TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 33


__ADS_3

Pagi ini sesuai janjinya , Axel mengajak Vina jalan jalan ke Mall .


Mereka berdua menghabiskan waktu dengan menonton, shopping dan makan .


Saat sedang asyik tertawa di tempat makan, tiba tiba meja mereka di datangi wanita cantik dengan make up tebal dan pakaian yang kurang bahan.


" Hai sayang , kok kamu disini ? " ucap Alin duduk di sebelah Axel


Deg .. Jantung Vina berdetak tidak karuan .


Sayang ? siapa wanita ini ? batin Vina


" Ehem .. Aku sedang makan . Kamu sedang apa disini " jawab Axel terbata-bata


Mampus gue , sial banget sih gue hari ini . Batin Axel


" Aku lagi shopping sama teman teman aku, nanti malem dateng ya ke Apart " ucap Alin


Mampus gue , Batin Axel menjerit melihat tatapan tajam Vina


" Hmm .. " Axel semakin ketakutan hingga keringat dingin mengucur di keningnya


" Kamu siapa ? " tanya Alin melihat ke arah Vina


" Aku Vina mbak . " jawab Vina dengan tenang


" Oh , gue Alin . Gue kekasih Axel " Ucap Alin angkuh


Deg ..


Apa Apaan ini ? kenapa kak Axel bohongin gue . Batin Vina


" Oh iya mbk " jawab Vina menahan tangis


" Yaudah sayang, aku balik dulu ya udah ditungguin temen temenku . Kamu jangan macam macam ya sama sekretarismu ini " ucap Alin mencium pipi Axel


" Ha .. eh iya " jawab Axel terbata bata


Sialan , Alin bener bener bikin gue muak . batin Axel


Setelah kepergian Alin, Vina langsung pergi meninggalkan Axel .


Betapa hancur hatinya melihat kekasihnya yang di percayai ternyata berani berbohong di belakangnya .


Axel yang melihat itu langsung mengejar Vina dengan langkah lebar .


Hancur sudah apa yang di pertahanin selama ini, ternyata kebohongan tidak akan bertahan lama .


" Vina sayang tunggu " ucap Axel mengejar Vina yang berlari ke arah parkiran


Setelah melihat Vina akan memanggil Taxi, Axel menarik tangan Vina untuk mengajaknya ke Mobil .


Vina tidak bisa menolak, dia terlalu lemah dan syok .


" Vina aku bisa jelasin sayang " ucap Axel memegang tangan Vina


" Gak ada yang perlu di jelasin kak " jawab Vina datar

__ADS_1


" Tapi kamu harus dengerin dulu , kamu salah paham " ucap Axel


" Telingaku masih berfungsi dengan baik kak, aku kecewa sama kamu . Aku terlalu percaya diri hingga lupa bahwa aku memang bukan yang pertama " ucap Vina dengan tatapan dinginnya .


Tidak ada tangisan disana , Vina tidak mau terlihat lemah di depan Axel


" Kamu salah paham sayang , kamu memang yang pertama yang sangat aku cintai " ucap Axel tetap meyakinkan Vina


" Haha , kamu tidak perlu berbohong lagi , semua sudah jelas kak . Kamu sering ke Apartemen mbak Alin " ucap Vina


" Huh , aku harus gimana biar kamu percaya Vin " ucap Axel prustasi


" Lebih baik kita putus , aku tidak suka hubungan yang banyak kebohongan di dalamnya . Aku sudah cukup memberikan waktu untuk kamu jujur tapi kamu memilih berbohong dan itu sangat menyakitkan buat aku " ucap Vina


Jederrrrrr ... jantung Axel berdetak tidak karuan .


" Aku gak mau putus sayang, aku minta maaf kalau aku sudah bohongin kamu . Aku janji ini tidak akan terjadi lagi " ucap Axel memohon ke Vina


" Enggak kak semua sudah selesai, aku pernah bilang kan kalau kamu berulah aku tidak akan segan segan untuk meninggalkan kamu " ucap Vina


Axel yang mendengar itu menjadi prustasi . Dia tidak mau putus dari Vina karena dia sudah sangat mencintai kekasihnya itu .


Axel sadar ini memamg kesalahannya, harusnya dia jujur dan tidak menutupi apapun .


Tapi nasi sudah menjadi bubur, Vina sudah mengetahui semuanya .


" Pokoknya aku tidak mau putus " ucap Axel


" Terserah . Terimakasih atas waktunya selama ini kak " ucap Vina terakhir dan langsung turun dari mobil Axel


Akhirnya terjadi juga , dia kehilangan cintanya hanya karena kebohongannya sendiri .


Entah apa yang harus dia lakukan , dia sadar ini memang kesalahannya .


Vina sampai di rumahnya dan langsung masuk ke kamar .


Entah ini salau atau benar , dia hanya tidak bisa menerima kebohongan .


Andaikan kamu jujur kak , aku bukan wanita yang keras kepala .


Aku lebih menghargai kejujuranmu daripada kau sembunyikan kebohongan di belakangku .


Aku sangat mencintai kamu,


Apa yang terjadi hari ini tidak aka mudah menghapus namamu dalam hatiku,


Aku tidak membencimu,


Aku hanya sedang kecewa,


Biarkan aku memulihkan rasaku dulu,


Jika nanti semua sudah baik baik saja, aku akan menerimamu kembali .


Vina menangis membayangkan kisah cintanya yang sangat rumit . Bayang bayang kebersamaan dengan Axel seolah berputar putar di ingatannya .


Kata cinta dari bibir manis Axel seolah menjadi candu buatnya .

__ADS_1


Meskipun mereka sering berdebat , tapi Vina sangat mencintai Axel .


***


RED CLUB


Seorang laki laki yang barusaja diputuskan oleh kekasihnya , kini menghabiskan malamnya dengan minum minum di club malam .


Raffa yang saat ini sedang berada di tempatnya, kaget melihat Axel yang minum tidak berhenti hingga tubuhnya hampir jatuh kalau tidak di tahan olehnya .


" Napa lagi ni bocah , bikin repot aja " Ucap Raffa sambil memapah Axel untuk duduk


Axel yang sudah sangat mabuk sama sekali tidak menghiraukan Raffa yang kini sedang berada di sampingnya .


Dia terus diam dan menangis , Raffa yang berteman lama dengannya hampir tidak percaya melihat sahabatnya yang terlihat hancur saat ini .


Axel termasuk orang yang simple , bahkan dia tidak pernah merasakan yang namanya putus cinta . Apalagi sampai merusak dirinya sendiri seperti ini .


Tapi sekarang apa ? Axel terlihat lemah malam ini . Seolah banyak beban yang dia rasakan hingga membuatnya tak sanggup .


Ada masalah apa loe Xel ? baru kali ini gue lihat loe ngerusak diri loe sendiri . Apa ini masalah Vina ? Batin Raffa


Setelah membiarkan Axel menumpahkan segala tangisannya, Raffa memapahnya untuk pulang .


***


Seminggu telah berlalu setelah kejadian itu , Vina dan Axel tidak pernah bertemu apalagi berkomunikasi .


Seolah ada yang beda yang dirasakan Vina , lagi lagi dia merindukan Axel .


Axel yang selalu menghubungi Vina tidak pernah mendapat respon sama sekali , bahkan saat menemui Vina di rumahnya pun Vina tidak pernah mau menemui .


Vina seolah menutup rapat untuk berkomunikasi dengan Axel .


Axel yang prustasi menghabiskan harinya berkutat dengan pekerjaan . Dia menjadi pria yang Arogan dan tak tersentuh , siapapun yang membuat kesalahan akan di pecat tidak terhormat .


Axel yang biasanya ramah dan suka tebar pesona dengan para pegawainya , kini menjadi orang yang paling menakutkan di perusahaan .


Urusan dengan Alin yang belum juga menemukan solusi, semakin membuat Axel muak .


Lagi lagi Alin mengancamnya untuk menyebarkan Video mesumnya .


Tidak ada yang bisa di lakuin saat ini, otaknya terasa blank .


" Aaaaarrrrghh sial " ucap Axel menghancurkan apapun yang ada di ruangannya .


Aku kangen kamu sayang,


Jangan tinggalin aku,


Maafkan semua kebodohanku ,


Batin Axel menangis memandangi foto Vina dan dirinya saat mereka menghabiskan waktu bersama saat itu .


***


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2