
Saat ini Kiya merasa sedikit bebannya sudah terangkat, dia tersenyum samar yang membuat dia terlihat semakin cantik. meskipun rencananya tidak sesuai dengan rencana awal, tapi dia masih bisa memberikan pelajaran untuk Agra dengan caranya.
Dia membuat Agra kehilangan semua yang dia banggakan, perusahaan juga relasinya. Para pemerintah yang ada di pihak Agra sudah Kiya musnahkan, bukan dengan kekejaman melainkan dengan taktik yang cantik yang Kiya mainkan.
Dia membuat para pemerintah, investor bahkan para Mafia yang berada di pihak Agra berpihak kepadanya. Dengan di janjikan bahwa Kiya tidak akan memperlakukan mereka seperti Agra memperlakukan mereka, Kiya akan menganggap mereka semua keluarga dan memperlakukan mereka dengan layak dan tidak semena-mena. Yang pasti Kiya juga memberikan harta yang melimpah untuk mereka, sehingga mereka mau untuk berkhianat pada Agra.
Setelah semua yang berpihak pada Agra selesai kini Agra hanya bisa berhadapan dengan hukum dan mempertanggungjawabkan semua perbuatannya selama ini, dengan bukti-bukti yang diberikan oleh Ros dan dengan kesaksian dari orang-orang yang pernah bekerja pada Agra yang sekarang sudah menjadi orang-orang nya Kiya membuat proses Agra cepat ditangani oleh pihak yang berwajib.
prosedur yang dijalani tidak begitu berkelok karena banyaknya bukti yang membuat Agra tidak bisa berkelit. Agra hanya bungkam namun dalam hati dia mengutuk semua orang yang berani padanya dan berjanji akan membalaskan semuanya lebih dari yang dia dapatkan saat nanti dia bisa bebas. Meskipun dia tau entah sia akan bebas atau membusuk di balik jeruji besi, tapi yang akan dia pastikan adalah dia akan menuntut balas pada mereka.
Skip
Hari ini adalah hari putusan persidangan Agra, dimana dia akan di tetapkan sebagai tersangka. Kiya sengaja datang ikut ke persidangan, karena dia ingin menyaksikan jatuhnya hukuman pada orang yang telah banyak merenggut nyawa dan kebahagiaan banyak orang.
Dan keputusan hakim adalah, menjatuhkan Agra dengan hukuman seumur hidup penjara. Hal itu membuat Kiya tidak senang, karena yang dia inginkan adalah Agra dihukum mati. Tapi dia tau, hukum tetaplah hukum, ini sudah tertulis dalam undang-undang jadi dia memutuskan akan menghukum Agra dengan caranya dan tangannya sendiri.
Dia memanggil Ros dan memberikan perintah pada Ros untuk melakukan sesuatu, Ros mengikuti arahannya. selagi Ros mempersiapkan semuanya, Kiya keluar dan menunggu Agra di giring pihak kepolisian menuju ke dalam sel.
Saat Agra di giring oleh beberapa polisi,Kiya menghadangnya dan meminta waktu untuk berbicara pada Agra.
"Boleh saya bicara dengannya sebentar" Ucap Kiya
"Silahkan nona" kata salah satu polisi yang juga tau siapa Kiya
"Tuan Agra yang terhormat, apa kabar Tuan" ucap Kiya, setengah meledek
"Apa yang kamu mau" ucap tuan Agra
__ADS_1
Aku hanya ingin menyampaikan beberapa hal yang harusnya kamu tau sejak dulu" Ucap Kiya
"Hal?? Hal apa lagi nona, saya sudah memiliki banyak pengetahuan bahkan lebih dari anda" ucap Agra dengan emosi
"Tuan Agra, kau memang lebih dulu memakan garam daripada aku, tapi kau tidak lebih pintar dari aku. Kau pikir selama ini, dengan kekayaan dan relasi yang kau punya, kau bisa terbebas dari hukum?? Tidak tuan, masih ada saya yang harus dan akan menegakkan hukum" ucap Kiya penuh penekanan.
"Aku akan membalasmu lebih dari ini" ucap Agra pelan
"Apa?? kau akan membalasku?" ucap Kiya meledek sambil tertawa
"Dalam mimpimu pun kau takan bisa melakukannya" sambung Kiya
"Bawa aku" kata Agra pada polisi karena dia tidak mau berbicara dengan Kiya
"Tunggu tuan, kenapa anda buru-buru sekali ingin menempati rumah baru anda?? apa Anda sesenang itu mendapatkan rumah baru?? ouhh iya tuan, jika anda tidak tinggal di rumah baru anda yang ada di atas tanah, maka anda akan tinggal didalam tanah" ucap Kiya berbisik diujung kalimat nya kemudian dia pergi meninggalkan kerumunan menuju suatu tempat
Tapi yang Agra tidak sadar adalah, di dalam sel itu ada yang sangat memperhatikan dia dan memberikan isyarat mata pada beberapa napi yang lain. setelah itu banyak yang mendekati Agra, dan berbuat hal yang iya-iya eehh maksud tidak-tidak. Agra di jadikan alat pelepasan hasr*t karena sudah lama tidak mendapatkan pelepas**, Agra berontak, meskipun dia kuat dan sebagainya tapi itu tidak berguna disini. karena apa?? Ini adalah perbuatan Kiya yang membuat Agra tidak berdaya dan mereka penghuni sel yang telah lama lebih perkasa.
Setelah kegiatan itu selesai, Agra di larikan kerumah sakit, karena memiliki banyak luka di sekujur tubuhnya karena perlakuan kawan satu sel nya. Dia di periksa dan di tangani oleh dokter, dan saat dia sudah dipindahkan ke ruang rawat dia di jaga ketat oleh pihak kepolisian. Karena takut ada pihak atau relasi Agra yang berkonspirasi untuk membebaskan atau membawa kabur Agra.
Tapi bukan Kiya namanya jika tidak punya cara cerdik untuk menangani hal kecil seperti ini, Kiya menyuruh salah satu bawahannya untuk membawakan sesuatu untuk para polis (semacam pedagang asongan). polis yang merasa kasihan juga kelaparan akhirnya membeli makanan itu, dan akibatnya mereka tertidur.
Meskipun Kiya memiliki relasi atau wewenang di kepolisian tapi dia tidak ingin semena-mena menggunakannya, jadi lebih baik dia menggunakan caranya.
Setelah itu Kiya membawa Agra yang belum sadarkan diri menggunakan mobil dan di bawa ke daerah terpencil di tengah hutan, di tengah hutan itu ada satu gubuk kecil yang tidak terawat dan Agra di ikat di ranjang kayu yang sudah lapuk, yang sewaktu-waktu bisa membuat Agra jatuh terjungkal terguling-guling.
Menunggu waktu yang tepat Kiya datang dan melihat kondisi Agra yang mengenaskan, dia tidak merasa iba sedikitpun, dia justru sedikit tersenyum atau bisa kita bilang tersenyum tipis.
__ADS_1
Dia membangunkan Agra dengan cara mengguyur Agra dengan air, Agra yang merasakan itu langsung bangun dan kaget dengan kondisi sekitarnya.
"Apa maumu sebenarnya?? belum cukupkah dengan jatuhnya hukuman ku ini" ucap Agra emosi
"Hukuman?? Hukuman mana yang kau bicarakan tuan?? bahkan kau belum melewati hukuman mu lebih dari 24 jam lamanya" ucap Kiya
"Aku sebenarnya ingin membuat mu menderita lebih lama, tapi rasanya itu bukan keputusan yang baik. karena membiarkan manusia busuk seperti mu hidup adalah kesalahan" sambung Kiya
"Apa yang akan kau lakukan?? Kau takan bisa menyakitiku" ucap Agra percaya diri
"Tidak akan bisa menyakitimu?? lantas kondisi seperti apa yang kau alami sekarang??" ucap Kiya tegas
"Kau" teriak Agra
"Aku hanya ingin memberitahumu satu hal tuan, kau telah menyinggung orang yang salah dari kedua kehidupan mu. maka terima akibatnya dan nikmati karma atas semua dosamu itu." ucap Kiya
"Aku tidak mau mendengar apapun lagi ocehan darimu Tuan, maka selamat bertemu raja neraka" ucap Kiya kemudian menyemburkan api murni pada tubuh Agra
Api itu membuat tubuh Agra terbakar dengan cepat bahkan Agra tidak sempat untuk berteriak, dan sekarang tubuhnya hanya tersisa Abu bersama abu dari gubuk reot itu
"Kau sudah. bisa tenang Kakek, semuanya sudah terbalaskan. meskipun itu tidak mengetahui dengan jelas, tapi aku sudah memenuhi semuanya. Bajingan itu telah lenyap bersama dengan semua hal buruk yang menyertai dia, dia juga takan kembali bereinkarnasi karena apiku sudah membunuh dia juga arwahnya (roh)" batin Kiya
"Tugasku sudah selesai, sudah saatnya aku bahagia bersama keluarga ku" ucap Kiya kemudian masuk mobil dan pergi
*buat yang udah setia nungguin aku up terimakasih yah, meskipun aku udah lama gak up. maaf banget aku sibuk sampe lupa up, bahkan di akhir episode banyak hal yang gak nyambung atau aku lupa, mohon di maklum yah, doain semoga nnti ada inspirasi baru buat aku nulis novel lagi, dan semoga kejadian pada novel ini (telat up, lupa alur, dsbb) tidak terulang yan.
Terimakasih* banyak❤️❤️❤️😘
__ADS_1