
Setelah sekian lama mengobrol dengan Rara , Daniel terkesima melihat wajah cantik milik kekasihnya itu .
Perlahan dia mendekat ke Rara dan membawa kekasihnya ke pelukannya , menyalurkan rasa bahagia yang ia rasakan saat ini .
Dipeluknya erat tubuh Rara dan mengecup dahi kekasihnya .
" Mulai sekarang panggil aku sayang " ucap Daniel berbisik di telinga Rara
" Ha ?" Rara kaget dan pipinya merona
apaan sih, dari tadi gue dibuat baper mulu ah . batin Rara
" Kenapa hmm ?" tanya Daniel
" Nanti anak anak tau " ucap Rara polos
" Terus " tanya Daniel bingung . Emang kenapa kalau anak anak tau , pikir Daniel
" Aku malu " jawab Rara yang masih membenamkan kepalanya di dada bidang Daniel
" Kenapa harus malu ?" tanya Daniel menggoda
" Ih ngeselin " ucap Rara sebal . Selalu saja Daniel menggodanya dengan wajah datarnya itu .
Entah kenapa Rara merasa sangat bahagia, pelukan Daniel membuatnya terasa nyaman dan hangat .
Mungkin benar kata orang, kita harus mencoba berdamai dengan keadaan . Setelah kita ikhlas melupakan masalalu , akan ada kebahagiaan yang datang .
Kini Rara akan memulai kisah baru dan menciptakan kenangan baru bersama dengan Daniel Putra Anggara .
**********
Setelah 1 jam memisah dengan yang lain, Rara dan Daniel bergabung kembali bersama mereka dengan memasang wajah bahagia .
" Kemana aja loe " tanya Axel
" Taman samping Villa " jawab Daniel
" Ngapain " tanya Rey curiga melihat Rara dan Daniel kembali bersama dan dengan binar wajah yang bahagia
" Ngobrol sama Rara " jawab Daniel
" Ngobrolin apa hayo ? cie Rara .. " ucap Vina meledek
" Apasih , orang ngobrol biasa aja " jawab Rara mencoba menguasai wajahnya agar tidak terlalu malu
" Duduk sini " ucap Daniel menarik pelan tangan Rara untuk duduk di sampingnya
" Aku mau minta sosis bakar sama Mang Abi , kamu mau " jawab Rara
" iya " jawab Daniel singkat
Rara berjalan ke arah Mang Abi dan Bi Ani untuk minta dipanggangin sosis dan beberapa seafood lainnya .
Dia menunggu dan sesekali membantu sambil mengobrol sama mereka berdua .
Tiba tiba Vina dan Lisa datang membantu juga , sepertinya baru mulai karena belum ada makanan yang tersedia di meja .
Para wanita memanggang , sedangkan para lelaki membakar jagung dan ada juga yang bermain gitar sambil menyanyi .
" Kamu mau rasa apa Raa " bisik Rey di telinga Rara yang membuatnya kaget
__ADS_1
" Ih kakak bikin kaget aja , aku pedas manis kak " jawab Rara
" Aku juga kak , hehehe " ucap Lisa
" Iya kalian bertiga pasti dapat semua , tenang saja chef tampan ini akan memanjakan lidah kalian " ucap Rey dengan percaya dirinya
" Idihhh .. gaya gayaan banget " ledek Vina dengan tertawa
Rey Revan dan Raffa membakar jagung , sedangkan Axel dan Daniel duduk memainkan gitar sambil ngobrol ringan .
Setelah makanan siap semua dan ditata rapi di lesehan tikar , mereka duduk melingkar sambil menikmati masakannya .
Rara duduk diantara Rey dan Daniel, Lisa duduk diantara Raffa dan Revan sedangkan Vina duduk diantara Revan dan Axel
" Main botol kejujuran yuk " ajak Raffa
" Siapa takut " ucap Axel
" Siapa yang kena harus jujur , setelah itu dia berhak memutar gelasnya " ucap Lisa
" ini pake botol aja ya buat mutar " ucap Revan
" Yoi man " jawab Axel
" Ayo mau siapa dulu " ucap Vina
" Gue dulu " Revan memutar botol dan mengarah ke Raffa
Sialan, kenapa musti gue duluan sih ah
" Loe udah ngelupain dia " tanya Axel
" Emang siapa kak ? " tanya Rara kepo karna memang selama ini Raffa tidak pernah terlihat bermain wanita
" Kekasihku Raa " ucap Raffa lesu
" Emang dia kemana ?" tanya Rara lagi
" Meninggal " jawab Raffa yang sedih mengingat kekasihnya yang meninggal karena sakit setahun yang lalu .
" Yang sabar ya kak, semoga dia tenang karena memiliki kekasih yang setia seperti kakak , tapi kak Raffa juga jangan terlalu larut , kakak juga harus bahagia " ucap Rara menenangkan Raffa yang mulai sedih .
Diantara Rara Lisa dan Vina, memang Rara yang paling Dewasa dalam menyikapi sesuatu .
" Iya Raa terimakasih ya , kamu benar . Doakan saja semoga aku bisa membuka hati lagi " jawab Raffa yang merasa tersentuh dengan ucapan Rara
" Jangan memaksa kak, pelan pelan saja tapi harus di coba " jawab Rara memberi semangat
Semua yang mendengar itu merasa kagum, ternyata Rara bisa menenangkan Raffa karena selama ini teman temannya tidak ada yang bisa .
Raffa kalau sudah mengingat Almarhum kekasihnya , selalu diam dan tidak mau bicara sekalipun dengan teman dekatnya.
" Ayo ayo kak Raffa yang mutar botolnya " ucap Vina mencairkan suasana
" Apa ada yang kamu sembunyikan dari aku " tanya Vina saat melihat botol mengarah ke Axel
Daniel dan yang lainnya yang mendengar itu hanya menahan tawa , mereka tahu apa yang sedang di sembunyikan oleh Axel dari Vina tentang Alin .
" Gak ada sayang , kok kamu tanya kaya gitu " jawab Axel terbata bata
" Awas aja kamu berani bohongin aku , tak potong itumu " ancam Vina dengan melotot ke arah Axel , sedangkan Axel yang mendengar itu ketakutan dan reflek tangannya menutupi bagian bawahnya
__ADS_1
Teman temannya yang mendengar ucapan Vina itu akhirnya tawanya pecah tak tertahankan .
" Kamu jangan gitu dong sayang, masa kamu tega menghancurkan masa depan kita , kan gak lucu yank " ucap Axel sedikit merajuk
" Bodo amat " ucap Vina ketus mengabaikan rengekan Axel yang seperti anak kecil
" Sudah sudah , ayo kak Axel putar botolnya " ucap Lisa
" Wah kesempatan gue ni " ucap Axel saat mengetahui botol mengarah ke Rey
" Apa ada seseorang yang lo suka saat ini " tanya Axel
" Ada " jawab Rey singkat langsung memutar botolnya , dia takut di tanya macam macam oleh teman teman reseknya
" Wah kabur ini anak main muter aja belum juga selesai tanya tanya " ucap Raffa
" gue yang tanya " saat melihat botol mengarah ke arah Vina
" kamu balas dendam sama aku " ucap Vina memicingkan matanya
" Gak lah sayang, aku mau tanya apa ada seseorang yang berusaha deketin kamu " tanya Axel kepo karena sering kali melihat ponsel Vina berbunyi saat bersama dia
" Ada temen kampus " ucap Vina jujur
" Apaaaa !!! siapa namanya ?" tanya Axel kaget . Berani sekali dia mendekati kekasihnya mau mati apa gimana, pikir Axel
" Apa sih, orang aku gak gubris kok . Makanya kamu harus tau kalau cewe kamu ini cantik , kalau kamu macem macem ya aku gampang nyari pengganti kamu " ucap Vina membuat mata Axel melotot kaget
Lagi lagi mereka semua tertawa melihat perdebatan antara Vina dan Axel yang lucu .
" Gue mau tanya sama Lisa " ucap Revan saat melihat botol mengarah ke Lisa
" tanya apa kak ?" ucap Lisa
" Apa kamu sudah punya pacar saat ini?" tanya Revan
" Belum, mungkin sebentar lagi " jawab Lisa penuh tanda tanya membuat Revan heran
" udah aku putar " Lisa memutar botol dan mengarah pada Rara
" Baiklah aku yang tanya " ucap Rey
" Apa kak ? " jawab Rara
" Apakah ada seseorang yang kamu sukai " ucap Rey
" Ada " jawab Rara singkat dan langsung memutar botol menghindari pertanyaan aneh aneh seperti yang lain
" Wah curang ni cewek cewek , giliran kita ditanya banyak eh mereka langsung putar boto " ucap Axel
" Biar gue yang tanya " ucap Raffa saat botol mengarah ke arah Daniel . Kapan lagi bisa tanya tanya sama di dingin ini , pikir Raffa
Mengingat Daniel adalah teman mereka yang paling irit bicara, paling datar dan dingin , ini merupakan satu kesempatan untuk mengulik ulik Daniel .
Mereka sepakat menyembunyikan botol agar Daniel tidak memutar botolnya dan berakhir dengan satu pertanyaan saja .
Kapan lagi bisa lihat Daniel jujur hahaahaha , pikir mereka dengan saling pandang
****
Happy Reading
__ADS_1