
Rara yang merasakan kering di tenggorokannya ,dia bingung karena soft drink miliknya sudah habis begitupun juga milik Vinaa dan Lisa yang sudah habis .
Hati hati Rara mulai melirik minuman yang ada di depan Daniel .
" Kak bolehkah aku minta minumanmu , aku haus " ucap Rara hati hati
" tidak " jawab Daniel datar . pelit banget , batin rara
" Aku haus kak, minumanku habis " ucap Rara dengan suara rendahnya
Daniel yang tidak tega melihat raut wajah Rara yang memohon itu akhirnya memilih membelikan minuman yang baru, karena minuman milik Daniel Wine yang bisa memabukkan
" Tunggu sini, aku belikan yang baru " ucap Daniel berdiri . setelah beberapa menit Daniel datang lagi membawa minuman jus untuk Rara
" Terimakasih kak " Jawab Rara sambil tersenyum manis menunjukkan lesung pipi dan gigi gingsulnya
deg deg deg . . . cantik banget senyumnya , batin Daniel
" Sialan , kenapa jantung gue berdetak kencang karena melihat senyumannya " Ucap Daniel yang takut merasakan detak jantungnya yang selalu berdetak saat melihat mata teduh milik rara dan senyuman manisnya .
Suasana mulai hening kembali diantara mereka berdua .
Di depan layar besar , Lisa dan Revan yang berjoget sambil bernyanyi mulai tampak semakin dekat . Sedangkan Axel dan Raffa semakin gencar menggoda Vinaa .
Rey yang kebanyakan minum terkapar di samping Rara , Daniel yang melihat itu menatapnya dengan datar seolah tidak suka melihat kedekatan Rey dan Rara .
" Payah banget sih kak , gak kuat minum kok minum , teler banget " ucap Rara meledek Rey yang kini bersandar di bahunya
" Jangan ngeledek , dasar anak nakal " Jawab Rey setengah sadar sambil mengelus rambut Rara .
Mereka berdua tertawa saling meledek dan mengabaikan Daniel yang diam .
Setelah bersenang-senang hingga pukul 3 dini hari , kini mereka memutuskan untuk pulang . Melihat Rara , Lisa dan Vinaa yang sudah tertidur karena kecapekan membuat Rey dan kawan kawannya mendengus kesal karena harus menggendong mereka bertiga .
" Biar gue yang angkat Lisa , Rey " ucap Revan , setelah melihat keadaan Rey yang sedikit kacau karena teler
" Yoi , gak kuat gue , pusing pala gue " Jawab Rey setengah sadar
" Terus ini gimana si Vinaa , siapa yang angkat " tanya Axel
" Biar Loe aja , Si Raffa sudah teler juga " jawab Revan yang masih sadar sepert Daniel
" Biar Rara di angkat sama Daniel aja , karena tinggal dia yang masih sadar " ucap Axel
" Hmm . . :" jawab Daniel dengan wajah yang Datar
" Tidur rumah gue aja semua , lagian besok weekend " saran Rey
" Oke " jawab Axel dan Revan
Setelah melewati perjalanan yang sedikit ribet , akhirnya meraka sampai juga di Kawasan Komplek Rey dan Lisa . Para lekaki tidur di ruang tamu semua setelah mengangkat para wanita ke kamar Lisaa .
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
__ADS_1
Minggu Pagi di Rumah Rey
Pagi pagi mami dan papi Rey dikejutkan oleh keberadaan teman teman dari anak anaknya yang menginap di rumah . Mama rey yang sudah seperti mami mereka sendiri membuat mereka tidak merasa canggung
" Pagi mi " sapa Rara setelah melihat Mami Lisa berada di dapur sedang memasak
" Pagi juga Nak , mana Lisa dan Vinaa ? tanya mami
" Masih mandi mi , mami masak apa ? tanya Rara
" Masak nasi goreng aja sayang ,Gpp ya " jawab mami
" Apapun masakan mami pasti enak, maaf ya ngerepotin mami " jawab Rara
" Gak repot dong kan buat anak anak mami " jawab Mami yang sudah terbiasa dengan keberadaan anak anaknya dirumah
Daniel , Revan , Rey , Axel dan Raffa kini berada di kolam renang sambil bersantai .
Sedangkan Vinaa Rara dan Lisa menyiapkan Camilan untuk ikut bersantai juga
" Kak Rey , siapa kemarin yang gendong kita ke kamae " Tanya Vinaa
" Tuh curut curut Vin " Jawab Rey meledek ke arah teman temannya
" Siapa kak ? " tanya Rara
" Aku sayang , aku yang angkat kamu " jawab Rey sambil menggoda Rara
" Apaan , loe aja teler , boong Ra " omel Revan
" Aku yang gendong kamu Liss " jawab Revan cengengesan
" Ah masa, Berat gak kak ? tanya Lisaa malu
" Berat banget aku sampe sakit pinggang " goda Revan
" Ah yang bener dong kak , besok diet ah " ucap Lisaa sebal
" Jangan !! Gitu aja semox " teriak Revan
" Dasar mesum loe " Desis Rey
" Terus aku siapa dong , kan Kalian teler semua , cuma kak Revan sama kak Daniel yang sadar " tanya Vinaa
" Aku Vin, kamu cantik banget kalau bobo bikin gak tahan " Goda Axel , membuat pipi Vina merah merona malu
" Gak tahan apa kak" tanya Vinaa balik menggoda Axel
" Gak tahan pengem cium " jawab Axel cengengesan sambil colek bibir Vinaa
" Ah kak Axel kurang ajar, dasar mesum" Vina kesal mendengar Axel berucap mesum .
Semua tertawa melihat Vinaa memukul mukul dada Axel
__ADS_1
" Raa, loe gak tanya siapa yang gendong loe " Tanya Lisaa ke Rara yang sama sekali tidak bertanya
"Emang siapa kak" tanya Rara ke Raffa
" Tuh si Muka datar jelmaan Kulkas dua pintu yang gendong kamu " ucap Raffa sambil melirik ke arah Daniel yang daritadi diam saja
" Owalah , makasih ya kak Daniel maaf ngerepotin " Ucap Rara tulus
" Hmm " jawab Daniel datar . gabisa ngomong atau gimana sih, ditanya jawabnya gitu mulu bikin kesel . batin Raraa
" Hamm Hmmm Hmm Hmmm , kaya Nissa sabyan Loe " ledek Axel yang ikutan kesal
" Tau tu irit banget kalo ngomong " Raffa ikut menimpali
" Diam adalah Emas " ucapan si kulkas dua pintu, Singkat padat dan jelas membuat semua meledek Daniel .
Diam diam Rara menyunggingkan senyum melihat Daniel digoda teman temannya .
" Kak Daniel gak pengen tersenyum ta ? tanya Vinaa ngelantur
" Hmm " jawab Daniel lagi lagi Datar
" Sayang banget ganteng ganteng kok Gak bisa senyum " Ledek Lisaa sekogkol dengam Vinaa
" Hmm " jawab Daniel lagi lagi tetap Datar
" Ih nyebelin " Tiba tiba Vinaa dan Lisaa memukul mukul Daniel , kelakuan mereka membuat yang lain terkejut karena terlalu bar bar .
" Sukurin sukurin kapok , sakit kan " Ledek Lisaa gregetan
" Biasa aja " Jawab Daniel dengan mode datar lagi setelah tadi sempat kesal dengan kelakuan dua Wanita Barbar yaang sedang mengamuk
" Hahahahhaa " tawa Axel Revan Raffa dan Rey Pecah
" Emang kak Daniel gak capek ya cemberut mulu " Kali ini Rara buka suara , ingin meledek Daniel juga
" Hmm" jawab Daniel masih tetap sama tak tergoyahkan
" Raa , Vinn , gimana kalau kita kerjain kak Daniel , abisnya ngeselin " Lisa bisik bisik dengan dua kecebong lainnya
" Gimana caranya ? " tanya Vinaa
" Kita ceburin aja di kolam" usul Lisaa
" Hayukk " Vinaa dan Rara mengangguk setuju
Satu . . . Dua . . Tigaa
Byurrrr . .
Rara dan dua kecebong lainnya berhasil mendorong Daniel ke kolam renang ,mereka tertawa karena bisa mengerjai Si muka Datar jelmaan Kulkas dua pintu .
Semuanya tertawa melihat kelakuan BarBar gadis kecebong itu
__ADS_1
Happy Reading