha pada dirinya sendiri seraya mengangkat tangan dan meraba perban di keningnya.


Nesha berusaha bangkit secara perlahan. Rasa hangus membuatnya langsung meraih gelas di nakas dan langsung meneguknya habis. Setelah merasa lebih baik, saat itu pula Nesha teringat kalau sebelumnya dia terpeleset dan terjatuh di kamar mandi.


"Sudah sehancur ini, bagaimana mungkin aku tidak juga mati?" Nesha heran dengan dirinya sendiri. Hidup di posisinya saat ini benar-benar sangat melelahkan.


Di tengah malam itu, tidak mungkin pengawal belum tertidur. Kabur, ya, itulah yang ada di pikiran Nesha saat ini.


Namun, bukan kabur dan pergi dari Mansion itu. Melainkan kabur dari markas dan kembali ke Mansion. Nesha bermaksud ingin melihat sang adik, entah bagaimana keadaan Diya saat ini. Tapi, Nesha berharap Diya baik-baik saja. Tidak ketakutan seperti saat diperkosa untuk pertama kalinya.


Sayangnya, Nesha tak bisa keluar dari markas karena ada tiga orang pengawal bertubuh tinggi dan kekar yang berjaga di pintu satu-satunya di markas tersebut. Nesha pun mengurungkan niatnya untuk kabur.

__ADS_1


Nesha lebih memilih menyusuri lorong markas. Ada begitu banyak ruangan yang di dalamnya pasti ada pengawal, Nesha harus sangat berhati-hati, jangan sampai ketahuan.


Nesha terus menelusuri lorong hingga tiba diujungnya. Entah sudah sejauh apa Nesha berjalan. Di ujung sana, ada sebuah pintu yang membuat Nesha penasaran. Entah kenapa Nesha ingin masuk ke dalamnya. Pintu itu seakan punya magnet yang dapat menariknya.


Hingga tanpa sadar, Nesha sudah berada di depan pintu tersebut. Nesha memutar ganggang pintu itu, sayangnya pintu yang terbuat dari baja itu tak dapat dibuka dengan mudah. Ada sebuah alat pendeteksi di sampingnya, Nesha tak berani menyentuhnya. Tapi, dia benar-benar dibuat penasaran, hingga akhrinya memutuskan untuk menyentuhnya.


"Apa yang kau lakukan?"


.


.


.


Apakah kalian masih bingung kenapa Lewis bisa begitu? Kalau kalian sudah baca novel sebelumnya yang berjudul Terjerat Ranjang Hangat Si Culun Seksi, Othor yakin kalian tahu sesuatu dibaliknya. Mudah banget loh😍

__ADS_1


Untuk yang tidak tahu, tenang saja. Bentar lagi akan Othor bongkar. Janji deh ini novel nggak akan bertele-tele🤭. Asal jangan lupa dukungannya ya😘


__ADS_2