
Dylan memandang langit kelabu dari pack house nya sesekali menghela nafas berat. tadi Joe abdi sanga Ayah sudah datang menemui nya dan mengatakan bahwa sang Ayah ingin bertemu dengan nya. Enggan, itulah saat ini ia rasakan. Dylan sangat membenci pria tua itu.
Bagaimana bisa pria tua tersebut memiliki keinginan menikah lagi, sedangkan belum genap sebulan semenjak kematian sang ibu.
Dylan benar benar tak mengerti apa yang dalam pikiran ayahnya.
flashback on
"ayah, aku tidak akan menyetujui keinginan ayah. ibu belum sebulan meninggalkan kita dan ayah ingin menikah lagi? ckck benar benar pria tua menjijikkan. apa hanya wanita dan wanita saja dalam otak mu ha?" Dylan menentang keputusan ayahnya.
"hentikan itu Dylan. aku ini adalah Alpha di Werbor pack dan keputusan ku sudah bulat. aku tidak menerima penolakan." tegas Rey, Ayah Dylan.
"cih, sebentar lagi aku juga akan menjadi Alpha di sini. dan setelah itu ku pastikan kau dan wanita ular itu akan segera angkat kaki dari Werbor pack." ancam Dylan
flashback of
krieeet
__ADS_1
pintu ruangan Dylan di buka seseorang. Dylan menoleh ke samping, acuh dengan siapa yang datang.
"hei man, sampai kapan kau terus begini?" Nicho sahabat sekaligus calon Beta di Werbor pack. ia akan di angkat bersamaan dengan penobatan Dylan sebagai Alpha.
Dylan bergeming, menanggapi omong kosong hanya akan membuang waktu nya saja.
Nicho berjalan dan berdiri sejajar dengan Dylan. pria itu juga menikmati langit kelabu di atasnya.
"kurasa badai akan menyapa Werbor pack" ujar Nicho, dia menyedekap kan tangan nya di dada.
Dylan masih setia pada keheningan dirinya. merasakan angin dari hutan membelai wajah tampannya.
"aku tidak percaya" sahut Dylan datar
"apa kau yakin? aku sangat percaya. aku baru saja menemukan mate ku. ternyata menemukan sebagian dari diri kita itu sangat indah. dunia seakan berhenti berputar dan pandangan mu hanya akan berfokus pada wajahnya, dan seketika itu juga dia adalah wanita tercantik yang pernah kau temui" jelas Nicho sambil memejamkan matanya. bayangan mate nya yang tersenyum membuat hatinya menghangat.
"cih, omong kosong apa ini? membuang buang waktu ku saja" Dylan mencibir melihat tingkah Nicho. apa Nicho baru saja berdongeng? entahlah.
__ADS_1
"aku tidak mungkin berkata tanpa adanya bukti yang real dan itu terjadi padaku" sahut Nicho tak terima.
"karena kau mempercayai mitos itu, maka mate mu itu ada" Dylan memberikan tekanan mengejek pada kata mate.
"hei man, seorang warewolf itu di takdirkan bertemu dengan mate nya, cepat atau lambat, percaya atau tidak" Nicho berkata sambil berjalan menuju sofa ruangan Dylan.
"mengenai pernikahan ayah mu, apa kau sudah mengambil keputusan?" Nicho bertanya dengan sedikit hati hati. sebab geraman Dylan dapat terdengar oleh pendengaran nya yang tajam.
"aku tidak akan memberikan apapun bahkan melirik saja aku tidak akan melakukan nya" Dylan memberi tekanan emosi pada tiap kata yang ia ucapkan.
"walaupun begitu ku rasa Alpha akan tetap menikahi Martha" Nicho menatap punggung Dylan yang bergetar. Nicho tahu bahwa saat ini Dylan sangat marah besar pada Alpha.
secara, ibunya, Jenn baru saja meninggal terbunuh oleh hunter karena menyelamatkan Martha. walaupun para hunter sudah di habisi oleh kaum nya bahkan sampai menyerang markas besar mereka. namun tetap saja itu tidak meredakan kemrahan di hati Dylan. di tambah ayahnya akan menikah dengan Martha.
Dylan beranggapan kematian ibunya di sebabkan oleh Martha. Jenn memang seorang Luna yang baik hati, jadi ia tidak akan tega melihat kaum nya di siksa oleh para hunter sialan itu. namun Jenn juga tak menyadari nyawanya terancam, sampai akhirnya peluru silver menembus organ vital nya.
"jika bukan karena menyelamatkan wanita ular itu, ibu masih bersama ku saat ini. melihat putra nya di nobatkan menjadi orang tertinggi di Werbor pack. namun, wanita ular itu mengacaukan segalanya." Dylan mengepalkan tangan nya hingga buku buku jari nya memutih.
__ADS_1
"aku akan membuat wanita itu hidup di neraka, bahwa menikah dengan ayah ku adalah keputusan yang salah. mereka berdua akan merasakan sakit yang sebenarnya" Dylan menyringai menunjukkan sosok aslinya.