TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 29


__ADS_3

Daniel mengajak Rara masuk ke mobil tanpa menjalankan mesinnya , dia bingung apa yang terjadi dengan Rey dan kekasihnya itu .


" Kamu ada masalah apa sama Rey yank ?" tanya Daniel


" Aku gak tau yank , tiba tiba dia menghindariku tanpa menjelaskan apa kesalahanku " jawab Rara


" Aneh ya " ucap Daniel


" Iya , aku sudah pernah tanya sama kak Rey tapi dia hanya diam tidak menjawab yasuda aku juga diam " jawab Rara kesal


" Hmm .. Yasuda yank nanti biar aku tanya langsung sama Rey . Tidak biasanya dia bersikap seperti itu :" ucap Daniel menenangkan kekasihnya


ada yang tidak beres sama rey .


" Iya yank " jawab Rara


" Kamu mau pulang atau kita jalan dulu " tanya Daniel


" Aku mau pergi ke tepi Danau sayang, pengen cari angin disana " jawab Rara


" Yasudah ayo, lagian ini masih jam 8 " jawab Rey melajukan mobilnya


Sampai di tempat Rara dan Daniel duduk di tepi danau yang tak jauh dari rumah mereka . Di tempat ini Rara pernah menghabiskan waktu dengan Rey .


Rara bersandar di dada Daniel menikmati udara sekitar danau yang menenangkan , semilir angin yang menyelimuti mereka berdua menjadi saksi betapa dinginnya malam ini .


Daniel memeluk erat tubuh Rara dari belakang, seolah menyalurkan kehangatan untuk kekasihnya itu .


" Apa kamu bahagia " tanya Daniel berbisik di telinga Rara


" Maksudnya ?! " tanya Rara sambil menikmati pelukan hangat Daniel


" Apa kamu bahagia sama aku Raa " tanya Daniel memastikan perasaan Rara


" Kenapa kamu tanya seperti itu kak " jawab Rara


" Jawab saja , aku hanya memastikan sesuatu " tanya Daniel


" Hmm .. Aku bahagia , meskipun kita baru saja memulai tapi aku tidak ingin ada akhir denganmu . Aku mencintai kamu kak, apa kamu ragu sama aku ? Atau kamu yang tidak bahagia bersamaku ?" tanya Rara


Daniel semakin mengeratkan pelukannya seolah ia tak mau melepaskan Rara


" Jangan bicara omong kosong .. Aku sangat mencintai kamu . Seandainya saja kamu mau menikah sekarang juga , aku pasti akan mempersiapkan semuanya untukmu " jawab Daniel


" Aku masih mau mengenalmu lebih jauh kak, bukan aku tidak percaya hanya saja kita harus saling mengenal dalam sebelum melanjutkan ke pernikahan " jawab Rara


" Mengenal dalam seperti apa ? tanya Daniel menggoda


" Ya mengenal semuanya dari diri kita kak " jawab Rara polos


" Baiklah, apa kamu mau memulainya sekarang ?" tanya Daniel dengan senyum liciknya


" Ayo " jawab Rara yang masih belum menyadari maksud Daniel


Daniel berpindah duduk di sebelah Rara , mereka saling menatap dalam .

__ADS_1


Cup .. tiba tiba Daniel mencium bibir ranum Rara yang terlihat sangat menggoda


Rara yang sudah paham itu langsung membuka mulutnya , Daniel ******* bibir rara dengan lembut dan mereka saling membalas .


Ciuman yang awalnya pelan kini menjadi semakin panas dan saling menuntut untuk lebih , tapi mereka tidak mau terlalu jauh . Bagi mereka ini saja sudah cukup untuk saat ini .


Daniel mengusap lembut bibir Rara dengan ibu jarinya membuat Rara tersenyum malu malu


" Kamu liar juga ternyata " ucap Daniel


" Aku bisa lebih liar dari itu " jawab Rara menggoda


sialan anak nakal, berani beraninya dia menggodaku batin Daniel


" Jangan memulai sayang, nanti kamu menyesal " jawab Daniel


" kamu mau mencobanya ? " jawab Rara dengan senyuman menggoda


" Dasar anak nakal, beraninya cuma kode kode giliran di ajak beneran ntar nangis " ucap Daniel


" Hahahhaa , nikahin aku dulu " ucap Rara tertawa


Daniel yang gemas memeluk erat Rara dengan sayang . Entah apa yang terjadi nanti, dia akan selalu memperjuangkan Rara


" Aku besok mau keluar kota sayang , mau ngecek proyek pembangunan disana " ucap Daniel


" Hmm .. berapa lama ? " tanya Rara


" Cuma 3 hari sayang " jawab Daniel


" Iya sayang , kamu juga jangan nakal ya . Jangan kegenitan sama cowo ingusan itu " ucap Daniel kesal mengingat Rara waktu itu ngobrol dengan kakak senior kampusnya


" Ha ? siapa ? " Tanya Rara yang penasaran


" Itu cowo ingusan yang pernah kamu senyumin di depan gerbang kampus " jawab Daniel


" Oh ya ampun kak Rendy hahahaha . Kamu cemburu ? . Eh bentar bentar, kok kamu tau ?" tanya Rara menyelidik


" Iya waktu itu aku membuntuti kamu sampai kampus " jawab Daniel datar


" Hahahaha , dia cuma senior ku sayang . Anaknya memang gitu rada rada genit " ucap Rara


" Terus kamu tergoda gitu ?" tanya Daniel


" Ya enggak lah , aku cuma tergoda sama kamu aja " jawab Rara dengan mengedipkan


" Jangan menggodaku " ucap Daniel datar


Setelah menghabiskan waktu selama satu jam , Daniel mengantar Rara pulang kerumahnya .


****


Pagi ini Rey berangkat ke Luar Negri, dia akan menetap disana selama 5 tahun atau paling cepat 3 tahun .


Berat rasanya meninggalkan Indonesia, meninggalkan keluarga, sahabat dan orang yang sangat dicintainya .

__ADS_1


Dia diantar keluarganya dan juga sahabatnya Revan Axel dan Raffa , sedangkan Daniel tidak ikut karena harus keluar kota .


Lisa menatap kakaknya itu dengan sendu


" Kak Rey, jaga diri disana baik baik ya . Sering sering pulang , semoga disana kakak bisa menyembuhkan luka " ucap Lisa memeluk erat sang kakak


" Iya dek, kamu juga jaga diri baik baik ya . Kakak titip mama sama papa , kalau ada apa apa jangan sungkan minta tolong sama sahabat kakak " jawab Rey mengelus punggung Lisa yang bergetar karena menangis


" Dan jangan beritahu Rara kalau kakak pergi " pesan Rey lagi


" Iya kak " jawab Lisa


" Ma, Pa, Rey pergi dulu ya . Jaga diri kalian baik baik disini" pamit Rey kepada orang tuanya


" Iya nak, kamu hati hati ya . Minggu depan papa kesana " jawab sang Papa


" Hati hati nak, jaga kesehatan ya jangan sampai sakit " pesan sang Mama


Rey memasang kacamata hitamnya lagi guna menutupi tangisannya , dia berpamitan ke sahabatnya .


" Gue pergi dulu bro, gue titip keluarga gue disini ya " pamit Rey


" Yoi man, tadi Daniel nitip salam gak bisa nganter karena tadi subuh sudah berangkat keluar kota " jawab Raffa


" Iya , salam buat Daniel ya "


Rey melangkahkan kakinya berat , tapi dia tidak berani berbalik badan takut tidak sanggup pergi .


Selamat tinggal jakarta


Selamat tinggal cinta


Semoga Tuhan selalu menjagamu


Karena aku tak lagi bisa melindungimu


Kita akan tetap memandang langit yang sama


Meski keadaanya sudah berbeda .


Aku harap kamu tidak membenciku Raa,.


Aku akan selalu berdoa untuk kebaikan dan kebahagiaanmu .


Doakan aku supaya aku bisa menyembuhkan hatiku


Menatanya kembali seperti semula


Seperti awal aku mengenalmu .


Semoga kelak kita berjumpa dengan kebahagiaan masing masing dan dengan keadaan yang jauh lebih baik .


Setelah memastikan Rey sudah naik ke pesawat, mereka memutuskan untuk kembali ke aktivitas masing masing .


*****

__ADS_1


Happy Reading


__ADS_2