
Setelah adegan mendorong Daniel ke kolam , mereka melanjutkan acara Berenangnya . Rara yang memakai baju renang berwarna Hitam itu tampak kontras dengan kulit putihnya terlihat sangat Sexy dan membuat dedek gemes para buaya meronta .
Rara mulai berenang dengan gerakan Slowmotion membuat para lelaki meneteskan air liurnya
" Gila . . Gila . . Gila . Sexi banget si Rara " ucap Axel dengan sejuta pikiran kotor yang bersarang di Otaknya
" Yoi man , mana besar lagi " Saut Raffa , si pemain wanita
" Dasar mata keranjang " Desis Daniel yang tiba tiba merasa panas di sekitar hawa tubuhnya . Melihat Pergerakan Rara dibawah air sana membuat Adek gemes Daniel menegang seketika . Sial, batin Daniel
" Kaya loe gak tertarik aja pake ngatain Kita " ledek Axel
" Tahu tuh sayang banget kan di lewatin " tambah Raffa mulai gesreknya
Revan dan Rey yang melihat Rara juga merasakan hal yang sama , sebagai lelaki normal itu adalah hal yang wajar .
Lisaa Dan Vinaa yang mulai mengikuti pergerakan Slowmotion Rara, lagi lagi membuat para lelaki hidung belang itu Meradang .
Bagaimana tidak, melihat tiga cewek cantik yang sedang meliuk liukkan badan di dalam air membuat mereka berfantasi liar .
" Gila si Lisaa , gue baru lihat bodinya yang aduhai " ucapan Revan tanpa memalingkan pandangan dari Lisaa
" Gausa mesumin adek gue loe , sialan" ucap Rey tidak terima
" Vinaa juga oii, minta di Remes " saut Raffa
" Yoi man , masuk yuk " ajak Axel turun ke kolam renang dan bergabung dengan tiga cewek sexi itu
" Okee " mereka semua masuk ke Kolam Renang meninggalkan Rey dan Daniel yang masih bersantai di kursi sambil memandangi kawan kawannya berenang
Sore hari teman teman Lisaa dan Rey pamit kerumah masing masing .
Rara yang baru sampai di rumahnya tiba tiba di kejutkan dengan bunyi ponselnya tanda ada pesan masuk dari Alvino "Mantan kekasihnya "
" Raa , bisa temui aku di Cafe X jam 7 malem "
" Oke " ucap Rara yang kemudian tertidur di kamarnya
__ADS_1
CAFFE X
Jam 7 tepat Rara tiba di Caffe X . Disana sudah ada Alvino yang menunggu kedatangan Rara , Rara duduk di depan Alvino .
" Maaf telat " ucap Rara
" Iya gpp Raa, aku ngajak kamu ketemuan karena mau menjelaskan sesuatu " Ucap Al hati hati dengan menatap mata Rara
" Apa yang harus di jelasin kak, semua sudah selesai " ucap Rara sendu
Flashback kisah Rara
4 Hari lalu , Rara dan Kekasihnya Al menyelesaikan hubungan yang sudah jalan hampir 2 tahun . Ya , diantara Rara Lisa dan Vina , cuma Rara yang memiliki kekasih tapi 4 hari yang lalu putus .
Al yang mengajak Rara ketemu di tempat favorit mereka awal ketemu dahulu, Rara tak mengerti apa yang akan terjadi . Wajahnya sangat Ceria setelah tidak bertemu dengan Al selama satu bulan karena sibuk di kantornya .
Berbeda dengan wajah Al yang terlihat murung dari biasanya , Rara yang mengetahui ada yang di sembunyikan oleh Al mencoba bertanya baik baik
" Ada apa Al ?" Ucap Rara tiba tiba membuat tubuh Al seketika menegang
" Aku mau bilang sesuatu sama kamu Ra " jawab Al dengan pandangan kosongnya
" Bilang apa ? " tanya Rara Mulai cemas
deg . .
" Kenapa Al ? tanya Rara mencoba tenang menahan air matanya
" Mama memohon dengan menangis di depanku, aku gak sanggup untuk menolak Raa , maafkan aku " ucap Al lagi lagi merasa bersalah
" Baiklah , mungkin benar apa yang aku dengar diluar sana Al . dan aku ikhlas melepaskanmu asal kamu bahagia " ucap Rara dengan senyumannya , senyum yang manis terganti dengan senyuman pedih
" Apa yang kamu dengar ?" tanyA Al penasaran
" Kita memang tidak pantas untuk bersama , bukan kamu yang tak pantas Untukku , tapi aku yang gak pantas buat kamu dan Aku cukup sadar diri sekarang . Mungkin dia yang terbaik untuk menjadi pendampingmu . Harusnya aku sudah melakukan ini sejak lama ,tapi aku masih berat melepaskanmu . dan sekarang kamu sendiri yang sudah jujur padaku , sekarang aku Lega . aku ikhlas melepasmu Al " ucap Rara dengan senyuman manisnya
" Maaf Raa, bukan aku sengaja nyakitin kamu , aku terpaksa " jelas Al
" Terpaksa atau tidak , semua sudah terjadi Al . pantas saja kau sibuk akhir akhir ini hehe " Ledek Rara mencoba mencairkan suasana tegang
__ADS_1
" Maaf Raa , aku mencintai kamu " ucap Al dengan rasa penyesalan .
Tak sanggup rasanya menyakiti hati wanita yang selama ini menemaninya selama 2 tahun, tapi dia terpaksa karena di paksa orangtuanya . dia terlalu mencintai orang tuanya, katakanlah dia Egois .
" Semua sudah berakhir , semoga kamu bahagia Al" ucap Rara menahan air mata nya dan berlalu meninggalkan Al di caffe
Al sengaja tidak mengejar Rara karena dia terlalu sakit berhadapan dengan Kekasih Hatinya itu .
Flashback end ....
Setelah pertemuan terakhir mereka 5 hari yang lalu, kini mereka bertemu kembali .
" Ada apa ? ucap Rara datar
" Aku merindukanmu Raa , kenapa kamu selalu mengabaikan pesan yang aku kirim " ucap Al
" Semua sudah berakhir ,gak baik merindukan mantan , hargai perasaan tunangan kamu " ucap Rara
" Tapi aku mau tetap berteman dengan kamu Raa , " pinta Al
" Maaf aku gak bisa , aku balik dulu Al . lain kali kalau tidak ada hal penting jangan ngajak ketemu " ucap Rara langsung pergi meninggalkan Al yang terdiam
Setelah Kepergian Rara, Al menjadi pribadi yang berbeda . Al yang dulu hangat kini menjadi sosok lelaki yang Diam dan Angkuh . semua karena keadaan , Tunangan Al pun tak pernah di hiraukan, di hatinya hanya ada Rara dam Rara
Setelah pergi meninggalkan Al , Rara berjalan dengan tatapan mata kosong ke arah taman kota . Dia menangis dalam diam meratapi kisah cintanya yang harus berakhir, harapan untuk selalu bersama kini pupus di telan kecewa .
Marah, Sakit, Kecewa semua menjadi satu . hilang sudah harapan Rara untuk hidup bahagia dengan orang yang selalu di cintainya .
" Menangislah , setelah itu kau tidak boleh menangis lagi " Ucap lakilaki yang tiba tiba duduk di samping Rara
" eh " Rara kaget dan menoleh ke Arah sampingnya , mendapati laki laki yang beberapa hari lalu bertemu dengannya
" Nih " Daniel memberikan sapu tangan yang selalu di bawanya kepada Rara
" Terimakasih kak" ucap Rara yang malu karena terlihat sedang menangis
" Terkadang Tuhan memberi takdir kita untuk saling mencintai namun tak bisa saling memiliki selamanya , anggap saja ujian cinta mu untuk menemukan kebahagiaan " ucAp Daniel panjang kali lebar membuat Rara melototkan matanya kaget karena kulkas dua pintu itu ternyata bisa berbicara
" Hahahahaha teryata kak Daniel bisa ngomong juga ya " ledek Rara
__ADS_1
"Hmm . ." Daniel dalam mode Datar lagi
Setelah itu mereka banyak mengobrol dan bertukar nomor ponsel dan Daniel juga mengantar Rara pulang kerumh karena hari semakin Larut .