
Seperti rencana tadi siang, malam ini Rara Vina dan Lisa pergi ke tempat karaoke milik Revan .
Tadi siang, Rara pergi kerumah Lisa sekalian menginap nanti malam. Vina sepetinya juga ikutan. Mereka bertiga memang sahabat yang selalu sama sama, tidak pernah mau terpisah satu sama lain.
Mengendarai mobil Lisa dengan Vina di sampingnya, Rara duduk sendirian di kursi belakang. Lagu lagu yang berputar di mobil Lisa membuat mood Rara semakin tak karuan.
'*Tak pernah aku mengerti
Apa yang kini aku rasakan
Kegelisahan hatiku saat ini
'Ku masih merindukanmu
Walaupun kini 'ku telah bersamanya
'Tak pernah mampu 'ku coba lupakanmu
Sungguh 'tak bisa
'Ku mengganti dirimu dengan dirinya
Sungguh 'tak sanggup aku berpaling darimu
Sungguh 'tak bisa
'Ku mencintainya 'tuk melupakanmu
Sungguh 'tak sanggup aku berpindah dari hatimu
UNGU - UNTUKMU SELAMANYA*
Lagu yang di bawakan grub band Ungu itu mampu memporak porandakan perasaan Rara. Katakanlah Rara galau parah malam ini .
Melupakan seseorang yang sudah lama susah senang bareng sama kita memang sulit, apalagi berpisah disaat masih sama sama cinta. Tidak ada penghianatan, tapi karena tidak adanya Restu dari orang tua membuat mereka sama sama tersakiti.
Sekian lama berusaha melupakan Alvino, kini tiba tiba bayangannya kembali datang menghantui. Memporak porandakan perasaan Rara yang kini mulai nyaman dengan orang lain, entah dengan cara apalagi Rara harus melupakan Alvino. Semakin berusaha melupakan, semakin terasa sulit .
Diam diam Rara menangis sembari memandangi kaca jendela mobil, pertanyaan pertanyaan yang di lontarkan Vina dan Lisa tak di gubrisnya.
Mereka berdua mengerti perasaan Rara, Rara tidak pernah sehancur ini kecuali karena berpisahnya dengan Alvino , mantan kekasih yang sangat dicintainya.
30 menit akhirnya mereka sampai juga di Tempat Karaoke milik Revan.
Mereka bertiga masuk ke salah satu tempat VIP , berbagai makanan dan minuman tersedia di meja.
__ADS_1
Inilah kebiasaan Rara, saat lagi galau ataupun bersedih pasti memilih untuk bernyanyi , karena baginya dengan bernyanyi kita bisa meluapkan perasaan kita lewat lagu . Terkadang Rara bernyanyi sampai menangis, setelah itu membuat hatinya lega. Vina dan Lisa paham itu.
Seperti yang pernah di lakukannya saat putus dengan Alvino, Rara mengajak Vina dan Lisa satu minggu berturut pergi ke Karaoke.
"Dah sana nyanyi, puasin dulu hati lo kalau udah baru cerita ke kita" ucap Vina yang paham perasaannya Rara
"Iya, luapin semua dah sampai hati lo tenang" timpa Lisa menambahi
"Thanks guys, kalian mau gue repotin" jawab Rara sendu
Rara memilih lagu yang sesuai dengan perasaan hatinya, dia mulai bernyanyi sangat menghayati sampai menangis terseduh seduh, entah sesakit apa perasaannya saat ini hanya Rara yang tau.
1 jam sudah, Vina dan Lisa hanya jadi penonton . Setelah Rara puas dia kembali duduk bergabung dengan Vina dan Lisa.
" udah lega lo" tanya Vina
" Lumayanlah.. " jawab Rara.
" lo kenapa Raa? tanya Lisa yang mulai penasaran
" Gue bingung Lis" jawab Rara kalut
" Kenapa? " tanya Lisa
" Udah susah payah gue lupain Al, tiba tiba bayangannya datang lagi. Sakit banget rasanya, kak Daniel juga tadi sedikit diam mungkin dia kecewa sama gue, dia mau ngelepasin gue katanya " jawab Rara lesuh. "
"Gue juga gak tau, gue tau gue salah, tapi gue juga gak mau kalau kak Daniel ninggalin gue. Gue udah terlanjur sayang sama dia, tapi mungkin kelakuan gue udah bikin dia kecewa" jawab Rara
"Ya gue pahamlah, gak mudah ngelupain itu semua tapi loe harus coba ikhlasin Raa. Percuma lo ngelupain kalau lo gak ikhlas gak bakal bisa lah. Kuncinya hanya ikhlas" Jawab Vina tiba tiba bijak.
"Yang penting lo gak berhianat, soalnya gue denger dari kak Rey kalau kak Daniel sangat membenci pengianatan" ucap Lisa memberi tahu
" Iya Lis gue tau itu" Jawab Rara
"Dahlah, gantian gue yang mau nyanyi. Gemes banget gue sama lagu yang mau gue nyanyiin " Ucap Vina mulai bar bar
" Gue juga lah, mumpung gratisan hehe" ucap Lisa cengengesan
Saat asyik mendengar Lisa dan Vina nyanyi, tiba tiba pintu terbuka ada Revan Axel dan Rey masuk.
Heran, dimana mana mereka selalu saja ngikutin, kesal juga Rara lama lama.
Tapi tumben gak ada kak Raffa, biasanya ngintil mulu itu anak satu. Kalau Daniel memang lagi keluar kota .
" Oh pantesan tadi pada ngilang, ternyata main kesini. Gak ajak ajak pula" ucap Rey yang tiba tiba masuk
__ADS_1
"Tau nih cewek cewek, suka banget ilangan gak ngajak. mau macem macem ya? " Ucap Axel
"Apaan sih, emang kenapa kalau kita pergi cewek cewek aja? " Jawab Vina sewot
"Ya gak boleh lah, kalau kemana mana ya harus ngajak cowoknya biar gak macem macem di luaran sana" jawab Axel lagi
"Gimana mau macem macem, satu macem aja kamu marah marah" jawab Vina gak mau kalah
"Yaiyalah, kamu genit banget kalau gak ada aku" Jawab Axel kesal. selalu saja Vina punya jawaban
"Genit doang di salahin, yang penting kan aku gak macem macem, gak kayak kamu" Jawab Vina kesaal
"Emang aku kenapa'" Jawab Axel gelagapan seperti ketahuan selingkuh
"Kamu kan tukang selingkuh, pacar aja gak cukup satu" Jawab Vina menantang
"Kan sekarang cuma kamu aja Vin, kamu jangan gitu dong ungkit ungkit mulu kesalahan aku" Jawab Axel memelas tidak terima
"Makanya jangan nuduh-nuduh yang gak jelas, kalaupun aku mau pasti aku punya pacar banyak sekarang" Jawab Vina dengan jahatnya
"Coba aja kalau berani" Jawab Axel nantang
"Kamu nantangin aku? " Jawab Vina lantang
"Coba aja, kamu tau kan hukumannya" jawab Axel santai
"Aku gak takut!!" Jawab Vina lagi,
Axel kesal sekali dengan Vina, Vina tidak pernah mau kalah kalau masalah berdebat dengan Axel.
Lagi lagi Axel mengalah daripada urusan makin panjang, enak saja Vina mengungkit tentang kesalahan masalalunya. Axel kan sudah berubah.
Mereka yang mendengar percakapan Vina dan Axel hanya tertawa, selalu saja seperti itu. Ini yang mereka rindukan, setalah Axel dan Vina balikan.
Vina singa betina dengan Axel mantan buaya yang kini lagi bucin bucinnya.
"Kamu kenapa Raa? tanya Rey yang kini duduk di samping Rara.
"Gpp kak, kak Rey tadi kemana kok gak ada dirumah?" tanya Rara mengalihkan pembicaraan
"Aku tadi habis meeting di luar sama Raffa" Jawab Rey
"Oh pantesan'" Jawab Rara
Vina Lisa Revan dan Axel berdiri menyanyi sambil tertawa tawa, meninggalkan Rey dan Rara yang duduk di kursi yang kini saling diam. Rara memilih memainkan ponsel daripada ditanya macam macam sama Rey
__ADS_1
tbc