TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 17


__ADS_3

Setelah adegan saling menggoda membuat pipi merah merona, kini Rey dan rara djduk di Gazebo santai dekat kolam renang .


cahaya lampu yang remang remang seakan mendukung keromantisan mereka berdua .


"Ehem .. Raa " ucap Rey


" Iya kak ? " Jawab Rara dengan dada yang berdetak kencang .


Ia sudah sering berdua dengan Rey seperti ini, tapi kali ini rasanya berbeda


" Gimana yang tadi ? tanya Rey menetralkan perasaanya . malu sekali rasanya


" Apanya kak ? Jawab Rara pura polos


" Kamu mau nikah sama aku ?" Tanya Rey to the point


Biarlah malu sekalian pikir Rey


" Ehmm.. kamu tadi serius kak ? kan tadi kita lagi becanda " jawab Rara dengan pipi merah


kenapa jantung gue jadi plinplan gini sih . dekat kak Daniel berdetak kencang, dekat kak rey gini juga . mau yang mana sih sebenernya ? atau gue pacarin aja dua duanya hahaha , batin Rara


" Tapi aku serius Raa " jawab Rey tiba tiba dalam mode serius


ganteng juga kalau serius gini ,batin Rara


" Aku kira kakak cuma godain aku " ucap Rara salah tingkah sendiri


" Kalau aku serius gimana ? ucap Rey


" Ya aku juga serius hahaha " jawab Rara masih tetap menggoda


" Beneran ? Yauda ayo kita nikah Raa , kalau kamu cape kuliah , kita nikah aja terus kamu jadi ibu rumah tangga " ucap Rey sambil memegang tangan Rara


deg . ini beneran atau cuma prank sih , gue dilamar kak rey? batin rara


" Hahaha , kak Rey bisa aja , ngajak nikah udah kaya ngajak beli permen " ucap Rara


" Aku serius Araa " ucap Rey prustasi merasa di permainkan


nih anak nyebelin lama lama , gue cium baru tau rasa , batin rey kesal


" Aku tadi cuma becanda kak, aku kan masih kuliah , lagi asyik asyiknya main juga masa iya mau kawin " ucap Rara tanpa sengaja membuat perasaan Rey kacau


" Dasar anak nakal , berani kamu godain aku ha " ucap Rey kesal mengapit kepala Rara di ketiaknya


" Hahaha ampun kak ampun, abisnya aku seneng godain kamu, pipimu sampai merah " ucap Rara tanpa bisa melepaskan kepalanya dari Rey


" Resek , rasain ini hah " Ucap Rey kesal masih tetap menguyel uyel Rara


Rara yang merasakan tubuhnya kalah dari Rey hanya bisa diam , percuma berontak juga tetap kalah .

__ADS_1


Ia pasrah di jepit di ketiak Rey sampek tertawa , saat Rara berontak untuk berdiri , Rey malah menjatuhkan Rara duduk di pangkuannya .


Keduanya terlihat sangat intim dengan Rara yang diam karena kaget, dan Rey yang merasa tegang dengan posisi ini .


sial, ni cewe kalau diliat dari deket bikin menggoda batin rey


" Menikmati ya " bisik Rey di telinga Rara yang membuat tubuhnya merinding


" Ha ?" Rara menjawab gagu , ingin berontak tapi lidahnya kelu .


saat ia sadar Rara ingin berdiri tapi di tahan oleh Rey


" Biarkan seperti ini dulu Raa ,aku nyaman dengan posisi ini . Bukankah kamu suka " ucap Rey sambil memeluk Rara dari belakang


" Suka apa kak " tanya Rara yang merasa tiba tiba bodoh


" Suka dengan posisi ini " ucap Rey dengan kedua alisnya yang naik turun membuat pipi Rara merona malu


sial ,gantian gue yang dikerjain . batin rara


" Eh .. gak ada yah . awas kak aku mau berdiri " ucap Rara tiba tiba malu melihat keintiman mereka saat ini


" Mau kemana ? disini aja dulu " ucap Rey yang masih belum mau melepaskan Rara


Rara yang merasa kehilangan akal karena tidak dilepaskan, akhirnya ia berontak tanpa sadar menggoyang goyang badannya agar bisa berdiri .


Tanpa disadari Rara apa yang ia lakukan membangunkan sesuatu dibawah sana .


" Kalau kamu gak mau diam, aku akan minta tanggung jawab kamu Raa " ucap Rey menahan


" tanggung jawab apa kak " jawab Rara polos


" kamu membangunkan sesuatu dibawah sana , apa kamu tidak merasakan " ucap Rey berbisik ditelinga Rara yang membuat Rara merinding . Ia bukan anak kecil yang tidak paham maksud dari omongan Rey


" Mangkannya turunin aku kak , pantes kok ada yang beda " jawab Rara polos


" Dasar anak nakal " ucap Rey akhirnya melepaskan Rara . ia masih peduli dengan dipsy nya


" Hahahahhaha dasar mesum " ucap Rara yang malah menertawakan Rey


" Kalau kamu masih mengejek , aku akan buat kamu tanggung jawab " ucap Rey dengan senyuman smirk nya


" Iya iya maaf , gak lagi kak " ucap Rara mengalah daripada harus disuruh tanggung jawab bisa bisa ia pingsan melihat Dipsy


diem aja deh, takut banget gue kalo disuruh tanggung jawab bisa bisa gue pingsan hahaha


" Yauda aku pulang dulu Raa udah malem " ucap Rey berpamitan


" Gak mau di selesaiin disini dulu kak " ucap Rara lagi lagi memancing pertahanan Rey


disuruh tanggung jawab gamau tapi mancing mulu . gue berangkatin nangis biar tau rasa ni cewek

__ADS_1


" Jangan mulai Raaa " ucap Rey tertahan .


Rara yang mengetahui itu hanya tertawa . melihat wajah Rey yang memerah seperti menahan sesuatu . Akhirnya Rey pulang juga .


Setelah kepulangan Rey , Rara masuk ke kamarnya dan tengkurap di atas kasur sambil memainkan ponselnya .


Entah kenapa , tiba tiba jari tangannya menulis sesuatu di sosial media miliknya


" Seneng banget deh godain orang sampe mukanya merah , sepertinya ini akan menjadi hoby baru gue hahaha "


Status yang barusan ia tulis mendapatkan beberapa comen dari teman teman nya .


From Kak Rey : Araaaaa , jangan macam macam . Hmm sepertinya kamu perlu di hukum biar tidak nakal . ( dengan emot senyuman smirknya )


Deg .. tadi aja gue hampir disuruh tanggung jawab . jangan jangan nanti gue dihukum beneran lagi . batin Rara


To Kak Rey : Apasih kak , kok baper ?" ( emot tertawa )


Rey yang di seberang sana sedikit jengkel jengkel senang .


Senang karena bisa membuat Rara tersenyum sampai membuat status di media sosialnya tentang dirinya ,


Dan jengkel karena ia diejek habis habisan oleh Rara .


untung sayang .


From Kak Rey : Tunggu aja yaa Ara sayang , kalau kita bertemu aku tidak akan melepaskanmu dengan mudah hahaha


kok gue jadi bucin gini sih, bukan gue banget ini


Di seberang sana Rara yang mendapat balasan dari Rey , tiba tiba merinding ketakutan .


Mana mungkin kak Rey berani macam macam , pikir Rara masih tetap menggoda


To Kak Rey : Aku tidak takut , wlekkkkk ( dengan emot menjulurkan lidah mengejek )


Setelah pesan terkirim , ada pesan masuk baru dari Daniel si muka tembok jelmaan kulkas dua pintu .


From Kak Daniel : Hmm


kebiasaan ham hem ham hem . apa gak bisa ngomong yang jelas dikit gitu ? kesel gue lama lama .


To Kak Daniel : Lewati


Daniel yang mendapat balasan seperti itu dari Rara bingung sendiri .


kenapa menjawab seperti itu, maksudnya harus dilewati atau apa sih pikir Daniel


*********


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2