
Daniel mengantar Rara kerumah Lisa , disana sudah ada Vina karena tadi pulang bareng Lisa .
" Eh loe gimana tadi ? kak Daniel marah gak ? " tanya Lisa
" Iya dan gue di hukum " jawab Rara kezal
" Dihukum apaan ? " tanya Vina kepo
"Ada deh , ah kepo loe " jawab Rara dengan senyum senyum membuat Vina dan Lisa geleng geleng kepala
" Sepi banget rumah Lis " tanya Rara
" Iya mami barusan ngabari gue ikut papi keluar negeri " jawab Lisa lesu
" Yaaahh .. Sepi dong gak mami " jawab Rara dan Vina
" Gimana kalau nanti malem kita berpetualang " Ucap Lisa memberi saran
Vina dan Rara mengangguk setuju karena sudah lama mereka bertiga tidak nongkrong dan menghabiskan waktu bersenang senang .
***
Pukul 7 malam mereka bertiga bersiap siap pergi , ketiga singa betina itu memoles wajahnya dengan sangat cantik .
" Eh gue kemarin liat di sosmed ada Kedai Kopi yang baru buka beberapa hari lalu , dan gue denger denger barista nya cakep cakep " Ucap Vina yang sangat update tempat tempat yang Viral
" Cuss lah kita berangkat, ini yang gue suka " jawab Lisa dengan senyum merekah
" Gue paling demen nih kalau denger cowo tampan " jawab Rara
" Yoi guys , lumayan buat cuci mata " jawab Lisa
Mereka berangkat menuju tempat itu yang berada di tengah Kota
Di tempat lain para lelaki sedang kumpul , namun kali ini ada yang kurang karena Rey tidak ada .
Mereka berempat sengaja tidak memberitahu kekasihnya karena ingin bebas malam ini .
" Loe tadi bilang sama Rara kalau kita nongkrong ?" tanya Revan ke Daniel
" Gak , Rara juga lagi dirumah cewe loe " jawab Daniel
" Kalau loe Xel ? " tanya Revan ke Axel
" Gue juga kagak , bisa bisa di amuk gue kalau keluar nongkrong . Si Vina sekarang udah mulai curiga sama gue " jawab Axel ketakutan
" Gue juga kagak bilang Lisa sih, soalnya tadi dia bilangnya lagi sama Vina dan Rara " ucap Revan
" Justru kalian yang harus khawatir , kaya gak tau aja mereka bertiga kalau lagi kumpul apalagi Rey gak ada di rumah dan Om Tante ke Luar Negeri ke tempat Rey . Kalian bisa bayangin aja apa yang ada di dalam otak gadis gadis nakal itu " ucap Raffa yang tiba tiba mengejutkan Daniel , Revan dan Axel
" Sial , loe bener " ucap Daniel
" Mana cewe gue bar bar lagi, gue takut tu anak kegatelan di luar sana " ucap Axel memikirkan Vina
" Apalagi Lisa diem diem menghanyutkan " ucap Revan
" Hahahahaha , pada mau di bodohi cewe . Mereka pasti lagi nongkrong nongkrong cantik dan mungkin dapat kenalan anak anak Abg seumuran mereka " Ledek Raffa menakuti teman temannya
Ucapan Raffa membuat mereka bertiga kelabakan .
" Enak kaya gue jomblo , gak pusing mikirin cewe " ucap Raffa membanggakan diri dengan status jomblo
Mereka bertiga menatap Tajam ke arah Raffa yang bodo amat
__ADS_1
" Coba gue telpon cewe gue " ucap Daniel
Daniel mencoba telepon Rara tapi tidak ada jawaban dari sana dan itu membuat Daniel mendesah kesal
" Sial gak di angkat, coba loe telpon Vina " ucap Daniel
Axel mencoba telepon Vina juga tidak mendapatkan jawaban dari sana
" Gue juga gak di angkat , kemana tu anak " ucap Axel mencoba telepon lagi
" Lisa juga gak angkat telepon gue , bikin gue khawatir aja " Ucap Revan
Raffa yang mengabaikan teman temannya itu tanpa sengaja matanya melihat ketiga gadis nakal itu masuk ke Kedai dan duduk di pojokan dekat kumpulan anak laki laki muda seumuran mereka
Raffa tersenyum tipis membayangkan marahnya teman temannya saat melihat para kekasih itu di goda cowo cowo tampan yang masih muda
Disana Rara Vina dan Lisa tertawa dengan sangat bahagia karena kecantikannya mampu membuat siapapun tergoda .
Baru saja duduk sudah diajak kenalan dan itu adalah Tradisi yang membahagiakan buat mereka
" Lumayan lah buat cuci mata " ucap Vina tersenyum nakal ke arah laki laki yang berparas tampan itu
Lisa yang melihat itu tertawa bahagia , ini yang mereka sukai saat keluar bertiga tanpa gangguan siapapun .
Rara Cs itu di goda habis habisan oleh para barista yang mengantar pesanan mereka .
" Silahkan dinikmati nona " Goda barista itu ke arah Rara dan tersenyum manis
" Thank you " balas Rara dengan senyum manisnya yang memperlihatkan gisulnya
" Malem minggu kok nongkrong sendiri kak , belum ada pasangan ya " tanya barista satunya
" Iya biasalah " jawab Lisa mengedipkan sebelah matanya ke arah nya
" Oke " ucap mereka beriga
Mereka masih tidak menyadari ada para pawang yang memeperhatikan mereka dengan tatapan tajam itu .
Saat akan berfoto foto , Lisa terkejut karena banyak panggilan tidak terjawab dari Revan dan 1 pesan yang menanyakan dia ada dimana
Lisa gelagapan seperti tertangkap basah
" Loe kenapa Lis ?" tanya Vina
" Kak Revan teleponin gue banyak dan tanya lagi dimana " jawab Lisa
" Eh gue juga di telponin ni sama kak Daniel " ucap Rara ketakutan .
Dia masih ingat betul tadi siang di hukum Daniel dan ia tiba tiba bergidik ngeri
" Sial, gue juga " ucap Vina
Mereka bertiga mengedarkan pandangannya ke segala arah mencari para kekasihnya tapi nihil mereka tidak menemukan mereka karena posisi para lelaki itu tertutup tembok pembatas
" Untung gak ada , mending gak usah dibales deh " saran Vina
" Iya deh, kita kan juga butuh me time " ucap Rara
" Bilang aja kita ketiduran " ucap Lisa
" Hahahahah " mereka bertiga tertawa
Di tempat sebelah Daniel Revan dan Axel mengeraskan rahang melihat kelakuan para kekasihnya itu .
__ADS_1
" Kita awasi dari sini, kalau ada yang gak beres baru kita samperin " ucap Revan
" Gak tahan gue liat Vina terbar pesona kaya gitu " ucap Axel kesal melihat vina tersenyum dengan lelaki yang ada di sebelah kursinya
" Sepertinya cewe gue belum kapok tadi siang gue hukum " ucap Daniel
Raffa tertawa terpingkal pingkal melihat teman temannya kaya cacing kepasanan melihat kekasihnya
Rara , Vina dan Lisa mengobrol asik dengan para lelaki tampan meja sebelah yang kini bergabung di mejanya
" Wah gak bisa di biarin nih " ucap Axel kezal
" Yok.kita samperin " ucap Revan
Mereka berempat menuju tempat duduk Rara Cs dan menjewer telinga masing masing , Raffa yang melihat itu hanya bersendekap tangan di dada sambil tertawa .
Mereka bertiga kaget dan cengengesan ke arah pacarnya .
" Bagus ya , di telpon gak di angkat malah asik ngobrol disini sama curut curut ini " ucap Axel menatap tajam Vina
" Hehehehe , maaf sayang aku gak buka hp " ucap Vina ngeles
" Kamu juga sepertinya belum puas ya sama hukuman tadi siang " ucap Daniel dengan senyum miringnya
" Eh sayang , sini duduk dulu " ucap Rara mengusap telinganya yang sakit
" Hmmm .. " ucap Daniel datar
" Kak Revan dari mana , kok tiba tiba ada disini " tanya Lisa mengalihkan pembicaraan agar Revan tidak marah
Vina yang mendengar itu menatap tajam Axel yang kini duduk di sebelahnya .
Sial, kena lagi gue . Batin Axel ketakutan melihat tatapan tajam Vina
" Darimana kamu :" tanya Vina ke arah Axel
" Hmm .. ehh .. habis ikut anak anak sayang . Aku yang diajak kok :" jawab Axel terbata bata
" Kenapa gak bilang ? sepertinya kamu mulai nakal ya :" ucap Vina dengan senyum miringnya
" Enggak sayang beneran , tadi aku mau bilang tapi kamu di telpon gak di angkat" ucap Axel yang masuk akal
" Hmm seperti itu ? " ucap Vina pura pura percaya
" Iya sayang " jawab Axel menunduk
harusnya kan gue yang marah ,kok ini gue lagi yang kena . Batin Axel menjerit
" Sepertinya kamu pingin aku hukum lagi " ucap Daniel berbisik ke arah Rara membuat Rara menelan salivanya susah
" Hehehe ampun sayang " ucap Rara memegang dada bidang Daniel
Lihatlah kucing nakal ini, paling bisa kalau ngerayu . Batin Daniel
" Jangan gitu lagi ya , kalau mau keluar itu pamit " ucap Revan.
Sepertinya cuma Revan yang palinh dewasa disini, dia memaklumi karena Lisa dirumah sendiri mungkin dia bosan .
" Iya maaf kak " ucap Lisa menunduk .
Raffa yang melihat itu hanya tertawa , sepertinya para teman temannya itu bucin
Akhirnya mereka bergabung satu meja , dan para lelaki tadi sudah di usir Raffa .
__ADS_1
Happy reading