
Keesokan harinya dia bangun kemudian mandi dan berpakaian setelah itu dia pergi ke meja makan dan makan bersama dengan yang lain, setelah selesai makan mereka berkumpul di aula untuk memperkenalkan anggota baru yaitu Shali dan Mandala. Kini mereka semua sudah berkumpul di aula,
"Baiklah aku mengumpulkan kalian disini untuk memperkenalkan dua orang yang akan menjadi anggota baru di BL, dia akan menjadi orang kepercayaan ku sama seperti princess dan prince. Dia adalah Mandala dan Shali, mereka adalah penyampai pesanku jika mereka berkunjung kemari itu artinya ada tugas atau berita yang aku berikan pada kalian. Apa kalian paham" kata Su Zu tegas
"Paham Miss" kata mereka
"Baiklah kalian bisa memulai pekerjaan kalian" kata Su Zu
"Salam Miss" kata mereka kemudian membubarkan diri dan melakukan aktivitas masing-masing
"Yang mulia apa ada yang harus hamba lakukan" kata Mandala
"Bisakah kau tidak memanggil dirimu dengan sebutan hamba, aku tidak suka" kata Su Zu tegas
"Maaf yang mulia hamba tidak bisa" kata Mandala sopan
"Yang mulia maaf ini memang sudah kewajiban dan kebiasaan kami, mohon yang mulia agar tidak keberatan" kata Shali
"Baiklah, sekarang aku akan kembali ke kerajaan karena aku sangat merindukan keluarga ku" kata Su Zu
"Baik yang mulia" kata mereka
Setelah itu Su Zu, Nu Nu beserta Mandala dan Shali yang tinggal dibayangan Su Zu pergi ke kerajaan dengan berteleportasi. Mereka sudah sampai di depan gerbang utama kerajaan, Nu Nu menunjukkan identitas princess BL membuat penjaga langsung membukakan gerbang dan mempersilahkan Su Zu dan Nu Nu masuk. Mereka berjalan menuju aula untuk bertemu dengan anggota keluarga Su Zu, setelah menunggu beberapa saat akhirnya seorang prajurit yang bertugas mengumumkan kedatangan mengumumkan kedatangan Raja Tang dan permaisuri beserta pangeran mahkota Jin dan permaisuri nya.
"Yang mulia raja Tang, permaisuri Lien, pangeran mahkota dan permaisuri memasuki ruangan" teriak prajurit itu
"Salam yang mulia Raja tang, salam permaisuri, Salam pangeran mahkota" kata Su Zu dan Nu Nu bersama
"Salam" kata mereka berempat
"Apa ada hal penting yang perlu di bicarakan princess, sehingga princess sendiri yang datang ke kerajaan kami" kata Raja Tang to the points dengan nada sopan
"Yang mulia tidak perlu sesopan itu pada saya, saya hanya mengantarkan seseorang yang sangat merindukan kalian" kata Nu Nu
"Siapa gerangan orang tersebut princess" kata permaisuri Lien
"Seseorang yang duduk disebelah saya permaisuri, beliau adalah ketua dari BL" kata Nu Nu membuat mereka yang ada disana terkejut dan marah karena posisi ketua diisi oleh orang lain padahal Su Zu adalah pendiri BL
"Apa maksudnya ini, apa kalian menggantikan posisi putri ku dengan seseorang!!! Apa kalian sudah tidak menghargainya lagi!!" Teriak Raja Tang
Su Zu yang melihat kemarahan ayahnya merasa ingin segera memeluk nya, dia juga ingin sekali memeluk permaisuri Lien dan pangeran mahkota Jin karena dia mengingat bahwa sekarang jiwa yang ada dalam tubuh mereka adalah jiwa orang-orang tersayang nya didunia modern.
"Maaf yang mulia kami tidak pernah mengganti posisi siapapun di organisasi kami, kami hanya menambah nya saja" kata Nu Nu
"Lalu kau menggeser posisi putri ku dengan orang ini?!!" Teriak Raja Tang
"Bisakah Daddy tenang" kata Su Zu santai
DEG
"Siapa kau" kata Raja Tang terkejut dengan panggilan itu
__ADS_1
"Apa tidak ada yang mengenali suaraku" kata Su Zu dengan suara yang sudah berat seperti menahan tangis
"Siapa kau" kata Raja Tang tegas
"Ini aku... Kiyara" kata Su Zu sambil membuka cadarnya karena dia sudah sangat ingin memeluk mereka
"Princess" teriak Raja Tang, permaisuri Lien dan pangeran mahkota Jin kemudian mereka berlari dan memeluk Su Zu
"Sayang kamu disini, kemana saja kamu selama ini" kata permaisuri Lien dengan berderai air mata sambil memeluk Su Zu
"Aku ada mommy, tapi ada sedikit masalah yang harus aku selesaikan" kata Su Zu disela tangis bahagia nya
Mereka berpelukan cukup lama karena sangat merindukan satu sama lain, Mereka benar-benar menangis bahagia saat itu. Mereka kembali dipertemukan dan disatukan oleh takdir, mereka benar-benar merasa manusia paling beruntung karena bisa berkumpul kembali dikehidupan yang kedua ini.
"Bagaimana kalian bisa disini" kata Su Zu bingung
Akhirnya merekapun memilih untuk duduk dan saling bertukar cerita, apa saja yang terjadi setelah kepergian Kiya dan alasan mereka bisa ada disini.
"Jadi pesawat kalian jatuh" kata Su Zu bingung
"Iya, karena ada kesalahan teknis" kata pangeran mahkota Jin
"Aku yakin ini bukan hanya kesalahan teknis tapi juga ada faktor kesengajaan, aku yakin itu" kata Su Zu geram
"Kita seharusnya berterimakasih, karena kecelakaan itu membuat kita kembali berkumpul " kata Raja Tang
"Iya tapi tetap saja, penghianatan selalu terlihat menjijikkan" kata Su Zu geram
"Nana? dia menghilang setelah beberapa hari kau pergi" kata pangeran mahkota Jin
"Sepertinya anggota ku bergerak cepat" kata Su Zu
"Ya sepertinya" kata pangeran mahkota Jin
"Eummm aku boleh bertanya" kata permaisuri Pyo heran
"Ahk iya Pyo'er, kenalkan dia adikku adik terakhir ku" kata pangeran mahkota Jin
"Bukankah adik terakhir mu jatuh ke jurang tanpa batas" kata permaisuri Pyo
"iya tapi aku sudah kembali" kata Su Zu
"eummm baiklah" kata permaisuri Pyo
"Apa yang ingin kau tanyakan tadi" kata pangeran mahkota Jin
"Ya tadinya aku mau bertanya dia siapa, kenapa kalian sedekat itu padahal kalian baru saja bertemu" kta permaisuri Pyo
"Ouh itu, nanti biarku jelaskan lebih rinci lagi" kata pangeran mahkota Jin
"Baiklah, ini sudah sore lebih baik kita makan dulu" kata permaisuri Lien sambil mengelus kepala Su Zu
__ADS_1
"Baiklah" kata mereka kemudian makan bersama
Setelah itu mereka kembali ke kamarnya masing-masing
Su Zu sedang duduk di ranjang dan kepalanya bersandar di kepala ranjang, dia sedang melamunkan sesuatu tapi lamunannya buyar ketika suara seseorang menyapa
"Apa yang sedang yang mulia lamunkan, apa hamba bisa membatu meringankan beban yang mulia" kata Mandala
"Tidak ada, hanya saja setelah seluruh benua ada dalam genggaman ku apa yang akan aku lakukan?? Tidak akan banyak masalah yang terjadi bukan karena anggota ku sudah membereskannya, lalu apa yang akan aku lakukan selanjutnya" kata Su Zu
"Yang mulia bukankah seharusnya yang mulia senang karena yang mulia tidak perlu bingung tentang masalah" kata Shali
"Satu sisi aku memang senang Shali tapi di sisi lain aku merasa bosan jika hidupku selamanya seperti ini" kata Su Zu
"Yang mulia meskipun yang mulia memiliki hamba dan anggota lainnya, masalah tetaplah masalah yang harus dicari jalan keluarnya. Jika hamba dan anggota yang lain tidak dapat memecahkan masalahnya itu artinya hanya yang mulia yang bisa menyelesaikannya" kata Mandala
"Kau benar Mandala" kata Su Zu
"Sekarang yang mulia tenang saja, semuanya akan berjalan sesuai keinginan yang mulia" kata Shali
"Shali, apa aku bisa memiliki dia" kata Su Zu sambil tidur dipangkuan Shali yang memang duduk disampingnya
"Siapa orang yang, yang mulia maksud" kata Shali Bingung
"Penjagaku" kata Su Zu sambil memejamkan matanya
"Kenapa yang mulia sangat menginginkan dia" kata Shali
"Aku sudah terlanjur nyaman bersama nya, aku tidak tau apa aku bisa membuka hati untuk orang lain" kata Su Zu
"Yang mulia, bukankah takdir sudah ditentukan?? Jadi yang mulia tidak perlu menghawatirkan itu karena takdir pasti tepat" kata Mandala
"Aku tahu, hanya saja aku sudah terbiasa bersamanya" kata Su Zu
"Yang mulia, apa perlu hamba membereskan tunangannya itu agar dia kembali kepada yang mulia" kata Shali
"Itu tidak perlu, aku ingin mendapatkan dia karena memang dia tercipta untukku bukan atas konspirasi ku" kata Su Zu
"Baiklah yang mulia" kata Shali
"Aku ingin tidur" kata Su Zu kemudian dia terlelap dipangkuan shali
"Apa yang akan kita lakukan" kata Shali
"Kita hanya perlu mengikuti keinginan yang mulia" kata Mandala sambil tersenyum
"Baiklah" kata Shali
Akhirnya keheningan terjadi diruangan itu.
Hai guys author comeback nih
__ADS_1
jangan lupa like komen dan vote yah bye❤❤