
Rey yang tidak tahan akhirnya bergabung dengan teman temannya berganti dengan Raffa yang datang .
Raffa duduk di samping Rara .
" Kamu ngapain senyum senyum Raa ? " tanya Raffa mengabaikan keberadaan Daniel
" Emang kenapa kalau aku senyum ? " Jawab Rara
" Bikin aku tergoda " Jawaban Raffa membuat mata Daniel melotot tajam ke arahnya
Baru saja sakit hati mendengar Rara punya cowo lain, eh sekarang mendengar mulut sialan Raffa yang dengan berani menggoda Rara .
" Ah kakak bisa aja " Ucap Rara memukul pelan dada bidang Raffa
" Jomblo kan ? Jadian yuk " Ajak Raffa menggoda Rara
" Tapi aku udah punya pacar , mau gak jadi yang nomer dua" Ucap Rara secara gamblang
" Jangan mau Raff sama kucing nakal ini " ucap Daniel
" Idih , ikut ikutan . Sana urusi saja pacarmu kak , ngapain ngurusin aku " Jawab rara ketus
" Mau dong jadi nomer berapa juga aku mau, yang penting bisa sama kamu " Ucap Raffa menggoda Rara
" Yuk lah , lumayan dapet satu lagi " Ucapan Rara membuat tawa Raffa pecah . sedangkan Daniel menatap tajam ke arah Rara
" Beneran ya ? " Tanya Raffa memastikan lagi
" Bener dong, mati satu tumbuh seribu itu ternyata beneran ada hahaha :" Ucap Rara
" Sialan loe Raff , jangan mau dibohongi Rara " Ucap Daniel
" Loe udah putus kan ? Gpp dong gue tikung " Ucap Raffa sambil memainkan mata ke arah Daniel
" Sialan loe , jangan ganjen dong sayang kamu kan punya aku " Ucap Daniel
" Idih , orang udah putus juga . Makanya jangan macem macem, nyesel kan " Ketus Rara
" Oh kamu berani sama aku ? Mau lagi yang kaya dulu ? " Ucap Daniel dengan seringai nya
" Apaan sih, aku gak takut . wleee " Sikap kekanakan Rara mulai muncul
" Sepertinya kamu mau di hukum " Ucap Daniel
" Kak Raffa, tolongin aku " Ucap Rara
" Udah lah bro jangan gangguin cewe gue , milik gue nih sekarang " Ucap Raffa
" Hahahaha , betapa senang hati kalau berpacar dua . haahhaa " Ucap Rara sambil bernyanyi
" Ada apa nih ? " Tanya Vina yang tiba tiba datang dan duduk di sebelah Daniel
" Biasa Vin kaya gatau gue aja haha " Jawab Rara
" Eh Raa tadi kak Rendy sms gue tanyain loe " Ucap Vina.
" Siapa Rendy ? : tanya Daniel
" Pacar aku , eh mana ya ponselku . " Ucap Rara mencari ponselnya yang tiba tiba menghilang
" Cari apa sayang ? " Tanya Raffa
" What ? Sayang ? maksudnya apa nih ? " Ucap Vina kaget mendengar Raffa memamggil Rara sayang
" Kak Raffa cowo gue nomer dua Vin , enak banget dah " ucap Rara dengan bangga
__ADS_1
" Gila loe Raa , main depan semua " Ucap Vina dengan senyumannya
" Kenapa ? kamu mau juga sama aku ? biar aku juga punya dua pacar ? " Tanya Raffa ke Vina
" Bodo , mending jomblo timbang smaa kakak " Jawab Vina
" Haahahaha , coba dulu Vin sapa tau nyaman entar jadi keterusan " Ucap Raffa menggoda Vina
" Ogah " ketus Vina membuat Rara , Raffa dan Daniel tertawa
" Jangan mau Vin , mending jomblo daripada jadi nomer dua " ucap Daniel
" Kamu gak cemburu kak ? " Tanya Vina
" Gak lah vin dia kan uda sama rambut pendek haha " jawab Rara
Daniel yang mendengar itu mendengus kesal .
Kini mereka semua duduk di sofa karena kecapekan bernyanyi dan bergoyang .
Daniel.diam diam.memainkan ponsel Rara dan membaca pesan dari Rendy .
Matanya melotot dan tatapannya tajam .
" Aku ke Toilet bentar kak " Ucap Rara berdiri dari duduknya
" Tau kan tempatnya Raa" tanya Revan
" Biar gue anter , ayo " Daniel menarik tangan Rara keluar
Rara dan Daniel.masuk ke kamar Pribadi Revan yang berada di sebelah ruangan mereka .
Setelah menyelesaikan buang air kecil, Daniel menahan tangan Rara yang hendak keluar .
" Apa kak ? " tanya Rara
Perasaan Daniel menanas melihat tingkah Rara yang ada di depan matanya .
Mereka berciuman beberapa menit hingga Rara kehabisan pasokan oksigen .
" Hah hah hah .. " Ucap Rara memukul dada Daniel yang berada di depannya
Daniel yang melihat itu tersenyum miring .
" Gimana ? masih ada yang bisa melebihi ciumanku hmm ? " Tanya Daniel
" Apaan sih kak, nyebelin " Ucap Rara memalingkan wajahnya
Daniel mendekat ke arah Rara, semakin mendekatkan wajahnya dan berbisik ke telinga Rara
" Tubuhmu hanya milikku, tidak ada siapapun yang boleh menyentuhmu selain aku "
Rara yang mendengar itu merasa ketakutan sendiri . Baiklah sepertinya Rara harus menjadi gadis yang penurut hari ini daripada berabe .
" Katakan siapa Rendy ? " tanya Daniel
" Teman kampus kak " Jawab Rara
" Seniormu ? tanya Daniel
" Iya " jawab Rara
" Hmm .. Sepertinya kamu bermain main denganku " Ucap Daniel menatap tajam Rara
" Kamu yang bermain main sama aku, kamu yang berubah, kamu yang berhianat , kamu brengsek ! " Ucap Rara tegas dengan sorot mata yang penuh kekecewaan
__ADS_1
" Selesaikan kesalahpahaman kamu dengan Rey, setelah itu aku akan menjelaskan semuanya " Ucap Daniel mencium pucuk kepala Rara lalu meninggalkan Rara kembali ke Room
Rara tercengang, apa maksudnya kesalahpahaman dengan Rey, Pikir Rara
Setelah Daniel keluar , tidak lama Rara juga menyusul kembali ke Room teman temannya .
Sorot mata tajam Daniel seakan ingin memakan orang , wajahnya yang dingin tak tersentuh kini mulai dalam mode on .
Rara kembali duduk di tengah tengah Daniel dan Raffa .
" Sudah selesai sayang ? " Tanya Raffa
" Sudah kak " Jawab Rara tersenyum ke arah Rara
" Apa apaan loe sayang sayang , bini orang woi " Ucap Axel
" Dih ketinggalan berita , Rara cewe gue woi " Jawab Raffa dengan senyum meledek
Rey yang mendengar itu semakin tidak paham dengan jalan ceritanya .
" Halu loe , jangan mimpi " Ledek Axel
" kalau gak percaya coba aja tanya sama Rara " Ucap Raffa
" Emang bener Raa ? " Kali ini Vina dan Lisa tanya kompak
" Iya " Jawab Rara singkat padat dan jelas membuat seisi ruangan terkejut
" Terus kak Rendy ? Kak Daniel ? Kak Vero ? Kak Brandon ? Kak Varrel ? Gimana ? pusing gak tuh ? " Ucap Vina polos lagi lagi membuat mata Daniel tajam
Lisa yang tau itu menendang kaki Vina di bawah meja . Vina yang merasa keceplosan hanya cengengesan sambil mengatupkan tangan ke arah Rara
" Banyak banget Raa , kamu pelihara buaya ? hahahha " Ucap Revan
" Aku mah mana yang mau sikat aja kak, udah capek di sakitin mulu . sekali kali nyakitin boleh lah " Jawab Rara cengengesan
" Loe gak daftar sekalian Rey ? ucap Axel ke arah Rey
Rey yang merasa di tanya itu gelagapan , dan tidak menjawab .
" Gila gila gila , Vina kalah woi " ucap Lisa
" Emang Vina berapa sayang ? "0 Tanya Revan
," Cuma 2 ya Vin " tanya Lisa ke arah Vina
Kali ini Vina merasa ketakutan dan gelagapan melihat tatapan tajam Axel padanya .
" Hehehe , cuma temen kok . " Ucap Vina ke arah Axel
" Idih , Dasar Bucin " Ledek Lisa
" Loe tuh yang bucin, pacar cuma satu doang buat apa woi " Ucap Vina dengan mulut bar bar nya
" Emang kalau banyak buat apa ? " tanya Axel
" Hmm .. ehh . hmm .. Ya buat apa yah ? Jawab Vina gelagapan
" Buat apa Vin ? " tanya Axel lagi
" Becanda kak hehehe , jangan gitu ah serem " Jawab Vina
" Kamu jangan macem macem , masih inget kan yang pernah aku bilang " Ucap Axel dengan tatapan miring
" Hehehe , iya iya . sebel " Ucap Vina membuang muka
__ADS_1
Ini yang di sukai mereka melihat Vina dan Axel berdebat , tapi kali ini Vina yang kalah .
Happy Reading