
Dylan dan Fatel duduk berhadapan di sisi api unggun kecil di tengah-tengah mereka. hening sudah berkuasa sejak belasan menit yang lalu, baik Dylan atau pun Fatel membungkam mulutnya enggan memulai percakapan.
suara api yang memakan kayu terdengar mendominasi, Dylan tidak tahan dengan situasi sekarang, dia menarik nafas panjang
"Kemana kau selama sepuluh tahun ini? kenapa kau mau saja ikut dengan pria berambut emas itu? apa kau bisa menjaga diri bersama dengan pria itu? kau makan apa selama ini? kau baik-baik saja? kau tidur bersama nya atau tidak? " Dylan terengah-engah setelah menyelsaikan pertanyaan nya dan menatap Fatel yang ternganga mendengar pertanyaan Dylan yang bagai rintik hujan bahkan lebih.
"maaf" Dylan merasa canggung dengan situasi nya, seharusnya ia tak bertanya seperti itu pada Fatel.
"sepuluh tahun, aku kabur dari kerajaan langit. tujuan ku adalah Werbor pack. Di dalam hutan sendirian, aku malah terjebak di dalam danau para Elf, cukup lama aku berada di sana hingga akhirnya aku berhasil melarikan diri. aku tidak tahu bagaimana persis nya aku bisa sampai di tepi sungai. Aku melihat Xi sedang terluka, aku membantu menyembuhkan luka nya." Fatel menjeda ucapannya
"Xi menawarkan akan mengajarkan ilmu pada ku, namun selama sepuluh tahun harus bersama nya dan tidak boleh kemana-mana. aku awalnya menolak," Fatel menarik nafas dalam "karena memikir kan mu" Fatel memelankan suaranya, namun cukup terdengar oleh Dylan, membuat pria itu tersenyum senang.
"namun, ia mengatakan akan membantu mengetahui siapa sebenarnya aku. setelah sepuluh tahun aku akhirnya mengerti siapa aku sebenarnya, dan mengetahui mengapa dulu aku di perebutkan. ternyata aku sangat berharga"
"tepat saat aku akan pergi meninggalkan Xi dan kembali pada mu, kau mereject ku. tapi aku sadar bahwa kau tidak salah, dan aku lah yang salah terhadap mu"
Dylan mendekat dan duduk di samping Fatel, dia menggengam erat tangan Fatel
"maaf, andai saja aku lebih bersabar untuk mu, mungkin sekarang tak ada kendala bagi kita"
Fatel melepaskan tangan Dylan
"kini kita tidak ada apa-apa Dylan, ku mohon menjauh dari ku" Fatel memaling kan wajah nya, mulut dan hatinya bertentangan.
"sekarang memang tidak ada ikatan mate antara kau dan aku, namun aku mencintai mu. tidak cukup kah rasa cinta ku untuk mempertahan kan mu" Dylan tidak menyerah, dia sangat mencintai Fatel dan tidak dapat memungkiri hal itu
__ADS_1
Fatel tak menjawab.
"malam sebelum aku mereject mu, Luna bilang bahwa kau tidak dapat ku tunggu dan ku harap kan lagi. ia meminta ku mereject mu dan mencari mate baru. aku melakukan nya, namun kenyataan nya kau masih dapat ku harapkan. aku menyesal mungkin itu adalah penyesalan paling menyakitkan seumur hidup ku"
Dylan memeluk Fatel, wanita itu berusaha memberontak
"sstt... biarkan begini sebentar saja" Dylan menghirup aroma Fatel meski tak semenyengat saat Fatel masih matenya.
"aku ingin hidup lebih lama untuk mu sekarang, namun aku tidak bisa. kutukan ini hanya akan bertahan tak lebih dari 7 bulan, karena aku tak bisa hidup tanpa seorang mate. " mendengar itu, Fatel tak dapat menahan air matanya
"ini sudah 5 bulan sejak hari itu, tinggal 2 bulan tersisa, biarkan aku merasakan bahagia selama sisa hidup ku. meski kau membenci ku, namun ku mohon berpura-pura bahwa kau mencintai ku sepenuh hati mu, jangan tunjukan jika kau tak mencintai ku" Dylan menengadah menahan air matanya.
"bagaimana bisa aku membenci mu. aku mencintai mu dan merindukan mu. jika aku bahagia bersama mu, itu bukan sebuah sandiwara ku saja, aku sungguh merasakan itu. aku akan melakukan apapun untuk mu, ini semua salah ku, maafkan aku"
Fatel memeluk erat Dylan, rasa menyesal itu sungguh menyakitkan, andai dia tak memikirkan egonya, Dylan tak akan berakhir seperti ini.
"lahirkan seorang anak untuk ku"
Fatel menelan salivanya mendengar ucapan Dylan, dari raut wajahnya Dylan bersungguh-sungguh mengatakan hal tersebut.
"iya" Fatel menjawab sambil mengangguk mantap.
"terimakasih" Dylan kembali memeluk Fatel erat. perlahan ia menyatukan bibir nya ke bibir Fatel. Dengan senang hati Fatel menerima perlakuan Dylan, malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk mereka berdua
Dari kejauhan, Xi tak benar-benar mengalah. ia mengawasi Fatel. Semua yang di lakukan Fatel dan Dylan tak luput dari pandangan nya termasuk sekarang. Xi menghela nafas lelah, Fatel masih mencintai pria itu. Dia merasa bersalah karena menghancurkan kehidupan orang lain dengan menyembunyikan Fatel. Dia memang sudah tertarik dengan Fatel sejak pertama kali bertemu dan bertekad akan memiliki Fatel seutuhnya.
__ADS_1
Xi juga membunuh Chris dan berbohong bahwa Chris menyerah begitu saja, dia memanipulasi seluruh jejak Fatel terhadap setiap orang yang mencari Fatel.
sekarang dia merasa sangat hina. Dia tidak tahu harus menebus nya dengan hal apa, jika Fatel tahu tentu saja Xi akan terbunuh di tangan gadis yang ia cintai hanya dengan egonya. Dia menghancurkan kebahagiaan Fatel, dia tak sadar bahwa jika memang dia mencintai Fatel secara tulus harusnya membiarkan Fatel bahagia dengan keputusan nya
Tak tahan dengan rasa sakit di hatinya, Xi menghilang pergi dan berjanji tidak akan mengusik kehidupan Fatel selamanya.
_
_
_
Kelahiran putra tunggal Dylan dan Fatel menghapus kutukan atas Werbor Pack, karena berhasil menghapus kutukan Luna menetapkan putra mereka adalah Alpha di Werbor Pack
kelahiran putra nya membuat Fatel tak dapat menahan rasa haru, bahagia dan sedih nya, bahagia karena apa yang Dylan ingin kan terkabul, sedih karena Dylan tak dapat melihat putra nya bertumbuh dan berkembang
Andai Dylan dapat melihat kelahiran putranya, Fatel yakin akan lebih bangga dari pada dirinya. Kehidupan singkat Dylan membekas kan segores luka dalam di hatinya, menghabiskan sisa hiduo Dylan selema dua bulan terasa amat sangat singkat bagi Fatel. Ingin rasanya Fatel melawan takdir, namun ia hanya dapat meratapi dan melepaskan kepergian Dylan dengan hati terbuka
Fatel memeluk bayinya erat dan mengucapkan kata maaf serta penyesalan ribuan kali kepada putranya.
tangisan bayi itu nyaring terdengar. seluruh Imorland, termasuk Klan Warewolf menghormati bayi tersebut. dalam tubuhnya mengalir empat darah yang berbeda, menjadikan nya makhluk abadi dan terkuat. kekuatan nya akan membawa Imorland menjadi negeri tanpa cela, kehormatan nya menjadi kan dirinya makhluk sempurna dengan kewibawaan tiada tara.
meski masih bayi, kekuatannya sudah dapat terlihat lewat pancaran mata indahnya. Fatel berharap anak nya kelak dapat melebihi kekuasaan Dylan, membawa perdamaian antara setiap klan maupun makhluk kerajaan langit, dengan kedudukan yang setara dengan para malaikat.
Dia akan menjadi Alpha terkuat, dengan julukan King of king from Warewolf atau
__ADS_1
The King Warewolf.