TIGA GADIS CANTIK

TIGA GADIS CANTIK
Bab 35


__ADS_3

Daniel datang lagi tempat Revan karena teman temannya juga masih ada disana .


Raffa yang melihat wajah kacau Daniel langsung bertanya


" Napa muka loe kusut amat ? " Tanya Raffa


" Gpp " Jawab Daniel singkat , tidak mungkin dia menceritakan sama Raffa


" Kaya orang lagi nahan hasrat hahaha " Ledek Revan


" Sialan loe " Jawab Daniel kesal


Jangan tanya dimana Axel, sudah pasti dia teler karena menghabiskan beberapa botol minuman .


Kini giliran Daniel yang akan menghabiskan karena suasana hatinya sangat kacau .


Raffa dan Revan yang melihat itu saling pandang .


Tumben sekali seorang Daniel minum sampai segitu banyaknya , sepertinya ada yang tidak beres .


Kini hanya tinggal Raffa dan Revan yang masih sadar karena hanya minum sedikit .


Mereka berdua memutuska untuk membawa pulang Axel dan Daniel


**


Di belahan dunia yang berbeda, seorang laki laki sedang berdiri memandang luar jendela yang berada di dalam ruangan kerjanya .


Tok tok tok


" Masuk " Ucap Rey


" Permisi pak, ini sekretaris baru pengganti Ibu Nadia " Ucap HRD


" Iya , bawa kesini " Jawab Rey


Tidak lama setelah itu datanglah sekretaris baru yang menggantikan Nadia karena cuti melahirkan . Wanita berasal dari Indonesia yang berparas cantik namun berkulit hitam manis .


" Siapa namamu ? " Tanya Rey


" Nama saya Rena pak " Jawab wanita itu sambil menundukan kepalanya


" Baiklah, selamat bergabung di perusahaan " Ucap Rey


" Terimakasih pak " Jawab Rena


" Tolong susun ulang jadwal saya mulai besok , karena hari ini saya tidak mau kemana mana " Ucap Rey


" Baik pak " Ucap Rena langsung keluar ruangan, karena mejanya berada di depan pintu Ruangan CEO


Setelah itu Rey mulai berkutat dengan pekerjaannya , dia tidak akan membuang buang waktunya disini karena sebisa mungkin mempercepat waktu agar bisa kembali ke Negaranya .


Pukul 4 Sore , Rey bersiap siap untuk pulang karena semua karyawan juga akan segera pulang .


" Kamu tidak bersiap siap pulang " Tanya Rey saat melihat sekretaris barunya itu masih berkutat dengan komputernya


" Eh , iya pak sebentar lagi selesai nanggung " Jawab Rena dengan senyuman


" Besok bisa dilanjut, ayo pulang " Ucap Rey


" Baik pak " Rena bersiap siap untuk pulang karena ditunggu Rey di depan pintunya

__ADS_1


Inilah pribadi Rey, dia selalu bersikap ramah dan manis kepada semua orang . Walaupun dia CEO di Perusahaan ini tapi dia tidak pernah mengganggap karyawan sebagai bawahannya .


Baginya semua sama , yang membedakan hanya status saja .


" Mari pak " Ucap Rena


" Hmm " Jawab Rey yang kini berjalan sejajar dengan Rena


**


Sampai di Rumah, Rey membersihkan dirinya lalu berbaring ke ranjang untuk mengistirahatkan tubuh .


Saat bermain ponsel , dia melihat status Vina yang di posting di media sosialnya .


" Lebih baik di sakiti dengan kejujuran ,daripada di bahagiakan dengan kebohongan "


*Kenapa lagi ni anak , batin Rey


" Kenapa Vin* ?" Ucap Rey membalas status Vina


" Aku sudah selesai sama kak Axel kak , dia ngebohongin aku hehe " Jawab Vina


" Bohong gimana ? " Tanya Rey


" Ternyata dia belum selesai dengan mbak Alin dan mereka masih sering bertemu di belakangku " Jawab Vina


" Hmm .. yang sabar ya . Mungkin ada alasan dibalik itu, aku lihat Axel sangat mencintai kamu " Ucap Rey


" Entahlah kak. Aku masih menenangkan hatiku " Jawab Vina


" Ya sudah kalau gitu , cantik cantik gak usah galau " Ledek Rey menghibur Vina


" Hmm baiklah , kak Rey gimana kabarnya disana ?" Tanya Vina


" Aku juga baik kak , Oh ya dapat salam nih dari Rara " Ucap Vina


" Hmm .. Salam balik ya . Emang Rara disitu ? " Tanya Rey


" Iya , dia di sebelah aku nih " Jawab Vina


" Yasuda " Jawab Rey


" Idih gitu doang " Jawab Vina


Rey hanya membaca tanpa membalas . Tidak lama setelah itu ponselnya berbunyi ada panggilan masuk dari Rara .


Drrrrtt .. Drrttt .. Drrrtt


" Hallo ? " Jawab Rey mengangkat telepon Rara


" Hai kak , ganggu gak ? " Tanya Rara di seberang sana


" Hmm.. nggak " Jawab Rey singkat


" Kakak lagi ngapain ? " Tanya Rara


" Tiduran " Jawab Rey singkat


" Hmm .. Yauda maaf ganggu " Ucap Rara merasa sedih , masih saja sikap Rey dingin padanya


Sebenernya apa salahku kak, Batin Rara

__ADS_1


" Ya " jawab Rey singkat lalu mematikan telpon sepihak .


Rara yang melhat itu mendesah pelan , Vina memperhatikan raut wajah Rara merasa penasaran


" Napa loe ? " Tanya Vina


" Kak Rey masih dingin , sebenernya apa salah gue Vin ?" Ucap Rara


" Masa sih Raa , perasaan dia asik aja deh " Jawab Vina


" Itu sama loe, kalau sama gue sikapnya dingin " Ucap Rara lagi lagi mendengus kesal


" Ada apa ya Raa ? " Tanya Vina yang mulai penasaran juga


" Entahlah, kalau dia udah gak mau temenan lagi sama gue yasudah , gue juga gak akan ganggu dia lagi " Ucap Rara


" Ya loe jangan gitu juga Raa , sapa tau kak Rey lagi banyak masalah makanya cuek sama loe " Ucap Vina menenangkan Rara


" Capek gue Vin , gatau apa salah gue tiba tiba gue di cuekin . Gak jelas emang " Jawab Rara


Vina yang mendengar itu juga kasihan sama Rara, dia juga penasaran kenapa tiba tiba Rey sikapnya berubah ke Rara .


" Gue cabut ya , supir uda jemput " Ucap Rara berdiri dan menggambil tas yang ada di atas ranjang Vina


" Hati hati loe " Ucap Vina


" Yoi " Jawab Rara


Setelah kejadian Daniel dan Rara beberapa hari lalu , Rara tidak berani menghubungi Daniel sedangkan Daniel yang sibuk dengan pekerjaannya juga tidak ada waktu untuk menghubungi Rara .


kesel gue lama lama , tau gini mending gue jomblo enak bebas daripada kaya gini , Batin Rara


Rara merasa kesal dengan Daniel yang menurutnya kekanak kanakan, hanya masalah sepele tapi dia marah sampai gak mengubunginya lagi .


**


Pagi ini Vina berniat pergi membeli bubur ayam yang ada di sebelah sekolahannya dahulu , tanpa mengajak Lisa dan Rara karena waktu juga masih menunjukkan pukul 6 pagi .


Saat sedang asik makan , tiba tiba matanya melihat seseorang yang sangat dikenali berada di seberang jalan sedang berada di dalam mobil dengan seorang wanita .


Kak Axel kah itu ? sama siapa dia ? hmm


Vina melihat Axel sedang tertawa dengan seorang wanita yang entah siapa karena hanya terlihat punggungnya saja .


Saat Vina menatap mereka berdua , tanpa sengaja pandangannya bertemu dengan Axel , mereka saling pandang beberapa detik sampai akhirnya Vina mengalihkan penglihatannya .


Hahaha , bodoh banget sih gue pantes aja gue di bohongi . batin Vina


Saat Axel turun dari mobil dan hendak menyebrang jalan, Vina buru buru menuju mobilnya sebelum Axel menemuinya .


Tapi sayang nasib jelek berpihak padanya , kunci mobilnya tertinggal di meja saat dia makan bubur ayam .


" Vin " Sapa Axel yang kini ada di depan Vina


" Iya kak ? " Jawab Vina canggung sambil mengalihkan pandangan matanya


" Aku kangen sama kamu , kenapa kamu susah sekali di hubungi " Ucap Axel memegang tangan Vina dan di tepis pelan oleh Vina


" Hmm .. Aku pulang dulu kak " Vina tidak menjawab dan memilih pulang


Tapi sebelum itu ....

__ADS_1


Happy Reading


__ADS_2