
Daniel memandang lekat wajah cantik Rara dengan polesan tipis dan warna bibir merah mudanya .
Cantik
Rara yang merasa di pandangi oleh Daniel merasa salah tingkah , pipinya merah merona dengan jantung yang berdegup dengan kencang .
apaan si ngeliatin mulu, kan aku jadi salah tingkah. pasti pipi gue merah ni, ah bikin malu aja
Daniel mendekatkan wajahnya ke arah Rara, semakin dekat hingga tidak ada jarak di antara mereka membuat jantung keduanya berpacu seperti lomba naik kuda .
Saat Daniel semakin mendekatkan wajahnya , ia melihat Rara memejamkan matanya seolah menerima apa yang akan dilakukan oleh Daniel . Dan tiba tiba . .
Kring Kring Kring . . Ponsel Daniel berbunyi
Rara yang kaget langsung menjauhkan wajahnya dari Daniel dan membiarkan Daniel mengangkat telponnya .
" *Hallo . .
" - - - - - - - -
" Dimana kamu "
" - - - - - - - - -
" Yaudah nanti aku samperin , kamu hati hati ya "
" - - - - - - -
" Hmm iya sampai ketemu nanti*
Rara yang mendengar Daniel menelpon dengan seseorang begitu mesra sudah tau kalau itu pasti dari cewek
mana mungkin seorang daniel tidak memiliki pacar , ah kemapa sakit banget sih dengernya
"Maaf Raa " ucap Daniel merasa tidak enak dengan Rara
" Gak masalah kak, ayo kita pulang " ajak Rara
" Kenapa ? kita baru setengah jam disini " jawab Daniel yang merasa aneh saat Rara mengajak pulang
" Gpp kak , aku capek pengen tidur " uca Rara dengan senyuman manisnya
" Hmm. setengah jam lagi ya Raa " ucap Daniel
" Kakak sedang sibuk, lebih baik antar aku pulang sekarang , aku gak mau ganggu kakak " ucap Rara sedikit ngegas
ada apa dengan Rara tibatiba minta pulang, apa dia cemburu setelah dia mendengar telponku
" Yaudah ayo" jawab Daniel
Rara dan Daniel yang berada di mobil saling diam , tiba tiba Rara badmood dan malas bicara .
Daniel yang tidak peka membiarkan Rara begitu saja .
Setelah satu jam akhirnya mereka sampai dirumah Rara .
" Aku turun dulu kak, terimakasih" ucap Rara
__ADS_1
" Iya Raa , aku balik dulu ya" jawab Daniel
" iya kak " jawab Rara
Setelah kepergian Daniel , Rara masuk ke rumahnya dan langsung naik ke Kamar dan tidur .
mengabaikan ponselnya yang daritadi bunyi .
Sedangkan Daniel, ia sekarang lagi pergi menemui seseorang yang tadi menelvonnya . saat tiba di Apartment , Daniel disambut wanita cantik yang merupakan mantan kekasih Daniel saat kuliah dulu .
" Aku kangen sama kamu Niel " ucap Andin tiba tiba memeluk tubuh Daniel
" Jangan kaya gini Ndin " ucap Daniel yang melepas pelukan di tubuhnya
" oke baiklah, aku disini dua minggu , aku mau selama aku disini kamu selalu nemenin aku " pinta Andin manja
" Aku gak janji " jawab Daniel
" Ayolah Daniel, aku gak lama disini " ucap Andin membujuk Daniel
" Ya " jawab Daniel
Daniel ngobrol panjang lebar dengan Andin hingga tengah malam .
Beberapa hari kemudian .
Setelah pertemuan terakhir dengan Daniel beberapa hari lalu , tidak ada komunikasi lagi diantara mereka .
Daniel yang disibukkan dengan Kantor dan menemani mantan kekasihnya selama liburan disini ,
Seperti biasa , sepulang kuliah Rara Vina dan Lisa tidak pernah langsung pulang . Ada saja kegiataan yang mereka buat buat dalam mencari kesenangan .
Seperti saat ini , mereka pulang kuliah langsung Nonton di bioskop karena ada Film Horor baru .
Saat tengah menunggu giliran masuk ke dalam ruangan, Vina melihat keberadaan Daniel yang barusaja mengantri beli tiket sambil membawa pop corn ditangannya .
Mata Vina melotot melihat wanita yang menggandeng tangan Daniel dengan mesra layaknya pasangan kekasih .
Daniel dengan tatapan datarnya, dan wanita manja yang bergelayut di lengan Daniel
" Raa , Liss , bukannya itu kak Daniel ya ?" ucap Vina memberi tahu Lisa dan Rara.
mereka berdua mengikuti arah pandangan Vina dan benar saja itu kak Daniel . tapi siap cewek yang sedang bersamanya? pertanyaan mereka .
" Iya itu kak Daniel " ucap Lisa
" Hmm " ucap Rara yang cuek melihat keberadaan Daniel dengan seorang wanita
mungkin dia adalah seseorang yang saat itu menelpon kak daniel . batin Rara
" Loe gpp Raa ?" tanya Vinaa
" Emang gue kenapa " tanya Rara yang bingung dengan pertanyaan Vina
" Loe gak cemburu , secara kak Daniel kan sekarang lagi deket sama Loe " ucap Lisa
__ADS_1
" Gak ada kedekatan khusus diantara kita, semua sama seperti aku dekat dengan Kak Rey, kak Revan, kak Axel dan Kak Raffa . jadi buat apa gue cemburu " ucap Rara yang berusaha cuek melihat Daniel dan Andin
" Kita samperin yuk" ucap Vina
" Gausa lah ntar kalian ganggu " ucap Rara mencegah ide konyol Vina
" Cuma say hai dong Raa gak bakal ganggu" Lisa menyetujui ide gila Vina , emang sama sama gila .
" Yaudah ayo " ucap Rara
mereka bertiga berjalan ke arah Daniel dan Andin , mereka berdua terlihat sedang bercanda .
" Hai kak Daniel " sapa Vinaa
" Loh Vinaa , sapa siapa ? " tanya Daniel basa basi
" Biasa sama curut curutku kak " ucapa Vina membuat Daniel memandang dua wanita dibelakang Vina..
saat manik mata itu melihat ke arah Rara , ia salah tingkah seolah sedang ketahuan selingkuh . Rara yang melihat Daniel hanya buang muka cuek
" Siapa ni kak ? pacar kakak?" tanya Lisa menyelidik
" Iya kenalin gue Andin" jawab Andin memperkenalkan diri
Cih, yang ditanya siapa yang jawab siapa . benar benar seperti pasangan yang saling melengkapi
" Oh hai salam kenal . Gue Vina ,ini Lisa dan satunya Rara " jawab Vina
Daniel yang melihat Rara cuek pada dirinya membuatnya bertanya tanya . salah apa gue kenapa Rara tiba tiba cuek saat ketemu gue . ucap Daniel dalam hari
Setelah ada pemberitahuan untuk masuk, mereka pamitan pada Daniel karena memang mereka menonton film yang berbeda .
Setelah 2 jam berakhir, akhirnya film nya selesai juga .
mereka memutuskan untuk langsung pulang karena hari sudah semakin sore .
Malam ini , Rara termenung sambil menatap indahnya malam di Balkon kamarnya .
Entah harus senang atau sedih , tanpa di sadari Rara tidak pernah memilirkan Al lagi .
Diam diam Rara masih sering memandangi album fotonya dengan Al di ponselnya . Dia memang terlihat kuat, tapi sebenarnya dia adalah orang yang lemah .
Rara tidak pernah mau terlihat rapuh di depan teman temannya , ia selau ingin terlihat ceria .
kalau boleh ,
aku masih ingin melihat wajahmu yang masih tersimpan rapi di album foto kita
meski aku pura pura kuat, tapi aku tak setegar itu Al .
Aku merindukan kamu yang selalu baik sama aku, kamu yang tidak pernah menyakitiku selama kita berpacaran .
Aku tidak ingin munafik dengam diriku sendiri, aku selalu berkata aku sudah melupakanmu tapi aku tidak sekuat itu Al ..
bahkan sampai saat ini aku masih sering ingat dengan kamu .
__ADS_1
Aku merindukanmu Al ,
Aku sangat merindukanmu .