
Weekend telah tiba , hari yang ditunggu tunggu oleh Lisa Cs akhirnya datang juga .
Lisa , Rara dan Vina sedang sibuk dirumahnya masing masing mempersiapkan semua yang akan mereka bawa untuk ke Puncak .
Lisa yang heboh dengan Baju yang harus ia bawa jangan sampai ketinggalan , karena dia sudah merencanakan untuk berfoto foto disana .
Vina yang heboh dengan segala camilan yang hampir memenuhi tas ranselnya , dimanapun dia berada tidak akan melupakan camilan nya .
Dan Rara yang paling santai , diantara mereka bertiga memang Rara yang selalu terlihat lebih santai . Ia tidak terlalu memikirkan sesuatu terlalu berlebihan . Bukannya kita mau senang senang , kenapa harus seribet itu , pikir Rara .
Pukul 7 pagi di Kediaman Vina , gadis berisik mulut bar bar itu mulai kesal karena Axel tak kunjung datang menjemputnya .
Padahal semalam dia sudah berjanji, tapi sampai sekarang belum datang juga .
Dan Axel , pria itu semalem ketiduran di Apartemen setelah bertengkar dengan Alin .
Alin tiba tiba datang ke Apartemen untuk mengajak Axel makan malam, tapi Axel menolak dan akhirnya mereka berdua bertengkar hebat hanya karena masalah sepele .
Alin yang tempramen dan Axel yang masa bodoh .
Setelah bertengkar hebat , Axel pusing merasakan banyak masalah dengan Alin yang tidak berakhir juga sampai saat ini .
Dia mabuk sendiri di Apartemen miliknya , hingga ketiduran dengan banyaknya botol minuman di sekelilingnya .
Raffa yang saat itu sedang menjemput Axel , dikagetkan dengan keadaan Axel yang sangat berantakan .
Ini yang selalu dilakuin Axel kalau sedang kalut dengan banyaknya masalah, ia selalu minum sendiri di Apartemen .
dan Raffa paham itu .
" Xel , bangun . ponsel lo bunyi terus " ucap Raffa berusaha membangunkan Axel
" Hmm .. " ucap Axel masih dalam tidurnya
" Bangun, cewe lo telpon loe berkali kali tu . sialan . ada apa lagi si " Raffa kesal
Axel yang mendengar kalau Vina menelponnya , ia langsung terlonjak kaget dan mengambil ponselnya.
" Hallo sayang " ucap Axel dengan segala ketakutannya . Dia memang takut kalau Vina sampai marah karena akan terus mengomelinya tiada henti
" Kamu dimana ? Jadi jemput apa gak sih udah siang ni " Ucap Vina kesal di seberang sana
Punya cewe kaya singa betina bikin gue takut juga . sialan
" Iya ini barusan mandi sayang , maaf ya . tunggu bentaran kamu jangan berangkat dulu " ucap Axel ketakutan
" Hmm " jawab Vina singkat membuat Axel di seberang sana gelagapan
" Aku matiin ya sayang , habis ini aku berangkat " ucap Axel
" Iya hati hati, jangan lama " ucap Vina ketus langsung memutus panggilan tanpa menunggu jawaban dari Axel
" Iyaa sa... " ucapan Axel terputus setelah melihat Vina mematikan telpon
__ADS_1
Mampus gue, bisa bisa gue dapet kuliah pagi udah bikin singa betina ngamuk
" Kenapa Loe jadi bucin gini Xel , bukan lo banget ini hahaha " ucap Raffa meledek
" Sialan " ucap Axel menuju kamar mandi
************
Mereka berkumpul di rumah Lisa , Rey pagi pagi tadi sudah pergi menjemput Rara sekalian meminta izin ke orangtuanya untuk mengajak Rara berlibur .
Didalam mobil , Rara memandangi kaca spion mengabaikan keberadaan Rey disampingnya dan memilih melihat indahnya suasana pagi ini .
Rey yang merasa di abaikan , akhirnya kesal sendiri .
" Raaaa , lihat sini dong . Ngapain sih liat kaca mulu " ucap Rey kesal
" Gak mau , enakan liat sini " jawab Rara
" Oh sepertinya kamu sudah tidak sabar untuk di hukum ya " ucap Rey dengan senyuman smirknya
nah kan , gue udah diem masih aja di godain . ngajak ribut apa gimana ni cowok .
Rara yang mendengar itu berdehem menetralkan rasa takutnya , sepertinya Rey tidak main main .
" Apasih kak , jangan mulai ah " ucap Rara dengan segala ketakutannya .
" Makanya liat sini ,ada cowo cakep disini kok di anggurin kan sayang " ucap Rey
" Emang maunya di apain ?" ucap Rara menantang .
" Yauda sini dong deketan " ucap Rara balik menggoda
mati gue , niat hati godain eh malah gue yang kegoda . cantik banget lagi bikin kagak tahan , batin Rey
Setelah mendengar ucapan Rara , tiba tiba Rey memberhentikan mobilnya ke tepi jalan yang lumayan sepi karena suasana pagi yang belum banyak orang berlalu lalang .
" Kok berhenti kak ? Mau beli apa ?" ucap Rara yang masih belum menyadari raut wajah Rey
" Mau minta morning kiss kamu, ayo sini " ucap Rey melepas seatbelt miliknya dan memutar badan menghadap Rara
Rara yang mendengar itu tiba tiba wajahnya memerah malu .
Antara Malu dan menahan kesal
" Apaan sih kak , dasar mesum " ucap Rara melengos melihat kaca spion . tiba tiba dia merasakan tidak karuan di hatinya
" Ayo cepetan sini sayang , tadi nantangin sekarang kok malu malu gitu " ucap Rey menggoda
" Aku becanda kakak , ah ayo lah buruan ditunggu yang lain " ucap Rara
" morning kiss dulu cepet , biar cepet berangkat juga " ucap Rey tetap berusaha untuk mendapatkan Rezeki nya pagi ini
" Gak mau " ucap Rara
__ADS_1
" Beneran gak mau , yaudah kita disini aja " ucap Rey sambil bersandar di kursi nya
" Ayolah kak, keburu yang lain ngumpul " ucap Rara memelas
" Dari kemarin kamu mancing mancing mulu , giliran di iyain aku di Php . dasar anak nakal " ucap Rey kesal
" Hahahaha makanya jangan mesum ,dasar kadal genit " ucap Rara
Cup .. tiba tiba Rey mencium pipi Rara yang merah merona .
" Lain kali bukan hanya pipimu ,tapi aku akan menghabiskan yang lain " ucap Rey berbisik di telinga Rara
Mendapat serangan tiba tiba dari Rey , membuat tubuh Raea menegang tak karuan .
Antara kesal malu dan ingin memaki maki Rey tapi lidahnya kelu .
Dia terdiam dengan segala keterkejutannya
Rey menjalankan lagi mobilnya menuju rumah, sesampai disana ternyata teman temannya sudah pada berkumpul menunggu dirinya dan Rara .
" Lama banget si loe " ucap Revan kesal
" Tau , keburu siang nih nanti nyampe sana kelamaan " ucap Raffa
" ABis ngapain loe senyum senyum gak jelas " ucap Axel yang ternyata lebih peka dengan raut wajah Rey yang berbinar
" Biasa anak muda " ucap Rey santai yang mendapat pelototan dari Rara
bisa bisanya dia santai setelah mencuri ciuman pipiku tadi
Daniel yang melihat itu hanya diam dengan wajah datarnya seperti biasa .
Saat melihat ke arah Rara, tiba tiba pandangan mereka bertemu beberapa detik karena Rara memutus mata duluan .
" Udah siap semua kan ? " tanya Rey
" Udah kak , ayo lah keburu siang " jawab Lisa
" Ya sudah kita bawa 2 mobil ya , empat ikut mobil gue, empat lagi ikut mobil Axel " ucap Rey
" Raa , ikut mobil Axel sama gue ya " ucap Vinaa
" Dimana aja gue ikut " jawab Rara santai
" Gue ikut kak Rey aja ya guys, soalnya kak Revan di mobil Kak Rey " ucap Lisa berbisik di telinga Vina dan Rara
" Oke hahahaha bisa aja loe " ucap Vina meledek
" Yok Raa masuk mobil " Vina mengajak Rara masuk
Tanpa di sadari Rara , ternyata Daniel sudah duduk manis di dalam mobil Axel . Vina didepan dengan Axel sebagai pengemudi , dan Daniel serta Rara di kursi belakang .
******
__ADS_1
Happy Reading