TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 9


__ADS_3

Setelah beberapa menit mereka diam dengan merasakan tangan Rey yang masih memeluknya dari belakang membuat ia merasa nyaman dan hangat .


Rara dengan fikiran tenangnya , berbeda dengan Rey yang merasa berbunga bunga .


" Pulang yuk Raa udara semakin dingin " ajak Rey melepaskan tangannya


" Ayo kak " Rara membalikan badan dan menggandeng tangan Rey lagi lagi membuat pipi Rey merona


Mereka memutuskan pulang karena waktu sudah menunjukan pukul 1 dinihari .


Setibanya di rumah , Rey dan Rara masuk ke kamar masing masing .


Di dalam kamar ada Lisa dan Vina yang mereka penasaran akhirnya menunggu Rara pulang untuk bercerita .


" Kalian belum tidur :" tanya Rara menutup kembali pintu kamar Lisaa


" Belum lah, kita nungguin Loe " jawa Lisaa


" Ngapain ?" ucap Rara


" Ya kita penasaran aja loe tadi abis darimana sama kak Rey " tanya Vina


" Oh ,kita cuma pergi makan di pinggir Jalan dekat Danau sekalian cari angin " jawab Rara dengan senyum


" Ngapa loe senyum senyum ,kasmaran loe " tanya Vina menyelidik


" Apaan sih, gak ya " jawab Rara


" Hayoo loe lagi gak sembunyiin apa apa kan dari kita " tanya Lisa


" gak lah, sebunyiin apa emang .ada ada aja kalian . Tidur yuk ngantuk gue " ajak Rara


" Awas loe kalo sembunyiin sesuatu dari kita , ya gak Vin" ancam Lisaa


" Gue kan gak pernah ada rahasian sama kalian" jawab Rqra merasa terintimidasi


" Iya juga " jawab lisa dan Vina


Akhirnya mereka tidur karena besok ada kuliah pagi .


Rumah Daniel


Daniel yang barusaja sampai dirumah pribadinya itu langsung naik ke kamar , perjalanan yang lumayan jauh ditempuh dalam waktu setengah jam karena mengendarai kendaraan dengan ngebut .


Entah apa yang di rasakan oleh Daniel, seolah ada rasa kesal melihat Rey dan Rara .


Sial . . apa yang terjadi sama gue . apa gue menyukai Rara .


Tangannya memegang ponsel hendak mengirimi pesan Rara sudah sampai atau belum, tapi tangannya terulur maju mundur karena takut mengganggu mereka kalau masih bersama .


Apa gue kirim pesan aja ya ke Rara , tapi gue takut ganggu


Setelah sekian menit akhirnya Daniel memutuskan untuk menghubungi Rara .


" Ehem ? pesan terkirim tapi masih belum centang biru , itu tandanya Rara belum membuka Whatsapp


sial, apa mereka masih diluar . kok gue jadi gelisah gini


5 menit , 10 menit hampir 30 menit pesan Daniel belum di baca oleh Rara .

__ADS_1


setelah menunggu hampir 30 menit akhirnya mendapat balasan dari Rara .


" Iya kak kenapa ?" Jawab Rara


" Gpp " balasan Daniel


" Oh yasudah , aku mau tidur duluan kak , bye " Jawab Rara


" Iya selamat malam " Jawaban Daniel tapi centang satu .


Kebiasaan Rara memang kalau tidur selalu mematikan ponselnya karena takut mendapat gangguan disaaat tidur


KEESOKAN PAGINYA


Diruang makan ada Lisaa , Vina , Rara dan kedua orang tuanya yang sedang menunggu Rey untuk sarapan . Hingga pukul 7 pagi Rey belum juga muncul , tidak biasanya Rey telat untuk turun .


" Kak Rey lama banget sih , keburu laper Mii " ucap Lisaa bete


" Iya ya, tumben banget kakakmu belum turun " jawab Mami


" Panggil aja ke atas Mi , kasihan anak anak keburu lapar " ucap Papi


" Coba panggil ke atas Liss " pinta sang Mami ke arah Lisa


" Capek mi naik turun mulu " jawab Lisa


" Biar Rara aja yang panggil Mi , bolehkah ? "


" Boleh Raa , bilang suruh cepetan keburu dingin makanannya : jawab Mami


Rara naik ke lantai dua memanggil Rey dikamarnya , setelah mengetuk pintu tidak ada jawaban dari dalam .


Merasa belum ada jawaban dari dalam sana , Rara mencobq membuka knop pintu yang ternyata tidak dikunci .


Rara melihat Rey yang masih tertidur di atas kasur dengan telanjang dada .


" Kak Rey bangun " panggil Rara sambil menggoyang tangan Rey


" Hmmm sebentar " jawab Rey masih dengan mata terpejam


" Buruan kak keburu ditunggu yang lain sarapan " ucap Rara


Bug . bug . Rara yang kesal melempar wajah Rey dengan bantal yang ada di sebelahnya


" Aduhh . . apa sih Raa " Rey lamgsung terbangun dan mengabaikan tubuhnya dibawah sana yang hanya memakai ****** *****


" Ahhhhhhhhh . . " Rara menutup mata sambil berbalik badan


" Hehehe , sini kasih morning kiss dong buat kakak biar gak ngantuk.lagi " Rey menggoda Rara


" Gak mau , sana cepat mandi terus makan ditunggu yang lain " ucap Rara sambil menutup Pintu dengan keras


Brakk . . Rey yang melihat Rara malu malu hanya tertawa terbahak bahak sambil menuju kamar mandi


Setelah 15 menit menunggu akhirnya Rey datang juga ke meja makan .


" Morning semuaa " sapa Rey dengan senyuman yang tidak pernah lepas dari bibirnya . entah kenapa pagi ini dia sangat bersemangat .


" LAMA " ucap Lisaa

__ADS_1


" Buruan makan , keburu dingin " ucap Papi


Mereka saling makan dalam diam dan setelah itu bersiap menjalankan Aktivitas masing masing .


Rey dan Papi pergi ke kantor .


Lisa Vina dan Rara pergi ke kampus


dan Mami pergi ke Arisan .


 


KAMPUS


" Nanti pulang kampus gue balik kerumah aja ya Lis " ucap Rara


" Loe ga nginep lagi " jawab Lisa


" Nanti aja kalau Weekend gue nginep lagi dirumah loe " ucap Rara


" Yauda gue juga pulang kalo gitu , gue dari kemarin di telpon mulu sama nyokap hahaha " ucap Vina


" Yauda kalo gitu nanti gue antar kalian balik ke rumah " ucap Lisaa


" Oke " jawab Vinaa dan Rara


Mereka masuk kelas dan mengerjakan tugasnya , hingga jam kuliah berakhir .


Kebiasaan mereka setelah kaluar kelas tidak akan langsung pulang, pasti nongkrong dulu di Kantin sambil ngecengin Kakak Senior yang tampan tampan .


Saat sedang nongkrong di Kantin tiba tiba ponsel Rara berbunyi tanda panggilan masuk yang ternyata dari Daniel .


" Sudah pulang kuliah Raa ? " tanya Daniel di seberang sana


" Sudah kak ini lagi di kantin " jawab Rara


Vina dan Lisa yang kepo bertanya dengan tatapan matanya siapa yang menelpon Rara " Kak Daniel " Jawab Rara pelan yang seolah mengerti dengan pertanyaan mereka .


Vina dan Lisa saling pandang , sejak kapan mereka sedekat itu . mereka memandang Horor ke arah Rara karena menyembunyikan kedekatannya dengan Daniel .


Rara yang dipandang Horor oleh teman temannya hanya cengengesan .


Mati gue .


" Hmm yaudah " ucap Daniel datar dan langsung mematikan teleponnya


" Ish apaan sih gak jelas banget " kesal Rara yang melihat Daniel mematikan telpon tiba tiba


" Sejak kapan Loe " tanya Vina mengintimidasi


" Gue gak deket sama kak Daniel, cuma temen aja sama kayak kak Rey , kak Revan , kak Axel dan kak Raffa " jawab Rara santai


" Kok telponan , sejak kapan Loe punya nomer kak daniel " giliran Lisa bertanya


" Sejak kita tidak sengaja ketemu pas gue habis nemuin Al di caffe seminggu lalu " ucap Rara


Melihat temannya yang masih penasaran akhirnya Rara menceritakan sejak awal ia mulai komunikasi dengan Daniel . tapi dia tidak menceritakan tentang kejadian di Bar beberapa hari lalu


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2