
Seperti rencana Revan, weekend ini dia ingin menyatakan perasaannya sama Lisa .
Dia mempersiapkan candlelight dinner untuk menyempurnakan usahanya .
Tanpa diketahui Lisa , Revan sudah menghubungi keluarga dan sahabatnya untuk menghadiri dan menjadi saksi cintanya .
" Kak Revan mau ajak aku kemana ?" ucap Lisa yang kini ada di dalam mobil
" Nanti kamu juga tau Lis " jawab Revan dengan tersenyum
" Hmm .. jangan aneh aneh ya kak aku takut " ucap Lisa
" Iyaa kamu tenang aja " jawab Revan menggenggam tangan Lisa
Sesampai disana tempatnya gelap , hanya ada lampu remang remang di jalan setapak yang akan mereka lewati .
Lisa yang ketakutan hanya bisa menggenggam lengan Revan , sampai di tempat utama tiba tiba lampu menyala dengan sangat terang dan menampilkan meja makan yang hanya untuk mereka berdua .
Suasana yang romantis dengan cahaya lilin itu membuat Lisa sedikit terharu, dia tak pernah berfikir akan ada kejutan seromantis ini . Revan berdiri di depan Lisa yang malam ini terlihat sangat cantik .
" Kak " ucap Lisa dengan suara bergetar
" Lisa, setelah berteman denganmu aku merasa aneh dengan perasaanku . Aku selalu menepis itu semua karena berfikir ini tidak baik , gadis kecil yang pernah bertemu denganku pertama kali mampu membuat aku merasa berbeda . Aku menyayangimu lis , awalnya aku berfikir ini hanya rasa sayang seorang kakak dengan adik kecilnya . Tapi semakin lama aku semakin tersadar kalau aku mencintaimu sebagai perempuan . Maaf kalau aku tidak romantis, tapi setelah ini aku akan selalu membuatmu bahagia dengan caraku . Lis , maukah kamu menjadi kekasihku, yang nanti akan menjadi istriku ?" ucap Revan sambil berjongkok di depan Lisa mengungkapkan perasaannya .
Deg .
Jantung Lisa berdetak tidak karuan mendengar pernyataan dari seseorang yang sudah lama dia cintai diam diam . Lidahnya kelu tak bisa berkata apa apa .
" A .. Ak .. Akuu mau kak " jawab Lisa dengan terbata bata
" Yess " Revan kegirangan hingga lupa memberi kode kepada teman temannya yang sedang menunggu di belakang sana .
Revan memeluk hangat tubuh gadis kecil yang kini menjadi kekasihnya itu, dipeluknya dengan erat dan memberikan ciuman bertubi tubi di puncak kepala Lisa .
Inikah jawaban dari doaku Tuhan ?
Setelah lama aku mencintainya dalam diam
Aku selalu menganguminya dari kejauhan
Aku yang selalu menyebut namanya dalam sujudku
Kini kau berikan dia untukku ,
Setelah lama aku memintanya,
Setelah lama aku menantinya,
Dan kini dia ada di depanku,
Memeluk diriku ,
Dan mengucapkan kata cinta untukku .
Terimakasih Tuhan .
Rara menangis haru di pelukan Revan , merasakan hangatnya pelukan seseorang yang sangat dicintainya .
Mungkin ini sedikit terlambat ,
Tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali ,
__ADS_1
Terimakasih Cinta,
Aku berjanji akan membuatmu bahagia .
Setelah lama berpelukan, tiba tiba ada suara yang mengagetkan mereka berdua hingga pelukan itu terlepas .
" Enak enakan ya loe , kita nungguin dari tadi eh malah peluk pelukan " ucap Axel kezal
" Oiya gue lupa " ucap Revan sambil menepuk jidatnya dan memberi kode kepada teman temannya
Tidak lama setelah itu , mereka semua muncul dan berteriak histeris melihat Revan dan Lisa yang baru saja jadian .
Disana sudah ada Daniel yang datang bersama Rara ,
Axel dengan Vina,
Raffa dan Rey juga .
Rey senang akhirnya sang adik tercintanya mendapatkan seseorang yang selama ini dicintainya diam diam, dia tidak ingin membuat adiknya menyesal seperti dirinya .
Makanya, sebelum ke Luar Negeri Revan memastikan kebahagiaan sang adik terlebih dahulu , sedangkan untuk kebahagiaannya nanti akan ada saatnya sendiri . Itu yang ada di fikiran Rey .
" Akhirnya adik kecil gue udah gak jomblo lagi " ledek Rey sambil mengusap pelan kepala Lisa
" Ah kak Rey " Lisa memeluk sang kakak yang sangat dicintainya ini
" Gue titip adik gue ya Van , semoga kalian berdua selalu bahagia " ucap Rey kepada Revan
" Yoi bro , thanks ya loe uda percaya sama gue " jawab Revan
Vina dan Rara saling pandang , mereka bahagia melihat Lisa bisa mendapatkan seseorang yang sangat dicintainya selama ini . Bagaimana tidak, Rara dan Vina adalah tempatnya curhat selama ini . Sepertinya setelah ini mereka kangen dengan rengekan dan curhatan seorang Lisa , hahaha .
" Selamat ya Lis, semoga kamu selalu bahagia ." Ucap Rara
" Thanks ya guys, kalian sudah mau menjadi teman curhat gue yang gak ada bosen bosennya " ucap Lisa memeluk sayang kedua sahabatnya
" Sepertinya setelah ini kita bisa triple date ?" ucap Rara
" Ayolah agendakan " ucap Vina dengan semangat membara yang membuat mereka semua tertawa
" Cie kak Raffa jomblo gak ada temennya " ledek Vina ke arah Raffa yang sedang minum
" Uhuk .. Uhuk .. Uhuk " Raffa tersedak minumnnya sendiri mendengar Vina berbicara konyol
Daniel dan yang lainnya tertawa melihat itu .
sialan, gue udah diem diem eh kena juga , batin Raffa
" Aku kan udah diem Vin, ngapa kenak juga " ucap Raffa kesal
" Makanya cari pacar dong, gak bosen apa nganggur mulu tu bibir " ucap Vina
" Eh sialan anak nakal, nanti kalau aku pengen bibirmu yang akan aku makan " ucap Raffa dengan seringai mengerikan dan itu membuat Vina bergidik ketakutan
" Emang berani, ada pawang aku nih " ucap Vina menepuk pelan dada Axel dengan bangga
" Kalau aku sudah menginginkan sesuatu, tidak ada yang bisa mencegahnya sekalipun itu sahabatku sendiri " ucap Raffa serius semakin membuat Vina ketakutan
" Ahhhhhh .. Sayang .. Kak Raffa ngeselin " ucap Vina manja ke arah Axel
Axel yang mendengar itu hanya menahan tawanya .
__ADS_1
" Makanya jangan ngeledekin Raffa sayang, kalau tu anak kumat bisa gawat " ucap Axel menasehati Vina dengan tertawa
" Kamu ini bukannya membela aku malah menakut nakuti " ucap Vina kesal memukul keras lengan Axel
" Sudah sudah , ayo makan makan " ucap Revan menengahi
Mereka makan dengan tenang dan sesekali saling menggoda .
" Kak Revan romantis banget sih " ucap Rara
" Iya Raaa, enak banget jadi Lisa di romantisin " ucap Vina menimpali
Mendengar itu , Daniel dan Axel menatap tajam keduanya seolah keduanya tidak bisa romantis .
" Hehehe , kamu juga romantis kok " ucap Rara cengengesan melihat mata tajam Daniel
" Hmm .. !!! " ucap Daniel datar membuat Rara menahan kesal.
" Gak enak ya Raa pacaran sama Daniel , terlalu dingin . Untung kamu gak beku " ucap Axel tertawa meledek
Rara yang mendengar itu hanya menahan tawa, tanpa berani memandang wajah Daniel yang mengeras .
" Enak dong , kak Daniel gak pernah dingin kok kalau cuma berdua sama aku " ucap Rara membela
" Emang gimana Raa " kali ini Lisa penasaran .
" Ya ada ganas ganasnya dikit gitu , ya gak kak " ucap Rara menatap Daniel sambil mengerlingkan sebelah matanya
Sialan , gadis nakal . batin Daniel malu
Daniel yang merasa Rara menggodanya hanya bisa mengangguk tanpa menjawab, malu sekali rasanya .
" Mending sama aku Raaa " ucap Raffa mencari kesempatan
" Gak ah kak, aku gak mau memulai sama seseorang yang belum selesai dengan masalalu nya " ucap Rara dengan senyuman
" Kan kamu juga belum selesai dengan masalalu kamu " ucapan Raffa membuat Rara kaget dan melotot
Daniel menatap tajam Raffa .
" Hehehe santai bro, gue cuma becanda " ucap Raffa ketakutan dengan tatapan Daniel
" Rasain , belum tau aja kalau kak Daniel marah serem nya minta ampun " ucap Rara tanpa sengaja membuat Daniel kesal . Maksudnya apa pikir Daniel
" Hehehe ampun sayang, kan aku belain kamu kok aku yang di pelototin " ucap Rara
" Hahahaha " mereka semua tertawa mendengar perdebatan Rara dan Daniel yang tetap di menangkan Daniel meskipun dia cuma diam .
Diam diam Rey menarik ujung bibirnya , dia bahagia melihat wanita yang sangat dicintainya bisa tersenyum meski bukan dengan dirinya .
Sepertinya kamu sudah bahagia bersama Daniel Raaa, aku akan mencoba untuk mengikhlaskan kamu meski aku tak tau sanggup atau tidak .
Diam diam Daniel memperhatikan wajah Rey, tidak biasanya Rey diam seperti ini . Apalagi sama Rara, melihat kedekatan mereka selama ini rasanya aneh kalau tiba tiba saling diam dan tak saling sapa .
Ya, sedari tadi meskipun duduk satu meja , Rara dan Rey tidak saling tegur sapa .
Rey terlihat dingin ke Rara, dan Rara juga tidak mau menyapa Rey duluan .
Apa yang gak gue ketahui dari mereka berdua, sepertinya mereka sedang tidak baik baik saja .
****
__ADS_1
Happy Reading*