TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 12 ( VINA)


__ADS_3

Vina Kaira Abraham yang merupakan putri tunggal keluarga Abraham ini menjadi gadis manis yang mempunyai paras cantik , kulit putih dan bibir yang tipis . Vina adalah anak yang pandai bergaul , dengan sifatnya yang terkadang barbar membuat siapapun ingin berteman dengannya .


Cantik parasnya tidak menjamin cantik juga jalan cerita kisah percintaannya .


Axel Putra Pratama , anak kedua dari keluarga Wijaya ini adalah salah satu pria yang berhasil mendekati Vina .


Cerita dimulai . .


Setelah pertemuan Vina beberapa hari lalu dengan Axel di Bar membuat komunikasi mereka sedikit merenggang .


Bagaimana tidak, Vina diminta untuk menjadi kekasih kedua dari Axel . dan Vina tidak mau melakukan hal gila semacam itu , bagaimana dengan Harga dirinya yang hanya akan dijadikan kekasih kedua seorang Cassanova .


Saat Vina bersantai di kolam renang , tiba tiba ponselnya berbunyi nyaring tanda panggilan masuk dari Axel .


" Hallo " ucap Vina mengangkat telepon Axel


" Hai Vin, apa aku mengganggumu " tanya Axel di seberang sana


" Tidak kak, ada apa ?" ucap Vina


" Aku ingin bertemu denganmu malam ini" jawab Axel


" Iya kak dimana ? tanya Vina


" Di Restorant X ya Vin jam 7 malam nanti aku menjemputmu" jawab Axel


" Tidak usah kak , kita langsung ketemu disana saja" jawab Vina


" Yauda kalau begitu , sampai ketemu nanti malam" jawab Axel mengakhiri panggilan


Di seberang sana setelah mengakhiri panggilannya , Axel memijat pelipisnya bingung .


Bodoh banget gue , kalau Vina tau gue belum selesai dengan Alin bisa bisa ditolak lagi gue . Alin sialan , Batin Axel


Flasback On


Sehari setelah bertemu dengan Vina di Bar beberapa hari lalu , besok siangnya Axel menemui Alin di Apartementnya .


Tanpa basa basi Axel langsung memutuskan hubungannya dengan Alin, Alin yang tidak terima malah membanting semua barang barangnya .


" Gue mau kita putus " ucap Axel


" Apa kamu bilang " jawab Alin dengan suara meninggi

__ADS_1


" Kita putus , gue capek sama Loe " ucap Axel lagi


Lagi lagi Alin mengamuk seperti orang kesetanan dan itu membuat Axel semakin pusing .


Ini yang tidak disukai Axel dari Alin, Alin adalah cewek tempramen yang selalu memaksakan kehendaknya dan Axel muak dengan itu semua .


" Gak mau , gue gak mau putus Xel " ucap Alin tiba tiba dengan suara lirih . dasar drama quen , batin Axel


" Kita udah gak cocok lagi Alin, gue juga gak pernah cinta sama Loe , selama ini kita cuma saling memuaskan saja tanpa ada rasa cinta dan loe tau itu " Ucap Axel


" tapi gue cinta sama Loe Xel " ucap Alin


" Kita bisa jadi teman Lin tanpa harus berpacaran , gue tetep mau jadi temen loe , loe jangan khawatir " ucap Axel


" Gue gak mau, sekali gak mau ya gak mau " ucap Alin masih dengan keras kepalanya


" Terserah!! " jawab Axel datar , sungguh capek berbicara dengan Alin yang keras kepala . ini yang tidak di sukai oleh Axel dari Alin .


" Yasudah terserah saja, tapi jangan salahkan gue kalau besok pagi video scandal kita tersebar di media , Haahaha " ucap Alin dengan nada mengancam


beruntung banget gue masih punya senjata untuk membuat Axel tetap disiisi gue .


Cewek sialan . bego banget gue sampe kecolongan gini . Sial


" Ini juga untuk senjata gue sewaktu waktu loe minta putus, pinter kan gue " Ucap Alin dengan senyum smirk nya


Brak Brak Brak . . . Axel dengan kesal membanting apapun yang ada di depan matanya hingga membuat Apartement Alin seperti kapan pecah .


" Makanya jangan putusin gue , loe bisa bayangin aja kalo tu video sampai tersebar otomatis berpengaruh dengan nilai saham loe , dan pastinya kita akan disuruh menikah untuk menutupi Aib keluarga besar loe . Loe paham kan maksud gue Xel " lagi lagi Ucapan Alin membuat Axel kehilangan akal, ingin rasanya dia mencekik Alin sampai mati .


Axel yang terlanjut kesal keluar meninggalkan Alin dan membating pintunya dengan keras .


Sampai di parkiran mobilnya , Axel membanting stir dengan semua amarah yang dikeluarkan .


Alin sialan, kalau kaya gini gue gak bisa lepas dari jeratan tu cewek gila .


Gue harus cari cara untuk menghapus video di ponselnya


Axel menghubungi Raffa untuk mengajaknya ke Club menghilangan stres di pikirannya


" Ngapa lo ? tanya Raffa


" Alin diam diam rekam video kita saat bercinta dan itu dibuat senjata agar gak gue putusin, sialan emang " jawab Axel dengan mata merahnya

__ADS_1


" Wah repot kalo kaya gitu urusannya , kalau tu video di sebar bisa bisa perusahaan loe keos " ucap Raffa


" Itu yang gue pusingin dari tadi , kepala gue rasanya mau pecah " ucap Axel


" Yauda kalau gitu Vina buat gue aja gimana " goda Raffa


" Lo mau gue tonjok sebelah mana ha ? sialan loe lama lama ya " ucao Axel marah mendengar ucapan Raffa


" Hahahaha , lagian gitu aja di pusingin , abaikan Alin loe tembak aja Vina " ucap Raffa memberi solusi yang tidak ada baik baiknya .


" Kalau masalahnya segampang itu mana mungkin gue sepusing ini " ucap Axel


" Terus ?" tanya Raffa yang masih belum paham


" Masalahnya Vina gak mau jadi yang nomer dua , gue udah pernah nembak tapi dia gak mau kalau urusan gue sama Alin belum selesai " ucao Axel menjelaskan


"Hmm berat juga ya masalah hidup loe , kalau gue saranin ya mending lo jujur aja sama Vina . sukur sukur di terima " ucap Raffa memberi solusi


" Maksud loe jujur kalau Alin ngancam gue pake video mesum kita , gila loe bisa bisa Vina jijik liat gue " ucap Axel memijat pelipisnya .


" Ya loe jangan bilang masalah video mesum loe , bilang aja Alin cewek tempramen yang tidak mau di putusin , udah gitu " ucao Raffa


" menurut Loe Viba bakal percaya gak ?" ucap Axel yang masih Ragu


" ya lo coba aja dulu , gue doain berhasil " ucap Raffa memberi semangat pada Axel


Percintaan Raffa memang tak serumit Axel, karena senakal nakalnya Raffa ia tidak mau kalau sampe berhubungan dengan wanitanya . Bagi Raffa, berhubungan harus dengan wanita yang benar benar dicintainya , sedangkan wanita wanita yang pernah menjadi kekasihnya hanya cinta dengan Uang nya . jadi kalau ia minta pitus , tidak ada adegan diancam dengan Video mesumnya .


" Thanks bro, balik yuk pusing gue " ucap Axel


" Yoi man "


Flashback End


Axel yang memikirkan penolakan Vina membuat hatinya tiba tiba Resah


Cassanova yang tidak pernah kehabisan wanita ini ketakutan dengan penolakan Vina lagi .


Bagaimana tidak, Axel bahkan sudah merasakan bucin parah.


Membayangkan senyuman manis Vina saja sudah membuatnya menggila, apalagi membayangkan bibir tipis Vina yang sangat menggoda jika sedang berbicara , ingin sekali Axel membungkam dan memakan habis tak tersisa .


Sial , gue bener bener bucin sama dedek gemes gue satu ini

__ADS_1


Happy Reading


__ADS_2