TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 7


__ADS_3

Rara yang kecapekan duduk menyandarkan kepalanya di bahu Rey , melihat Rara yang manja membuat Rey gemas .


" Capek Kak " ucap Rara


" Nanti pulang aku anter ya Raa , pengen ngobrol sama kamu " ucap Rey pelan dan hanya di dengar Rara


" Iya kak " ucap Raraa


Vina si gadis mulut barbar itu mulai kesal karena sedari tadi Axel mengganggunya . resek nih cowo daritadi ganggu gue mulu, kalo gue baper gimana ? batin Vinaa


Axel yang duduk di samping Vinaa kini semakin gencar menggodanya . Sejak awal bertemu, Axel memang sudah menyukai Vinaa , gadis cantik yang memiliki mulut barbar itu membuat Axel sang Cassanova menggila . Axel sering kali memberi perhatian pada Vinaa tapi tidak pernah di tanggapi karena menurut Vinaa Axel adalah Playboy dan mempunyai pacar dimana mana, Vina hanya takut hatinya terluka .


" Vin , kamu kenapa cuek banget sama aku kalau di telpon " tanya Axel


" Cuek apaan sih kak, gak kok biasa aja " jawab Vina sembari memainkan ponselnya


" kamu kalau di whatsapp suka cuek balesnya " perkataan Axel barusan membuat Vina menoleh .


" Emang kenapa kalau aku cuek " ucap Vina


" Jangan cuek cuek dong Vinn, gimana bisa jadian kalau Pedekate aja di cuekin mulu " ucap Axel mulai serius


" Jangan godain aku kak , kalo aku baper mau tanggung jawab kamu ?" ucap Vina ketus


" Mau dong, kan aku sayang kamu Vin " ucap Axel


Deg . . Jantung Vina berdetak dengan kencang . berhadapan dengan Axel sedekat ini membuat tubuhnya memanas.


Vina mengibas bagian wajahnya dengan tangan dan merasa salah tingkah . " dasar mulut sialan, bikin gue baper aja . batin Vina


" Gak mau ah kalau cuma di sayang , maunya diajak Nikah " ucap Vina menggoda Axel


" Yauda ayok " jawab Axel serius sambil memegang kedua tangan Vina


Axel dan Vina yang duduk di pojokan tidak akan di ganggu oleh teman temannya . Vina yang merasa obrolannya dengan Axel semakin serius mulai menatap wajahnya , Wajah yang tampan rahang yang tegas , mata yang sipit dan bibirnya yang sedikit tebal membuat Vina merona .


" Apaan sih kak, sengaja ya " ucap Vina sambil memukul Axel


" Jangan pukul pukul situ Vin, nanti kamu membangunkan yang lain " Goda Axel yang menegang . tanpa Vina tau Axel sangat sensitive di bagian dadanya .


" Dasar mesumm " Vina semakin mukul mukul lengan Axel sampai akhirmya kedua tangannya di cekal Axel


" Vin , aku sayang sama kamu dari awal kita ketemu . kamu mau gak jadi pacar ku ?" ucap Axel yang tiba tiba mengungkapkan perasaannya


" Bagaimana bisa ? bukannya kamu sudah punya pacar kak ? " jawab Vinaa

__ADS_1


" Tapi aku sayang sama kamu Vin " Axel mulai meyakinkan


" Bisa bisanya nembak aku padahal dia uda punya pacar , aku gak mau jadi yang kedua " ucap Vina ketus


" Besok aku akan selesaikan urusanku dengan Alin, aku janji sama kamu " janji Axel


" selesaikan dulu urusanmu kak, baru boleh sama aku " jawab Vina


" iya Vin , tapi kamu mau kan sama aku ? " tanya Axel


" Selesaikan dulu kalau mau tau tentang semua perasaanku " ucap Vina mengakhiri permbicaraan


" Oke Oke aku tau " jawab Axel pasrah


Ya, Axel memang sudah memiliki kekasih yang bernama Alin. Alin dan Axel sudah berjalan 6 bulan .


Axel sudah jenuh menghadapi hubungan dengan Alin, ia pun sudah seringkali memutuskan Alin tapi Alin mengancam akan menyebarkan Video panas yang pernah mereka lakukan .


Dan seandainya itu terjadi , akan mempengaruhi prusahaan yang sudah ia perjuangkan selama ini .


Alin yang sangat menyukai Axel melakukan segala cara untuk tetap menjadi pacarnya .


Sekalipun Axel berselingkuh dengan wanita lain, Alin tidak perduli yang penting Axel tidak meninggalkannya .


Vina dan Axel mulai diam , Axel yang tidak suka di diamkan oleh Vina mulai menggodanya lagi . ia tiba tiba merebahkan kepalanya di paham Vinaa , membuat Vina menatap tajam dan dibalas senyuman genit oleh Axel .


" Kenapa ? aku suka kok . Elus kepala aku dong Vin , kepalaku sedikit pusing " ucap Axel manja sambil meletakan tangan Vina ke kepalanya


" Makanya jangan minum, sudah tau lemah masih aja minum " cibir Vina meledek Axel


" Aku pusing Vin, hanya minuman yang mengerti perasaanku " jawab Axel lirih


Vina yang merasa kasihan mulai mengelus kepala Axel dengan lembut, menyalurkan rasa kasih sayang yang mendalam .


Vina memang menyukai Axel, tapi dia tidak pernah mau menunjukan kepada Axel .


Sadar diri dengan Axel yang dikerumini wanita wanita cantik ,membuat ia mundur perlahan sebelum berjuang .


" Ngapa Vin " tanya Raffa


" Pusing katamya kak " jawab Vina


" Oh iya dia emang lagi banyak masalah akhir akhir ini " ucap Raffa


" Pulang yuk kak , cape gue " ajak Vinaa

__ADS_1


" Yauda kasih tau yang lain, kakak masih mau disini " ucap Raffa


Vina mengajak Lisa dan Rara pulang karena sudah tengah malam , dan mereka besok ada kelas jam 10 pagi


" Kak Axel, kakak mau pulang atau tetap disini " tanya Vina


" aku disini dulu Vin , nemenin Raffa " ucap Axel yang mengelus kepala Vina pelan


" Yauda kalo gitu kita cabut dulu ya kak, jangan minum lagi . Awas aja " Ancam Vina seperti mengancam kekasihnya


" Iya Vina sayang, nanti kita telponan ya " Axel berbisik ke telinga Vina dan mencium pipinya sekilas


" Dasar mesum , bisanya cuma cari kesempatan . " teriam Vina yang kaget pipinya dicium Axel .


Pipinya tiba tiba merona dan merasakan detak jantung yang semakin cepat .


" Sial , bisa mati cepet gue kalo jantung gue gak bisa diajak kompromi gini " batin Vina


" Hahahaha " Raffa tertawa melihat pipinya Vina merona


" Pipimu merah Vin , loe sakit ? tanya Rara


" Gak Raa, disini panas " jawab Vina ngeles


" Iya panas abis di cium kak Axel " ledek Lisaa tiba tiba


" wah wah parah loe Xel, udah punya cewe juga pake nyium nyium Vinaa . mending buat gue " ledek Raffa


" Cari cewek sana , sirik aja loe " ucap Axel menahan kesal


" Gimana kalau Vina aja yang jadi pacar gue , mau gak Vin ?" tanya Raffa menggoda Axel yang sedang kepanasan


Raffa yang merupakan saudara sepupu Axel sudah mengetahui kalau Axel menyukai Vinaa


jadi dia pengem menggoda Axel yang menahan kesal .


:" sialan nih kadal buntung, cewe udah segudang masih aja mau nyomot punya temen " batin Axel


" Gak mau ah , nembaknya gak romantis " ketus Vinaa


" Kalau mau romantisan sama aku ya berdua saja Vin, biar enak gitu " goda Raffa sang kadal buntung . mulutnya beracun kalau masalah menggoda wanita ,


" Dasar kadal buntung , sengaja nih gue rasa " batin Axel kepanasan


"Ahhh resek resek resek" Vina memukuli pundak Raffa dengan gemas membuat yang lain tertawa

__ADS_1


Happy Reading


__ADS_2