
Lisa diam diam menatap Rey kasihan, kakaknya itu terlalu ketakutan dengan apa yang belum terjadi hingga selalu kalah start .
Aku tau kamu pasti sakit kak, semoga kamu bisa melupakan Rara .
" Cie kak Raffa gak ada yang di romantisin " lagi lagi Vina meledek Raffa
" Jangan memulai Vin " ucap Raffa kesal selalu saja anak nakal satu ini memancing kekesalannya
" Abisnya aku kasihan sama kamu kak " ucap Vina
Axel yang mendengar itu hanya tersenyum melihat kejahilan Vina , mau mencegah pun mana berani dia dengan singa betinanya kalau marah .
" Sepertinya kamu yang belum bisa move on dari aku Vin " ucap Raffa dengan senyum miringnya
Axel yang mendengar itu hanya melotot .
Maksudnya apa ini ? jangan jangan apa yang dibilang raffa waktu itu bener . kesal Axel
" Apaan sih kak , siapa juga yang belum bisa move on " ucap Vina ketakutan
" Berarti maksudnya kamu sudah move on ? " ucap Raffa memancing
" Sudah lah , ngapain juga di inget inget bikin kesel " jawaban Vina membuat Axel semakin kaget
Mereka yang mendengar itu kaget , sejak kapan Raffa dan Vina pernah dekat .
Setau Raffa bucin akut dengan almarhum ceweknya
" Kali aja kamu mau mulai lagi sama aku Vin " ucap Raffa
" Mana ada , gak ya , enakan sama Axel gak suka php " kesal Vina tiba tiba
" Oh berarti dulu kamu merasa aku PHP in kamu, gitu ?" ucap Raffa lagi
" Pikir aja sendiri " ucap Vina melengos
" Hahahah ketauan Loe Vin , lihat tu muka kak Axel merah " ucap Lisa tertawa
Vina yang daritadi berdebat dengan Raffa tidak menyadari raut wajah Axel yang berubah kesal .
" Hehehe , aku becanda aja sayang " ucap Vina merasa seperti ketauan selingkuh
" Oh kamu pernah ada main sama Raffa ?" tanya Axel menatap Vina Tajam
" Enggak sayang , aku tadi cuma becanda tau . Ya kan kak ?" ucap Vina meminta Raffa untuk membelanya
Raffa hanya mengangkat bahunya seolah gak mau ikut campur dengan urusan dua sejoli itu .
" Gara gara kamu ini kak mancing mancing , marah kan kak Axelnya " ucap Vina kesal dengan Raffa
" Ngapain aja kalian dulu ?" tanya Axel datar
" Gak ada sayang , orang gak ngapa ngapain " jawab Vina hati hati takut salah bicara lagi
" Bener kan ? kalian pernah deket ? " tanya Axel
__ADS_1
" Enggak sayangku ya ampun, Raa bantuin gue dong " ucap Vina meminta pembelaan
" Selesain aja sendiri, gue aja tadi loe ketawain " ucap Rara
" Hahahaa , seorang Vina ketakutan dengan kak Axel . Rekor ini, ya gak Raa ?" ucap Lisa
" Iya Lis , hahaha . Seneng banget gue liat Vina kaya gini " Ucap Rara
" Sialan kalian berdua, sahabat gak ada akhlak " ucap Vina kesal dengan kedua sahabatnya
Mereka yang mendengar itu tawanya pecah , seorang Vina yang biasanya menjadi Singa Betina kali ini menjadi kucing manis yang ketakutan dengan Axel .
" Kenapa kamu gak pernah jujur sama aku Vina " tanya Axel
" Kamu itu cuma dibohongi kak Raffa sayang, dia itu jomblo makanya suka bikin hubungan orang bertengkar " ucap Vina meyakinkan Axel
" Hahahaha singa betina kok takut " ucap Raffa meledek Vina
" Diem ya kak, atau aku cakar cakar kamu biar kamu tau Rasa " ucap Vina kesal
" Hahahahahaa " lagi lagi mereka semua tertawa melihat Vina yang mati kutu
" Kalau kamu gak mau jujur, aku tinggal pulang ini " ancam Axel
" Pulang aja sana , udah dibilang gak ya gak . Kamu tuli apa gimana ha ?" ucap Vina kesal, kesabarannya sudah habis menjelaskan ke Axel
" Kok kamu yang marah ? harusnya aku dong yang marah " ucap Axel tidak habis pikir
" Aku capek menjelaskan, kalau kamu gak percaya ya sudah . Pulang sana gak usah cari cari aku lagi " ucap Vina menatap tajam Axel
Waduh, singa betina nya mulai marah . Pikir mereka semua
" Bodo amat " ucap Vina melengos
" Iya iya aku percaya sama kamu sayang, jangan marah dong " ucap Axel melemah
Mereka yang mendengar itu hanya tertawa , ini yang mereka sukai dari Vina dan Axel kalau berdebat selalu dimenangkan Vina .
Mantan buaya darat bisa bertekuk lutut di bawah singa betina .
" Hmm .. " ucap Vina yang hanya berdehem
" Ngmong yang panjang dong Vin, jangan ham hem gitu bikin gemes " ucap Axel menggoda
" Suka suka aku lah " jawab Vina ketus
" Udah ya sayang selesai ya , aku minta maaf udah gak percaya sama kamu " ucap Axel
" Makanya kalau aku sudah bilang enggak ya berarti enggak, jangan ngeyel bikin kesel aja " ucap Vina masih mau menyelesaikan marahnya
" Iya sayang, sudah ya " ucap Axel mencium pipi Vina untuk meredakan marahnya
" Gimana Xel ? loe masih mau ngatain gue " tanya Raffa mengejek
" Diem loe sialan " jawab Axel kesal
__ADS_1
" Hahahahaha , sumpah gue seneng banget denger Vina marah sama kak Axel " ucap Rara tertawa terbahak bahak
" Iya Raa , kak Axel bucin banget ih hahaha " ucap Lisa dengan tawanya
Tanpa sadar Axel memandang mereka dengan tajam . Revan dan Daniel yang mengetahui itu balik menatap tajam ke arah Axel , dan itu membuat nyali Axel menciut
Sialan , gue lupa kalau mereka udah ada pawangnya .
" udah udah, gue udah gak kuat ketawanya , adik gue ini beneran barbar dah " ucap Rey
" Telat banget si kak ketawanya " ucap Rara
" Hmm .. " Rey yang mendengar itu memasang wajah datar lagi
Mereka yang melihat itu dibuat melongo , bagaimana bisa seorang Rey yang biasanya dekat kaya orang pacaran sama Rara mendadak seperti orang yang tidak kenal .
Rara yang melihat Rey seperti itu hanya menghela nafasnya, sebenarnya apa salahnya kenapa mendadak Rey mendiamkannya .
" Gue cabut duluan ya Lis " pamit Rara menarik tangan Daniel
" Loe mau kemana Raa " ucap Lisa dan Vina
" Gue udah ngantuk, mau pulang . Gue duluan ya " ucap Rara
" Yaudah kita pulang aja semua " ucap Lisa
" gak usah Lis, lanjutin aja acaranya tapi maaf gue duluan sama kak Daniel " ucap Rara
" Gue duluan " pamit Daniel menatap tajam mata Rey
Setelah kepergian Rara dan Daniel, suasana tiba tiba menjadi hening .
Mereka semua bertanya tanya, seberarnya apa masalah Rey dan Rara hingga menjadi seperti ini ?
Melihat kepergian Rara, Rey merasa bersalah .
Sebenarnya ini bukan kemauan Rey, dia juga merasa sakit mendiamkan Rara .
Dan tidak seharusnya dia bersikap dingin di depan teman temannya
Maafin aku Raaa , aku emang egois . batin Rey
" Loe kenapa si Rey ? " tanya Revan
" Gak kenapa napa " jawab Rey
" Loe ada masalah apa sama Rara ? tumben tumbenan kalian kaya orang gak kenal " tanya Axel
" Iya , aku juga perhatiin dari tadi kak Rey gak saling sapa sama Rara . Ada apa kak ?" tanya Vina
" Gak ada apa apa , sudah kalian tenang aja " jawab Rey
Raffa dan Lisa tau yang masalahnya hanya diam . Lisa sebenarnya tidak membenarkan sikap kakaknya barusan, biar bagimanapun Rara tidak tau apa apa . Kalau dia sakit hati, mungkin Rara lebih sakit . Tiba tiba di diamkan tanpa tau apa kesalahannya .
Kenapa seolah Rey yang di hianati ? pikir Lisa
__ADS_1
******
Happy Reading