
Setelah adegan saling menggoda membuat pipi merah merona, kini Rey dan rara djduk di Gazebo santai dekat kolam renang .
cahaya lampu yang remang remang seakan mendukung keromantisan mereka berdua .
"Ehem .. Raa " ucap Rey
" Iya kak ? " Jawab Rara dengan dada yang berdetak kencang .
Ia sudah sering berdua dengan Rey seperti ini, tapi kali ini rasanya berbeda
" Gimana yang tadi ? tanya Rey menetralkan perasaanya . malu sekali rasanya
" Apanya kak ? Jawab Rara pura polos
" Kamu mau nikah sama aku ?" Tanya Rey to the point
Biarlah malu sekalian pikir Rey
" Ehmm.. kamu tadi serius kak ? kan tadi kita lagi becanda " jawab Rara dengan pipi merah
kenapa jantung gue jadi plinplan gini sih . dekat kak Daniel berdetak kencang, dekat kak rey gini juga . mau yang mana sih sebenernya ? atau gue pacarin aja dua duanya hahaha , batin Rara
" Tapi aku serius Raa " jawab Rey tiba tiba dalam mode serius
ganteng juga kalau serius gini ,batin Rara
" Aku kira kakak cuma godain aku " ucap Rara salah tingkah sendiri
" Kalau aku serius gimana ? ucap Rey
" Ya aku juga serius hahaha " jawab Rara masih tetap menggoda
" Beneran ? Yauda ayo kita nikah Raa , kalau kamu cape kuliah , kita nikah aja terus kamu jadi ibu rumah tangga " ucap Rey sambil memegang tangan Rara
deg . ini beneran atau cuma prank sih , gue dilamar kak rey? batin rara
" Hahaha , kak Rey bisa aja , ngajak nikah udah kaya ngajak beli permen " ucap Rara
" Aku serius Araa " ucap Rey prustasi merasa di permainkan
nih anak nyebelin lama lama , gue cium baru tau rasa , batin rey kesal
" Aku tadi cuma becanda kak, aku kan masih kuliah , lagi asyik asyiknya main juga masa iya mau kawin " ucap Rara tanpa sengaja membuat perasaan Rey kacau
" Dasar anak nakal , berani kamu godain aku ha " ucap Rey kesal mengapit kepala Rara di ketiaknya
" Hahaha ampun kak ampun, abisnya aku seneng godain kamu, pipimu sampai merah " ucap Rara tanpa bisa melepaskan kepalanya dari Rey
" Resek , rasain ini hah " Ucap Rey kesal masih tetap menguyel uyel Rara
Rara yang merasakan tubuhnya kalah dari Rey hanya bisa diam , percuma berontak juga tetap kalah .
__ADS_1
Ia pasrah di jepit di ketiak Rey sampek tertawa , saat Rara berontak untuk berdiri , Rey malah menjatuhkan Rara duduk di pangkuannya .
Keduanya terlihat sangat intim dengan Rara yang diam karena kaget, dan Rey yang merasa tegang dengan posisi ini .
sial, ni cewe kalau diliat dari deket bikin menggoda batin rey
" Menikmati ya " bisik Rey di telinga Rara yang membuat tubuhnya merinding
" Ha ?" Rara menjawab gagu , ingin berontak tapi lidahnya kelu .
saat ia sadar Rara ingin berdiri tapi di tahan oleh Rey
" Biarkan seperti ini dulu Raa ,aku nyaman dengan posisi ini . Bukankah kamu suka " ucap Rey sambil memeluk Rara dari belakang
" Suka apa kak " tanya Rara yang merasa tiba tiba bodoh
" Suka dengan posisi ini " ucap Rey dengan kedua alisnya yang naik turun membuat pipi Rara merona malu
sial ,gantian gue yang dikerjain . batin rara
" Eh .. gak ada yah . awas kak aku mau berdiri " ucap Rara tiba tiba malu melihat keintiman mereka saat ini
" Mau kemana ? disini aja dulu " ucap Rey yang masih belum mau melepaskan Rara
Rara yang merasa kehilangan akal karena tidak dilepaskan, akhirnya ia berontak tanpa sadar menggoyang goyang badannya agar bisa berdiri .
Tanpa disadari Rara apa yang ia lakukan membangunkan sesuatu dibawah sana .
" Kalau kamu gak mau diam, aku akan minta tanggung jawab kamu Raa " ucap Rey menahan
" tanggung jawab apa kak " jawab Rara polos
" kamu membangunkan sesuatu dibawah sana , apa kamu tidak merasakan " ucap Rey berbisik ditelinga Rara yang membuat Rara merinding . Ia bukan anak kecil yang tidak paham maksud dari omongan Rey
" Mangkannya turunin aku kak , pantes kok ada yang beda " jawab Rara polos
" Dasar anak nakal " ucap Rey akhirnya melepaskan Rara . ia masih peduli dengan dipsy nya
" Hahahahhaha dasar mesum " ucap Rara yang malah menertawakan Rey
" Kalau kamu masih mengejek , aku akan buat kamu tanggung jawab " ucap Rey dengan senyuman smirk nya
" Iya iya maaf , gak lagi kak " ucap Rara mengalah daripada harus disuruh tanggung jawab bisa bisa ia pingsan melihat Dipsy
diem aja deh, takut banget gue kalo disuruh tanggung jawab bisa bisa gue pingsan hahaha
" Yauda aku pulang dulu Raa udah malem " ucap Rey berpamitan
" Gak mau di selesaiin disini dulu kak " ucap Rara lagi lagi memancing pertahanan Rey
disuruh tanggung jawab gamau tapi mancing mulu . gue berangkatin nangis biar tau rasa ni cewek
__ADS_1
" Jangan mulai Raaa " ucap Rey tertahan .
Rara yang mengetahui itu hanya tertawa . melihat wajah Rey yang memerah seperti menahan sesuatu . Akhirnya Rey pulang juga .
Setelah kepulangan Rey , Rara masuk ke kamarnya dan tengkurap di atas kasur sambil memainkan ponselnya .
Entah kenapa , tiba tiba jari tangannya menulis sesuatu di sosial media miliknya
" Seneng banget deh godain orang sampe mukanya merah , sepertinya ini akan menjadi hoby baru gue hahaha "
Status yang barusan ia tulis mendapatkan beberapa comen dari teman teman nya .
From Kak Rey : Araaaaa , jangan macam macam . Hmm sepertinya kamu perlu di hukum biar tidak nakal . ( dengan emot senyuman smirknya )
Deg .. tadi aja gue hampir disuruh tanggung jawab . jangan jangan nanti gue dihukum beneran lagi . batin Rara
To Kak Rey : Apasih kak , kok baper ?" ( emot tertawa )
Rey yang di seberang sana sedikit jengkel jengkel senang .
Senang karena bisa membuat Rara tersenyum sampai membuat status di media sosialnya tentang dirinya ,
Dan jengkel karena ia diejek habis habisan oleh Rara .
untung sayang .
From Kak Rey : Tunggu aja yaa Ara sayang , kalau kita bertemu aku tidak akan melepaskanmu dengan mudah hahaha
kok gue jadi bucin gini sih, bukan gue banget ini
Di seberang sana Rara yang mendapat balasan dari Rey , tiba tiba merinding ketakutan .
Mana mungkin kak Rey berani macam macam , pikir Rara masih tetap menggoda
To Kak Rey : Aku tidak takut , wlekkkkk ( dengan emot menjulurkan lidah mengejek )
Setelah pesan terkirim , ada pesan masuk baru dari Daniel si muka tembok jelmaan kulkas dua pintu .
From Kak Daniel : Hmm
kebiasaan ham hem ham hem . apa gak bisa ngomong yang jelas dikit gitu ? kesel gue lama lama .
To Kak Daniel : Lewati
Daniel yang mendapat balasan seperti itu dari Rara bingung sendiri .
kenapa menjawab seperti itu, maksudnya harus dilewati atau apa sih pikir Daniel
*********
Happy Reading
__ADS_1