
Hari telah berganti, kemarin pangeran Misha telah menemukan seorang anak yang mengalami rantai perbudakan, kemudian membebaskan anak itu, pergi menuju kediaman Danilo yang luar biasa megahnya, lalu berbincang-bincang tentang banyak hal disana sampai hari telah menjelang sore. Lantas Misha kembali ke istana, tidur di kasur peristirahatannya dan bermimpi dalam tidurnya.
...******...
Lintas waktu Misha saat ini sedang berada di dalam ruang perpustakaan yang selalu sepi tanpa seorangpun. Duduk di kursi kayu beralaskan bantalan empuk dan ditemani secangkir teh hangat. Hanya ada satu hal yang kurang saat kondisi ini, yaitu sebatang rokok yang teramat sangat dirindukannya.
...Rasanya ingin menghisap asap tembakau~....
...Suatu saat akan ku ciptakan sesuatu seperti itu yang tidak pernah ada di dunia ini....
...Tidak perlu terbaru-buru, lagi pula tidak baik untuk kesehatan seorang anak usia sembilan tahun....
...Haha~...
...Ungkapan kerinduan Misha dari dalam batinnya....
Saat ini dirinya telah duduk sambil membaca sebuah buku tebal yang bertuliskan 'Negara, agama dan politik' di sampul buku yang terlihat sudah usang. Aroma lembaran kertas bahkan sudah tidak tercium, yang terhirup hanyalah aroma debu halus yang seakan-akan menempel selama ratusan tahun.
Buku yang menerangkan tentang sistem politik kekaisaran Astria, dari sejarah awalnya sampai fungsi dan wewenang kepala pemerintahan serta kepala keagamaan. Negara ini telah berdiri sejak seribu tahun lamanya, didirikan oleh keturunan dari reinkarnasi dewa yang konon katanya pernah turun ke dunia manusia untuk menyelamatkan mereka dari serbuan bangsa iblis.
singkat cerita berdirinya sebuah kerajaan kecil di semenanjung daratan tengah, yang menghubungkan dua benua yaitu barat dan timur. Negara ini pada awalnya menerapkan sistem pemerintahan monarki absolut, dimana sistem dewa raja dari pemimpin tertinggi yang sangat diagung-agungkan.
Melalui berbagai peristiwa kejayaan dan keterpurukan, negara ini tetap masih berdiri dan tidak pernah sekalipun menemui keruntuhannya. Sistem monarki multak itu terus bertahan hingga tahun 1109 Elion.
Sebagai catatan tahun elion adalah suatu sistem penanggalan kuil suci yang ditandai dengan kemunculan Rasul pertama, disitulah cikal bakal berdirinya agama suci yang menyerukan penyembahan kepada sosok dewa Eliaha lewat wahyu yang diberikan.
Kekaisaran Astria secara Harfiah telah berusia 1223 tahun. saat ini kekaisaran Astria terbentang luas diatas daratan semenanjung Alberia seluas 6.6e+8 langkah, sedangkan pada masa kejayaannya negara ini pernah memiliki luas sejauh 1.8e+09 langkah.
...saat melihat sistem pengukuran jarak yang belum terkonversi, Misha seketika terbesit dalam benaknya....
...Hah~ lihat ini......
...Bahkan satuan jarak masih menggunakan langkah kaki....
...Aku seperti melihat satuan kilometer digunakan dalam mengukur luasnya alam semesta....
...sungguh betapa tertinggalnya pengetahuan dunia ini....
............
Sebagai informasi :
1 km sama dengan 1.312,34 step, oleh karena itu 6.6e+08 langkah sama dengan 500750 km.
1 kilometer \= 1 x 1312.336 \= 1.312,34 Langkah
500.750 Kilometer \= 500750 x 1312.336 \= 6.6e+08 Langkah.
.............
Kala itu negara ini hampir bertemu keruntuhannya. Mereka kalah dalam perang besar seratus tahun lalu, sehingga kehilangan sebagian besar wilayahnya. Tidak hanya itu, negara-negara pemenang perang juga mencabut kewenangan atas perdagangan laut, dan berbagai macam aturan yang mengekang negara ini lewat perjanjian bangsa-bangsa.
Perang besar itu terjadi karena ambisi salah seorang kaisar terdahulu yang ingin menguasai dunia lewat pertumpahan darah. Menurut catatan-catatan kuno, telah banyak rezim lalim yang telah memporak-porandakan kehidupan masyarakat di negara ini. Maka dari itu, puncaknya saat negara ini kalah dalam perang, para bangsawan dan katedral bersepakat untuk mengekang otoritas mutlak dari kaisar.
Maka ditandatangani lah undang-undang negara tahun 1119 yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Sejak saat itulah negara monarki absolut berubah menjadi negara monarki semi absolut. Hal tersebut karena ayat-ayat kitab suci yang mengatakan bahwa keturunan dewa adalah sosok penguasa yang berada pada puncak hirarki, karena hal itu juga sampai saat ini darah murni dewa raja masih terus bertahan sampai kepada pangeran Misha.
..............
Misha tiba-tiba menghentikan bacaannya, lantas dirinya berpikir di dalam hatinya.
...Oh jadi begitu yah......
...Di negara monarki ini, tidak ada sejenis lembaga yang bersifat legislatif maupun yudikatif. Ibarat kata sebuah sistem monarki absolut yang tunduk kepada aturan negara yang kaisar sendiripun tidak boleh merubahnya....
...Karena aturan negara atau undang-undang itulah yang menjadi legislatif dan yudikatif nya negara ini....
...Pantas saja, Danilo menjelaskan bahwa negara ini menganut sistem semi absolut alih-alih sistem Monarki konstitusional....
...Seperti sebuah sistem monarki gabungan antara absolut dan konstitusional....
__ADS_1
...Hmm~ Menarik! itu berarti ada batas-batasan yang tidak boleh dilanggar olehnya....
Singkat cerita Misha kembali melanjutkan penjelajahan pengetahuan penting di dalam buku itu.
............
Sistem monarki semi absolut adalah sebuah sistem dimana penguasa tertinggi yaitu Kaisar tunduk kepada undang-undang yang diberlakukan. Titah seorang kaisar dalam roda pemerintahan masihlah bersifat mutlak, akan tetapi dia tidak boleh melanggar aturan-aturan tertentu yang tercantum di dalam undang-undang negara.
...kan... seperti dugaanku. Dia memiliki batas dalam memerintah negeri ini....
...Celetuknya di dalam batinnya yang tertawa....
.........
Sedangkan rasul agung yang merupakan pimpinan tertinggi agama kuil suci dewa, posisinya dalam pemerintahan adalah mengatur dan mengendalikan semua penganut kepercayaan negara ini. Mulai dari ritual keagamaan, pembaptisan, pengukuhan Kaisar, sampai mengatur sebagian sektor-sektor dalam bidang politik dan ekonomi negara.
Kuil suci juga menjadi salah satu pemasukan pendapatan terbesar negara, lewat sumbangsih para penganut yang tersebar di daratan benua tengah. Jumlahnya lumayan banyak, ada jutaan orang yang menempati kerajaan-kerajaan kecil sampai yang negara besar.
Sesuai undang-undang negara, Kuil suci atau katedral pusat dalam hal ini ialah sosok Rasul agung, dideklarasikan sebagai pemimpin tertinggi penganut kepercayaan suci yang tersebar di berbagai negara. Terutama kekaisaran yang menjadi mayoritas 99,9% merupakan penganut kepercayaan dewa Eliaha.
..........
...Tiba-tiba Misha mengungkapkan sesuatu dari dalam hatinya....
...Beberapa hari lalu Aku pernah membaca ringkasan singkat tentang otoritas Rasul agung, yang dikatakan sebagai pemimpin umat beragama....
...Sekarang ini dijelaskan secara rinci tentang sosok Rasul agung....
...Tetapi aku tidak menduga, bahwa orang ini memiliki jutaan pengikut yang tersebar di seluruh dunia, apalagi di negara ini yang merupakan mayoritas penganutnya....
...Sesaat Misha bertanya-tanya mengapa negara ini hampir seratus persen adalah penganut kepercayaan kuil suci....
"Hahaha!" Tawa keras Misha dengan spontan.
...Itu berarti sama saja dengan mengendalikan negara ini?! tapi tunggu dulu.......
...Apakah seorang rasul agung juga memiliki batasan-batasan layaknya Kaisar? kan tidak mungkin dia memiliki wewenang mutlak dalam keagamaan....
...Apakah Rasul agung adalah sosok yang sesuai dengan labelnya? hmm~ aku meragukan hal tersebut....
...Ucapan penuh tanda tanya Misha dari dalam batinnya....
............
Singkat kata, Misha melanjutkan bacaannya. Mencelupkan jari jemarinya dengan air liur, lalu menggeser lembaran kertas berikutnya.
Masih dalam pembahasan tentang sosok Rasul agung yang dijelaskan dalam buku tersebut. Kewenangan rasul agung dibatasi oleh kitab suci itu sendiri. Ada banyak ayat yang mengatur kekuasaannya, salah satunya ayat-ayat dari kitab suci Enclasofy. Yang merupakan kitab suci terbitan awal yang bersifat sangat sakral. Diwahyukan kepada Rasul agung pertama yang merupakan sang pendiri agama suci.
..........
...Lah...? ternyata diatur juga yah....
...Bukankah dia sosok suci yang seharusnya setiap perkataannya berasal dari Tuhannya sendiri? lalu mengapa ada bentuk ketidakpercayaan seperti ini....
...Lintas Pertanyaan Misha dengan raut wajah keheranan....
.........
Seorang rasul agung adalah sosok pembawa pesan ilahi kepada umat manusia, memiliki sifat-sifat penuh kebaikan dan ketulusan hati. Namun telah diwahyukan dalam kitab-kitab sebelumnya, bahwa seorang rasul masihlah seorang manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan.
Kitab suci Enclasofy dasar, surat 11 ayat 144 ;
'Telah kami kirimkan pesan bagimu umat manusia, lewat perantara suciku yang bersih hatinya. Akan tetapi, bila dirinya mulai jatuh dalam jurang kegelapan maka hendaklah kalian menghentikannya. Hukum dirinya diatas tiang gantungan, karena kesalahannya dia pantas menerima murka dariku. Sesungguhnya, aku adalah yang mata mengetahui.'
Kutipan Ayat suci yang tertulis di dalam buku.
Sesaat membaca kutipan ayat tersebut, Misha sekali lagi berucap dalam hatinya.
...Wih! gila...! sampai dihukum mati, kupikir dipenjara atau diasingkan....
__ADS_1
...kalau dilihat-lihat, ayat ini terlihat familiar juga yah......
.............
Saat ini bacaan Misha sudah sampai kepada pembahasan tentang tugas dan wewenang bangsawan negara, yang menjadi bentuk eksekutif dalam jalannya pemerintahan lewat perintah pimpinan tertinggi negara, yakni Kaisar.
Dijelaskan tentang gelar-gelar kebangsawanan yang sama persis dengan apa yang Danilo tuturkan kemarin. Sebuah gelar yang menentukan luas wilayah dan pengaruh politiknya. Gelar bangsawan diturunkan oleh keturunan mereka, akan tetapi gelar tersebut tidak selamanya tertanam pada mereka.
Bila salah seorang bangsawan melakukan sebuah kesalahan seperti menurunnya kinerja, kalah dalam perang atau kedapatan melakukan korupsi. Apalagi dia ketahuan merencanakan pemberontakan terhadap negara, maka mereka akan langsung diberikan hukuman sesuai kesalahan yang mereka perbuat, seperti penurunan gelar, pencopotan gelar, pengasingan, penjara, sampai hukum mati.
Sebaliknya, jika seorang bangsawan melakukan sebuah presentasi yang membanggakan, maka lewat titah kekaisaran mereka akan diangkat satu tingkat lebih tinggi.
..............
Para bangsawan memiliki otoritas dalam wilayahnya masing-masing, mengirim laporan rutin kepada kepala negara dan kadang sering bersitegang dengan wilayah bangsawan lainnya, terutama soal perbedaan fraksi dan sengketa wilayah.
Para bangsawan besar, khususnya adipati atau dikenal dengan sebutan gelar duke atau yang lebih tinggi yaitu grand duke. Memimpin sebuah wilayah besar yang menjadi penghasilan besar bagi negara lewat pasokan pangan sekaligus perpajakan. Wilayah milik duke atau grand duke terbagi menjadi beberapa wilayah kecil yang dipimpin oleh bangsawan yang lebih rendah sesuai relasi mereka.
.........
...Seperti sebuah kabupaten dalam suatu provinsi yah....
...Celetuk Misha dalam hatinya....
.........
Adapula para bangsawan yang menguasai daerah tanpa tergabung dalam afiliasi wilayah, diantaranya bangsawan bergelar marquess sampai dengan gelar baron. Namun dengan tidak bergabungnya mereka dalam afiliasi wilayah, akan sangat rentan berkonflik dengan para bangsawan lainnya yang lebih tinggi.
Kaisar sendiri tidak melarang adanya sengketa wilayah para bangsawan, akan tetapi sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Ada batasan-batasan yang menilai kebenaran suatu pihak tergantung dari konflik yang terjadi, kemudian kaisar akan mengadakan sidang resmi untuk seorang Adipati, atau mengirim dekrit lewat utusannya.
...****...
Disaat Misha sedang menikmati jalannya pengetahuan yang ia baca, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki seseorang dari arah gerbang perpustakaan.
Saat itu juga ia langsung beranjak menutup bukunya, seketika dia berdiri lalu berlari dan bersembunyi di balik rank buku dengan panik.
Tap... tap... tap...
Suara langkah kaki itu semakin terdengar jelas.
Tiba-tiba....
"Pangeran...? apakah anda ada disini?" Panggil pemilik suara langkah kaki itu, yang ternyata adalah Danilo dengan sebelah tangannya yang buntung.
"Ahh...! Sialan, aku pikir kau siapa!" Kesal Misha seraya keluar dari tempat persembunyiannya.
"Hehe~ maaf tuanku." Ucap Danilo, tersenyum malu sambil menggaruk kepalanya.
.........
"Ngomong-ngomong tuan, dimana Sebas?" Tanya Danilo, heran karena Sebas tidak bersama pangeran.
"Dia aku perintahkan untuk melakukan sesuatu." Balas Misha dengan nafas resah, lalu kembali duduk di kursi bacanya.
............
Ilustrasi bendera negara kekaisaran Astria, memiliki tiga garis horizontal dengan tiga warna yang bercorak di dalamnya. Bendera ini sempat dipelajari Misha saat membuka halaman pertama dari buku yang saat ini berada di tangannya.
Adapun Filosofis dari bendera tersebut ;
Warna merah memiliki arti sebuah pertumpahan darah ribuan tahun sejak berdirinya negara ini.
Warna putih memiliki arti sifat kesucian seluruh elemen masyarakat yang tinggal di negara ini.
Warna kuning pada setiap simbol di garis horizontal tengah, memiliki arti kejayaan dan kemakmuran dari peradaban besar negara ini.
Adapun beberapa arti dari simbol-simbol yang tergambar di dalam bendera, diantaranya;
__ADS_1
Simbol mahkota kaisar yang menyimbolkan individu sang kaisar sebagai pemimpin tertinggi. Simbol silang terbalik yang menyimbolkan simbol pemersatu umat kuil agama suci, dengan empat jumlah yang menandakan keempat fraksi dalam roda kekaisaran.
...******...