
Setelah beberapa menit mereka diam dengan merasakan tangan Rey yang masih memeluknya dari belakang membuat ia merasa nyaman dan hangat .
Rara dengan fikiran tenangnya , berbeda dengan Rey yang merasa berbunga bunga .
" Pulang yuk Raa udara semakin dingin " ajak Rey melepaskan tangannya
" Ayo kak " Rara membalikan badan dan menggandeng tangan Rey lagi lagi membuat pipi Rey merona
Mereka memutuskan pulang karena waktu sudah menunjukan pukul 1 dinihari .
Setibanya di rumah , Rey dan Rara masuk ke kamar masing masing .
Di dalam kamar ada Lisa dan Vina yang mereka penasaran akhirnya menunggu Rara pulang untuk bercerita .
" Kalian belum tidur :" tanya Rara menutup kembali pintu kamar Lisaa
" Belum lah, kita nungguin Loe " jawa Lisaa
" Ngapain ?" ucap Rara
" Ya kita penasaran aja loe tadi abis darimana sama kak Rey " tanya Vina
" Oh ,kita cuma pergi makan di pinggir Jalan dekat Danau sekalian cari angin " jawab Rara dengan senyum
" Ngapa loe senyum senyum ,kasmaran loe " tanya Vina menyelidik
" Apaan sih, gak ya " jawab Rara
" Hayoo loe lagi gak sembunyiin apa apa kan dari kita " tanya Lisa
" gak lah, sebunyiin apa emang .ada ada aja kalian . Tidur yuk ngantuk gue " ajak Rara
" Awas loe kalo sembunyiin sesuatu dari kita , ya gak Vin" ancam Lisaa
" Gue kan gak pernah ada rahasian sama kalian" jawab Rqra merasa terintimidasi
" Iya juga " jawab lisa dan Vina
Akhirnya mereka tidur karena besok ada kuliah pagi .
Rumah Daniel
Daniel yang barusaja sampai dirumah pribadinya itu langsung naik ke kamar , perjalanan yang lumayan jauh ditempuh dalam waktu setengah jam karena mengendarai kendaraan dengan ngebut .
Entah apa yang di rasakan oleh Daniel, seolah ada rasa kesal melihat Rey dan Rara .
Sial . . apa yang terjadi sama gue . apa gue menyukai Rara .
Tangannya memegang ponsel hendak mengirimi pesan Rara sudah sampai atau belum, tapi tangannya terulur maju mundur karena takut mengganggu mereka kalau masih bersama .
Apa gue kirim pesan aja ya ke Rara , tapi gue takut ganggu
Setelah sekian menit akhirnya Daniel memutuskan untuk menghubungi Rara .
" Ehem ? pesan terkirim tapi masih belum centang biru , itu tandanya Rara belum membuka Whatsapp
sial, apa mereka masih diluar . kok gue jadi gelisah gini
5 menit , 10 menit hampir 30 menit pesan Daniel belum di baca oleh Rara .
__ADS_1
setelah menunggu hampir 30 menit akhirnya mendapat balasan dari Rara .
" Iya kak kenapa ?" Jawab Rara
" Gpp " balasan Daniel
" Oh yasudah , aku mau tidur duluan kak , bye " Jawab Rara
" Iya selamat malam " Jawaban Daniel tapi centang satu .
Kebiasaan Rara memang kalau tidur selalu mematikan ponselnya karena takut mendapat gangguan disaaat tidur
KEESOKAN PAGINYA
Diruang makan ada Lisaa , Vina , Rara dan kedua orang tuanya yang sedang menunggu Rey untuk sarapan . Hingga pukul 7 pagi Rey belum juga muncul , tidak biasanya Rey telat untuk turun .
" Kak Rey lama banget sih , keburu laper Mii " ucap Lisaa bete
" Iya ya, tumben banget kakakmu belum turun " jawab Mami
" Panggil aja ke atas Mi , kasihan anak anak keburu lapar " ucap Papi
" Coba panggil ke atas Liss " pinta sang Mami ke arah Lisa
" Capek mi naik turun mulu " jawab Lisa
" Biar Rara aja yang panggil Mi , bolehkah ? "
" Boleh Raa , bilang suruh cepetan keburu dingin makanannya : jawab Mami
Rara naik ke lantai dua memanggil Rey dikamarnya , setelah mengetuk pintu tidak ada jawaban dari dalam .
Merasa belum ada jawaban dari dalam sana , Rara mencobq membuka knop pintu yang ternyata tidak dikunci .
Rara melihat Rey yang masih tertidur di atas kasur dengan telanjang dada .
" Kak Rey bangun " panggil Rara sambil menggoyang tangan Rey
" Hmmm sebentar " jawab Rey masih dengan mata terpejam
" Buruan kak keburu ditunggu yang lain sarapan " ucap Rara
Bug . bug . Rara yang kesal melempar wajah Rey dengan bantal yang ada di sebelahnya
" Aduhh . . apa sih Raa " Rey lamgsung terbangun dan mengabaikan tubuhnya dibawah sana yang hanya memakai ****** *****
" Ahhhhhhhhh . . " Rara menutup mata sambil berbalik badan
" Hehehe , sini kasih morning kiss dong buat kakak biar gak ngantuk.lagi " Rey menggoda Rara
" Gak mau , sana cepat mandi terus makan ditunggu yang lain " ucap Rara sambil menutup Pintu dengan keras
Brakk . . Rey yang melihat Rara malu malu hanya tertawa terbahak bahak sambil menuju kamar mandi
Setelah 15 menit menunggu akhirnya Rey datang juga ke meja makan .
" Morning semuaa " sapa Rey dengan senyuman yang tidak pernah lepas dari bibirnya . entah kenapa pagi ini dia sangat bersemangat .
" LAMA " ucap Lisaa
__ADS_1
" Buruan makan , keburu dingin " ucap Papi
Mereka saling makan dalam diam dan setelah itu bersiap menjalankan Aktivitas masing masing .
Rey dan Papi pergi ke kantor .
Lisa Vina dan Rara pergi ke kampus
dan Mami pergi ke Arisan .
KAMPUS
" Nanti pulang kampus gue balik kerumah aja ya Lis " ucap Rara
" Loe ga nginep lagi " jawab Lisa
" Nanti aja kalau Weekend gue nginep lagi dirumah loe " ucap Rara
" Yauda gue juga pulang kalo gitu , gue dari kemarin di telpon mulu sama nyokap hahaha " ucap Vina
" Yauda kalo gitu nanti gue antar kalian balik ke rumah " ucap Lisaa
" Oke " jawab Vinaa dan Rara
Mereka masuk kelas dan mengerjakan tugasnya , hingga jam kuliah berakhir .
Kebiasaan mereka setelah kaluar kelas tidak akan langsung pulang, pasti nongkrong dulu di Kantin sambil ngecengin Kakak Senior yang tampan tampan .
Saat sedang nongkrong di Kantin tiba tiba ponsel Rara berbunyi tanda panggilan masuk yang ternyata dari Daniel .
" Sudah pulang kuliah Raa ? " tanya Daniel di seberang sana
" Sudah kak ini lagi di kantin " jawab Rara
Vina dan Lisa yang kepo bertanya dengan tatapan matanya siapa yang menelpon Rara " Kak Daniel " Jawab Rara pelan yang seolah mengerti dengan pertanyaan mereka .
Vina dan Lisa saling pandang , sejak kapan mereka sedekat itu . mereka memandang Horor ke arah Rara karena menyembunyikan kedekatannya dengan Daniel .
Rara yang dipandang Horor oleh teman temannya hanya cengengesan .
Mati gue .
" Hmm yaudah " ucap Daniel datar dan langsung mematikan teleponnya
" Ish apaan sih gak jelas banget " kesal Rara yang melihat Daniel mematikan telpon tiba tiba
" Sejak kapan Loe " tanya Vina mengintimidasi
" Gue gak deket sama kak Daniel, cuma temen aja sama kayak kak Rey , kak Revan , kak Axel dan kak Raffa " jawab Rara santai
" Kok telponan , sejak kapan Loe punya nomer kak daniel " giliran Lisa bertanya
" Sejak kita tidak sengaja ketemu pas gue habis nemuin Al di caffe seminggu lalu " ucap Rara
Melihat temannya yang masih penasaran akhirnya Rara menceritakan sejak awal ia mulai komunikasi dengan Daniel . tapi dia tidak menceritakan tentang kejadian di Bar beberapa hari lalu
Happy Reading
__ADS_1