
Saat ini Kiya sedang berada di ruang rahasianya, dia sedang melakukan percobaan mengenai pil-pil yang ada di dimensinya apa bisa berguna atau tidak. Dia terus meneliti hingga dia merasa terganggu dengan sebuah panggilan masuk, dia dengan malas melihat siapa yang menelponnya. Setelah melihat siapa yang menelponnya, dia mengangkat nya
📞"Halo" kata Kiya
📞"Lagi dimana" kata seseorang dari sebrang telepon
📞"Rumah ada apa?? Gue sibuk" kata Kiya
📞"Gue ada di bandara" kata orang itu
📞"Jangan bercanda Ros" kata Kiya
📞"Enggak, gue serius" kata orang itu yang bernama Rosa
📞"Tunggu gue suruh orang buat kesana" kata Kiya
📞"Ok" kata Rosa
Panggilan terputus
"Mau ngapain dia kesini" kata Kiya sambil mengotak-atik Hp nya untuk mengabari seseorang, setelah itu dia melanjutkan kegiatannya. Setelah merasa cukup akhirnya dia memilih untuk keluar dan mandi kemudian berpakaian, dia turun dan berniat untuk pergi namun terhalang oleh kakaknya.
"Mau kemana Ya" kata Lio
"Ada urusan bentar bang" kata Kiya
"Jangan lama-lama" kata Lio
"Iya bang" kata Kiya kemudian pergi
Dia mengemudi mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi, karena dia merasa bahwa kedatangan wanita itu pasti membawa sebuah kabar. Setelah sampai di markas dia masuk dan mendapati Rosa duduk di ruang tamu, dia menarik Rosa dan membawanya keruang pribadinya.
"Mau ngapain kesini" kata Kiya
"Gue disuruh sama ketua" kata Rosa
"Kenapa kakek tua nyuruh lo kesini" kata Kiya
"Dia nyuruh lo buat kesana, disana lagi banyak masalah" kata Rosa
"Gue selalu mantau kalian dari sini, gue gak dapetin masalah yang berarti yang mengharuskan gue buat kesana" kata Kiya
"Mungkin gak semua hal bisa lo tau Ca, makanya ketua nyuruh gue buat kesini" kata Rosa
"Bukannya dia sendiri yang nyuruh gue netep disini biar gak ada bahaya, tapi kenapa saat gue udah nyaman disini mereka malah minta gue buat balik??" Kata Kiya
"Gue gak tau Ca, ketua cuman nyuruh gue buat nyampein ini ke lo" kata Rosa
"Terus abis ini lo mau gimana" kata Kiya
__ADS_1
"Gue langsung balik lagi ke sana Ca, tiketnya udah dipesenin" kata Rosa
"Bilangin ke dia kalo gue bakalan balik kesana nanti setelah gue bilang ke bokap nyokap gue" kata Kiya
"Ada lagi" kata Rosa
"Gak ada" kata Kiya kemudian menyuruh Rosa untuk keluar dan mencari tempat untuk istirahat
"Sebenernya apa mau dia" kata Kiya kesal
"Sepertinya memang dia butuh gue disana, apa gue harus ngajak keluarga gue kesana?? Kayaknya iya deh biar gue gak selalu khawatir sama mereka" kata Kiya
"Yaudah kalo gitu gue bakalan pindah ke sana sama keluarga gue" kata Kiya kemudian pulang ke rumahnya
Saat sampai di rumah, hari sudah malam dan sudah jam makan malam. Dia pergi ke ruang makan dan mendapati keluarga nya sedang berkumpul di meja makan, dan bersiap untuk makan
"Mom, Dad, bang jangan ditinggalin dong akunya" kata Kiya kemudian duduk dikursi yang sering dia duduki
"Udah pulang" kata Lio
"Blm, ini baru arwahnya" kata Kiya asal
"Yaudah yuk makan" kata Ny. Tama
Merekapun mulai makan, setelah selesai makan mereka pergi ke ruang keluarga.
"Kenapa sayang" kata Ny. Tama
"Pindah ke negara K yuk" kata Kiya
"Ada apa" kata Tn. Tama
"Ada urusan disana, pengen netep disana juga" kata Kiya
"Bukannya negara itu bahaya yah, banyak Mafia juga pembunuh bayaran gituh" kata Lio
"Iya bang, tapi gak semuanya gituh kan. Lagian negaranya juga luas kan" kata Kiya
"Tapi kenapa harus kesana" kata Tn. Tama
"Aku ada urusan disana dad, lagian perusahaan Daddy juga yang paling berkembang disana kan" kata Kiya
"Perusahaan Daddy dinegara manapun berkembang Ya" kata Lio
"Iya tapi dinegara itu perusahaan Daddy bener-bener berkobang bang, malahan jadi perusahaan terbesar pertama" kata Kiya
"Ya di seluruh dunia aja kita ada di posisi kedua, jadi wajar aja kalo disana kita jadi yang pertama" kata Lio
Jadi perusahaan keluarga Tama/
__ADS_1
"Ihh abang, tapikan di beberapa negara ada juga perusahaan kita berada di posisi kedua bahkan ada yang ke-20" kata Kiya
"Please ya Dad" kata Kiya
"Jujur ya, ada apa disana" kata Tn. Tama
"Dad...." Kata Kiya
"Jujur sama Daddy" kata Tn. Tama
"Ok.... Dulu pas aku sekolah akselerasi disana, aku ketemu sama seorang perempuan yang baik sama aku. Dia bukan dari kalangan orang berada, tapi aku sama dia sahabatan dan keluarga dia juga udah deket banget sama aku. Mereka bilang dinegara itu lagi banyak masalah, jadi aku mau bantuin mereka" kata Kiya
"Emangnya disini gak banyak masalah" kata Lio
"Gak terlalu banyak bang, banyak yang ngurus kalo disini" kata Kiya
"Kenapa harus kamu sih sayang, kan masih banyak tuh polisi dan lainnya" kata Ny. Tama
"Mom disana aku udah deket sama polisi karena sering bantu mereka, malahan mereka minta aku buat jadi anggota polisi bahkan diminta buat jadi kepalanya" kata Kiya setengah berbohong
"Seterpandang itu kamu disana??? Mommy bangga sayang" kata Ny. Tama bangga
"Makasih mom, jadi mau yah pindah" kata Kiya berharap
"Kita pikirin dulu yah baik buruknya gimana, nanti kalo udah ada keputusan kita ngobrol lagi" kata Tn. Tama
"Iya Dad, yaudah kalo gitu aku mau tidur dulu yah" kata Kiya kemudian pergi
Dia masuk kamar dan menghubungi seseorang,
📞"Hallo kek" kata Kiya
📞"Kenapa Ca" kata orang yang Kiya panggil kakek
📞"Kiya bakalan pindah bareng keluarga Kiya kesana, kakek atur semuanya yah" kata Kiya
📞"Pasti Ca" kata kakek Cris
📞"Yaudah kalo gituh aku tutip telponnya" kata Kiya kemudian mematikan sambungan telepon
"Sudah saatnya kalian menerima balasannya" batin Kiya menyeringai
Akhirnya Kiya memilih untuk tidur
**Maaf yah author baru up
Buat kedepannya author bakalan usahain buat tiap hari up, jadi doain yah biar lancar dan banyak inspirasi
Jangan lupa like komen dan vote yah, bye-bye ❤️❤️**
__ADS_1