
Malam ini mereka semua berkumpul di Room Pribadi milik Revan .
Revan, Daniel , Axel dan Raffa serta Lisa , Vina dan Rara juga .
Tidak lama kemudian, datanglah seseorang lelaki dengan menggandeng wanita .
Rey datang mengajak serta Rena , terbiasa dengan Rena membuat Rey tak canggung mengajaknya .
" Hai bro " Sapa Rey
" Loe pulang , sialan gak kasih tau kita kita " Ucap Raffa memeluk singkat Rey
" Gue balik tadi , gimana kabar kalian " Tanya Rey yang kini duduk di kursi sofa
" Baik lah , eits sapa cewe yang loe bawa ? " Tanya Axel
Daniel dan Raffa yang melihat itu juga kaget , siapa perempuan ini pikirnya
" Dia Rena temen gue disana " Ucap Rey mengenalkan Rena
" Kak Rey kok aku gak di sapa ? " Ucap Vina cemberut
" Hai Vin , masih galau ? tanya Rey beralih duduk di samping Vina
" Enggak dong ngapain galau, bukan aku banget itu " Jawab Vina dengan semangat
" Kemarin telpon nangis nangis " Ucap Rey meledek Vina
Vina yang mendengar itu melototkan matanya dan membungkam mulut Rey agar tidak berbicara sembarangan .
" Jangan bikin malu dong kak, baru juga ketemu udah ngajak ribut aja " Bisik Vina membuat Rey tertawa
Axel yang mendengar itu hanya tersenyum tipis .
" Kak Rena kenalin ini temen aku, Rara dan Vina " Ucap Lisa ke arah Rena
Rara ? jadi wanita cantik yang duduk disitu adalah Rara yang dimaksud kak rey . Pantes aja gak bisa lupa orang cantik banget, aku gak ada apa apanya hihi .
" Hai Vina , Rara salam kenal ya " Sapa Rena hangat
" Iya kak " Jawab Rara dengan senyuman manis yang memperlihatkan gigi gisul nya
Sumpah ini sih paket komplit, udah cantik manis putih tinggi sexy seperti model , batin Rena melihat RaRa
" Hai kak aku Vina " sapa balik Vina
" Rey loe gak kenalin gue juga sama tuh temen loe " Ucap Raffa
" Kenalan aja sendiri, jangan manja " Ketus Raffa membuat yang lain tertawa
" Kak Rey, kok Rara gak di sapa sih ? " Ucap Lisa dan Vina
Deg .
Pandangan mata Rey menatap ke arah Rara yang sedang tersenyum manis .
cantik banget kamu Raa . batin Rey
" Hai Ra " sapa Rey dengan senyumnya
" Hai kak " jawab Rara balik
Daniel yang melihat itu diam diam memperhatikan sikap Rey saat menatap Rara berbeda dengan menatap Vina dan Lisa .
__ADS_1
Mereka asik bersenang senang , karaoke dan joget joget .
Kelakuan absurd Raffa membuat Rara tertawa terbahak bahak, Daniel dan Rey yang melihat itu hanya menelan ludah .
Entah kenapa malam ini Rara terlihat sangat cantik .
Rena sudah pulang di jemput sopirnya di bawah karena ada keperluan dengan keluaganya .
Kini tinggal Rey dan Daniel di kursi sofa . Mereka meyandarkan tubuhnya dengan tangan memegang gelas wine masing masing .
" Gimana kabar loe ? " Tanya Daniel
" Baik, loe sendiri ? " Tanya Rey balik
" Hmm.. gue juga baik . gue mau tanya sesuatu sama loe rey ?" Ucap Daniel
" Apa ? " Jawab Daniel
" Sejak kapan loe menyukai Rara diam diam ? " tanya Daniel
Deg . jantung Rey berdetak tidak karuan mendengar pertanyaan Daniel.
" Maksud loe apa ? " Tanya Rey balik
" Gue uda tau semuanya Rey , loe gak perlu sembunyiin apapun lagi dari gue " Ucap Daniel melirik sekilas ke arah Rey yang kini ada di sampingnya
" Gue gak ada prasaan apapun sama Rara , semua sama seperti Vina dan Lisa " Jawab Rey meneguk habis minuman yang ada di gelasnya
" Loe menghindar dari Rara setelah tau gue dan dia jadian . Sikap loe berubah dingin dan seolah kepergian loe juga karena menghindar dari Rara " Ucap Daniel
,Deg deg deg . Lagi lagi Rey kaget mendengar ucapan Daniel
" Loe gak tau gimana sedihnya dia saat loe berubah , tiap kali dia selalu bercerita tentang loe yang masih belum berubah padanya . Sampai kepergianmu pun dia menangis karena belum sempat meminta maaf . Loe tau , keberadaan gue seolah tidak pernah di anggap .setiap kali dia selalu cerita tentang loe" Ucap Daniel dengan mata yang memerah
Rey yang mendengar itu merasa terkejut .
" Loe becanda kan ? " Ucap Rey
" Buat apa gue becanda, gue uda putus sama Rara " ucap Daniel
" Kenapa ? " tanya Rey
" Gue gak ngehubungin dia satu bulan dan dia pernah melihat gue jalan sama cewe " Ucap Daniel
" Loe selingkuh " Jawab Rey dengan raut wajah mengeras
" Gak, awalnya niat gue pengen dia ngerasa dengan keberadaan gue tapi dia keburu salah paham saat ngeliat gue jalan sama rekan bisnis gue " Jawab Daniel memperhatikan Rara
" Terus loe udah jelasin ? " tanya Rey
" Udah dan dia gak percaya , mungkin dia lebih suka bebas seperti sekarang " ucap Daniel
" Hmm .. Sorry kalau loe ngerasa ini gara gara gue, tapi sumpah gue gak ada apa apa sama Rara " Ucap Rey meyakinkan Daniel
" Gue tau, gue cuma tanya sama loe . Apa loe punya perasaan sama Rara ? tolong jujur sama gue " Ucap Daniel
:" Iya , dan gue udah ngikhlasin dia buat loe, gue berharap loe bisa bahagiain dia " Ucap Rey sendu
" Hmm .. makasi loe uda mau jujur " Jawab Daniel merasa lega dengan semua rasa ingin tahunya kini terjawab sudah .
" Bicaralah berdua dengan Rara , banyak yang ingin dia tanyakan sama loe " Pinta Daniel
" Hmm baiklah " Jawab Rey
__ADS_1
Setelah mengobrol serius kini mereka berdua membahas bisnisnya .
Rara yang kelelahan bernyanyi akhirnya duduk di sofa sebelah Daniel , dia meminum jus miliknya .
" Capek ya Raa ? " Tanya Daniel
" Iya kak , kamu gak pengen nyanyi kaya mereka ? " tanya Rara menghapus keringatnya dengan tisu
" Enggak , aku gak bisa nyanyi " Jawab Daniel mengelus rambut Rara . Hubungan mereka berdua memang belum balikan, tapi mereka kembali dekat seperti awal dahulu sebagai teman .
" Kamu bisanya cuma nyakitin doang " Cibir Rara ke Daniel
" Iya aku salah, jangan gitu dong Raa . Aku kan sudah minta maaf sama kamu " Jawab Daniel
Rara yang mendengar itu hanya mengerucutkan bibirnya kesal, Daniel yang merasa gemas mengapit wajah Rara di ketiaknya .
" Nanti aku pulang dulu ya, kamu bareng lisa . Mau ? tanya Daniel
" Emang kakak mau kemana ? mau pacaran ya ?" tanya Rara menyelidik
" Ngaco, pacarku lagi ngambek gak mau diajak pacaran " Jawab Daniel menggoda Rara ingin melihat reaksi Rara
Deg , entah kenapa Rara mendengar itu rasanya sakit sekali .
" Hmm yauda, selamat ya semoga langgeng " Jawab Rara mengalihkan pandangan matanya ke teman temannya yang teetawa di depan layar besar itu
" Iya makasih ya, doain pacarku gak ngambek lagi terus mau diajak balikan " Ucap Daniel
" Hmm " Jawab Rara singkat . Daniel yang melihat itu mengulum senyumnya .
" Jangan cemburu " Goda Daniel
" Mana ada , aku udah punya pengganti kamu tau " Ucap Rara membuat raut wajah Daniel mengeras .
Niat hati menggoda Rara malah dia yang kepanasan sendiri .
" Jangan macam macam kamu Raa " Ucap Daniel dengan suara beratnya
Rara yang melihat itu menahan tawanya . emang enak dikerjain , Pikir Rara
" Cuma satu macam kok, dan rasanya beda " Bisik Rara ke telinga Daniel
" Sialan !! enak mana sama aku ? " Tanya Daniel
" Enakan dia lah, ciumannya hot dan memabukkan " Jawab Rara semakin membuat Daniel kebakaran jenggot
Sialan nih anak, gue unboxing baru tau rasa . batin Daniel
" Siapa ? " Tanya Daniel datar
" Kepo , yang jelas tampan dan gagah . Dan yang pasti memabukkan hahahaha " Jawab Rara tertawa karena berhasil mengerjai Daniel
Lihatlah wajahnya seperti orang menahan buang air besar , emang enak . hahah
Rey yang duduk di pojokan melihat interaksi Rara dan Daniel merasa bersalah .
Rey melihat cinta yang dalam di mata Daniel untuk Rara .
Sedangkan Rara yang merasa di perhatikan Rey, tampak acuh dan canggung . Baginya Rey sudah tidak mau kenal dengannya lagi mengingat hubungan mereka akhir akhir ini .
Rara juga sudah capek meminta maaf dan meminta penjelasan Rey tapi Rey seolah membiarkan Rara dengan rasa penasarannya .
Cukup sudah , jika mau berhenti sampai disini pertemanan mereka Rara juga tidak peduli .
__ADS_1
**
Happy Reading