Time Travel Kiyara

Time Travel Kiyara
Lelang


__ADS_3

Malam harinya


Sekarang Kiya bersama Nu Nu, Dong Ren dan kusir yang disewanya sedang berada di rumah makan. Mereka sedang menikmati hidangan yang mereka pesan,


"Ouh iya paman kusir, jika paman akan kembali ke desa kembalilah aku mungkin tidak akan ke sana lagi" kara Kiya


"Baik nona, saya akan kembali besok" kata nya


"Kemarin untuk menyewa kuda nya sudah saya bayar" kata Kiya


"Iya terimakasih nona" kata nya


"Eummm ini untuk keluarga paman yah" kata kiya sambil memberikan 10 tael emas pada kusir tersebut


"Ini terlalu banyak nona" kata Kiya


"Tak apa, itu untuk kebutuhan paman sekeluarga" kata Kiya


"Terimakasih nona, oh iya ini sisa uang untuk makan dan penginapan" kata nya sambil menyerahkan kantung yang kiya berikan waktu itu


"Paman simpan saja" kata Kiya


"Tapi ini sudah sangat banyak nona" kata nya


"Tak apa" kata Kiya


"Terimakasih" katanya sekali lagi


"Sama-sama" kata Kiya

__ADS_1


Akhirnya setelah selesai makan mereka kembali ke kamar mereka masing-masing, kemudian istirahat.


Keesokan harinya kusir kuda beserta kuda yang Kiya sewa kembali ke desanya, kiya bersama Nu Nu dan Ren pergi ke pelelangan summer. Kini mereka sudah sampai di pelelangan summer,


"Nona apa anda memiliki tanda pengenal" kata pelayan


"Tidak" jawab Kiya


"Anda harus membayar dua kali lipat dari hara masuk pada umumnya, terkecuali nona ingin melelang sesuatu" kata pelayan itu


"Eummm aku akan melelang sesuatu" kata Kiya


"Apa yang akan nona lelang" kata nya


"Saya akan melelang ini" kata Kiya kemudian muncullah 1 ginseng air berusia 100 tahun dan 1 bunga lotus merah berusia sama


"Maaf tamu terhormat, sepertinya yang bisa menilai ini adalah pihak manajer kami" kata nya


Kiya mengikuti pelayan tersebut untuk masuk ke salah satu ruangan, ketika masuk dia mendapati seorang pria paruh baya tengah duduk tenang.


"Manajer" kata pelayan


"Iya" kata pria paruh baya itu


"Ada tamu terhormat yang ingin melelang sesuatu" kat pelayan itu


"Biasanya kau yang akan menangani nya, kenapa di bawa padaku" kata pria paruh baya


"mana orang nya" kata manajer itu

__ADS_1


"Saya" kata Kiya


"Apa yang akan nona lelang" kata manajer tersebut


"Ini" kata Kiya kemudian mengeluarkan ginseng air dan lotus merah berusia sekitar 100 tahun


"Iiii...ini..." Kata manajer itu terkejut


"Apa bisa" kata Kiya


"Sebentar saya akan menemui tetua Bay " kata nya kemudian berlari keluar


Tak lama datanglah manajernya yang tadi beserta seorang pria yang kira-kira berusia 60 tahun


"Tamu terhormat apa anda yang akan melelang herbal langka ini" kata pria berusia 60 itu yang Kiya yakini bahwa itu adalah tetua Bay


"Iya, apa bisa" kata Kiya


"Tentunya sangat bisa, tapi apa tamu terhormat yakin akan melelang ini. Ini sangat langka tamu terhormat" kata tetua Bay


"Ya aku yakin" kata Kiya


"Baiklah, harga awal 100.000 tael emas dan akan terus meningkat" kata tetua Bay


"Baiklah saya serahkan itu kepada tetua Bay" kata Kiya


"Manajer Ju antarkan tamu terhormat ini keruang pribadi dilantai 3, dan ini tanda pengenal jika tamu terhormat kembali ke sini" kata tetua Bay


"Baiklah, mari" kata manajer yang bernama Ju

__ADS_1


"Terimakasih" kata Kiya kemudian mengikuti manajer Ju beserta Nu Nu dan Ren


Kini mereka sudah sampai dilantai 3 yang khusus untuk tamu dari kerajaan dan orang tertentu saja, Kiya diberikan ruangan no 5 dan melihat sekeliling ternyata ada sekitar 8 ruangan. Setelah basa-basi manajer Ju kembali kebawah dan Kiya masuk ruangan, saat masuk dia melihat ruangan yang cukup luas memiliki sekitar 10 kursi dan 1 meja yang cukup besar dan ada banyak buah disana juga teh.


__ADS_2