TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 41


__ADS_3

Rey yang tidak tahan akhirnya bergabung dengan teman temannya berganti dengan Raffa yang datang .


Raffa duduk di samping Rara .


" Kamu ngapain senyum senyum Raa ? " tanya Raffa mengabaikan keberadaan Daniel


" Emang kenapa kalau aku senyum ? " Jawab Rara


" Bikin aku tergoda " Jawaban Raffa membuat mata Daniel melotot tajam ke arahnya


Baru saja sakit hati mendengar Rara punya cowo lain, eh sekarang mendengar mulut sialan Raffa yang dengan berani menggoda Rara .


" Ah kakak bisa aja " Ucap Rara memukul pelan dada bidang Raffa


" Jomblo kan ? Jadian yuk " Ajak Raffa menggoda Rara


" Tapi aku udah punya pacar , mau gak jadi yang nomer dua" Ucap Rara secara gamblang


" Jangan mau Raff sama kucing nakal ini " ucap Daniel


" Idih , ikut ikutan . Sana urusi saja pacarmu kak , ngapain ngurusin aku " Jawab rara ketus


" Mau dong jadi nomer berapa juga aku mau, yang penting bisa sama kamu " Ucap Raffa menggoda Rara


" Yuk lah , lumayan dapet satu lagi " Ucapan Rara membuat tawa Raffa pecah . sedangkan Daniel menatap tajam ke arah Rara


" Beneran ya ? " Tanya Raffa memastikan lagi


" Bener dong, mati satu tumbuh seribu itu ternyata beneran ada hahaha :" Ucap Rara


" Sialan loe Raff , jangan mau dibohongi Rara " Ucap Daniel


" Loe udah putus kan ? Gpp dong gue tikung " Ucap Raffa sambil memainkan mata ke arah Daniel


" Sialan loe , jangan ganjen dong sayang kamu kan punya aku " Ucap Daniel


" Idih , orang udah putus juga . Makanya jangan macem macem, nyesel kan " Ketus Rara


" Oh kamu berani sama aku ? Mau lagi yang kaya dulu ? " Ucap Daniel dengan seringai nya


" Apaan sih, aku gak takut . wleee " Sikap kekanakan Rara mulai muncul


" Sepertinya kamu mau di hukum " Ucap Daniel


" Kak Raffa, tolongin aku " Ucap Rara


" Udah lah bro jangan gangguin cewe gue , milik gue nih sekarang " Ucap Raffa


" Hahahaha , betapa senang hati kalau berpacar dua . haahhaa " Ucap Rara sambil bernyanyi


" Ada apa nih ? " Tanya Vina yang tiba tiba datang dan duduk di sebelah Daniel


" Biasa Vin kaya gatau gue aja haha " Jawab Rara


" Eh Raa tadi kak Rendy sms gue tanyain loe " Ucap Vina.


" Siapa Rendy ? : tanya Daniel


" Pacar aku , eh mana ya ponselku . " Ucap Rara mencari ponselnya yang tiba tiba menghilang


" Cari apa sayang ? " Tanya Raffa


" What ? Sayang ? maksudnya apa nih ? " Ucap Vina kaget mendengar Raffa memamggil Rara sayang


" Kak Raffa cowo gue nomer dua Vin , enak banget dah " ucap Rara dengan bangga

__ADS_1


" Gila loe Raa , main depan semua " Ucap Vina dengan senyumannya


" Kenapa ? kamu mau juga sama aku ? biar aku juga punya dua pacar ? " Tanya Raffa ke Vina


" Bodo , mending jomblo timbang smaa kakak " Jawab Vina


" Haahahaha , coba dulu Vin sapa tau nyaman entar jadi keterusan " Ucap Raffa menggoda Vina


" Ogah " ketus Vina membuat Rara , Raffa dan Daniel tertawa


" Jangan mau Vin , mending jomblo daripada jadi nomer dua " ucap Daniel


" Kamu gak cemburu kak ? " Tanya Vina


" Gak lah vin dia kan uda sama rambut pendek haha " jawab Rara


Daniel yang mendengar itu mendengus kesal .


Kini mereka semua duduk di sofa karena kecapekan bernyanyi dan bergoyang .


Daniel.diam diam.memainkan ponsel Rara dan membaca pesan dari Rendy .


Matanya melotot dan tatapannya tajam .


" Aku ke Toilet bentar kak " Ucap Rara berdiri dari duduknya


" Tau kan tempatnya Raa" tanya Revan


" Biar gue anter , ayo " Daniel menarik tangan Rara keluar


Rara dan Daniel.masuk ke kamar Pribadi Revan yang berada di sebelah ruangan mereka .


Setelah menyelesaikan buang air kecil, Daniel menahan tangan Rara yang hendak keluar .


" Apa kak ? " tanya Rara


Perasaan Daniel menanas melihat tingkah Rara yang ada di depan matanya .


Mereka berciuman beberapa menit hingga Rara kehabisan pasokan oksigen .


" Hah hah hah .. " Ucap Rara memukul dada Daniel yang berada di depannya


Daniel yang melihat itu tersenyum miring .


" Gimana ? masih ada yang bisa melebihi ciumanku hmm ? " Tanya Daniel


" Apaan sih kak, nyebelin " Ucap Rara memalingkan wajahnya


Daniel mendekat ke arah Rara, semakin mendekatkan wajahnya dan berbisik ke telinga Rara


" Tubuhmu hanya milikku, tidak ada siapapun yang boleh menyentuhmu selain aku "


Rara yang mendengar itu merasa ketakutan sendiri . Baiklah sepertinya Rara harus menjadi gadis yang penurut hari ini daripada berabe .


" Katakan siapa Rendy ? " tanya Daniel


" Teman kampus kak " Jawab Rara


" Seniormu ? tanya Daniel


" Iya " jawab Rara


" Hmm .. Sepertinya kamu bermain main denganku " Ucap Daniel menatap tajam Rara


" Kamu yang bermain main sama aku, kamu yang berubah, kamu yang berhianat , kamu brengsek ! " Ucap Rara tegas dengan sorot mata yang penuh kekecewaan

__ADS_1


" Selesaikan kesalahpahaman kamu dengan Rey, setelah itu aku akan menjelaskan semuanya " Ucap Daniel mencium pucuk kepala Rara lalu meninggalkan Rara kembali ke Room


Rara tercengang, apa maksudnya kesalahpahaman dengan Rey, Pikir Rara


Setelah Daniel keluar , tidak lama Rara juga menyusul kembali ke Room teman temannya .


Sorot mata tajam Daniel seakan ingin memakan orang , wajahnya yang dingin tak tersentuh kini mulai dalam mode on .


Rara kembali duduk di tengah tengah Daniel dan Raffa .


" Sudah selesai sayang ? " Tanya Raffa


" Sudah kak " Jawab Rara tersenyum ke arah Rara


" Apa apaan loe sayang sayang , bini orang woi " Ucap Axel


" Dih ketinggalan berita , Rara cewe gue woi " Jawab Raffa dengan senyum meledek


Rey yang mendengar itu semakin tidak paham dengan jalan ceritanya .


" Halu loe , jangan mimpi " Ledek Axel


" kalau gak percaya coba aja tanya sama Rara " Ucap Raffa


" Emang bener Raa ? " Kali ini Vina dan Lisa tanya kompak


" Iya " Jawab Rara singkat padat dan jelas membuat seisi ruangan terkejut


" Terus kak Rendy ? Kak Daniel ? Kak Vero ? Kak Brandon ? Kak Varrel ? Gimana ? pusing gak tuh ? " Ucap Vina polos lagi lagi membuat mata Daniel tajam


Lisa yang tau itu menendang kaki Vina di bawah meja . Vina yang merasa keceplosan hanya cengengesan sambil mengatupkan tangan ke arah Rara


" Banyak banget Raa , kamu pelihara buaya ? hahahha " Ucap Revan


" Aku mah mana yang mau sikat aja kak, udah capek di sakitin mulu . sekali kali nyakitin boleh lah " Jawab Rara cengengesan


" Loe gak daftar sekalian Rey ? ucap Axel ke arah Rey


Rey yang merasa di tanya itu gelagapan , dan tidak menjawab .


" Gila gila gila , Vina kalah woi " ucap Lisa


" Emang Vina berapa sayang ? "0 Tanya Revan


," Cuma 2 ya Vin " tanya Lisa ke arah Vina


Kali ini Vina merasa ketakutan dan gelagapan melihat tatapan tajam Axel padanya .


" Hehehe , cuma temen kok . " Ucap Vina ke arah Axel


" Idih , Dasar Bucin " Ledek Lisa


" Loe tuh yang bucin, pacar cuma satu doang buat apa woi " Ucap Vina dengan mulut bar bar nya


" Emang kalau banyak buat apa ? " tanya Axel


" Hmm .. ehh . hmm .. Ya buat apa yah ? Jawab Vina gelagapan


" Buat apa Vin ? " tanya Axel lagi


" Becanda kak hehehe , jangan gitu ah serem " Jawab Vina


" Kamu jangan macem macem , masih inget kan yang pernah aku bilang " Ucap Axel dengan tatapan miring


" Hehehe , iya iya . sebel " Ucap Vina membuang muka

__ADS_1


Ini yang di sukai mereka melihat Vina dan Axel berdebat , tapi kali ini Vina yang kalah .


Happy Reading


__ADS_2