TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 2


__ADS_3

Setelah menunggu setengah jam , akhirnya yang tidak ditunggu datang juga . Rey datang dengan 4 teman lainnya , mereka mulai duduk bergabung dengan Lisa dan kawan kawan .


Deg . . . tatapan mata teduh dari Rara mampu membuat detak jantung Daniel berhenti seketika . Lelaki berwajah Datar dan Dingin itu terhipnotis dengan mata Rara .


" Hai Rara sayang " sapa Rey yang kini duduk disamping Rara


" Hai kak Rey " jawab Rara dengan senyum manisnya


" kak Rey, aku gak di sapa " tanya Vina cemberut


" Hai Vin, sabar dong gantian " jawab Rey sambil meminum minuman Rara


" Kak Rey, minumanku" Prores Rara yang marah melihat minumannya diminum Rey , sebal


" Hehe maaf sayang " Jawab Rey cengengesan .


Tanpa ada yang tau , diam diam Daniel memperhatikan kedekatan Rey dan Rara . Rey yang pecicilan dan Rey yang manja manja sayang .


" Ada hubungan apa Rey dengan cewek ini " batin Daniel dalam hati


" Oh iya, kenalin ini teman teman kakak namanya Daniel , nah kalau Revant , Axel dan Raffa kalian udah pada kenal kan " ucap Rey mengenalkan teman temannya


" Hai kak , aku Rara " ucap Rara mengenalkan dirinya ke arah Daniel


" Daniel " jawab Daniel datar


" Aku Vinaa " Vina juga mengenalkan dirinya sambil senyum senyum menandang ke Arah Axel


" Kamu kenalan sama Daniel tapi matanya melihat ke Axel " ledek Raffa


" Biarin , suka suka aku dong " jawab Vina


" Hai kak Daniel aku Lisa adeknya kak Rey "


" Hmm.. " jawab daniel datar


" Hhahahahahaa " Ledek Raffa dan Axel menertawakan Lisa


" Ih kak axel sm kak Rafaa resek ya , kan aku juga mau kenalan " lisa cemberut , kesal


Mereka mulai mengobrol dan bercanda dengan tawa yang saling bersahutan hingga tengah malam . Rey menyuruh 3 gadis nakal itu pulang terlebih dahulu karena sudah malam dan Rey juga mau pergi ke tempat Karaoke milik Revan .

__ADS_1


" Pulang sana " Rey menyuruh lisa dan lainya pulang


" Kakak mau kemana ?" tanya Lisa menelisik


" Mau karaoke ke tempat Revan " jawab Rey malas , pasti sebentar lagi adiknya itu merengek minta ikut


" Ikuttttt . . " Lisa merayu sang kakak dengan manja


" Gak boleh , sudah malam , pulang sana " Tegas Rey menatap tajam Lisa


" Ikut kakk " ucap Rara dengan puppy eyes nya , dan itu membuat Rey tidak tahan


" iya kak, kita janji deh gak nakal " Vinaa ikut memohon


" Gak ya Gak " Jawab Rey tegas


" Kak Revan, kita ikut ya " Lisa mulai melancarkan rayuan ke Revan sambil bergelayut manja berharap mendapat belaan


" Iya ayo sayang . Biarin napa sih Rey, lagian kan ditempat gue , daripada nih cewek cewek nakal kluyuran gak jadi pulang " akhirnya Revan buka suara karena gak tahan mendengar manjanya Lisa


" Gue bilang gak ya gak , anak bayi gak boleh masuk tempat Karaoke " ucap Rey sambil menatap Lisa Rara dan Vina


" Enak aja , biar kecil kecil gini kita juga bisa bikin bayi tau kak " ucap Vinaa mulai barbar


Axel dan Raffa yang sedari tadi diam mulai jengah melihat perdebatan yang tiada akhirnya , lagian apa salahnya sih kalau mereka ikut , kan seru kalau ada ceweknya bisa buat cuci mata , batin mereka berdua .


Axel dan Raffa yang sangat menggilai wanita cantik dan sexy itu mulai melancarkan aksinya membela wanita wanita cantik itu .


" Biarin napa sih Rey, lumayan kan buat cuci mata " Raffa mulai mengeluarkan suara


" Iya Rey , masak cewek cewek cantik kok di anggurin kan sayang " Axel ikut menimpali sambil menatap Vinaa dan mengerlingkan sebelah matanya .


Vinaa yang melihat tingkah Axel membuat pipinya memerah " idih ngapain tuh mata genit banget " batin Vinaa sambil melihat Axel


" Iya Rey, lumayan kan mata gue melihat dedek gemes bertiga ini " Revan ikut ikutan menggila


" Sialan . . Ya sudah ayo , awas aja kalau kalian ngerepotin kita " Ancam Rey


" Yeay , terimakasih kak Rey " ucap Lisa sambil mencium Kakak tercintanya


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

__ADS_1


KARAOKE RVN'SONG


Rey , Daniel , Revan , Raffa , Axel , Rara , Lisa dan Vina kini sudah berada si sebuah ruangan Karaoke yang berada dilantai atas . Room khusus yang dibuat Revan untuk dipakai dia berkumpul dengan teman temannya . Tersedia beberapa camilan , soft drink dan wine yang berada di atas meja . Lampu kerlap kerlip yang ada di dalam ruangan semakin menambah indahnya suasana .


Revan mulai bernyanyi dengan Raffa dan Axel semakin menggila di selingi dengan minuman yang membuat mereka sedikit mabuk . Rara yang duduk dengan Vina dan Lisa tertawa melihat penampilan konyol kakak kakak nya .


jangan tanyakan dimana Rey dan Daniel . Daniel yang memiliki pribadi Dingin dan berwajah datar kini duduk menopang satu kakinya dan bersender di kursi sofa sambil memegang Wine di tangan kirinya . sedangkan Rey, dia mulai mengikuti teman temannya yang berjoget ala ala di Bar karena musik mulai di ganti dengan Disco .


" Rara , Vina , Lisa sini dong joget bareng om " goda Axel


" Oke kak " sambut Vina dan lisa


" Loe gak ikutan Raa " tanya Vina


" Kalian duluan aja , gue masih mau duduk capek kaki gue " jawab Raraa


" Rara sayang, sini dong nyanyi sama kakak " Ajak Rey menghampiri Rara


" Nanti aja kak, aku sedikit pusing " ucap Rara sambil memijat pelipisnya


Tanpa ada yang menyadari tatapan dari Daniel yang tajam , tatapan yang tampak berbeda melihat kedekatan Rey dan Rara .


" Loe gak turun Niel " tanya Rey yang kini duduk di samping Daniel


" Gak Rey, gue disini aja " Jawab Daniel datar sambil memperhatikan teman temannya yang sedang nyanyi dan berjoget


Revan, Axel , Raffa , Rey , Lisa dan Vinaa sedang asyik jogat dan bernyanyi meninggalkan Rara dan Daniel yang duduk di sofa . Tanpa sengaja mata mereka beradu pandang .


Deg deg deg . . jantung Rara mulai berdetak tak karuan menatap mata tajam milik Daniel .


" Apa sih kenapa tajam sekali , kaya mau makan orang aja " batin Rara seraya memutus kontak dengan Daniel


" kenapa gue ngerasa lain ngeliat nih cewek " batin Daniel


" Hai kak " sapa Rara yang mulai canggung dengan suasana sekitar . Ada hawa dingin yang membuat Rara merinding ketika berdua dengan Daniel


" Hmmm . . . " jawab Daniel datar


" ih sombong banget sih sok cakep, eh emang cakep kan haha " batin Rara


Rara kembali bungkam setelah mendengar suara datar Daniel yang sepertinya sedang tidak mood .

__ADS_1


Rara yang mulai jenuh kembali bersandar di kursi duduknya sambil asyik memainkan ponselnya, sesekali bibirnya tersenyum mengabaikan makhluk datar jelmaan kulkas dua pintu yang ada di pojok sana . Salah sendiri jutek banget .


__ADS_2