TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 18


__ADS_3

Weekend telah tiba , hari yang ditunggu tunggu oleh Lisa Cs akhirnya datang juga .


Lisa , Rara dan Vina sedang sibuk dirumahnya masing masing mempersiapkan semua yang akan mereka bawa untuk ke Puncak .


Lisa yang heboh dengan Baju yang harus ia bawa jangan sampai ketinggalan , karena dia sudah merencanakan untuk berfoto foto disana .


Vina yang heboh dengan segala camilan yang hampir memenuhi tas ranselnya , dimanapun dia berada tidak akan melupakan camilan nya .


Dan Rara yang paling santai , diantara mereka bertiga memang Rara yang selalu terlihat lebih santai . Ia tidak terlalu memikirkan sesuatu terlalu berlebihan . Bukannya kita mau senang senang , kenapa harus seribet itu , pikir Rara .


Pukul 7 pagi di Kediaman Vina , gadis berisik mulut bar bar itu mulai kesal karena Axel tak kunjung datang menjemputnya .


Padahal semalam dia sudah berjanji, tapi sampai sekarang belum datang juga .


Dan Axel , pria itu semalem ketiduran di Apartemen setelah bertengkar dengan Alin .


Alin tiba tiba datang ke Apartemen untuk mengajak Axel makan malam, tapi Axel menolak dan akhirnya mereka berdua bertengkar hebat hanya karena masalah sepele .


Alin yang tempramen dan Axel yang masa bodoh .


Setelah bertengkar hebat , Axel pusing merasakan banyak masalah dengan Alin yang tidak berakhir juga sampai saat ini .


Dia mabuk sendiri di Apartemen miliknya , hingga ketiduran dengan banyaknya botol minuman di sekelilingnya .


Raffa yang saat itu sedang menjemput Axel , dikagetkan dengan keadaan Axel yang sangat berantakan .


Ini yang selalu dilakuin Axel kalau sedang kalut dengan banyaknya masalah, ia selalu minum sendiri di Apartemen .


dan Raffa paham itu .


" Xel , bangun . ponsel lo bunyi terus " ucap Raffa berusaha membangunkan Axel


" Hmm .. " ucap Axel masih dalam tidurnya


" Bangun, cewe lo telpon loe berkali kali tu . sialan . ada apa lagi si " Raffa kesal


Axel yang mendengar kalau Vina menelponnya , ia langsung terlonjak kaget dan mengambil ponselnya.


" Hallo sayang " ucap Axel dengan segala ketakutannya . Dia memang takut kalau Vina sampai marah karena akan terus mengomelinya tiada henti


" Kamu dimana ? Jadi jemput apa gak sih udah siang ni " Ucap Vina kesal di seberang sana


Punya cewe kaya singa betina bikin gue takut juga . sialan


" Iya ini barusan mandi sayang , maaf ya . tunggu bentaran kamu jangan berangkat dulu " ucap Axel ketakutan


" Hmm " jawab Vina singkat membuat Axel di seberang sana gelagapan


" Aku matiin ya sayang , habis ini aku berangkat " ucap Axel


" Iya hati hati, jangan lama " ucap Vina ketus langsung memutus panggilan tanpa menunggu jawaban dari Axel


" Iyaa sa... " ucapan Axel terputus setelah melihat Vina mematikan telpon

__ADS_1


Mampus gue, bisa bisa gue dapet kuliah pagi udah bikin singa betina ngamuk


" Kenapa Loe jadi bucin gini Xel , bukan lo banget ini hahaha " ucap Raffa meledek


" Sialan " ucap Axel menuju kamar mandi


************


Mereka berkumpul di rumah Lisa , Rey pagi pagi tadi sudah pergi menjemput Rara sekalian meminta izin ke orangtuanya untuk mengajak Rara berlibur .


Didalam mobil , Rara memandangi kaca spion mengabaikan keberadaan Rey disampingnya dan memilih melihat indahnya suasana pagi ini .


Rey yang merasa di abaikan , akhirnya kesal sendiri .


" Raaaa , lihat sini dong . Ngapain sih liat kaca mulu " ucap Rey kesal


" Gak mau , enakan liat sini " jawab Rara


" Oh sepertinya kamu sudah tidak sabar untuk di hukum ya " ucap Rey dengan senyuman smirknya


nah kan , gue udah diem masih aja di godain . ngajak ribut apa gimana ni cowok .


Rara yang mendengar itu berdehem menetralkan rasa takutnya , sepertinya Rey tidak main main .


" Apasih kak , jangan mulai ah " ucap Rara dengan segala ketakutannya .


" Makanya liat sini ,ada cowo cakep disini kok di anggurin kan sayang " ucap Rey


" Emang maunya di apain ?" ucap Rara menantang .


" Yauda sini dong deketan " ucap Rara balik menggoda


mati gue , niat hati godain eh malah gue yang kegoda . cantik banget lagi bikin kagak tahan , batin Rey


Setelah mendengar ucapan Rara , tiba tiba Rey memberhentikan mobilnya ke tepi jalan yang lumayan sepi karena suasana pagi yang belum banyak orang berlalu lalang .


" Kok berhenti kak ? Mau beli apa ?" ucap Rara yang masih belum menyadari raut wajah Rey


" Mau minta morning kiss kamu, ayo sini " ucap Rey melepas seatbelt miliknya dan memutar badan menghadap Rara


Rara yang mendengar itu tiba tiba wajahnya memerah malu .


Antara Malu dan menahan kesal


" Apaan sih kak , dasar mesum " ucap Rara melengos melihat kaca spion . tiba tiba dia merasakan tidak karuan di hatinya


" Ayo cepetan sini sayang , tadi nantangin sekarang kok malu malu gitu " ucap Rey menggoda


" Aku becanda kakak , ah ayo lah buruan ditunggu yang lain " ucap Rara


" morning kiss dulu cepet , biar cepet berangkat juga " ucap Rey tetap berusaha untuk mendapatkan Rezeki nya pagi ini


" Gak mau " ucap Rara

__ADS_1


" Beneran gak mau , yaudah kita disini aja " ucap Rey sambil bersandar di kursi nya


" Ayolah kak, keburu yang lain ngumpul " ucap Rara memelas


" Dari kemarin kamu mancing mancing mulu , giliran di iyain aku di Php . dasar anak nakal " ucap Rey kesal


" Hahahaha makanya jangan mesum ,dasar kadal genit " ucap Rara


Cup .. tiba tiba Rey mencium pipi Rara yang merah merona .


" Lain kali bukan hanya pipimu ,tapi aku akan menghabiskan yang lain " ucap Rey berbisik di telinga Rara


Mendapat serangan tiba tiba dari Rey , membuat tubuh Raea menegang tak karuan .


Antara kesal malu dan ingin memaki maki Rey tapi lidahnya kelu .


Dia terdiam dengan segala keterkejutannya


Rey menjalankan lagi mobilnya menuju rumah, sesampai disana ternyata teman temannya sudah pada berkumpul menunggu dirinya dan Rara .


" Lama banget si loe " ucap Revan kesal


" Tau , keburu siang nih nanti nyampe sana kelamaan " ucap Raffa


" ABis ngapain loe senyum senyum gak jelas " ucap Axel yang ternyata lebih peka dengan raut wajah Rey yang berbinar


" Biasa anak muda " ucap Rey santai yang mendapat pelototan dari Rara


bisa bisanya dia santai setelah mencuri ciuman pipiku tadi


Daniel yang melihat itu hanya diam dengan wajah datarnya seperti biasa .


Saat melihat ke arah Rara, tiba tiba pandangan mereka bertemu beberapa detik karena Rara memutus mata duluan .


" Udah siap semua kan ? " tanya Rey


" Udah kak , ayo lah keburu siang " jawab Lisa


" Ya sudah kita bawa 2 mobil ya , empat ikut mobil gue, empat lagi ikut mobil Axel " ucap Rey


" Raa , ikut mobil Axel sama gue ya " ucap Vinaa


" Dimana aja gue ikut " jawab Rara santai


" Gue ikut kak Rey aja ya guys, soalnya kak Revan di mobil Kak Rey " ucap Lisa berbisik di telinga Vina dan Rara


" Oke hahahaha bisa aja loe " ucap Vina meledek


" Yok Raa masuk mobil " Vina mengajak Rara masuk


Tanpa di sadari Rara , ternyata Daniel sudah duduk manis di dalam mobil Axel . Vina didepan dengan Axel sebagai pengemudi , dan Daniel serta Rara di kursi belakang .


******

__ADS_1


Happy Reading


__ADS_2