TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 19


__ADS_3

Kini Rara duduk di kursi belakang dengan Daniel .


Meski ada kecanggungan , tapi Rara type cewek yang rame .


Dia akan selalu bisa mencairkan suasana .


" Hai kak " sapa Rara saat melihat ada Daniel yang duduk di sampingnya


" Hmm " jawab Daniel datar


Ni cowo ada masalah apa sih sama gue, dari kemarin ham hem ham hem , gak jelas banget .


" Sariawan ya kak " ucap Rara cengengesan


" Gk " Lagi lagi Daniel menjawab dengan singkat


" Kalau di ajak ngobrol itu jawabnya yang enak dikit bisa gak sih , bener bener jelmaan kulkas dua pintu " ucap Rara kezal . biar marah sekalian bodo amat ,pikir Rara


" Terus " ucap Daniel


" Kasihan banget pacarnya , punya cowo datar cuek jutek kayak gini " ucap Rara terus meledek


" Oh ya " jawaban Daniel membuat Axel dan Vina tertawa


" Hm " ucap Rara singkat


" Kamu kenapa ?" tanya Daniel bingung dengan sikap Rara yang berubah ubah


" Kamu yang kenapa , kezel banget gue " ucap Rara ngegas


" Kenapa si Raaa ?" tanya Vina akhirnya buka suara


" Tau gitu tadi gue ikut mobilnya kak Rey , enak pasti rame gak merinding kaya disini " ucap Rara sambil melirik Daniel


Daniel yang mendengar itu hanya tersenyum tipis , tipis banget bahkan tidak ada yang menyadarinya .


" Loe PMS Raa ? tanya Axel yang baru kali ini ngeliat Rara sedikit cerewet


" gak kak " jawab Rara ketus


" Kamu itu kenapa ? aku salah apa sama kamu hemm ?" tanya Daniel mulai mengeluarkan Jurus si pitung untuk membuat Rara sedikit tenang


" Banyak . Dasar cowok kulkas " jawab Rara


" Rara kezel yank, kemarin ngeliat kak Daniel sama cewek " bisik VinA ke Axel pelan . Rara yang mendengar itu murka gak terima


" Gak usah ngarang Vin , loe jangan ikut ikutan resek deh " ancam Rara .


" Hahahahahaha . " lagi lagi Vina meledek Rara habis habisan


" Hmm " ucap Daniel merasa di abaikan


" Kalau di telpon aja mulutnya manis , kalau ketemu langsung Kiyep . dasar cowok " ucap Rara kelepasan , membuat Vina dan Axel saling pandang .


" Upss " Rara menutup mulutnya dengan kedua tangannya saat merasa kelepasan bicara

__ADS_1


" Hayolo , ternyata kalian sering telponan ? kok lo gak cerita ke gue bro ? tanya Axel


" Ngapain ? jawab Daniel singkat


" Ya sapa tau gue bisa bantuin lo kan " ucap Axel menawarkan diri


Rara yang merasakan malu akhirnya diam seribu bahasa , sepertinya jurus pura pura tidur akan di praktekan , ia harus diam agar tidak di tanya macam macam .


" Maaf !" ucap Daniel lirih yang hanya di dengar oleh Rara tapi ia tak menggubris . biar saja ngomong sendiri , pikir Rara


" Raaa " ucap Daniel tiba tiba menggenggam tangan Rara


deg deg deg .. apaan sih , kenapa jantung gue selalu berdetak gak karuan gini sih . hmm sepertinya gue emang harus milih dua duanya ini . Kak Rey dan kak Daniel lumayan juga . hahaha


" Kalau kamu tetap diam, aku akan menciummu disini " ancam Daniel


dih mainnya ngancem dikira gue takut apa , kaya berani aja cium cium gue .


Tidak juga mendapatkan pergerakan dari Rara , Daniel mulai mendekatkan diri untuk lebih dekat dengan Rara .


" Beneran masih mau pura pura tidur " ancam Daniel sekali lagi


Bodo amat , gue males ngomong sama jelmaan kulkas duapintu


" Oke aku anggap kamu yang minta ya, sepertinya kamu merindukan ciuman kita saat di Bar " ucap Daniel berbisik di telinga Rara


Cup .. tiba tiba Daniel mencium pipi Rara dan membuat yang punya pipi terbangun dari tidur pura puranya .


Rara memegangi pipinya yang terasa panas , untung saja Axel fokus menyetir dan Vina si mulut bar bar lagi tidur .


Rara ingin marah tapi lidahnya kelu saat melihat senyum manis dari Daniel yang tanpa merasa bersalah ,


Dia hanya melotot ke arah Daniel dan melengos kesal .


Bisa bisanya masih pagi gue dapet ciuman dari dua cowok, gak ada takut takutnya sama sekali udah kayak bebek main nyosor nyosor pipi orang .


******


Di dalam mobil Rey


Rey dibalik kemudi dengan Raffa di sampingnya, dan Revan serta Lisa duduk di kursi belakang .


Lisa kesal sama mereka bertiga , bagaimana tidak mau pergi bersenang senang saja masih saja membahas bisnis bisnis dan bisnis .


" Tau gitu aku ikut semobil sama Vina dan Rara , disini garing gak seru sama sekali " ucap Lisa kesal


" Salah sendiri ngapain ikut disini , mending Rara aja tadi " jawab Rey tertawa mendengar sang adik kezal


" Eh btw , lo ada hubungan apa sama si Rara ?" tanya Revan penasaran


" Gak ada apa apa " jawab Rey jujur karena memang belum ada apa apa . Mungkin nanti menyusul , batin Rey


" Gaya lo pake sok nutupin segala , cerita aja bro " ucap Raffa yang sangat mengetahui sifat sahabatnya itu


" Aku juga penasaran kak, kakak udah jadian sama Rara " tanya Lisa

__ADS_1


" Belum , anak kecil gak usah kepo " jawab Rey


" Kasihan amat Rara punya cowok resek kayak kakak mending sama kak Daniel " ucap Lisa meledek


" Daniel ?" tanya Revan kaget


" Iya , kak Daniel kan lagi deket sama Rara " jawab Lisa yang berusaha tidak menutupi apa apa .


emang apa yang harus di tutupin , emang kaya gitu adanya .


Rey yang mendengar pernyataan Lisa , merasa ketakutan sendiri .


Bagaimana jika itu memang benar , bisa bisa dia tidak akan mempunyai kesempatan lagi untuk mendapatkan Rara .


Setelah mengalah dari Vino, setelah menunggu dua tahun masa iya dia harus mengalah lagi sama Daniel .


kalau memang itu beneran, mungkin lagi lagi gue yang harus mengalah . mana bisa gue bersaing sama sobat gue sendiri


" Tumben si Daniel mau deket sama cewek ? ucap Raffa heran


" Wajar lah kak namanya juga normal " ucap Lisa


" Setelah putus dari Andin lima tahun lalu ,Daniel menjadi pria dingin dan tak tersentuh , rada kaget gue kalau dia bisa deket sama Rara " ucap Raffa


" Kenapa putus kak " Tanya Lisa


" Dibohongi habis habisan sama Andin , Daniel sangat benci dibohongi " jawab Revan


" Owh , mungkin dia mau belajar memulai sama Rara " tanpa sadar Ucapan Lisa membuat Rey terdiam


" Sukur deh kalau gitu, biar kaga jomblo tu anak " jawab Raffa


" Emang kakak gak jomblo " ledek Lisa


" Ya jomblo lah hahahaha " ucap Raffa tertawa garing karena di ejek Lisa


" Kaya gue dong , biar jomblo tapi terhormat " ucap Revan


" Jomblo kok bangga " ucap Lisa lirih


" Yaudah jadian sama kamu aja biar aku gak jomblo lagi " ucap Revan menggoda


deg deg deg . apaan sih ni jantung gue, jangan kenceng kenceng dong nanti kedengeran kan malu gue .


Tiba tiba pipi Lisa merona , ia menggunakan kedua tangannya untuk mengipasi bagian wajahnya yang terasa panas .


" Dih, gak romantis banget " ucap Lisa meledek


" Kamu maunya ditembak pakai apa Lis , dipinggir pantai dengan candlelight dinner atau langsung lamaran aja " ucap Revan menggoda sambil menaik turunkan alisnya


" Apaan sih, dasar buaya . Gak lucu tau " ucap Lisa memukul pelan lengan Revan yang membuat seisi mobil tertawa karenanya .


Happy Reading


*****

__ADS_1


__ADS_2