TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 37


__ADS_3

" Gue liat mereka akrab , mungkin temennya " Ucap Raffa


" Hmm " Jawab Revan tanpa mengalihkan pandangan ke arah kucing nakalnya


" Lagi lagi gue tergoda liat Rara bro , gila tu anak sexy banget . Gue liat dia berkeringat aja bisa napsu gini " Ucap Raffa melihat Rara yang sedang bergoyang dengan berani


" Jangan aneh aneh loe, punya temen loe " Jawab Revan


" Ehmm , minta minum kak ? " Ucap Rara yang tiba tiba duduk di sebelah Raffa


" Capek ya Raa ? " Ucap Raffa sambil mengambilkan minuman Rara


" Iya kak , kamu gak turun ?" Tanya Rara


" Gak , liat kamu berkeringat gini udah bikin aku keringet dingin haha " Jawab Raffa menggoda Rara


" Apasih kak" Ucap Rara tiba tiba minum minuman Raffa yang beralkohol


" Eh jangan itu nanti kamu mabuk " Raffa mengambil paksa minuman yang ada di tangan Rara


" Hari ini saja , aku pusing kak " Ucap Rara lagi lagi minum hingga 3 gelas


" Kamu kenapa Raa ? gak biasanya kamu sampai minum ? " tanya Revan


" Heh, gpp kak . Aku turun dulu " Ucap Rara langsung bergabung dengan yang lain di lantai dansa


Beberapa menit kemudian Daniel dan Axel datang bersama , mereka berdua tidak tau kalau ada keberadaan kucing kucing nakal disini karena Revan hanya mengajak nongkrong ke tempat Raffa .


" Sorry lama , macet " Ucap Axel


" Gue juga baru selesai metting " ucap Daniel


Daniel dan Axel bergabung dengan Raffa dan Revan . Mereka pesen minuman banyak tapi hanya Revan yang tidak akan mabuk malam ini karena dia harus mengantar Lisa .


" Turun yuk " Ajak Axel


" Yuk " Jawab Raffa


Hanya Revan dan Daniel yang masih bertahan di table sambil menikmati wanita wanita yang sedang ada di lantai dansa .


Tanpa sengaja matanya melihat keberadaan Rara yang sedang meliuk liukan tubuhnya dengan Lisa dan Vina melingkar dengan Rendy Cs dan Raffa serta Axel .


Rahangnya mengeras melihat itu , tatapan tajam seolah ingin membunuh orang .


" Shit !! " Ucap Daniel mengeras


" Loe kaget ? " Tanya Revan


" Loe tau ? " Tanya Daniel balik


" Ya , gue di kasih tau cewe gue dan mengikuti mereka diam duam " Jawab Revan


" Hm!! " Ucap Daniel tanpa mengalihkan matanya dari Rara

__ADS_1


" Loe ada apa sama Rara ? " Tanya Revan


" Maksud loe ? " Ucap Daniel


" Rara banyak minum malam ini katanya lagi kacau " Jawab Revan


Daniel yang mendengar itu membulatkan matanya, sejak kapan Rara berani minum . Selama ini meski mereka main ke Club tapi Vina Rara dan Lisa tidak pernah sama sekali menyentuh minuman haram itu karena selalu dalam pengawasan Rey .


Saat melihat Rara yang mulai oleng dan bersandar di pelukan Raffa , Daniel turun untuk mengambil Rara dan mengajaknya kenbali ke Table .


Lisa berhadapan dengan Raffa serta Vina yang mulai berhadapan dengan Axel . Sedangkan Rendy Cs kembali ke Table nya semenjak kedatangan Raffa dan Axel .


Pandangan Rara setengah sadar karena kebanyakan minum , sayup sayup matanya melihat Daniel yang kini berada di depannya membuatnya meneteskan air mata secara tiba tiba .


" Kamu kenapa ? " Tanya Daniel menghapus air mata Rara


" Kamu jahat !! Aku benci sama kamu " Jawab Rara dengan setengah sadar


Daniel yang melihat kebencian di mata Rara membawa Rara kepelukannya, Revan yang melihat itu memilih pergi agar Daniel bisa menyelesaikan masalahnya dengan Rara .


" Gue turun, selesaiin masalah loe " Ucap Revan


Daniel tidak menjawab hanya mengangguk .


" Lepas ! aku mau putus " Ucap Rara berontak dalam pelukan Daniel


" Maafin aku , aku gak mau putus sama kamu " Ucap Daniel melepas pelukannya.


" Kamu sama seperti Al , brengsek !! " Rancau Rara


" Aku salah apa ? " Tanya Daniel yang masih belum menyadari kesalahnnya


" Perempuan rambut pendek !! " Ucap Rara


Deg . . Jantung Daniel berdetak tidak karuan .


" Kamu melihatku ? " Tanya Daniel


" Ya !! lebih baik kita putus, aku sudah muak sama kamu " ucap Rara


" Maaf , kamu hanya salah paham . aku tidak ada hubungan apa apa sama dia " Ucap Daniel menggenggam tangan Rara yang langsung di tepis kasar


" Stop ! sebulan aku menunggu kabarmu ternyata kau asik berkabar dengan wanita lain !! " Ucap Rara dengan tangisan di matanya


" Maafin aku sayang , kamu salah paham !!" jawab Daniel meyakinkan Rara


" Terserah, mulai sekarang kita udah gak ada hubungan apa apa lagi dan kamu bebas !! " ucap Rara dengan senyuman miring


" Aku gak mau putus ! " Ucao Daniel langsung ******* bibir Rara dengan ganas


Rara yang dalam pengaruh alkohol merasa tubuhnya panas akhirnya mengalungkan tangannya ke leher Daniel , mereka berciuman panas dan saling membalas .


Ingin sekali menolak tapi tubuhnya menginginkan .

__ADS_1


Rara yang sudah kehabisan oksigen akhirnya memukul dada Daniel minta di lepaskan .


" Itu hadiah terakhir dari aku, setelah ini jangan pernah menggangguku lagi " Ucap Rara berdiri dan berjalan ke arah Raffa


" Antar aku pulang kak, kepalaku pusing " Ucap Rara yang hampir jatuh dan di tahan oleh Raffa


" Kan ada Daniel " Jawab Raffa


" Kita udah putus, kalau kamu gak mau nganter aku biar aku pulang sendiri " ucap Rara yang kembali ke Table mengambil Tasnya


" Baiklah , ayo kakak anter " Ucap Raffa


" Biar gue anter Raff " ucap Daniel mengambil Alih Rara dari pelukan Raffa


" Oke , hati hati loe " Jawab Raffa


Rara yang sudah tidak sadar akhirnya di gendong Daniel sampai ke mobilnya dan di dudukan di kursi sebelah pengemudi .


Daniel yang bingung harus membawa Rara kemana karena Rara pulang dalam keadaan mabuk bisa bisa kedua orang tuanya marah , akhirnya membawa Rara ke Apartement Daniel biar di sangka menginap di rumah Lisa .


Daniel menidurkan Rara di ranjang kamarnya, Rara yang merasakan panas di tubuhnya tiba tiba menyerang Daniel yang kini tidur di sampingnya .


Rara menaiki perut Daniel dan mencium ganas bibir Daniel, tidak lama setelah itu dia ambruk di atas Daniel .


Shit, lagi lagi main solo , batin Daniel yang gairahnya terpancing karena kelakuan Rara


Setelah membersihkan tubuhnya , Daniel berdiri di balkon kamarnya memikirkan ucapan Rara .


Ini memang salahnya, dia merasa bersalah karena selama satu bulan ini bahkan sekalipun tidak pernah menghubungi Rara .


Tapi penjelasan apa yang akan di jelaskan ke Rara besok pagi , Rara pasti tidak akan percaya karena memang kenyataannya Daniel tidak menghubungi Rara dan malah jalan dengan wanita lain .


" Arrrrrggghh , Shit !!!! " Rancau Daniel menjambak rambutnya


**


Pagi pagi Rara bangun dari tidurnya dengan kepala yang masih pusing , dia meregangkan otot dan kaget melihat ada laki laki yang tidur di sofa dengan bertelanjang dada tengkurap menghadap ke arahnya .


Kak Daniel ,


Dengan susah payah Rara bangun pelan pelan , Rara cukup mengingat kejadian tadi malam saat bertengkar dengan Daniel meskipun tidak semuanya tapi dia sadar kalau dia dan Daniel sudah putus .


Rara memandangi wajah teduh Daniel saat lagi tertidur seperti ini, wajah yang sangat ia rindukan selama satu bulan ini, wajah yang sudahmembuat luka di hatinya . Rara tersenyum getir menyadari bahwa kisah cintanya lagi lagi membuatnya terluka .


Perlahan tangannya terangkat mengelus lembut wajah Daniel untuk yang terakhir kalinya


" Terimakasih atas waktunya selama ini , walaupun singkat tapi kamu sudah memberikan kenangan yang indah untukku . Jujur aku sangat kecewa , tapi aku cukup sadar diri kalau aku bukanlah prioritasmu lagi . Entah keputusanku ini benar atau salah, yang jelas aku tidak membenarkan sikapmu selama satu bulan ini . Jaga diri baik baik kak, mungkin setelah ini kita tidak akan pernah bertemu lagi . Aku sangat mencintai kamu , nanti aku pasti sangat merindukanmu " Ucap Rara lirih dengan tangisan air matanya .


Rara mengusap air matanya pelan, dan keluar dari Apartement ini .


Daniel yang masih tidur tidak menyadari kepergian Rara .


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2